Selasa, 3 Nov 2026
light_mode

Realisasikan Pemekaran Pantai Barat!

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 18 Mar 2011
  • print Cetak


MADINA-
Sejumlah mahasiswa dan pemuda Kabupaten Mandailing Natal mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berdoa supaya pemekaran Kabupaten Pantai Barat dari Madina segera direalisasikan. “Disusul rapat pansus terkait pemekaran Kabupaten Baru Pantai Barat sudah digelar di DPRDSU, Senin (7/3),” kata Ketua Pergerakan Mahasiswa Peduli Madina, Aswan, bersama Direktur Eksekutif Madina Institute (MI), M Alhasan Nasution, Ketua DPP Gabema Madina, Agussalam Nasution SH dan pengurus PC GP Ansor Madina serta beberapa mahasiswa Madina saat melakukan diskusi mengenai perkembangan pemekaran Kabupaten Pantai Barat, Panyabungan, Rabu (16/3) kemarin.
Para petinggi organisasi mahasiswa dan pemuda ini mengungkapkan, pemekaran Kabupaten Pantai Barat Madina merupakan agenda penting yang harus di dukung segenap elemen masyarakat. Karena program ini telah didesak oleh warga Madina bahkan telah disuarakan oleh mahasiswa dan pemuda daerah tersebut. Katanya, rapat kerja tingkat kongres atau tingkat Nasional telah dilakukan. “Langkah objektif dalam pemekaran ini untuk percepatan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Untuk itu, Ketua Gabema Madina, Agussalam melalui METRO mengajak masyarakat harus mendukung perkembangan tersebut, meskipun usaha sekecil-kecilnya yakni berupa doa.
”Kami dari berbagai organisasi telah banyak menerima masukan dan permohonan dari tokoh-tokoh masyarakat supaya turut mendukung pemekaran ini, dan dari hasil tinjauan kami di lapangan Pantai Barat itu memang sudah layak untuk dimekarkan tanpa melalui banyak pertimbangan. Keinginan masyarakat banyak,” sebut Agus.
Ketua GP Ansor Madina, Syamsul Bahri Lubis menambahkan studi kelayakan pemakaran sudah dilakukan mulai dari potensi alam dan kekayaan alam yang dimiliki wilayah Pantai Barat tersebut.
Ia yakin mampu memberikan kesejahteraan bagi masyarakat, apabil dikelola dengan baik. Apalagi selama ini hasil-hasil bumi dari Pantai Barat telah banyak mempengaruhi pembangunan di Kabupaten Madina. ”Produksi karet cukup lumayan, belum lagi hasil dari kekayaan alamnya,” sebut Samsul.(wan)
Sumber : Metro tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Madina Gagal Jadwalkan Perhitungan APBD

    DPRD Madina Gagal Jadwalkan Perhitungan APBD

    • calendar_month Sabtu, 11 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Badan Musyawarah (Manmus) DPRD Madina, Jum’at (10/8) gagal menggelar rapat menyusun jadwal agenda pembahasan Perhitungan APBD 2011. Pasalanya jumlah anggota yang hadir tidak mencapai kuorum. Sejumlah anggota dewan menyatakan, kelompok yang pro bupati di DPRD Madina tidak mampu menghadirkan mayoritas anggota Banmus agar rapat banmus mencapai kuorum. Draf Perhitunghan APBD 2011 ini […]

  • Sampai September, Setoran Retribusi Dinas Pariwisata Madina Tahun 2024 Masih Nihil

    Sampai September, Setoran Retribusi Dinas Pariwisata Madina Tahun 2024 Masih Nihil

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sampai bulan september 2024, target retribusi Dinas Pariwisata Mandailing Natal senilai Rp.200.000.000 ternyata belum terealisasi. Data dari Badan Pendapatan Daerah ( Bapenda ) menyebut tahun 2024 ini memang Dinas Pariwisata hanya menargetkan Rp.200.000.000 saja utuk retribusi. ” Target Retribusi Dinas Pariwisata sendiri ada Rp. 200.000.000 pertahun. Untuk hitungan hingga bulan September […]

  • Forwakot Gelar Diskusi Dampak Pergaulan Bebas

    Forwakot Gelar Diskusi Dampak Pergaulan Bebas

    • calendar_month Selasa, 11 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Forum Wartawan Kota (Forwakot) Panyabungan menggelar serial diskusi bertema Dampak Pergaulan Bebas dan Pencegahannya di Taman Kota Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal, Selasa (11/7) siang. Hadir sebagai narasumber Efrida Nasution ,SP Kabid Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak Dinas Sosial Pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal dan Ust Raja Ritonga, Lc., MA Pemerhati Sosial […]

  • Rp 500 Miliar Dikucurkan untuk Jalan Nasional Sibolga-Tapteng

    Rp 500 Miliar Dikucurkan untuk Jalan Nasional Sibolga-Tapteng

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Sibolga – Mulai tahun 2014, Pemerintah Pusat mengalokasikan dana Rp 500 miliar lebih untuk perbaikan seluruh ruas jalan Nasional yang rusak di wilayah Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Menurut Kepala Satker PPK 12 Sibolga Cs Siduhuaro Dachi, dana itu bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) murni sebesar Rp 70 miliar, juga […]

  • Mas Tjahjo Ancam Pecat Pejabat Daerah tak Netral

    Mas Tjahjo Ancam Pecat Pejabat Daerah tak Netral

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tidak akan tinggal diam menyikapi adanya dugaan keterlibatan pegawai negeri sipil (PNS) terlibat politik praktis, mendukung salah satu pasangan bakal calon kepala daerah pada Pilkada serentak 2015. Kemendagri, kata Mendagri Tjahjo Kumolo, akan mengambil sikap tegas. Bahkan menjatuhkan sanksi diberhentikan dari jabatan, jika dari hasil penelusuran, laporan Badan […]

  • Dicekal, Syamsul Arifin mau coba kabur?

    Dicekal, Syamsul Arifin mau coba kabur?

    • calendar_month Rabu, 13 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Syamsul Arifin, Senin (11/10) kemarin, tidak menghadiri panggilan pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan korupsi APBD Kabupaten Langkat TA 2000-2007 sebesar Rp102,7 miliar. Ketidak hadiran itu karena Syamsul Arifin ada rapat paripurna dengan DPRD Sumut terkait penyampaian nota keuangan RAPBD Sumut TA 2011. Isu beredar mantan Bupati Langkat itu akan […]

expand_less