Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Dicekal, Syamsul Arifin mau coba kabur?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 13 Okt 2010
  • print Cetak

MEDAN – Syamsul Arifin, Senin (11/10) kemarin, tidak menghadiri panggilan pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan korupsi APBD Kabupaten Langkat TA 2000-2007 sebesar Rp102,7 miliar.

Ketidak hadiran itu karena Syamsul Arifin ada rapat paripurna dengan DPRD Sumut terkait penyampaian nota keuangan RAPBD Sumut TA 2011. Isu beredar mantan Bupati Langkat itu akan kabur ke luar negeri, guna menghindari upaya hukum yang dilakukan oleh KPK.

Isu rencana kaburnya Syamsul Arifin ini sudah diskenariokan dengan alasan sakit dan berobat di Singapura, sehingga nantinya KPK tidak dapat memeriksa Syamsul Arifin. Para kalangan di Sumut mengharapkan KPK agar segera menjadwalkan pemanggilan ulang Syamsul Arifin, sehingga kabar rencana kaburnya Syamsul keluar negeri dapat dicegah.

“Syamsul Arifin harus legowo, gentlemen, jangan menghindar dari upaya hukum KPK,” ungkap Direktur Eksekutif Lembaga Pemantau Pembangunan Sumut (LIPPSU), Azhari Sinik, kepada Waspada Online, tadi malam.

Menurut Azhari, dengan isu kaburnya Syamsul Arifin keluar negeri akan manambah besar rasa ketidak percayaan masyarakat Sumut ke pada Syamsul Arifin.

“Syamsul harus bisa menghadapi semua tantangan, tunjukkan kepada masyarakat bahwa seorang pejabat patuh kepada hukum dan membuktikan kalu memang Syamsul marasa tidak bersalah,” ungkap Azhari.

Seblumnya KPK akan menjadwalkan kembali pemanggilan Syamsul Arifin untuk diperiksaan dalam waktu dekat ini. “Kita akan jadwalkan kembali pemanggilannya,” kata jurubicara KPK, Johan Budi, tanpa memastikan jadwalnya.

Oleh KPK Syamsul Arifin dijerat Pasal 2 ayat (1) dan atau Pasal 3 dan atau pasal 8 Undang-undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah menjadi Undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tahun 2022 Dinas PU-PR Bangun 11 Ruas Jalan

    Tahun 2022 Dinas PU-PR Bangun 11 Ruas Jalan

    • calendar_month Sabtu, 2 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sepanjang tahun 2022 ini Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggelontorkan dana sebesar Rp 44 miliar untuk pembangunan 11 (sebelas) ruas jalan kabupaten. Dana pengerjaan pembangunan kesebelas ruas jalan itu bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2022. Demikian disampaikan Kabid Bina Marga Dinas PUPR Madina Elvi Yanti kepada […]

  • DCS dapil 3 GOLKAR Madina

    DCS dapil 3 GOLKAR Madina

    • calendar_month Senin, 8 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 3 GOLKAR

  • Madina Perpanjang Masa Transisi Darurat Bencana

    Madina Perpanjang Masa Transisi Darurat Bencana

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) memperpanjang masa transisi darurat bencana. Perpanjangan hingga tiga bulan ke depan. Alasannya karena dampak yang bencana belum tertangani secara maksimal. Keputusan tersebut diputuskan melalui rapat evaluasi bersama Forkopimda di salah satu kafe di bilangan kota Panyabungan, Minggu (29/3/2026). Pj. Sekda Madina Afrizal Nasution memaparkan, […]

  • Seputar Guru Olahraga Pukuli Wartawan

    Seputar Guru Olahraga Pukuli Wartawan

    • calendar_month Minggu, 24 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Korban Menolak Diajak Berdamai MADINA- Todung Mulya Lubis, wartawan media cetak yang dipukuli guru olahraga SMK Negeri 1 Siabu, Karoche, menolak diajak berdamai, Jumat (22/7). Menurut Todung, Kamis (21/7) malam keluarga Karoche mendatangi keluarganya. Mereka (keluarga Karoche) ingin berdamai agar kasus ini tak berlanjut. Namun, keluarga Todung tidak mau berdamai dan tetap ingin kasus berlanjut. […]

  • Hidup Sulit Akibat Harga Karet Murah, Anak-Anak Ikut Mendulang Emas

    Hidup Sulit Akibat Harga Karet Murah, Anak-Anak Ikut Mendulang Emas

    • calendar_month Kamis, 22 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandailing Online) – Kesulitan hidup ditengah rendahnya harga karet, menyebabkan akan-anak harus ikut mengais rezeki menutupi kebutuhan sehari-hari keluarga. Ini di Desa Tombang Bustak, Kotanopan, Mandailing Natal Madina). Kalangan anak-anak, remaja, wanita dan para kepala keluarga, berbaur di antara bongkahan batu dan pasir untuk mencari biji emas di Sungai Batang Gadis. Selama ini penduduk […]

  • Penarik Becak di Medan Tempo Doeloe

    Penarik Becak di Medan Tempo Doeloe

    • calendar_month Jumat, 17 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Potret seorang penarik becak di Medan (Hindia-Belanda) sekitar tahun 1925. Sumber foto: KITLV Leiden / page fb Potret Sejarah Indonesia  

expand_less