Minggu, 19 Apr 2026
light_mode

Sumut ranking 3 terkorup, wajib diusut

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 3 Okt 2012
  • print Cetak

MEDAN, (MO) –Pemerintah Provinsi Sumatera yang menduduki ranking ketiga dari 33 pemprov dalam penyelewengan uang Negara sesuai temuan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) memperburuk citra Pemprov Sumut secara kelembagaan.

Dalam kasus korupsi saja, sudah ada Gubernur Sumut non aktif, Syamsul Arifin terpaksa masuk penjara termasuk sejumlah kepala daerah di Sumut yang juga telah dikerangkeng dalam kasus korupsi seperti mantan Walikota Siantar RE Siahaan dan lainnya.

Menurut analis anggaran, Elfenda Ananda menanggapi temuan BPK tersebut, Pemprov Sumut harus instropkesi diri terkait rilis BPK tersebut.

Hal tersebut membuat citra buruk bagi Pemerintahan Provinsi Sumetera Utara ( Pemprov Sumut) “ Pemprov harus intropeksi diri dengan kenyataan ini, karena Sumut sebenarnya bukan pengguna APBD terbesar,” ujar mantan Sekretaris FITRA Sumut tersebut kepada Waspada Online, tadi malam.

Elfenda juga menyebutkan perlu pengawasan ketat terhadap pengeluaran anggaran di Sumut sehingga indikasi kebocoran anggaran bisa dicegah.

“Perlu peran pengawasan baik dari instansi terkait dan DPRD Sumut dalam pengeluaran anggaran sehinga tidak terjadi kebocoran,” ujar Elfenda.

Mantan Sekretaris Fitra Sumatera Utara ini meyebutkan, penegak hukum baik kepolisian dan kejaksaan harus bertindak untuk mengungkap hal tersebut.

“ Temuan BPK harus digunakan lemabga hukum untuk menjadi temuan awal dalam melakukan penyidikan terkait indikasi kebocoran dana yang membaut Sumut menjadi rengking ketiga terkorup di Indonesia,” ujar Elfenda.

Sedangkan menurut anggota DPRD Sumut dari Fraksi PDI Perjuangan, Brilian Muktar, kalau data yang dikeluarkan Fitra tersebut disebabkan Sistem pemerintahan yang tidak benar, Inpektorat tidak berjalan dengan benar dan SKPD belum berjalan dengan benar serta ketegasan Plt Gubsu dalam memimpin bawahannya belum berjalan benar.

“Gubernur harus tegas mengefetifkan lembaga pengawas internal termasuk memerintahkan SKPD pengguna anggaran untuk transparan dan terbuka dalam pengelolaan keuangan,” ujarnya, malam ini kepada Waspada Online.

Namun, Brilian Muktar mengklaim bahwa korupsi di sumut sudah mulai berkurang dibandingkan tahun sebelumnya.

Untuk itu lanjutnya, supaya Sumut kedepannya tidak menjadi provinsi yang masuk tiga besar terkorup di Indonesia Plt Gubsu harus tegas terhadap inspektorat, SKPD supaya bisa merapikan pembukuan daerah.

Dia juga menilai, bahwa data Sumut ranking ketiga terkorup hanya berdasarkan analisis APBD, sementara untuk mengatakan daerah tersebut merupakan daerah terkorup bukan hanya dari APBD saja namun bisa dari berbagai hal.

Merujuk pada laporan BPK tersebut, berikut daftar 15 provinsi dengan potensi kerugian negara terbesar:

1. DKI Jakarta dengan nilai potensi kerugian negara Rp 721 ,5 miliar (715 kasus)
2. Aceh dengan nilai potensi kerugian negara Rp 669 ,8 miliar (629 kasus)
3. Sumatera Utara sebesar Rp 515 ,5 miliar ( 334 kasus)
4. Papua sebesar Rp 476 ,9 miliar (281 kasus)
5. Kalimantan Barat sebesar Rp 289 ,8 miliar (334 kasus)
6. Papua Barat sebesar Rp 169 miliar (514 kasus)
7. Sulawesi Selatan sebesar Rp 157 ,7 miliar (589 kasus)
8. Sulawesi Tenggara sebesar Rp 139 ,9 miliar (513 kasus)
9. Riau sebesar Rp 125 ,2 miliar (348 kasus)
10. Bengkulu sebesar Rp 123 ,9 miliar (257 kasus)
11. Maluku Utara sebesar Rp 114 ,2 miliar (732 buah)
12. Kalimantan Timur sebesar Rp 80,1 miliar (244 kasus)
13. Sumatera Selatan sebesar Rp 56,4 miliar (239 kasus)
14. Nusa Tenggara Barat sebesar Rp 52, 825 miliar (307 kasus)
15. Sulawesi Tengah sebesar Rp 52, 823 miliar (294 kasus)
(was)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Percepat Pemungutan Suara Ulang

    Percepat Pemungutan Suara Ulang

    • calendar_month Senin, 13 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Berkaitan semakin dekatnya jadwal pembahasan RAPBD Kabupaten Mandailing Natal Tahun Anggaran 2011, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Madina Ali Mutiara Rangkuti, mengingatkan pemerintah daerah, DPRD maupun KPU Madina dalam hal percepatan pemungutan suara ulang Pemilukada Madina sesuai dengan amanah putusan Mahkamah Konstitusi. “Semua pihak harus fokus dalam mempersiapkan hal tersebut. Tidak ada satupun alasan, […]

  • B A B I A T (Episode 2)

    B A B I A T (Episode 2)

    • calendar_month Jumat, 15 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Karya: Halak Kotanopan Sesampai di desa terdekat, sang suami menghentikan motor mereka di depan warung kopi pertama yang mereka temukan. Sang istri turun dan langsung jatuh pingsan di pinggir jalan. Sang suami tidak punya kekuatan lagi untuk membantu istrinya. Dia hanya sanggup mendekati istrinya sebelum terjatuh lunglai. Tidak urung kejadian ini membuat orang orang di […]

  • Wabup Madina : Petani Gagal Panen di Siabu Akan Dibantu

    Wabup Madina : Petani Gagal Panen di Siabu Akan Dibantu

    • calendar_month Selasa, 10 Jan 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Pemkab Mandailing Natal akan mengupayakan bantuan bagi petani padi yang gagal panen di Kecamatan Siabu. Hal itu dikatakan Wakil Bupati Mandailing Natal, Jakfas Sukhairi Nasution menjawab wartawan via seluler, Selasa (10/1) terkait ratusan hektar tanaman padi yang berusia menjelang panen membusuk akibat terrendam banjir luapan Sungai Batang Angkola di sejumlah desa […]

  • Raja-raja Mandailing Dukung Edy Rahmayadi

    Raja-raja Mandailing Dukung Edy Rahmayadi

    • calendar_month Kamis, 4 Jul 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Raja-raja Mandailing bersepakat memberikan dukungan kepada Edy Rahmayadi untuk kembali maju sebagai bakal calon Gubernur Sumatera Utara. Kesepakatan itu dilahirkan pada Sidang Adat di Sopo Godang Hutasiantar, Kotasiantar, Panyabungan, Mandailing Natal, Rabu (3/7/2024). Sekitar 80-an Anak ni Raja, Anak ni Namora hadir pada sidang adat tersebut. Meliputi Raja Panusunan, Raja Huta, Raja Ripe […]

  • Gara-gara Parkir Sepeda Motor, Mahasiswa UMSU Bentrok

    Gara-gara Parkir Sepeda Motor, Mahasiswa UMSU Bentrok

    • calendar_month Minggu, 6 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Sesama Mahasiswa Universitas Muhammdiyah Sumatera Utara (UMSU) terlibat bentrok, gara-gara parkir sepeda motor di pelataran parkir Kampus UMSU, Jalan Mukhtar Basri, Medan, Rabu (02/03/2011) sore. Salah seorang pemilik warung yang dekat dengan pelataran parkir mengatakan, tawuran antar mahasiswa terjadi pada saat mahasiswa sore masuk ke kampus sekitar pukul 15.00 WIB. “Awalnya seorang mahasiswa memakirkan […]

  • 2 Calhaj Tabagsel Meninggal

    2 Calhaj Tabagsel Meninggal

    • calendar_month Minggu, 7 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    . SIDIMPUAN- Dua jamaah calon haji (calhaj) asal Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) meninggal dunia di tanah suci. Musa Nasution (70), calhaj asal Padangsidimpuan (Psp) menghembuskan nafas terakhirnya, Senin (1/11) usai pulang salat subuh dari Masjid Nabawi, Madinah. Satu calhaj lainnya, Nurbaek Siregar (49), warga Kecamatan Halongonan, Padang Lawas Utara, wafat di Mekkah, Rabu (3/11) siang […]

expand_less