Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Mahasiswa Masih Kuasai Kampus FK UISU

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Jumat, 3 Jan 2014
  • print Cetak

MEDAN- Mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) masih menguasai kampus mereka di Jalan Sisingamangaraja, Medan, Kamis (2/1).

Padahal, sebelumnya pihak yayasan telah melaporkan delapan mahasiswa ke Polresta Medan atas penguasaan kampus tersebut.

“Sampai saat ini kami masih melakukan penutupan kampus. Hari ini sudah genap 34 hari, sebulan lebih sudah kami tutup dan alhamdulilah, 90 persen teman-teman kami mendukung,” kata Reza mewakili Kesatuan Aksi Mahasiswa Fakultas Kedokteran UISU (KAM FK UISU) kepada wartawan Sumut Pos (Grup JPNN), Kamis (2/1).

Penguasaan kampus ini, kata Reza, akan terus dilakukan sampai 5 tuntutan mereka dikabulkan. Adapun kelima tuntutan tersebut yakni, percepatan pendaftaran mahasiswa ke dalam Evaluasi Program Studi Berbasis Evaluasi Diri (EPSBED), penyatuan UISU, pembayaran uang kuliah setelah EPSBED keluar serta audit keuangan FK UISU dan turunkan Dekan FK Rahmat Nasution disepakati.

“Kita tidak tahu sampai kapan, yang jelas sampai kelima tuntutan kita dipenuhi,” tegasnya.

Saat disinggung masalah telah dilaporkannya delapan mahasiswa FK UISU atas penguasaan kampus oleh pihak Yayasan UISU Almunawwarah, ia mengaku pihaknya tidak merespon hal tersebut.

“Kami tidak peduli mau dilaporkan atau tidak, terserah. Nama-nama yang mereka laporkan itu juga tidak ada diantara kami semua. Semua nama salah ejaannya, itu juga bukan nama asli kita,” ujar Reza.

Aksi ini, tambah Reza juga mendapat dukungan dari orangtua mahasiswa. Bahkan beberapa orang tua mahasiswa siap terlibat.

“Sebenarnya banyak orangtua yang resah karena anaknya tidak kuliah. Tetapi setelah dijelaskan, ternyata orangtua mereka ikut mendukung. Begitu juga dengan orangtua saya, bahkan mereka mau ikut terlibat bila nantinya masalah ini tidak selesai,” katanya.

Menurutnya, melakukan proses belajar mengajar dengan keadaan konflik seperti saat ini juga tidak memiliki manfaat. “Percuma saja kami belajar kalau kondisinya seperti ini. Kita di sini bicara soal akademik, sistem akademik seperti apa bukan soal siapa yang menjadi pimpinan atau pemerintahannya,” katanya.

Menanggapi hal ini, Humas Yayasan UISU Al-Munawwarah, Ahmad Riza Siregar mengharapkan agar mahasiswa FK UISU mau peduli, khususnya dengan apa yang pihaknya telah lakukan, yakni  melaporkan delapan mahasiswa ke Polresta Medan.

“Kita sudah bawa ini ke ranah hukum, harusnya mereka peduli. Kalau mereka mau melakukan aksi ya silakan. Menyampaikan tuntutan tidak mesti seperti ini. Saat ini memang belum ada lanjutan dari pihak kepolisian, tapi kita akan terus pertanyakan ini,” katanya.

UISU, lanjutnya, satu-satunya lab virus flu burung untuk Regional I Pulau Sumatera yang merupakan bantuan dari WHO melalui Litbangkes RI.

“Kalau sempat itu rusak atau dirusak makan Medan akan tercemar flu burung. Sudah hampir sebulan ditutup, dokter yang bertugas juga tidak bisa masuk jadi saat ini itu tidak ada pengawasan,” katanya. (jpnn)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tarif Kereta Api Medan-Tanjungbalai Naik Rp10 Ribu

    Tarif Kereta Api Medan-Tanjungbalai Naik Rp10 Ribu

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Medan, – Manajemen PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre I Sumatera Utara memastikan bakal menaikkan tarif kereta api kelas ekonomi terhitung 1 April menyusul terjadinya fluktuasi harga bahan bakar minyak, nilai tukar rupiah dan termasuk biaya operasional. “Rencana kenaikan tarif kereta api itu sudah diumumkan dan disosialisasikan sejak awal Maret. Jadi tidak ada alasan menunda […]

  • Jelang Idhul Adha ; Pemko Sidimpuan Perketat Pengawasan Hewan Kurban

    Jelang Idhul Adha ; Pemko Sidimpuan Perketat Pengawasan Hewan Kurban

    • calendar_month Selasa, 9 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    P. Sidimpuan, Menjelang hari raya Idhul Adha Pemerintah Kota (Pemko) Padangsidimpuan memperketat pengawasan penjualan hewan kurban khususnya yang didatangkan dari luar daerah. “Tindakan itu kita lakukan, untuk mensterilisasi hewan kurban diperjual-belikan di kota Salak, “ujar Sekretaris Daerah (Sekda) P.Sidimpuan Sarmadhan Hasibuan kepada Analisa di Kantor Walikota setempat, Senin (8/11). Dikatakan, hewan ternak yang masuk ke […]

  • Kemendagri Sudah Fahami Soal Kelalaian Input Data di Madina

    Kemendagri Sudah Fahami Soal Kelalaian Input Data di Madina

    • calendar_month Kamis, 9 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kementerian Dalam Negeri telah memahami data covid-19 di Madina sebagai akibat kelalaian input data. Meski begitu, menganulir Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) yang terlanjur terbit tidak dapat serta merta dilakukan di tengah jalan mengingat siklus terbit Inmendagri hanya dapat dilakukan sekali dalam dua minggu. “Perkembangannya, saya tadi bertelefon dengan Dirjen Bina […]

  • Objek wisata yang masih alami yang  banyak dikunjungi para wisatawan

    Objek wisata yang masih alami yang banyak dikunjungi para wisatawan

    • calendar_month Kamis, 7 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Air Panas Sibanggor, di Kecamatan Puncak Sorik Marapi Kabupaten Mandailing Natal, smut adalah objek wisata alami yang banyak dikunjungi wisatawan. (MOL)

  • Mencium Aroma Sereh dalam “Model Pembangunan Alternatif” Madina

    Mencium Aroma Sereh dalam “Model Pembangunan Alternatif” Madina

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ketika Pemerintah Belajar Sistem — Organisasi Tani Justru Tidak Diajak     Oleh: Tim Mandailing Epicentrum   Ada sesuatu yang menarik dari langkah Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal belakangan ini. Di tengah kebiasaan lama pembangunan daerah yang sering berhenti pada pembagian bibit dan proyek musiman, Pemkab Madina justru terlihat mulai bergerak ke arah yang lebih serius: […]

  • Pertama di Indonesia, Hakim Agung Mengundurkan Diri

    Pertama di Indonesia, Hakim Agung Mengundurkan Diri

    • calendar_month Kamis, 15 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA,(MO)- Kabar mengejutkan datang dari lembaga peradilan tertinggi di Indonesia, Mahkamah Agung (MA). Seorang hakim agung mengundurkan diri dari jabatannya sebelum masa tugasnya berakhir. “Seorang hakim agung mengajukan pengunduran diri, diajukan Rabu, (14/11/2012) kemarin,” kata sumber kuat dan terpercaya di lembaga peradilan yang tidak mau disebut nama dan meminta dirahasiakan identitasnya, Kamis (15/11/2012). Juru bicara […]

expand_less