Kamis, 17 Sep 2026
light_mode

Mendagri Bisa Pecat Bupati Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 7 Sep 2015
  • print Cetak

 

MEDAN (Mandailing Online) – Menteri Dalam Negeri bisa mengambil sikap tegas dengan memberhentikan Dahlan Hasan Nasution dari jabatannya sebagai Bupati Mandailing Natal (Madina).

“Pemecatan itu bisa ditempuh Mendagri sebagai bentuk sikap tegas pemerintah jika Bupati Madina tidak melaksanakan putusan Mahkamah Agung (MA),” ujar Ketua Forum Keadilan Rakyat Indonesia, Gandi Parapat, Senin (7/9).

Gandi mengatakan, keputusan MA yang tidak dilaksanakan Bupati Madina tersebut, terkait dengan izin usaha perkebunan Koperasi Pengembangan Universitas Sumatera Utara (KP USU), sesuai dengan Nomor : 525.25/484/DISBUN/Tahun 2004.

Gandi mengemukakan hal itu karena tanggal 7 Agustus 2015, Dahlan mengeluarkan dua surat keputusan. Keputusan pertama bernomor SK 525/498/K/2015 tentang pencabutan SK Bupati Madina 525.25/417/K/2015 tentang Pencabutan Atas Keputusan Bupati Madina No. 525.25/417/Disbun/Tahun 2014 tentang IUP KP USU.

“Keputusan kedua dengan hari yang sama juga mengeluarkan SK 525/499/K/2015 tertanggal 7 Agustus 2015 tentang Pembatalan IUP KP USU bernomor 525.25/484/DISBUN/Tahun 2004. Ini merupakan contoh pemimpin yang memperlihatkan sikap tidak baik,” sebutnya.

“Keputusan MA tersebut sudah inkracht, dan wajib untuk dilaksanakan. Jika putusan ini tidak dilaksanakan berarti melawan hukum. Ini bisa dikategorikan bentuk perlawanan hukum yang fatal. Perlawanan ini bentuk pemimpin otoriter,” tegasnya.

Menurutnya, legalitas hukum yang sudah diputuskan MA merupakan hukum tertinggi di negara ini. Presiden, Wakil Presiden, pejabat negara, gubernur, maupun wali kota dan bupati sekalipun, tidak dapat untuk menentang putusan tersebut.

“Ketegasan Mendagri memang diperlukan untuk menindak Bupati Madina tersebut. Jika ini tidak dilakukan justru dikhawatirkan melahirkan kepala daerah yang tidak mematuhi hukum. Bahkan, perlawanan itu bisa membuat rakyat menjadi gerah,” sebutnya.

Sumber                : Suara Pembaruan/Berita Satu.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Golkar Madina Salurkan Bantuan kepada Warga Muara Batang Angkola

    Golkar Madina Salurkan Bantuan kepada Warga Muara Batang Angkola

    • calendar_month Kamis, 23 Des 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    Muara Batang Angkola (Mandailing Online) – DPD II Partai Golkar Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menyalurkan bantuan untuk korban banjir di Desa Muara Batang Angkola, Kecamatan Siabu, Kamis (23/12). Desa Muara Batang Angkola menjadi salah satu desa terdampak banjir akibat luapan Sungai Batang Gadis pada Sabtu (18/12) pekan lalu. Penyerahan bantuan dipimpin langsung oleh Ketua Golkar […]

  • Wabup Madina : Petani Gagal Panen di Siabu Akan Dibantu

    Wabup Madina : Petani Gagal Panen di Siabu Akan Dibantu

    • calendar_month Selasa, 10 Jan 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Pemkab Mandailing Natal akan mengupayakan bantuan bagi petani padi yang gagal panen di Kecamatan Siabu. Hal itu dikatakan Wakil Bupati Mandailing Natal, Jakfas Sukhairi Nasution menjawab wartawan via seluler, Selasa (10/1) terkait ratusan hektar tanaman padi yang berusia menjelang panen membusuk akibat terrendam banjir luapan Sungai Batang Angkola di sejumlah desa […]

  • Aneh Tahun 2024 Ternyata Proyek Sanctuary Tapir di Sopotinjak Kembali Dianggarkan.TNBG Bantah Proyek itu Mubazzir

    Aneh Tahun 2024 Ternyata Proyek Sanctuary Tapir di Sopotinjak Kembali Dianggarkan.TNBG Bantah Proyek itu Mubazzir

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA – (Mandailing Online) – Terkait Proyek Sanctuary Tapir di Desa Sopo Tinjak, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang dinilai mubazir dibantah satuan kerja Balai Taman Nasional Batang Gadis (TNBG). Melalui Bidang Sub Bagian Tata Usaha. Herbert Aritonang, didampingi Kepala seksi Siti Wahyuni selaku pengelola taman nasional wilayah 3 TNBG mengatakan proyek pembangunan […]

  • KPK Tahan Gubernur Sumut Syamsul Arifin

    KPK Tahan Gubernur Sumut Syamsul Arifin

    • calendar_month Jumat, 22 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Syamsul Arifin. Syamsul ditahan sebagai tersangka korupsi kasus penyalahgunaan APBD Langkat tahun 2000-2007. Pantauan detikcom, Syamsul keluar dari Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (22/10/2010) pukul 20.50 WIB. Dia langsung masuk ke mobil Kijang kapsul silver bernopol B 2040 […]

  • Konflik Internal DPRD Madina  Sebaiknya Tempuh Jalur Hukum

    Konflik Internal DPRD Madina Sebaiknya Tempuh Jalur Hukum

    • calendar_month Minggu, 11 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Gerakan Kelompok 18 DPRD Madina diharapkan tidak terperangkap pada bentuk gerakan provokatif yang dikhawatirkan dapat mengganggu perjalanan agenda-agenda pembangunan daerah. Kita menghimbau agar Kelompok 18 bisa merubah pola gerakan ke arah yang lebih bijaksana agar tidak menggangu agenda pembangunan daerah. Di sisi lain, Ketua DPRD Madina selaku pimpinan tertinggi diharap juga untuk lebih sinergis mendorong […]

  • Paca Kerusuhan, Danrem Persatukan Warga Pardomuan dan Sihepeng

    Paca Kerusuhan, Danrem Persatukan Warga Pardomuan dan Sihepeng

    • calendar_month Kamis, 22 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAPANULI SELATAN (Mandailing Online) – Pemkab Tapsel, Pemkab Madina, tokoh masyarakat Desa Parmouan (Aek Badak Siture) dan Desa Sihepeng melakukan  pertemuan, pasca kerusuhan. Pertemuan yang dimediasi Danrem 023/KS Kolonel Inf Richard TH Tampubolon yang juga dihairi unsur Polres Tapsel dan Polres Madina itu dilaksanakan di Ranto Natas, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapanili Selatan, Rabu (21/9). […]

expand_less