Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Mendagri Bisa Pecat Bupati Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 7 Sep 2015
  • print Cetak

 

MEDAN (Mandailing Online) – Menteri Dalam Negeri bisa mengambil sikap tegas dengan memberhentikan Dahlan Hasan Nasution dari jabatannya sebagai Bupati Mandailing Natal (Madina).

“Pemecatan itu bisa ditempuh Mendagri sebagai bentuk sikap tegas pemerintah jika Bupati Madina tidak melaksanakan putusan Mahkamah Agung (MA),” ujar Ketua Forum Keadilan Rakyat Indonesia, Gandi Parapat, Senin (7/9).

Gandi mengatakan, keputusan MA yang tidak dilaksanakan Bupati Madina tersebut, terkait dengan izin usaha perkebunan Koperasi Pengembangan Universitas Sumatera Utara (KP USU), sesuai dengan Nomor : 525.25/484/DISBUN/Tahun 2004.

Gandi mengemukakan hal itu karena tanggal 7 Agustus 2015, Dahlan mengeluarkan dua surat keputusan. Keputusan pertama bernomor SK 525/498/K/2015 tentang pencabutan SK Bupati Madina 525.25/417/K/2015 tentang Pencabutan Atas Keputusan Bupati Madina No. 525.25/417/Disbun/Tahun 2014 tentang IUP KP USU.

“Keputusan kedua dengan hari yang sama juga mengeluarkan SK 525/499/K/2015 tertanggal 7 Agustus 2015 tentang Pembatalan IUP KP USU bernomor 525.25/484/DISBUN/Tahun 2004. Ini merupakan contoh pemimpin yang memperlihatkan sikap tidak baik,” sebutnya.

“Keputusan MA tersebut sudah inkracht, dan wajib untuk dilaksanakan. Jika putusan ini tidak dilaksanakan berarti melawan hukum. Ini bisa dikategorikan bentuk perlawanan hukum yang fatal. Perlawanan ini bentuk pemimpin otoriter,” tegasnya.

Menurutnya, legalitas hukum yang sudah diputuskan MA merupakan hukum tertinggi di negara ini. Presiden, Wakil Presiden, pejabat negara, gubernur, maupun wali kota dan bupati sekalipun, tidak dapat untuk menentang putusan tersebut.

“Ketegasan Mendagri memang diperlukan untuk menindak Bupati Madina tersebut. Jika ini tidak dilakukan justru dikhawatirkan melahirkan kepala daerah yang tidak mematuhi hukum. Bahkan, perlawanan itu bisa membuat rakyat menjadi gerah,” sebutnya.

Sumber                : Suara Pembaruan/Berita Satu.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polsek Tambangan Segera Dibangun

    Polsek Tambangan Segera Dibangun

    • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Bupati Mandailing Natal Ir Aspan Sofian Batubara meninjau lokasi pertapakan Polsek Tambangan di Kecamatan Tambangan seluas 30 x 200 meter, Selasa (21/12/2010) sore. Pembangunan segera dilaksanakan. Hal itu disampaikan Kabag Humas Pemkab Madina Taufik Lubis kepada wartawan, di Panyabungan, Rabu (22/12/2010). Dijelaskannya, pemerintah telah menyiapkan lokasi pertapakan kantor polsek tepat di samping Kantor Camat […]

  • Tanam Perdana di Simpang Tolang

    Tanam Perdana di Simpang Tolang

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Danramil Kotanopan beserta para kelompok tani melakukan  Tanam perdana Benih  padi oleh Dinas Pertanian Kab. Madina  di Desa Simpang Tolang Kec.Kotanopan, Jumat, (26/6). (hol)  

  • Pandemi Sebabkan Jumlah Siswa SMP di Madina Berkurang

    Pandemi Sebabkan Jumlah Siswa SMP di Madina Berkurang

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    BUKIT MALINTANG (Mandailing Online) – Pandemi Covid-19 telah menyebabkan terjadinya pergeseran cara hidup masyarakat. Bukan saja terjadi pada sektor kesehatan, tapi juga pada penentuan tempat sekolah anak-anak. Tingginya kasus Covid-19 pada 2020 lalu membuat pemerintah mengeluarkan kebijakan belajar di rumah. Namun, awal tahun ini pemerintah membuaka sekolah untuk jenis pesantren. Hal ini memeengaruhi para orang […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 39)

    MARSIDAO-DAO (episode 39)

    • calendar_month Senin, 22 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara “Oo..soni dei langa”. “Olo, ubakma baru lehen tu sia. So marsitandahan homu dua,” ning Si Mulhan. “Mabiar dei au donok tu bodat i,”  ning Si Poso. “Nga mangalo i, boruna dei. Lehen ma so itandai ia ho”. “Olo, Udak,” ning Si Poso. “Ubak jolo pantat ni aramabir i, dungi […]

  • 8 Kecamatan Rawan Longsor, 6 Rawan Banjir

    8 Kecamatan Rawan Longsor, 6 Rawan Banjir

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PALUTA – Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Paluta menyusun profile daerah rawan bencana dalam bentuk peta (map) rawan bencana. Tujuannya mengidentifikasi kawasan rawan bencana dan permasalahannya. Berdasarkan data dan analisa BPBD, kawasan rawan bencana banjir meliputi 6 kecamatan yakni Kecamatan Dolok, Dolok Sigompulon, Simangambat, Portibi, Padang Bolak dan Batang Onang. Untuk kawasan rawan bencana […]

  • Pakan Lokal Solusi untuk Tekan Biaya Produksi Ternak Ayam

    Pakan Lokal Solusi untuk Tekan Biaya Produksi Ternak Ayam

    • calendar_month Rabu, 10 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Peningkatan produksi jagung dan kedelai dinilai mampu menekan harga pakan ternak ayam dan itik. Bahan baku pakan ternak yang masih tergantung pada impor terutama jagung menyebabkan biaya produksi ternak di Sumatera Utara sangat mahal. Mahalanya pakan ternak ini menyebabkan peternak bagai menghadapi buah simalakama. Disatu sisi tak bisa menaikkan harga daging […]

expand_less