Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Mendagri Bisa Pecat Bupati Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 7 Sep 2015
  • print Cetak

 

MEDAN (Mandailing Online) – Menteri Dalam Negeri bisa mengambil sikap tegas dengan memberhentikan Dahlan Hasan Nasution dari jabatannya sebagai Bupati Mandailing Natal (Madina).

“Pemecatan itu bisa ditempuh Mendagri sebagai bentuk sikap tegas pemerintah jika Bupati Madina tidak melaksanakan putusan Mahkamah Agung (MA),” ujar Ketua Forum Keadilan Rakyat Indonesia, Gandi Parapat, Senin (7/9).

Gandi mengatakan, keputusan MA yang tidak dilaksanakan Bupati Madina tersebut, terkait dengan izin usaha perkebunan Koperasi Pengembangan Universitas Sumatera Utara (KP USU), sesuai dengan Nomor : 525.25/484/DISBUN/Tahun 2004.

Gandi mengemukakan hal itu karena tanggal 7 Agustus 2015, Dahlan mengeluarkan dua surat keputusan. Keputusan pertama bernomor SK 525/498/K/2015 tentang pencabutan SK Bupati Madina 525.25/417/K/2015 tentang Pencabutan Atas Keputusan Bupati Madina No. 525.25/417/Disbun/Tahun 2014 tentang IUP KP USU.

“Keputusan kedua dengan hari yang sama juga mengeluarkan SK 525/499/K/2015 tertanggal 7 Agustus 2015 tentang Pembatalan IUP KP USU bernomor 525.25/484/DISBUN/Tahun 2004. Ini merupakan contoh pemimpin yang memperlihatkan sikap tidak baik,” sebutnya.

“Keputusan MA tersebut sudah inkracht, dan wajib untuk dilaksanakan. Jika putusan ini tidak dilaksanakan berarti melawan hukum. Ini bisa dikategorikan bentuk perlawanan hukum yang fatal. Perlawanan ini bentuk pemimpin otoriter,” tegasnya.

Menurutnya, legalitas hukum yang sudah diputuskan MA merupakan hukum tertinggi di negara ini. Presiden, Wakil Presiden, pejabat negara, gubernur, maupun wali kota dan bupati sekalipun, tidak dapat untuk menentang putusan tersebut.

“Ketegasan Mendagri memang diperlukan untuk menindak Bupati Madina tersebut. Jika ini tidak dilakukan justru dikhawatirkan melahirkan kepala daerah yang tidak mematuhi hukum. Bahkan, perlawanan itu bisa membuat rakyat menjadi gerah,” sebutnya.

Sumber                : Suara Pembaruan/Berita Satu.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Madina Akhirnya Masuk Penjara

    Anggota DPRD Madina Akhirnya Masuk Penjara

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Akhirnya anggota DPRD Mandailing Natal (Madina) Ali Makmur Nasution dieksekusi tim Kejaksaan Negeri Panyabungan, Rabu (12/2/2014) sekira pukul 17.30 WIB. Di bawah kawalan pegawai Kejari Panyabungan, Ali Makmur berjalan di belakang petugas, bergegas masuk mobil menunuju Lapas klas II-B Sipapaga, Panyabungan. Kasi Intel Kejari Panyambungan, Muhammad Yusuf SH ketika dikonfirmasi mengatakan, […]

  • Polres Tapsel Harus Ungkap Rentetan Kasus Pembunuhan di Palas

    Polres Tapsel Harus Ungkap Rentetan Kasus Pembunuhan di Palas

    • calendar_month Selasa, 18 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PALAS (Mandailing Online) – Polres Tapanuli Selatan didesak mengungkap berbagai kasus pembunuhan di Kabupaten Padang Lawas (Palas). “Kalau menurut catatan saya sebagai putra asal Desa Sigorbus, yang tersiar di media cetak sudah beberapa kali kasus pembunuhan yang terjadi, hanya beberapa kasus yang terungkap. Karena itu saya mengharapkan kepada Kapolres Tapsel untuk segera mengungkap semua […]

  • Pasokan Menipis, Harga Cabe Merah di Madina Tembus Rp.70.000/Kg

    Pasokan Menipis, Harga Cabe Merah di Madina Tembus Rp.70.000/Kg

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Harga cabe merah di Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) menembus angka 70.000 rupiah per kilo gram dari sebelumnya di kisaran 55.000. Sejumlah pedagang yang, Minggu dan Senin (9-10/11) menyatakan meroketnya harga cabe ini akibat pasokan cabe merah menurun. Penurunan pasokan cabe ini disebut akibat menipisnya pasokan dari Kabupaten Karo terkait erupsi gunung […]

  • Bahar Bantah Ada Biaya ‘Siluman’ Urus BDB Pemkab Madina

    Bahar Bantah Ada Biaya ‘Siluman’ Urus BDB Pemkab Madina

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    MEDAN, (Mandailing Online) – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi menghadirkan dua saksi dalam sidang lanjutan terdakwa Surung Panjaitan di Pengadilan Tipikor PN Medan, Rabu (9/10/2013). Dua saksi yang dihadapkan JPU ke majelis hakim yang diketuai Agus Setiawan SH, yakni Kepala Seksi Anggaran Keuangan Pemkab Madina, Riswan dan Kepala Biro Keuangan Pemprov Sumut, Baharuddin […]

  • Kades Sirambas Tidak Berniat Cabut Laporan Polisi Terkait Pengrusakan Kantor Desa

    Kades Sirambas Tidak Berniat Cabut Laporan Polisi Terkait Pengrusakan Kantor Desa

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Masih ingat kasus warga desa Sirambas, Panyabungan Barat, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) yang telah dilaporkan Kepala Desa nya sendiri ke Polisi dengan tuduhan pengerusakan kantor desa. Kabarnya Kades Sirmbas tidak berniat mencabut laporan. Kades menilai perlakuan warganya itu sebagai konsekuensi apa yang telah dilakukan. ” untuk niat cabut lapiran […]

  • Warga Sidojadi Ditemukan Tewas Disungai Salambue, Sepeda Motor dan Harta Korban Raib

    Warga Sidojadi Ditemukan Tewas Disungai Salambue, Sepeda Motor dan Harta Korban Raib

    • calendar_month Kamis, 25 Apr 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – ES ( 19 ) warga desa Sidojadi Kecamatan Bukit Malintang, Mandailing Natal ( Madina) ditemukan tidak bernyawa di tengah sungai di Desa Salambue. Dari keterangan kerabat korban, korban yang masih anak Gadis itu hilang kontak dengan keluarga sekitar pukul 19.00 Rabu malam 24/04/2024. “Setelah hilang kontak sejak pukul 19:00  tadi malam […]

expand_less