Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Ketua IMPT: Mahasiswa Jangan Jadi Pemecah Belah Masyarakat Tabuyung

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 6 Agt 2024
  • print Cetak

 

Ketua IMPT, Elvin Enda Mora (kanan) dan Mahtamal Arifin, Sekretaris IMPT (kiri). Foto: IMPT

MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Unjuk rasa gabungan mahasiswa yakni HMI, GMNI dan SEMMI ke kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Mandailing Natal, Sumut, Senin (5/8/2024) ditengarai tidak satupun warga Desa Tabuyung.

“Berdasarkan pantauan kami, tidak satupun mahasiswa atau masyarakat di massa demo yang berasal dari Desa Tabuyung ataupun yang pernah melakukan investigasi ke Desa Tabuyung. Sehingga kami berkeyakinan demo yang dilakukan mahasiswa itu kuat dugaan demo yang digerakkan oleh pihak tertentu untuk memperkeruh suasana sosial masyarakat di Desa Tabuyung,” ungkap Elvin Enda Mora, Ketua Ikatan Mahasiswa Pelajar Tabuyung (IMPT) dalam siaran pers, Senin (5/8/2024).

Lebih lanjut Elvin Enda mengatakan “Sebagai mahasiswa kita wajib berperan di tengah-tengah masyarakat, namun dalam rangka menegakkan kebenaran, keadilan dan membela hak hak masyarakat. Namun, bagaimana demo yang dilakukan hari ini dapat kita yakini murni yang melakukan demo saja tidak pernah ke Tabuyung dan tidak mengerti kondisi masyarakat” lanjut Elvin.

Sementara itu, Mahtamal Arifin, Sekretaris IMPT mengingatkan agar mahasiswa yang tergabung dalam HMI, GMNI dan SEMMI tidak menjadi pemecah belah masyarakat Tabuyung.

“Kondisi pro kontra di tengah-tengah masyarakat Desa Tabuyung sudah berlangsung lama, jangan lagi diperparah dengan gerakan-gerakan mahasiswa yang tidak mengerti masalah yang terjadi,” katanya.

Dia mengajak mahasiswa datang langsung ke Desa Tabuyung jika ingin tahu masalah sebenar di desa itu.

“Silakan turun langsung ke Tabuyung lakukan investigasi, bukan hanya mendengarkan informasi sepihak dari orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Dan kalau tidak mengerti masalahnya tolong jangan dicampuri, karena hal itu akan merusak citra kita sebagai mahasiswa” terang Arifin.

Menurutnya, mahasiswa yang berdemo itu karena tidak tau saja sepak terjang sekretaris desa yang diberhentikan, bagaimana tindak tanduknya selama menjadi sekdes, sikap dan karakternya.

Di tempat terpisah, Edisyah Putra Tanjung, S.Sos saat kepada wartawan di hari yang sama mengatakan “saya sudah lihat demonya, satu orang pun tidak ada putra Tabuyung, kita ngertilah, itu demo apa dan siapa yang menggerakkan”.

“Kita meminta agar Kadis PMD, Camat dan instansi terkait lebih cermat dan bijak melihat permasalahan ini. Saya rasa tidak perlu berilmu tinggi dan menggunakan intelijen untuk mengetahui itu demo apa,” imbuhnya.

“Bagaimana mungkin, kejadian di Desa Tabuyung, masalahnya pemberhentian perangkat desa, terus mahasiswa demo, siapa yang diberhentikan, apa kaitannya dengan mahasiswa itu. Jadi bagi kita sudah terang-benderang siapa di belakang demo itu, saya alumni UMSU yang juga sering berdemo di medan, mengerti dan memahami betul apakah itu demo murni atau tidak,” terang Edisyah. Putra. (rel)

Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Forkopimcam Panyabungan Barat Usulkan Aset Pemprovsu Didesa Sirambas Jadi Lahan Pendirian KMP

    Forkopimcam Panyabungan Barat Usulkan Aset Pemprovsu Didesa Sirambas Jadi Lahan Pendirian KMP

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    SIRAMBAS ( Mandailing Online ) – Untuk mendukung sepenuhnya program Koperasi Merah Putih ( KMP ), Jum’at (14/11/2025) Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Panyabungan Barat lakukan peninjauan lahan bagunan lokasi Koperasi Merah Putih (KMP) desa Sirambas. Lokasi yang direncanakan sendiri telah disepakati melalui rapat rencana pembangunan Koperasi Merah Putih (KMP) yakni di bangun di lokasi Pengairan milik […]

  • Anggota DPRD Tersandung Kasus Cabul

    Anggota DPRD Tersandung Kasus Cabul

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Oknum Anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berinisial BEH, dilaporkan ke Polres Madina, terkait kasus pencabulan. Oknum anggota dewan yang terhormat dilaporkan NA, penduduk Desa Hutapuli, Kecamatan Siabu, Madina. Oknum Anggota DPRD Madina BEH tidak berhasil dikonfirmasi melalui telepon, Kamis (25/11/2010). Dicek ke Kantor DPRD Madina, juga belum berhasil dijumpai. Menurut staf yang oknum […]

  • Muneera Martina: Jadi Muslim Bukan Teroris

    Muneera Martina: Jadi Muslim Bukan Teroris

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Muneera Martina menatap kosong. Ia teringat betapa hampa hidupnya meski memiliki kemampuan finansial berlebih. “Inilah rahasia kekuatan Allah, kita membutuhkan-Nya. Dia bimbing manusia dengan rahmat-Nya. Ini yang tidak pernah dipikirkan manusia,” ucap dia seperti dilansir onislam.net, Kamis (26/12). Martina telah mengunjungi banyak negara dengan harapan memperoleh apa yang dicarinya. Ia ingin mendapatkan kebahagiaan, hal yang […]

  • Mengikat Anggotanya di Tiang Bendera, Polisi Main Hakim Sendiri

    Mengikat Anggotanya di Tiang Bendera, Polisi Main Hakim Sendiri

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) angkat bicara dengan langkah Kepolisian Sektor Gambir yang mengikat salah seorang oknum anggotanya di tiang bendra karena diduga mengonsumsi narkoba. Hukuman tersebut dinilai sangat tidak tepat. Bahkan berpotensi melanggar aturan perundang-undangan yang ada. “Menurut saya kurang pas kalau anggota harus diikat. Sebaiknya serahkan provost biar diperiksa,” ujar Komisioner Kompolnas […]

  • Mahasiswa minta Saipullah Mundur Apabila Persoalan Perkebunan di Madina tak Selesai

    Mahasiswa minta Saipullah Mundur Apabila Persoalan Perkebunan di Madina tak Selesai

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – seratusan Mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Pemuda dan Masyarakat Reformasi Mandailing Natal (AMPMRM) demo di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Madina. Mereka menyampaikan 15 tuntutan aksi. Dari 15 tuntutan Mahasiswa tersebut salah satu poinnya meminta Bupati Madina Saipullah Nasution untuk mundur apabila tidak mampu menyelesaikan permasalahan perkebunan di wilayah Pantai […]

  • Partai NasDem Buka Pendaftaran Bagi Calon Bupati Madina

    Partai NasDem Buka Pendaftaran Bagi Calon Bupati Madina

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menyongsong Pilkada Madina tahun ini, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kabupaten Mandailing Natal mulai membuka pendaftaran penjaringan bakal calon bupati. Masa pendaftaran atau penjaringan terhitung mulai Selasa (24/2) sampai dengan Selasa (3/3) di sekretariat Tim Penjaringan di Jalan Willem Iskandar No. 198 Panyabungan. Ketua DPD Partai Nasdem […]

expand_less