Sabtu, 11 Apr 2026
light_mode

Mahasiswa minta Saipullah Mundur Apabila Persoalan Perkebunan di Madina tak Selesai

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
  • print Cetak

Aksi unjukrasa mahasiswa di DPRD Madina meminta Pemda selesaikan persoalan perkebunan diwilayah Pantai Barat Madina ( farel )

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – seratusan Mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Pemuda dan Masyarakat Reformasi Mandailing Natal (AMPMRM) demo di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Madina. Mereka menyampaikan 15 tuntutan aksi. Dari 15 tuntutan Mahasiswa tersebut salah satu poinnya meminta Bupati Madina Saipullah Nasution untuk mundur apabila tidak mampu menyelesaikan permasalahan perkebunan di wilayah Pantai Barat.

 

Dalam orasinya Gusti Pardamean selaku koordinator lapangan mengatalan, permasalahan perkebunan di pantai barat bukan masalah hari ini, namun masalah ini masalah yang sudah bertahun tahun, namun tak kunjung selesai” Senin, (03/11/205).

” banyak perusahaan perkebunan di pantai barat madina yang tidak menyelesaikan hak nya pada masyarakat. Sesuai aturan perusahaan wajib memberikan 20 persen hak masyarakat dari total HGU yang dimiliki perusahaan,” jelas Gusti.

Usai berorasi,  Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis didampingi anggota Dewan lainnya menemhi mahasiswa. Ketua DPRD Madina mengapresiasi aksi Mahasiswa tersebut lebih khusus terkait hak masyarakat Madina yang disampaikan Mahasiswa.

“Komisi 2 sepengetahuan saya sampai saat ini, mereka sudah banyak memperjuangkan hak masyarakat. Mohon dapat dimaklumi bahwa DPR ini hanya tempat menerima lalu menyampaikan karena DPR tidak sampai pada tingkat keputusan,” kata Erwin.

Erwin meyakinkan bahwa aspirasi yabg disampaikan akan segera ditindak lanjuti dan disampaikan pada Pemerintah Daerah.

Ia berharap perusahaan perkebunan yang ada di Madina datang membawa kesejahteraan dan kebermanfaaatan pada masyarakat Madina dan Pemerintah Daerah bisa menindak lanjuti tuntutan tersebut.

“Sekedar menambahi 3 minggu lalu saya sudah menandatangani surat Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk meminta supaya izin lokasi di Mandailing Natal itu seluruhnya untuk dievaluasi sebagai tambahan kajian kawan kawan. Masalah kajiannya itu, kita sifatnya menunggu,” Tandas Ketua DPRD Madina.

Setelah mendapat jawaban dari Ketua DPRD Madina,  Mahasiswa yang berunjuk rasapun membubarkan diri dan melanjutkan aksinya ke Kantor Bupati Madina. ( fikri-farel )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekda Panggil 7 Dinas Tersandung TGR Tahun 2020-2023

    Sekda Panggil 7 Dinas Tersandung TGR Tahun 2020-2023

    • calendar_month Kamis, 16 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) : Hari ini kabarnya Pemkab Mandailing Natal ( Madina) mengundang sejumlah Dinas yang berurusan dengan TGR ( Tuntutan Ganti Rugi) tahun 2020-2023. TGR sendiri merupakan hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan ( BPK) yang melakukan pemeriksaan keuangan Pemkab Madina. Informasi yang diperoleh Mandailing Online, ada 7 Dinas Intansi hari ini yang di […]

  • Pengakuan Ismed Harahap, Keluarga Honorer yang Mengaku Ditiduri Anggota DPRD

    Pengakuan Ismed Harahap, Keluarga Honorer yang Mengaku Ditiduri Anggota DPRD

    • calendar_month Sabtu, 12 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Widuri Diimingi Lulus CPNS MADINA; Pihak keluarga Widuri (nama samaran) membantah jika mereka ada melakukan pemerasan terhadap Djakfar S Nasution, anggota DPRD Madina. Sebaliknya, keluarga korban mengungkapkan, Djakfar pernah menjanjikan kepada Widuri akan diluluskan CPNS asalkan tidak memberitahukan kejadian asusila tersebut kepada orang lain. Hal itu dikatakan sepupu Widuri, Ismed Harahap (30), warga Sihepeng, Kecamatan […]

  • Prodi Gagal Akreditasi Dibubarkan, Dilarang Terima Mahasiswa Baru

    Prodi Gagal Akreditasi Dibubarkan, Dilarang Terima Mahasiswa Baru

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Ristek-Dikti) Muhammad Nasir merespon banyaknya program studi (prodi) kampus negeri yang tidak lulus akreditasi. Dia mengatakan, prodi-prodi itu dilarang menerima mahasiswa baru. Nasir menuturkan pengelola PTN harus fair terhadap penilaian dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Ketika hasil penilaian BAN-PT menetapkan ada prodi yang tidak lulus […]

  • Ruhut sebut PKI, Yogya boikot PD

    Ruhut sebut PKI, Yogya boikot PD

    • calendar_month Rabu, 15 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pernyataan Ruhut Sitompul yang menyebut aksi sidang rakyat Yogyakarta mirip aksi PKI menuai kiritk keras dari masyarakat Yogyakarta. Bahkan, masyarakat Yogyakarta juga berencana memboikot Bahkan masyarakat Yogyakarta menantang Ruhut Sitompul untuk datang dan berbicara langsung dihadapan masyarakat Yogya. “Kalau Ruhut Sitompul kalau belum mati, belum bisa dia berhenti bicara yang tidak enak. Bukan […]

  • Warga Batahan Tuding DPRD Madina Penghianat

    Warga Batahan Tuding DPRD Madina Penghianat

    • calendar_month Selasa, 4 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (MO) – Warga Kecamatan Batahan geram. Pasalnya kasus sangketa warga Batahan versus PT. Palmaris tak jelas berujung setelah ditangani Panitia Khusus (Pansus) DPRD Mandailing Natal (Madina). Muaranya, warga Batahan menilai para anggota DPRD Madina penghianat rakyat. Warga juga menuduh lembaga legislatif ini telah menghabiskan ratusan juta rupiah biaya Pansus, namun tak pernah ada hasilnya. […]

  • Kejari Tetapkan Dua Tersangka, Dugaan Korupsi Dinas Kelautan Perikanan Madina

    Kejari Tetapkan Dua Tersangka, Dugaan Korupsi Dinas Kelautan Perikanan Madina

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Pos) – Kejari Madina menetapkan dua tersangka dugaan korupsi penggunaan anggaran dan kegiatan tahun 2012 di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Madina. Salah seorang diantaranya Kadis Kelautan dan Perikanan. Namun Kejari belum memperjelas Kadis yang menjabat sekarang atau sebelumnya. “Tersangka sudah ada, yang ditetapkan dua orang. Cuma identitasnya belum bisa kita publikasikan, karena […]

expand_less