Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Fahrizal Efendi Nasution Gandeng Sayap NU dan Pesantren di Sosialisasi Pencegahan Narkoba

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 7 Jul 2021
  • print Cetak

Anggota DPRD Sumut, Fahrizal Efendi Nasuton di sosialisasi Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Utara Nomor 1 Tahun 2019 tentang Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penyalahgunaan narkotika masih menjadi persoalan sosial di Sumut. Semua pihak pun tetap dituntut melakukan pencegahan.

Sosialisasi pencegahan termasuk satu item penting dari berbagai metoda pemberantasannya.

Berdasar itu sosialisasi Perturan Daerah Provinsi Sumatera Utara Nomor 1 Tahun 2019 tentang Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika yang dilakukan Anggota DPRD Sumut, Fahrizal Efendi Nasuton di Mandailing Natal dalam pekan ini sangat bagus.

Fahrizal menggandeng kalangan pesantren dan organisasi keagamaan di rangkaian sosialisasi di Daerah Pemilihan Sumut VII itu.

Pimpinan Cabang Nahdatul Ulama (PC NU) Mandailing Natal, Patayat NU, IPNU dan IPPNU serta sejumlah pesantren ikut berkolaborasi dalam kegiatan sosialisasi.

Kalangan santri yang berbasis di pesantren-pesantren dan kader-kader organisasi kemasyarakat diharapkan bisa tampil di masyarakat luas menyampaikan dampak-dampak buruk dan konsekwensi hukum penyalahgunaan narkoba.

Pada sosialisasi di Kelurahan Dalan Lidang, Panyabungan, Selasa (6/7/2021) tergolong sukses, bahkan Wadir Binmas Polda Sumut, AKBP Parluatan Siregar bersedia menyisihkan waktunya menjadi narasumber.

Fahrizal dalam paparan menyatakan bahwa para santri selaku generasi muda dan kader-kader organisasi keagamaan harus menjadi pioner kebangkitan ahlak di dalam masyarakat.

Terutama menyampaikan kepada generasi muda tentang dampak-dampak buruk penyalahgunaan narkoba dan konsekwensi hukumnya.

Sementara itu, sejumlah poin penting dipaparkan Parluatan, salah satunya dampak keburukan penyalahgunaan narkoba bagi rumah tangga sebagai unit kecil dalam tataran bernegara.

Wadir Binmas Polda Sumut, AKBP Parluatan Siregar menyampaikan paparan.

Jika ada narkoba di rumah tangga maka rumah tangga itu akan menjadi broken home. Bilamana anak lahir di rumah itu maka anak itu akan menjadi generasi yang kurang bagus.

Satu peserta sosialisasi menyampaikan pertanyaan.

Berdasar pertanyaan konstituen, Wadir menyatakan bahwa narkotika, judi dan miras merupakan satu rangkaian penyakit masyarakat.

Polisi membutuhkan partisipasi pemuka-pemuka masyarakat dalam upaya bersama memberantas penyakit masyarakat itu.

Satgas di tingkat desa dibentuk pemerintah desa, tokoh agama dan tokoh adat merupakan salah satu organ yang sangat ampuh memutus gerak penyakit masyarakat itu. Satgas itu akan kian bersinergis jika dibantu pihak polisi dan TNI.

Peliput: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalan Simpang Pagur Mulai Di Perbaiki

    Jalan Simpang Pagur Mulai Di Perbaiki

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jalan simpang Pagur – Pagur sekitar 800 meter mulai dikerjakan oleh kontraktor. Jalan ini rnecananya akan diaspal hotmix oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Mandailing Natal.(hol/mo)

  • Siabu Proyeksikan 56 Ha Lahan Ubi Kayu, Untuk Pabrik Tapioka

    Siabu Proyeksikan 56 Ha Lahan Ubi Kayu, Untuk Pabrik Tapioka

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIABU (Mandailing Online) – Kecamatan Siabu memberikan estimasi 56 hektar lahan untuk ubi kayu. Penyiapan lahan seluas 56 hektar itu dalam rangka mendukung pendirian pabrik tapioka di Mandailing Natal (Madina). Tiga investor Sumut dalam pertemuan dengan bupati Madina Dahlan Hasan Nasution di Panyabungan, Jum’at (1/11/2019) menyatakan bersedia menanamkan modal pendirian pabrik tapioka di Madina […]

  • Poligami di Mata Kartini dan Feminisme

    Poligami di Mata Kartini dan Feminisme

    • calendar_month Selasa, 23 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Novida Sari, S.Kom Ketua Forum Muslimah Peduli Generasi Mandailing Natal Ide Feminisme merupakan ide yang senantiasa menjunjung tinggi kebebasan dan kesetaraan kedudukan, hak, hukum, perlakuan dan berbagai dimensi kehidupan bagi perempuan agar senantiasa sama dengan laki-laki. Sehingga Feminisme meniscayakan perempuan untuk menentukan pilihan atas dirinya sebagaimana laki-laki termasuk dalam pernikahan. Jika seorang perempuan […]

  • Terkait Perangkat Desa Hutaraja Tak Terima Siltap. Dinas PMD Madina Panggil Kades Rahmad Parmonangan

    Terkait Perangkat Desa Hutaraja Tak Terima Siltap. Dinas PMD Madina Panggil Kades Rahmad Parmonangan

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA – (Mandailing Online) – Terkait dugaan kuat Kepala Desa Hutaraja di Panyabungan Selatan, Madina yang tidak memberikan penghasilan tetap ( siltap ) bagi perangkat desa, BPD, bilal mayit, dan guru MDA. Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa ( PMD ) Madina akhirnya memanggil Parmonangan Nasution ( Kades ) dan BPD Desa. Pemanggilan Kades Hutaraja dan BPD […]

  • Jokowi Puji Kesantunan Muslim Tapanuli

    Jokowi Puji Kesantunan Muslim Tapanuli

    • calendar_month Sabtu, 25 Mar 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Presiden Jokowi memuji kesantunan masyarakat muslim Tapanuli Bagian Selatan yang ditopang oleh falsafah Dalihan Na Tolu. Dalihan Na Tolu dinilainya sebagai satu pranata sosial yang mampu merekatkan perbedaan menjadi kekuatan persatuan. Nilai-nilai luhur Dalihan Na Tolu itu kian kuat karena diperkokoh nafas Islam yang dianut mayoritas penduduk di Tapanuli Bagian Selatan. […]

  • Sulit Diberantas, PETI di Madina Diduga Libatkan Oknum APH Sebagai Penampung

    Sulit Diberantas, PETI di Madina Diduga Libatkan Oknum APH Sebagai Penampung

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online– Pemberantasan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Mandailing Natal disebut menghadapi tantangan karena dugaan keterlibatan oknum aparat penegak hukum (APH) sebagai penampung hasil tambang. Dugaan itu disampaikan seorang warga yang mengaku sebagai pemilik lubang emas di kawasan Naga Juang. “Ada memang oknum polisi yang back up lubang di Hutabargot dan Naga Juang. Bahkan […]

expand_less