Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Masyarakat Harus Punya Ruang untuk Kelola Tambang Rakyat

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Sabtu, 1 Jan 2022
  • print Cetak

Ketua MPC Pemuda Pancasila Madina Akhmad Arjun Nasution/Istimewa.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dinilai harus punya ruang lebih untuk mengelola tambang rakyat sehingga perlu sikap serius pemerintah dalam melahirkan solusi terkait pertambangan rakyat.

Hal itu disampaikan Ketua MPC Pemuda Pancasila Akhmad Arjun Nasution di Panyabungan, Sabtu (1/12).

Arjun mengatakan, sesuai tagline pemerintah H. M. Ja’far Sukhairi Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution “Madina Bersyukur Madina Berbenah”, maka sangat naif jika emas yang berada di perut Bumi Gordang Sambilan tidak dinikmati oleh rakyat.

“Sejak dahulu Madina dikenal dengan sebutan Tano Sere karena banyaknya kandungan emas di Bumi Gordang Sambilan ini, akan sangat naif jika berkah dan karunia itu tidak dikelola dengan baik oleh pemerintah untuk kesejahteraan rakyat,” katanya.

Untuk itu, Mantan anggota DPRD Madina ini meminta pemerintah hadir dan memberikan solusi terkait penambangan emas sehingga tercipta win-win solution bagi masyarakat dan penambahan PAD.

Arjun menilai tambang rakyat lebih signifikan membantu kesejahteraan masyarakat dibandingkan pengelolaan perusahaan raksasa yang hanya menguntungkan pihak-pihak tertentu.

“Apalagi kita lihat perusahaan yang mengelola pertambangan di Madina hampir tidak memberikan kontribusi kepada masyarakat sekitar,” ujarnya.

Dengan demikian, kata Arjun, sudah seharusnya para pembuat kebijakan duduk bersama untuk menghadirkan payung hukum yang jelas bagi masyarakat dalam melakukan aktivitas penambangan.

Ia pun berharap agar pemerintah mengambil langkah cepat untuk menjalankan poin-poin penting dari pertemuan dengan pihak kementerian yang diinisiasi APRI Madina beberapa waktu lalu.

“APRI Madina juga telah berinisiasi serta menghadirkan 4 kementerian di Aula Kantor Bupati. Kita minta poin penting kesepakatan segera ditindaklanjuti oleh pihak-pihak terkait,” pintanya.

Terkait langkah Pemkab Madina yang kabarnya telah mengajukan beberapa titik WPR, Arjun menyampaikan apresiasi atas langkah cepat tersebut.

“Kita menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Madina karena menurut informasi telah mengajukan beberapa titik WPR kepada instansi pemerintah provinsi dan pusat,” ungkapnya.

Arjun melihat persoalan pertambangan di Madina seharusnya bisa segera menemui ujung. Terlebih dengan adanya edukasi dan advokasi dari APRI.

“Dengan adanya komponen pemerintah dan masyarakat penambang melalui APRI semestinya persoalan ini bisa secepatnya menghadirkan solusi terbaik,” sebutnya.

Ketua MPC Pemuda Pancasila ini paham dengan posisi dilematis Pemkab Madina, tapi bukan berarti tidak bisa mengambil langkah bijaksana untuk kepentingan masyarakat.

“Kita bisa memahami posisi dilematis Pemkab dan Polres karena hal ini menyentuh berbagai aspek, apalagi berkaitan dengan hajat hidup masyarakat banyak,” pungkasnya.

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Breaking News: RSUD Panyabungan Terima 10 Korban H2S

    Breaking News: RSUD Panyabungan Terima 10 Korban H2S

    • calendar_month Minggu, 6 Mar 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – RSUD Panyabungan menerima 10 (sepuluh) korban yang diduga menghirup gas H2S pada Minggu (6/3) sore. Hal itu disampaikan Direktur RSUD Dr. Rusli Pulungan ketika dikonfirmasi Mandailing Online lewat aplikasi WhatsApp. Dr. Rusli menerangkan saat ini tim medis sedang bekerja untuk memberikan perawatan intensif kepada korban. “Ada. Sekitar 10 orang sedang ditangani,” […]

  • Majelis Kehormatan Akan Periksa Akil Mochtar di KPK

    Majelis Kehormatan Akan Periksa Akil Mochtar di KPK

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, (Mandailing Online) – Majelis Kehormatan Hakim Konstitusi akan memeriksa Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) nonaktif Akil Mochtar terkait dugaan pelanggaran kode etik. Pemeriksaan Akil rencananya akan dilakukan di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta. “Kita hanya sekadar menanyakan hal-hal tentang informasi untuk mengambil putusan tentang pelanggaran kode etik. Kemungkinan besar (periksa Akil) di sini (KPK),” […]

  • Ketika Koruptor dan Kapitalisme Berdisco di Atas Penderitaan Rakyat Batahan (bagian 2)

    Ketika Koruptor dan Kapitalisme Berdisco di Atas Penderitaan Rakyat Batahan (bagian 2)

    • calendar_month Selasa, 19 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Esai : Dahlan Batubara Pemimpin Redaksi Mandailing Online …………………………………………………………………………………………………………………….. Bisa jadi, bisa tidak, rekomendasi itu telah menjelma menjadi akrobat persubahatan. Sirkus  kemunafikan. Satu permufakatan permunafikan secara massif. Permunafikan massal di gedung legislatif yang konon gedung yang terhormat. Meski tak semua wakil rakyat ikut di permunafikan itu, tetapi wakil rakyat yang tak ikut di permunafikan itu […]

  • Tim Gordang Sambila Nilai Saipullah Nasution Zolimi Tim Pemenangannya Saat Pilkada. Somasi pun Melayang

    Tim Gordang Sambila Nilai Saipullah Nasution Zolimi Tim Pemenangannya Saat Pilkada. Somasi pun Melayang

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Tim Gordang Sambilan diketahui tim sayap pemenangan paslon Saipullah Nasution- Atika Azmi Utammi saat Pemilihan Kepala Daerah lewat membuat somasi ke Saipullah Nasution yang saat ini menjabat Bupati Mandailing Natal. Somasi ini dilakukan karena menurut mereka, Saipullah Nasution ingkar dan diduga mendzolimi timnya. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Tim Gordang Sambilan, […]

  • The Scary Khilafah

    The Scary Khilafah

    • calendar_month Kamis, 24 Agt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Emha Ainun Najib Kenapa dunia begitu ketakutan kepada Khilafah? Yang salah visi Khilafahnya ataukah yang menyampaikan Khilafah kepada dunia? Sejak 2-3 abad yang lalu para pemimpin dunia bersepakat untuk memastikan jangan pernah Kaum Muslimin dibiarkan bersatu, agar dunia tidak dikuasai oleh Khilafah. Maka pekerjaan utama sejarah dunia adalah: dengan segala cara memecah […]

  • Ditengah Efisiensi Anggaran, Kejaksaan dan PN Dapat Hibah Kendaraan dari Pemkab Madina

    Ditengah Efisiensi Anggaran, Kejaksaan dan PN Dapat Hibah Kendaraan dari Pemkab Madina

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ditengah Efisiensi anggaran pemerintah di tahun 2025 ini. Intansi Kejaksaan Negeri Madina dan Pengadilan Negeri ( PN ) masih dapat jatah hibah kendaraan roda empat dari Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Dari data yang di dapat total anggaran pembelian 2 unit kendaraan roda empat ini senilai Rp. 830.665.000. Ada 2 mata […]

expand_less