Minggu, 11 Okt 2026
light_mode

Masyarakat Harus Punya Ruang untuk Kelola Tambang Rakyat

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Sabtu, 1 Jan 2022
  • print Cetak

Ketua MPC Pemuda Pancasila Madina Akhmad Arjun Nasution/Istimewa.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dinilai harus punya ruang lebih untuk mengelola tambang rakyat sehingga perlu sikap serius pemerintah dalam melahirkan solusi terkait pertambangan rakyat.

Hal itu disampaikan Ketua MPC Pemuda Pancasila Akhmad Arjun Nasution di Panyabungan, Sabtu (1/12).

Arjun mengatakan, sesuai tagline pemerintah H. M. Ja’far Sukhairi Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution “Madina Bersyukur Madina Berbenah”, maka sangat naif jika emas yang berada di perut Bumi Gordang Sambilan tidak dinikmati oleh rakyat.

“Sejak dahulu Madina dikenal dengan sebutan Tano Sere karena banyaknya kandungan emas di Bumi Gordang Sambilan ini, akan sangat naif jika berkah dan karunia itu tidak dikelola dengan baik oleh pemerintah untuk kesejahteraan rakyat,” katanya.

Untuk itu, Mantan anggota DPRD Madina ini meminta pemerintah hadir dan memberikan solusi terkait penambangan emas sehingga tercipta win-win solution bagi masyarakat dan penambahan PAD.

Arjun menilai tambang rakyat lebih signifikan membantu kesejahteraan masyarakat dibandingkan pengelolaan perusahaan raksasa yang hanya menguntungkan pihak-pihak tertentu.

“Apalagi kita lihat perusahaan yang mengelola pertambangan di Madina hampir tidak memberikan kontribusi kepada masyarakat sekitar,” ujarnya.

Dengan demikian, kata Arjun, sudah seharusnya para pembuat kebijakan duduk bersama untuk menghadirkan payung hukum yang jelas bagi masyarakat dalam melakukan aktivitas penambangan.

Ia pun berharap agar pemerintah mengambil langkah cepat untuk menjalankan poin-poin penting dari pertemuan dengan pihak kementerian yang diinisiasi APRI Madina beberapa waktu lalu.

“APRI Madina juga telah berinisiasi serta menghadirkan 4 kementerian di Aula Kantor Bupati. Kita minta poin penting kesepakatan segera ditindaklanjuti oleh pihak-pihak terkait,” pintanya.

Terkait langkah Pemkab Madina yang kabarnya telah mengajukan beberapa titik WPR, Arjun menyampaikan apresiasi atas langkah cepat tersebut.

“Kita menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Madina karena menurut informasi telah mengajukan beberapa titik WPR kepada instansi pemerintah provinsi dan pusat,” ungkapnya.

Arjun melihat persoalan pertambangan di Madina seharusnya bisa segera menemui ujung. Terlebih dengan adanya edukasi dan advokasi dari APRI.

“Dengan adanya komponen pemerintah dan masyarakat penambang melalui APRI semestinya persoalan ini bisa secepatnya menghadirkan solusi terbaik,” sebutnya.

Ketua MPC Pemuda Pancasila ini paham dengan posisi dilematis Pemkab Madina, tapi bukan berarti tidak bisa mengambil langkah bijaksana untuk kepentingan masyarakat.

“Kita bisa memahami posisi dilematis Pemkab dan Polres karena hal ini menyentuh berbagai aspek, apalagi berkaitan dengan hajat hidup masyarakat banyak,” pungkasnya.

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Besok Aktivitas Dibuka, Manajemen SMGP Doa Bersama

    Besok Aktivitas Dibuka, Manajemen SMGP Doa Bersama

    • calendar_month Rabu, 24 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LEMBAH SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Manajemen PT SMGP melakukan doa bersama, Rabu (24/2/2021) menyongsong rencana operasional kembali sebagian aktivitas PLTP Sorik Marapi mulai besok. Pengoperasian sebagian aktivitas PLTP Sorik Marapi itu merujuk persetujuan Kementerian ESDM Republik Indonesia melalui surat  nomor T348/EK.04/DEP.T/2021 tertanggal 19 Februari 2021, yakni pengoperasian PLTP WKP Sorik Marapi Unit 1 (45 […]

  • Dosen STAIN Mandailing Natal Gelar Pengabdian Antarprovinsi di Ponpes Nurul Yaqin Pariaman

    Dosen STAIN Mandailing Natal Gelar Pengabdian Antarprovinsi di Ponpes Nurul Yaqin Pariaman

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Azhar/STAIN Madina
    • 0Komentar

      Tim dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mandailing Natal melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) antarprovinsi di Pondok Pesantren Nurul Yaqin Gadur, Padang Pariaman, Sumatera Barat. Kegiatan dilaksanakan dua hari, yaitu Rabu sampai Kamis, 9–10 September 2026. Kegiatan pengabdian ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam meningkatkan kapasitas dan kompetensi […]

  • BBM Langka, Sopir Angkot Nginap di SPBU

    BBM Langka, Sopir Angkot Nginap di SPBU

    • calendar_month Selasa, 2 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Terhitung kemarin, sudah sebulan lebih BBM sulit diperoleh di Madina. Kelangkaan BBM ini sontak membuat sopir angkutan kota atau angkot yang beroperasi di Madina menginap di SPBU. Lho kok? Syahbudin (31) misalnya. Sopir angkutan umum di Panyabungan ini mengaku, sudah beberapa kali menginap di SPBU demi beberapa liter bensin. Pasalnya, dalam kurun waktu sebulan […]

  • Aswin Parinduri : Paslon Harun-Ichwan Punya Interpensi Politik Dalam Membangun Madina Lewat Pemerintah Pusat

    Aswin Parinduri : Paslon Harun-Ichwan Punya Interpensi Politik Dalam Membangun Madina Lewat Pemerintah Pusat

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Partai Golkar Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) menjadi salah satu Partai pengusung pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 1 Harun Mustafa Nasution dan Ichwan Husen Nasution. Selain menjadi Partai Pengusung, ternyata calon wakil bupati nomor urut 1 itu juga merupakan bendahara DPW Partai Golkar Sumut. Ketua DPD […]

  • Dua Penambang Tewas di Hutabargot

    Dua Penambang Tewas di Hutabargot

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    HUTABARGOT (Mandailing Online) – Lobang tambang emas Hutabargot, Madina, Sumut kembali menewaskan penambang. Dua penambang emas asal Provinsi Banten ditemukan tewas di dalam lubang tambang rakyat di zona perbukitan Aek Sarahan, Desa Hutabargot Nauli, Kecamatan Hutabargot, Mandailing Natal (Madina), Selasa (9/6). Kedua korban, U (25) menetap di Desa Lumban Pasir, sedangkan J (40) menetap di […]

  • Kajatisu Terperangah Sidang Berhenti, Terdakwa Illegal Logging Bebas   Banyak Kasus Korupsi di Sumut Hilang

    Kajatisu Terperangah Sidang Berhenti, Terdakwa Illegal Logging Bebas Banyak Kasus Korupsi di Sumut Hilang

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN- Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu), Sution Usman Aji, mengaku terkejut mengetahui banyak kasus-kasus dugaan korupsi yang pernah ditangani anak buahnya hilang begitu saja. Diantaranya, kasus pembalakan liar yang melibatkan Adelin Lis dan dugaan korupsi di kebun Limau Mungkur milik PTPN II. Sejumlah pihak seperti Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan dan Komisi A DPRD […]

expand_less