Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Penyangga Rangka Jembatan Rantopuran Oleng

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 22 Okt 2012
  • print Cetak

Arus Sungai Makin Tinggi Oleh Curah Hujan

penyangga jembatan oleng 211012PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pembangunan Jembatan Rantopuran yang masih tahap penyambungan rangka baja terancam ambruk sebelum siap. Pasalnya arus sungai kian membesar menyebabkan salah satu tiang penyangga sudah terlepas Jum’at pekan lalu.

Pengerjaan jembatan yang berada di Jalur Lintas Tengah Sumatera, titik Desa Gunung Tua, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) itu kini dihadapkan dengan kondisi curah hujan yang tinggi dalam dua pekan terakhir.

Sungai Rantopuran yang melintasinya, meluap pekan lalu menyusul mulainya musim penghujan. Luapan arus sungai dikhawatirkan terus meningkat jika curah hujan terus tinggi. Pihak Kontraktor pun harus berpacu melawan arus sungai yang kian membesar.

Enda Nasution, warga setempat, Minggu (21/10) mengatakan arus sungai menerjang salah satu tiang penyangga rangka jembatan. Tiang penyangga itu berbahan batang kelapa.

Guyuran hujan yang terus menerus dalam beberapa hari itu sempat membuat panik warga bertempat tinggal disekitar bantaran sungai Aek Rantopuran menyaksikan tiang penyangga rangka jembatan oleng.

“Hujan yang tak henti menjelang malam hari itu, membuat warga berjaga-jaga, khwatir terjadi lagi banjir apalagi pembangunan jembatan yang sedang berlangsung tidak terlepas dari terjangan arus sungai yang cukup deras,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Gungtua Tonga, Fakhruddin Batubara mengatakan tetap menghimbau terhadap warganya untuk bersiaga mengingat cuaca dalam beberapa hari ini tidak menentu.

Diakuinya, tiang peranca jembatan yang oleng empat membuat dia bersama perangkat desa lainnya khwatir pembangunan akan terkendala.

“Untuk itu kami berharap kepada kontaktor untuk memperbaikinya, agar dalam pembangunannya tidak terkendala,” harapnya.

Pengakuan senada juga disampikan Kissan, pengemudi angkutan umum jurusan Panyabungan-Siabu, bahwa dia sempat melihat terjangan arus deras Sungai Rantopuran menghantam peranca jembatan.

“Ketika hujan cukup deras saya melihat arus menghantam peranca, memang sempat membuat kita khwatir pembangunan jembatan terkendala, padahal jembatan ini merupakan jalan utama, maka kita mengharapkan pembangunannya cepat selesai,” katanya. (mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembangunan Bandar Udara Di Madina Terus di Kebut

    Pembangunan Bandar Udara Di Madina Terus di Kebut

    • calendar_month Selasa, 27 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) PT. Modrn Bahana,Kso dan PT. Waskita Karya (persero) tbk terus mengebut pembangunan bandar udara Mandailing Natal hingga enam bulan ke depan. Keseluruhan progres pembangunan bandara, baik sisi udara mapun darat bisa selesai akhir tahun 2023. Seperti diketahui, Bandar Udara Mandailing Natal ( Madina ) termasuk salah satu Bandar Udara baru yang harus […]

  • Anggaran Pantastis, Sosialisasi Penyuluhan Hukum Dari Dana Desa di Siabu Jadi Sorotan

    Anggaran Pantastis, Sosialisasi Penyuluhan Hukum Dari Dana Desa di Siabu Jadi Sorotan

    • calendar_month Selasa, 14 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    SIABU ( Mandailing Online ): Seluruh Desa di Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) kembali mengalokasikan anggaran Dana Desa nya tahun 2024 untuk kegiatan sosialisasi penyukuhan hukum. setiap desa dikabarkan mengalokasikan anggaran Rp.9.000.000 untuk kegiatan itu. Dari data yang di dapat. ada 26 Desa di Kecamatan Siabu yang mengalokasikan anggaran kegiatan Sosialisasi Hukum […]

  • BOC Kembali Selenggara Dua Seminar Wirausaha

    BOC Kembali Selenggara Dua Seminar Wirausaha

    • calendar_month Selasa, 24 Des 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Komunitas BOC (Business Owners Community) dan tim kembali mengadakan seminar usaha dalam melahirkan wirausahawan di kalangan generasi muda. Pada akhir tahun ini, dua kegiatan seminar dilangsungkan. Di kota Padangsidimpuan diadakan tanggal 22 Desember 2024 di Aula Budi Luhur, dikoordinatori Dedy Saputra S.Pd. Sedangkan di Panyabungan, Mandailing Natal diadakan tanggal 8 Desember […]

  • Warga Rantonatas Masih Takut ke Kebun

    Warga Rantonatas Masih Takut ke Kebun

    • calendar_month Kamis, 18 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN  TIMUR (Mandailing Online) –  Penduduk Rantonatas Kecamatan Panyabungan Timur masih takut ke kebun pasca bentrokan dengan warga Pardomuan. Meski Polres Mandailing Natal sudah menempatkan personilnya siang malam di Desa Rantonatas, tetapi hingga Kamis (18/2) ketakutan berada di kebun masih mendominasi penduduk. Warga Desa Rantonatas bentrok dengan warga Desa Pardomuan pada Jum’at (12/2) lalu menyebabkan […]

  • Atika di Mata Mantan Guru

    Atika di Mata Mantan Guru

    • calendar_month Sabtu, 2 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      TAMBANGAN (Mandailing Online) – Calon Wakil Bupati (Cawabup) Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, Atika Azmi Utammi Nasution dalam kesempatan yang tidak disengaja berjumpa dengan seorang gurunya sewaktu belajar di SMP Negeri 1 Kotanopan. Lokasi pertemuan Atika dengan guru IPS bernama Zulkifli Pulungan sewaktu menyantuni anak yatim di Desa Angin Barat, Kecamatan Tambangan, Madina, […]

  • 10 tahun, PU klaim bangun 4.400 Km jalan

    10 tahun, PU klaim bangun 4.400 Km jalan

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto mengemukakan, dalam kurun waktu dua periode kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yaitu periode 2004-2014, pemerintah telah membangun jalan nasional sepanjang 4400 kilometer (km). “Dulu panjang jalan nasional 34000 km saat ini 38000 km. Tambahan itu dari pembangunan jalan baru, ada juga dari jalan yang biasa berubah […]

expand_less