Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Lima Daerah di Sumut Batal Terima DAU

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 16 Apr 2011
  • print Cetak


Medan.
Lima daerah di Sumatera Utara (Sumut) batal menerima Dana Alokasi Umum (DAU) karena Kementerian Keuangan RI melakukan penundaan pencairannya mulai April 2011. Kelima daerah tersebut adalah Nias Selatan, Batubara, Padanglawas, Langkat dan Karo dengan total dana DAU sekitar Rp42 miliar.
Kepala Bagian (Kabag) Pembinaan Anggaran Kabupaten/Kota Biro Keuangan Pempropsu Indra Saleh mengatakan, penundaan tersebut dilakukan karena lima daerah itu belum menyampaikan
(perda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) paling lambat 15 April 2011. “Keputusannya berupa SK Menkeu sudah dikirimkan kepada masing-masing Pemkab, Pempropsu sendiri menerimanya sebagai tembusan,” katanya, di Kantor Gubernur, Rabu (13/4).

Dikatakannya, dalam SK Menkeu tersebut besaran penundaan DAU dimaksud masing-masing sebesar 25% dari DAU yang penundaannya dilakukan secara bertahap setiap bulan. Keputusan tersebut, kata Indra, akan dicabut begitu daerah yang bersangkutan menyampaikan perda APBD kepada Menkeu c/q Dirjen Perimbangan Keuangan.

Dalam SK Menkeu tersebut, katanya, disebutkan pada bulan April total DAU yang akan ditunda di lima daerah tersebut mencapai Rp42 miliar lebih, dengan perincian Kabupaten Nias Selatan Rp 6 miliar lebih, Kabupaten Batubara sebesar Rp 8 miliar lebih, Padanglawas senilai Rp 5 miliar lebih, Langkat Rp 14 miliar lebih dan Karo sebesar Rp 9 miliar lebih.

“Dengan waktu yang tinggal dua hari, sepertinya sulit bagi daerah tersebut memenuhi deadline yang dipersyaratkan. Apalagi dengan sudah diterbitkannya SK Menkeu ini, maka bisa dipastikan DAU bulan April di lima daerah tersebut akan tertunda. Dan penundaan ini akan berlanjut secara periodik, dengan batas akhir tanggal 15 setiap bulannya,” jelas Indra Saleh.

Namun demikian, lanjut Indra Saleh, untuk empat daerah, masing-masing Langkat, Nias Selatan, Padanglawas dan Batubara sepertinya hanya akan ditunda pada bulan April saja. Pasalnya, empat daerah tersebut Rancangan APBD-nya sudah dievaluasi di Pempropsu dan sudah siap diperdakan melalui paripurna di DPRD masing-masing.

Namun, katanya, untuk Kabupaten Karo hingga 13 April Rancangan APBD-nya belum disampaikan kepada Pempropsu, padahal tahapan evaluasi propinsi adalah salah satu syarat dalam pengesahan APBD.

“Selain DAU, dari Pempropsu juga ada sanksi berupa penundaan DBH (Dana Bagi Hasil-red) yang besarnya 25 persen, tapi angkanya saya tidak mengetahui pasti karena ditangani oleh bagian lain,” ujarnya.

Ketua DPRD Karo Sitiaminah Peranginangin mengatakan keterlambatan pengesahan APBD 2011 terkait dengan masa transisi pelantikan bupati Pemkab Karo.“Tidak ada masalah di Tanah Karo. Keterlambatan pengesahan APBD tersebut hanya karena bupati terpilih belum dilantik kemarin,” katanya.Ia menyebutkan pihaknya sudah membahas Perda APBD tersebut di tingkat pimpinan DPRD setempat dan akan segera disahkan.

Sitiaminah mengakui pihaknya sudah menerima surat Kemenkeu yang memberitahukan perihal sanksi tersebut. Ditegaskannya, tidak ada pemotongan DAU, melainkan hanya penundaan pencairan saja.( herman saleh/sarsin siregar)
Sumber: Medan bisnis

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ikan Mera atau Ikan Jurung " ikan keramat yang menjadi ikon wisata desa " ditemukan mati mengambang mendadak.

    Lubuk Larangan Anak Yatim Berduka, Puluhan Ikan Jurung Mati Diduga Akibat Tambang Emas Ilegal di Aek Tambangan

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN, Mandailing Online– Lubuk Larangan Anak Yatim di Desa Tambangan Jae, Kecamatan Tambangan, Mandailing Natal, berduka. Mulai Selasa (15/9) hingga Jumat (18/9/2026), sebanyak 34 ekor Ikan Mera atau Ikan Jurung ” ikan keramat yang menjadi ikon wisata desa ” ditemukan mati mengambang mendadak. Hanya pada Jumat siang ini saja, lebih dari 12 ekor mati sekaligus. Kematian […]

  • Harga Cabai di Madina Naik, Komuditas lainnya Normal

    Harga Cabai di Madina Naik, Komuditas lainnya Normal

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online): Kata Rahma pedagang sayuran di pasar baru, Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) dalam sepekan terakhir harga cabai dalam kondisi fluktuatif atau tidak tetap. Kondisi ini akibat cuaca tidak menentu ditambah pasokan kurang. “Cabai merah naik Rp. 10.000, cabai rawit turun Rp. 5000 dan kalo cabai ijo masih tetap harganya,” ucap Rahma […]

  • Nama-nama Caleg Yang Akan Duduk Dari Dapil Madina III

    Nama-nama Caleg Yang Akan Duduk Dari Dapil Madina III

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing Natal (Madina) telah menyelesaikan rekapitulasi perolehan suara partai politik Pemilu 2014, Senin dini hari (22/4/2014). Sebanyak 8 kursi DPRD Madina yang diperebutkan di Daereh Pemilihan III (Dapil III) meliputi Kecamatan Panyabungan Selatan, Lembah Sorik Marapi, Batang Natal, Lingga Bayu dan Kecamatan Ranto baek. Partai Nasdem memeperoleh […]

  • Kelulusan siswa SMA/MA dan SMK di Madina 99,88%

    Kelulusan siswa SMA/MA dan SMK di Madina 99,88%

    • calendar_month Selasa, 17 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Tingkat kelulusan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA, MA dan SMK tahun pelajaran 2010-2011 di Kabupaten Mandailing Natal mencapai 99,88 persen dari 6.008 peserta UN. Sedangkan jumlah siswa yang tak lulus hanya 4 orang. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Madina H Imron Lubis didampingi Kabid Dikmenumjur Mustamin Nasution di Panyabungan. “Tingkat kelulusan peserta […]

  • Mukhsin Nasution Jabat Kadis PMD Madina

    Mukhsin Nasution Jabat Kadis PMD Madina

    • calendar_month Jumat, 19 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dua jabatan kepala dinas di Pemkab Mandailing Natal (Madina), Sumut, diserahterimakan. Acara serahterima berlangsung di ruang kerja Sekretaris Daerah Madina, Jum’at (19/8/2022) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Madina, Gozali Pulungan. Jabatan kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Madina diserahterimakan dari Parlin Lubis kepada Mukhsin Nasution. Status Mukhsin adalah pelaksana tugas […]

  • Seorang Polisi Dikeroyok Tiga Pengedar Ganja

    Seorang Polisi Dikeroyok Tiga Pengedar Ganja

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kasat Narkoba Polres Mandailing Natal (Madina) AKP Timbul Sihombing menyatakan, Senin (12/5/2014) pihaknya masih terus melakukan penyelidikan kasus pengeroyokan terhadap anggota Satuan Narkoba saat melakukan tugas. “Diduga anggota kita dikeroyok pada saat melakukan penangkapan terhadap pelaku tindak pidana narkotika golongan 1 jenis ganja,” sebutnya menjawab wartawan. Anggota Satuan Narkoba Bripka Frans […]

expand_less