Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Kota Padang Kekurangan Tenaga Kesehatan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 24 Jul 2011
  • print Cetak


PADANG :
Pelayanan kesehatan di Kota Padang Provinsi Sumatra Barat dihadapkan masalah kurangnya tenaga kesehatan, baik dokter, paramedis dan petugas administrasi, kata Walikota Padang, Fauzi Bahar.

Hingga akhir 2010, pelayanan kesehatan di Padang masih kekurangan 14 orang dokter, dari kebutuhan 80 orang baru tersedia 66 orang dokter, kata Fauzi Bahar dalam laporan pertanggungjawaban Walikota 2010 di Padang, Sabtu 16 Juli 2011.

Kemudian, untuk tenaga perawat di Padang baru ada 203 orang, sedangkan kebutuhannya 228 orang sehingga ada kekurangan sebanyak 25 orang perawat.

Tenaga bidan sebanyak 231 orang dari kebutuhan sebanyak 276 orang sehingga ada kekurangan tenaga bidan sebanyak 36 orang.

Selanjutnya, untuk tenaga perawat kesehatan gigi membutuhkan sebanyak 40 orang sedangkan yang tersedia hanya 30 orang sehingga ada kekurangan 10 orang dan tenaga sanitarian dibutuhkan 34 orang, yang tersedia 31 orang hingga kekurangan tiga orang.

Berikutnya, jumlah tenaga petugas gizi yang ada di Padang baru 26 orang dari kebutuhan sebanyak 43 orang dan terjadi kekurangan tenaga mencapai 17 orang.

Begitu pula tenaga rekam medis di Padang baru tersedia sembilan orang dengan kebutuhan sebanyak 20 orang sehingga ada kekurangan tenaga sebanyak 11 orang.

Tenaga tata usaha kesehatan sebanyak 46 orang namun yang tersedia hanya 34 orang dan terjadi kekurangan sebanyak 12 orang.

Selain mengalami kekurangan tenaga kesehatan, perkembangan penambahan jumlah ketersediaan sarana dan prasarana bidang ini di Padang, juga tergolong rendah padahal fasilitas memadai sangat dibutuhkan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Sarana prasarana kesehatan yang bertambah di Padang hingga akhir 2010 hanya jumlah pos kesehatan keliling (Poskeskel), menjadi 23 unit dari sebelumnya 19 unit pada 2009.

Dari tujuh jenis sarana prasarana kesehatan di Padang selama 2010, hanya satu yang mengalami peningkatan yakni Poskeskel, sedangkan lima item jumlahnya tetap dan satu item berkurang.

Sarana prasarana yang berkurang jumlahnya adalah kendaraan roda-4 layanan kesehatan dari sebelumnya 2009 sebanyak 28 unit turun menjadi 26 unit pada 2010.

Sedangkan sarana prasarana kesehatan yang tidak mengalami perubahan jumlahnya selama 2010 adalah, Puskesmas masih tetap 20 unit, Puskesmas Pembantu tetap sebanyak 62 unit, Puskel bertahan 21 unit.

Jumlah Posyandu masih tetap sebanyak 864 unit dan kendaraan motor roda-2 untuk layanan kesehatan masih bertahan sebanyak 140 unit.(an)
Sumber : eksposnews.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Madina, Warga Temukan Alat Hisap Sabu dan Warga Serbu Rumah Diduga Sarang Narkoba

    Di Madina, Warga Temukan Alat Hisap Sabu dan Warga Serbu Rumah Diduga Sarang Narkoba

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA (Mandailing Online ):Warga desa Hutabargot Lombang di Kecamatan Hutabargot, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) dihebohkan dengan penemuan belasan bekas alat hisap narkoba jenis sabu sabu di tumpukan sampah saat warga melaksanakan gotong royong. Kamis 20/11/2025. Kepala Desa Hutabargot Lombang, Muhammad Said Pulungan membenarkan informasi tersebut. Penemuan ini semakin memperkuat dugaan bahwa Kecamatan Hutabargot […]

  • Atika Tolak Tandatangani Batas Baru Tapsel-Madina

    Atika Tolak Tandatangani Batas Baru Tapsel-Madina

    • calendar_month Jumat, 26 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution menolak menandatangani dokumen tentang batas baru Kabupaten Madina-Kabupaten Tepsel. Penolakan itu sebagai bentuk keberatan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait rencana penetapan batas wilayah antara Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) dengan Madina. Rencana penetapan batas wilayah dua kabupaten yang berada […]

  • Peringatan Maulid Nabi Sekaligus Silaturahmi Pelajar Sumatera Utara di Yaman

    Peringatan Maulid Nabi Sekaligus Silaturahmi Pelajar Sumatera Utara di Yaman

    • calendar_month Selasa, 10 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Laporan : Ahmad Raja Azani Nasution – dari Yaman Mahasiswa Universitas Al-Ahgaff, Yaman / Sekretaris IPSU Yaman   IPSU (Ikatan Pelajar Sumatera Utara) Yaman merupakan  ikatan keluarga besar pelajar asal Sumatera Utara yang berada di negeri Yaman sukses mengadakan acara Maulid Nabi SAW pada Jum’at (06/11/20) lalu. Peringatan maulid itu juga menjadi ajang silaturrahim […]

  • Pesisir timur Sumut rawan putting beliung

    Pesisir timur Sumut rawan putting beliung

    • calendar_month Senin, 24 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO)- Badan Metrologi Klimitalogi dan Geofisika (BKMG) Wilayah I memperkirakan kawasan pesisir Timur Sumatera Utara, yakni Langkat, Binjai, Belawan dan wilayah lainnya rawan dilanda angin putting beliung khusudnya Bulan September hingga Oktober. Kabid Pelayanan Data dan Informasi BMKG Wilayah I Medan, Hendra Suwarta, mengatakan, dari data BMKG, kecepatan angin ini akan berkisar 15 knot […]

  • Dahlan Hasan, Pembangunan Madina dan Sinergitas Pusat Daerah (bagian 1)

    Dahlan Hasan, Pembangunan Madina dan Sinergitas Pusat Daerah (bagian 1)

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

        Catatan : Dahlan Batubara Otonomi Daerah menuntut setiap kepala daerah untuk lebih visioner dan gesit serta inovatif dalam menggenjot laju pembangunan daerah. Di sisi lain, memajukan sektor-sektor penting di daerah serta upaya memakmurkan penduduk bukan perkara mudah. Itu membutuhkan kemauan luar biasa dari pemimpin suatu daerah. Dan, semua orang pasti satu pemahaman bahwa […]

  • Mbah Yono Naik Sepeda Keliling Indonesia

    Mbah Yono Naik Sepeda Keliling Indonesia

    • calendar_month Kamis, 7 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Meski di usia tua dan renta, Suyono Notodiwiryo (70) yang familiar dipanggil Mbah Yono, warga Menteng, Jakarta Pusat, ingin membuktikan kecintaannya terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan mengelilingi nusantara naik sepeda. Mbah Yono tiba di Komplek Perkantoran Pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Payaloting, Selasa (05/07/2011) sekitar pukul 12.30 WIB dan disambut Asisten Ekonomi dan […]

expand_less