Selasa, 6 Okt 2026
light_mode

Semua Elemen Menerima Kemenangan Hidayat-Dahlan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 26 Apr 2011
  • print Cetak

Panyabungan,

Coblos ulang Pilkada Mandailing Natal (Madina), Ahad (24/04/2011), dinilai salah satu proses demokrasi di Indonesia yang berjalan damai, jujur dan adil (Jurdil) dan Langsung Umum Bebas Rahasia (Luber) serta berjalan tanpa pelanggaran sedikitpun.

Itu disampaikan politisi PKB M Jafar Suheri Nasution di Panyabungan, Senin (25/04/2011). Ia juga menilai bahwa masyarakat Madina telah dewasa berdemokrasi dalam politik positif dan tahu yang terbaik bagi mereka.

Untuk itu, keinginan masyarakat harus bisa diterima elite politik dengan berjiwa kesatria. Karena politisi juga berjuang untuk masyarakat dan berasal dari masyarakat.

Fahrizal Efendi Nasution, politisi Partai Hanura menambahkan, kemenangan Calon Bupati-Wakil Bupati Hidayat Batubara-Dahlan Hasan Nasution adalah kemenangan rakyat mutlak sebagai simbol cerminan hati nurani masyarakat Madina dari semua elemen.

”Tidak ada yang kalah atau menang berdasarkan kelompok dengan nama apapun dalam coblos ulang ini. Karenanya, semua harus menyamakan persepsi membangun Madina dengan menghargai pilihan hati nurani masyarakat terlahir secara alami tanpa kesalahan,” ucap Rizal.

Sedangkan As Imran Khaitamy dari Partai Golkar mengimbau semua pihak menerima hasil proses demokrasi, karena itu merupakan pihan rakyat Madina yang ditunjukkan secara dewasa berpolitik. Ia juga menilai penyelenggara pilkada telah melaksanakan tugasnya dengan baik sehingga coblos ulang berjalan lancar tanpa hambatan.

Presidium OKI Madina Safaruddin Haji alias Akong mengatakan, keinginan masyarakat harus diakomodir elite politik secara politik damai. Sehingga masyarakat makin dewasa dan cerdas dalam menyikapi dinamika zaman globalisasi. Karena yang terpenting saat ini bagaimana membuat yang terbaik kepada masyarakat melalui pembangunan yang terarah dan bermanfaat bagi rakyat.

Sementara Al Hasan Nasution dari JAMMPPU mengharapkan tidak ada lagi gerakan-gerakan yang dapat menciderai demokrasi di Madina. Karena masyarakat sudah lelah degan kondisi Madina saat ini.

Yang penting bagi masyarakat sekarang, bagaimana supaya pemerintahan berjalan dengan baik, harmonis dan dinamis. Sehingga kebutuhan rakyat untuk pembangunan teraplikasi lewat perubahan manajemen kepemimpinan yang baru.

Irwan Daulay yang juga calon Bupati Madina, selain mengucapkan selamat kepada pasangan Hidayat-Dahlan dan ikhlas menerima hasil coblos ulang, juga mengharapkan pasangan tersebut bisa membawa Madina ke arah yang lebih baik.

Kemudian, potensi Sumber Daya Alam (SDA) Madina yang melimpah dapat dikelola dengan baik untuk kepentingan masyarakat, mengingat kemiskinan di Madina masih tinggi. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • BEASISWA HARUS TEPAT SASARAN

    BEASISWA HARUS TEPAT SASARAN

    • calendar_month Selasa, 12 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penyaluran dana beasiswa harus tepat sasaran agar para mahasiswa dan mahasiswa dari keluarga yang kurang mampu dapat menikmati program yang beranjak dari visi misi pendidikan gratis tersebut. Lebih dari itu, upaya pemerintah daerah dalam hal ini eksekutif dan legislatif dalam memberikan dan mendorong peluang yang seluas-luasnya kepada seluruh anak didik […]

  • Dahlan Iskan Ingin Direksi PLN Rasakan Derita Warga Sumut

    Dahlan Iskan Ingin Direksi PLN Rasakan Derita Warga Sumut

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    TANGERANG – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan punya trik tersendiri agar direksi PLN di Jakarta mau menetap di Medan, Sumatera Utara. Mantan bos PLN ini mengaku sempat mengancam para direksi. “Kalau direksi enggak ada yang mau tinggal di Medan. Saya yang akan tinggal di Medan,” kisah Dahlan usai mengelar Rapim BUMN di […]

  • Apakah Khilafah Kedaluwarsa?

    Apakah Khilafah Kedaluwarsa?

    • calendar_month Kamis, 15 Jun 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Akhir-akhir ini istilah khilafah menjadi topik perbincangan masyarakat. Ada anggapan bahwa istilah khilafah itu tidak ada dalam al-Quran. Karena itu Khilafah tidak perlu disuarakan. Bahkan seolah ingin ditanamkan kepada umat bahwa Khilafah itu bukan ajaran Islam sehingga umat tidak perlu menyibukkan diri dengan urusan Khilafah. Memang benar, kata khilafah dalam makna sistem pemerintahan Islam—sebagaimana […]

  • Yusuf-Imron Temui Hidayat Batubara

    Yusuf-Imron Temui Hidayat Batubara

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      BERTEMU MANTAN BUPATI MADINA – Pasangan Calon bupati/wakil bupati Madina Yusuf Nasution-Imron Lubis menemui mantan bupati Mandailing Natal (Madina) Hidayat Batubara di LP Tanjung Gusta, Medan, kemarin. Kunjungan ini merupakan silaturrahim pasangan ini ke berbagai tokoh pasca pendaftaran mereka sebagai calon bupati/wakil bupati ke KPU Madina, Minggu (26/7) lalu. Sebelumnya, pasangan Yusuf Nasution-Imron Lubis […]

  • Ikanas Akan Terbitkan Petisi

    Ikanas Akan Terbitkan Petisi

    • calendar_month Selasa, 4 Sep 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online)  – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Keluarga Nasution (IKANAS) Provinsi Sumatera Utara mengeluarkan tanggapannya terkait pemberian marga Nasution kepada Ali Moechtar Ngabalin Ketua DPD Ikanas Sumut Dr H Amarullah Nst, SE. MBA mengungkapkan pihaknya banyak mendapat pertanyaan-pertanyaan baik itu dari pengurus Ikanas Sumut, anggota dan masyarakat pada umumnya tentang pemberian marga […]

  • Afrika Berpotensi Batal Investasi Rp90 T

    Afrika Berpotensi Batal Investasi Rp90 T

    • calendar_month Kamis, 4 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kemungkinan batalnya perusahaan Afrika, Sasol, disebabkan tidak adanya pasokan batu bara. Perusahaan asal Afrika Selatan, South Africa Coal, Oil, and Gas Corporation (Sasol) diperkirakan batal berinvestasi sekitar US$10 miliar atau setara Rp90 triliun di Indonesia. Kemungkinan batalnya Sasol itu disebabkan oleh tidak adanya pasokan batu bara yang mencukupi dari PT Bukit Asam Tbk. “Sasol sepertinya […]

expand_less