Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Semua Elemen Menerima Kemenangan Hidayat-Dahlan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 26 Apr 2011
  • print Cetak

Panyabungan,

Coblos ulang Pilkada Mandailing Natal (Madina), Ahad (24/04/2011), dinilai salah satu proses demokrasi di Indonesia yang berjalan damai, jujur dan adil (Jurdil) dan Langsung Umum Bebas Rahasia (Luber) serta berjalan tanpa pelanggaran sedikitpun.

Itu disampaikan politisi PKB M Jafar Suheri Nasution di Panyabungan, Senin (25/04/2011). Ia juga menilai bahwa masyarakat Madina telah dewasa berdemokrasi dalam politik positif dan tahu yang terbaik bagi mereka.

Untuk itu, keinginan masyarakat harus bisa diterima elite politik dengan berjiwa kesatria. Karena politisi juga berjuang untuk masyarakat dan berasal dari masyarakat.

Fahrizal Efendi Nasution, politisi Partai Hanura menambahkan, kemenangan Calon Bupati-Wakil Bupati Hidayat Batubara-Dahlan Hasan Nasution adalah kemenangan rakyat mutlak sebagai simbol cerminan hati nurani masyarakat Madina dari semua elemen.

”Tidak ada yang kalah atau menang berdasarkan kelompok dengan nama apapun dalam coblos ulang ini. Karenanya, semua harus menyamakan persepsi membangun Madina dengan menghargai pilihan hati nurani masyarakat terlahir secara alami tanpa kesalahan,” ucap Rizal.

Sedangkan As Imran Khaitamy dari Partai Golkar mengimbau semua pihak menerima hasil proses demokrasi, karena itu merupakan pihan rakyat Madina yang ditunjukkan secara dewasa berpolitik. Ia juga menilai penyelenggara pilkada telah melaksanakan tugasnya dengan baik sehingga coblos ulang berjalan lancar tanpa hambatan.

Presidium OKI Madina Safaruddin Haji alias Akong mengatakan, keinginan masyarakat harus diakomodir elite politik secara politik damai. Sehingga masyarakat makin dewasa dan cerdas dalam menyikapi dinamika zaman globalisasi. Karena yang terpenting saat ini bagaimana membuat yang terbaik kepada masyarakat melalui pembangunan yang terarah dan bermanfaat bagi rakyat.

Sementara Al Hasan Nasution dari JAMMPPU mengharapkan tidak ada lagi gerakan-gerakan yang dapat menciderai demokrasi di Madina. Karena masyarakat sudah lelah degan kondisi Madina saat ini.

Yang penting bagi masyarakat sekarang, bagaimana supaya pemerintahan berjalan dengan baik, harmonis dan dinamis. Sehingga kebutuhan rakyat untuk pembangunan teraplikasi lewat perubahan manajemen kepemimpinan yang baru.

Irwan Daulay yang juga calon Bupati Madina, selain mengucapkan selamat kepada pasangan Hidayat-Dahlan dan ikhlas menerima hasil coblos ulang, juga mengharapkan pasangan tersebut bisa membawa Madina ke arah yang lebih baik.

Kemudian, potensi Sumber Daya Alam (SDA) Madina yang melimpah dapat dikelola dengan baik untuk kepentingan masyarakat, mengingat kemiskinan di Madina masih tinggi. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • CV Serba Wangi Kembangkan Pakaian Khas Mandailing

    CV Serba Wangi Kembangkan Pakaian Khas Mandailing

    • calendar_month Rabu, 9 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  CV Serba Wangi Panyabungan saat ini mulai mengembangkan pakaian batik khas daerah Mandailing. Pakaian batik yang  diperuntukkan  untuk kalangan siswa SD, SLTP, SMA, guru-guru  dan umum ini hadir dengan berbagai macam motif. Terobosan ini dilakukan mengingat hingga saat ini pangsa pasar untuk batik khas daerah masih luas. Hingga saat ini diperkirakan  jumlah […]

  • Kepala Desa Jangan Terlibat Politik Praktis

    Kepala Desa Jangan Terlibat Politik Praktis

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pejabat Bupati Mandailing Natal Ir Aspan Sopian Batubara mengingatkan seluruh kepala desa yang ada di kabupaten Mandailing Natal agar tidak terlibat dalam politik praktis terutama pada pelaksanaan pemungutan suara ulang Pilkada Kabupaten Mandailing Natal , dan ia berharap agar seluruh Kepala Desa dapat menempatkan diri di tengah-tengah berbagai kepentingan politik yang berkembang. Hal tersebut […]

  • Madina Terapkan e-KTP 2011

    Madina Terapkan e-KTP 2011

    • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA-; Mendagri Gamawan Fauzi mengingatkan bupati/wali kota di 197 daerah yang akan menerapkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik atau e-KTP pada 2011. Khusus untuk Sumatera Utara, ada 12 kabupaten/kota, yakni Langkat, Deli Serdang, Simalungun, Asahan, Labuhanbatu, Mandailing Natal (Madina), Serdang Bedagai, Batubara, Labuhanbatu Selatan, Kota Pematangsiantar, Tanjung Balai, dan Binjai. Melalui Surat Edaran (SE) tertanggal […]

  • Warga Aek Marian Pasang Kayu dan Bendera di Lobang Jalan

    Warga Aek Marian Pasang Kayu dan Bendera di Lobang Jalan

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Didorong rasa kecewa sekaligus untuk protes terhadap kondisi jalan yang berlubang, warga memasang kayu dan bendera merah di lobang badan jalan Lintas Sumatera titik Desa Aek Marian, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Mandailing Natal (Madina). pemasangan kayu dan bendera itu juga berguna sebagai rambu-rambu bagi para supir agar menghindari lobang yang […]

  • Michael Owen Yakin Bobol Gawang Indonesia

    Michael Owen Yakin Bobol Gawang Indonesia

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Jelang pertandingan kontra Indonesia RED, striker United RED, Michael Owen, bakal berusaha tampil baik serta mencetak gol. Pertandingan tersebut akan dihelat di SUGBK pada Rabu (23/10) malam. “Saya siap bermain dan mencetak gol,” ungkap mantan pemain Liverpool dan Real Madrid itu pada acara konferensi pers. Tim United RED bakal diperkuat mantan […]

  • Kami Terpaksa Makan Gandum

    Kami Terpaksa Makan Gandum

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Stok Makanan di Mesir Mulai Habis Sudah 7 Orang Tewas, Ratusan Luka-luka JAKARTA-Akibat krisis politik di Kairo, Mesir, kini sejumlah mahahasiwa asal Indonesia yang bertahan di kota Kairo mengaku kesulitan men dapatkan bahan-bahan makanan. Sementara, stok makanan mulai menipis. Para mahasiswa dan WNI di Mesir kini juga sudah dikumpulkan di satu tempat untuk memudahkan evakuasi. […]

expand_less