Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Semua Elemen Menerima Kemenangan Hidayat-Dahlan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 26 Apr 2011
  • print Cetak

Panyabungan,

Coblos ulang Pilkada Mandailing Natal (Madina), Ahad (24/04/2011), dinilai salah satu proses demokrasi di Indonesia yang berjalan damai, jujur dan adil (Jurdil) dan Langsung Umum Bebas Rahasia (Luber) serta berjalan tanpa pelanggaran sedikitpun.

Itu disampaikan politisi PKB M Jafar Suheri Nasution di Panyabungan, Senin (25/04/2011). Ia juga menilai bahwa masyarakat Madina telah dewasa berdemokrasi dalam politik positif dan tahu yang terbaik bagi mereka.

Untuk itu, keinginan masyarakat harus bisa diterima elite politik dengan berjiwa kesatria. Karena politisi juga berjuang untuk masyarakat dan berasal dari masyarakat.

Fahrizal Efendi Nasution, politisi Partai Hanura menambahkan, kemenangan Calon Bupati-Wakil Bupati Hidayat Batubara-Dahlan Hasan Nasution adalah kemenangan rakyat mutlak sebagai simbol cerminan hati nurani masyarakat Madina dari semua elemen.

”Tidak ada yang kalah atau menang berdasarkan kelompok dengan nama apapun dalam coblos ulang ini. Karenanya, semua harus menyamakan persepsi membangun Madina dengan menghargai pilihan hati nurani masyarakat terlahir secara alami tanpa kesalahan,” ucap Rizal.

Sedangkan As Imran Khaitamy dari Partai Golkar mengimbau semua pihak menerima hasil proses demokrasi, karena itu merupakan pihan rakyat Madina yang ditunjukkan secara dewasa berpolitik. Ia juga menilai penyelenggara pilkada telah melaksanakan tugasnya dengan baik sehingga coblos ulang berjalan lancar tanpa hambatan.

Presidium OKI Madina Safaruddin Haji alias Akong mengatakan, keinginan masyarakat harus diakomodir elite politik secara politik damai. Sehingga masyarakat makin dewasa dan cerdas dalam menyikapi dinamika zaman globalisasi. Karena yang terpenting saat ini bagaimana membuat yang terbaik kepada masyarakat melalui pembangunan yang terarah dan bermanfaat bagi rakyat.

Sementara Al Hasan Nasution dari JAMMPPU mengharapkan tidak ada lagi gerakan-gerakan yang dapat menciderai demokrasi di Madina. Karena masyarakat sudah lelah degan kondisi Madina saat ini.

Yang penting bagi masyarakat sekarang, bagaimana supaya pemerintahan berjalan dengan baik, harmonis dan dinamis. Sehingga kebutuhan rakyat untuk pembangunan teraplikasi lewat perubahan manajemen kepemimpinan yang baru.

Irwan Daulay yang juga calon Bupati Madina, selain mengucapkan selamat kepada pasangan Hidayat-Dahlan dan ikhlas menerima hasil coblos ulang, juga mengharapkan pasangan tersebut bisa membawa Madina ke arah yang lebih baik.

Kemudian, potensi Sumber Daya Alam (SDA) Madina yang melimpah dapat dikelola dengan baik untuk kepentingan masyarakat, mengingat kemiskinan di Madina masih tinggi. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • ISIS Ancam Serang Piala Dunia 2022 di Qatar

    ISIS Ancam Serang Piala Dunia 2022 di Qatar

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    BAGHDAD, KOMPAS.com — Piala Dunia 2014 belum usai. Namun, kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) sudah menebar ancaman untuk Piala Dunia 2022 yang akan digelar di Qatar. ISIS memperingatkan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) jika turnamen empat tahunan itu tetap digelar di Qatar, ISIS akan beraksi dengan menembakkan rudal jarak jauh Scud ke Qatar. Ancaman […]

  • Memaknai Sumpah Pemuda. Ini Kata Cabup Madina Harun Mustafa Nasution

    Memaknai Sumpah Pemuda. Ini Kata Cabup Madina Harun Mustafa Nasution

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Madina ( Mandailing Online) : memaknai Peringatan hari Sumpah Pemuda tahun 2024 bagi Calon Bupati Madina nonor urut 1 Harun Mustafa Nasution adalah momen dimana pemuda harus mampu berkontribusi untuk pembangunan daerah. Oleh karena itu, untuk memaknai Sumpah Pemuda di era milenial yang serba digital ini, generasi muda menjadi ujung tombak. Tantangan yang dihadapi pemuda […]

  • Mendadak, Polisi dan Perangkat Desa Kumpul Diduga Bahas Pengrusakan Aset Jalan di Desa Jambur Baru

    Mendadak, Polisi dan Perangkat Desa Kumpul Diduga Bahas Pengrusakan Aset Jalan di Desa Jambur Baru

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal||Mandailing Online- Pasca viral pemberitaan Kades Jambur Baru di Kecanatan Batangnatal, Madina yang rusak aset daerah demi memuluskan program pembangunan jalan desa. Secara mendadak sejumlah polisi dan aparat desa dikabarkan kumpul di desa jambur baru, Kabarnya mereka membicarakan jalan Pemda Madina yang dirusak Kepala Desa Riswan Haedy tanpa ada pembebasan aset. ” itu polisi dari […]

  • Bantuan APD Fraksi Golkar Untuk Bidan Desa Jangkau Pelosok di Pantai Barat

    Bantuan APD Fraksi Golkar Untuk Bidan Desa Jangkau Pelosok di Pantai Barat

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    NATAL (Mandailing Online) – Rangkaian penyaluran bantuan APD dari Fraksi Golkar DPRD Madina kepada para Bidan Desa terus berlangsung. Bantuan juga menjangkau kawasan kawasan pelosok desa agar semua Bidan Desa memperoleh alat pelindung diri selama pendemi Corona. Penyaluran di kawasan Pantai Barat Madina sudah tersalur dalam sepekan terakhir hingga Minggu (19/4/2020). Bantuan APD (Alat Pelindung […]

  • Mempertanyakan Netralitas Pejabat Pemkab Madina di PSU Pilkada

    Mempertanyakan Netralitas Pejabat Pemkab Madina di PSU Pilkada

    • calendar_month Rabu, 21 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Miswaruddin Daulay Pemilihan Kepala Daerah, yang biasa kita kenal dengan istilah Pilkada, diatur dengan lengkap pada UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota Menjadi Undang-Undang. Netralitas pejabat daerah dan kepala […]

  • Buat Baju Berbahan Emas Demi Dapatkan Perempuan Pujaan

    Buat Baju Berbahan Emas Demi Dapatkan Perempuan Pujaan

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Ungkapan ‘Uang tak bisa membeli cinta’ tampaknya tak berlaku bagi Datta Phuge, pria asal Pimpri-Chinchwad, India. Ia malah membuat kemeja berbahan emas seharga 14 ribu Poundsterling atau setara dengan Rp210 juta untuk menemukan perempuan yang akan menjadi jodohnya kelak. Pria berusia 32 tahun itu mempekerjakan 15 perajin emas untuk membuat baju tersebut selama dua pekan. […]

expand_less