Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

SI IMUT YANG HILANG

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 17 Nov 2024
  • print Cetak

Cerpen: Malika Arrasyidah Nasution

“Ting…ting….ting…..” terdengar suara bel berbunyi dari luar rumah Andini, yang menandakan bahwa Andini sudah pulang dari les sore di sekolahnya. Adiknya pun membukakan pintu untuknya, tetapi ketika Andini masuk ke rumah, Andini malah terlihat bingung, karena Andini tidak melihat kucingnya yang bernama Klowie  menyambutnya.

Biasanya, kucingnya sudah menunggu kehadiran Andini di depan pintu setiap Andini pulang sekolah. Tetapi Andini menghiraukan kucingnya, lalu dia masuk ke rumah dan menyalam kedua orang tuanya. Ketika Andini hendak menyalam ibunya Andini juga bertanya “Bu, apakah melihat Klowie sore ini?” tanyanya kepada ibunya. “Gak ada tuh, paling lagi main di belakang rumah” kata ibunya. Andini menjawab “oalah oke deh bu, nanti aku liat ke belakang rumah”.

Langit pun semakin sore, Andini mencari kucingnya ke belakang rumah. Ketika Andini sampai ke belakang rumahnya, Andini malah terlihat semakin bingung, karena dia tidak menemukan kucingnya. Andini sudah mencarinya dan memanggil namanya tetapi kucingnya sama sekali tidak kelihatan “klowie…klowie…sini pulang” ujar Andini mencarinya.

Andini pun memasuki rumahnya kembali dan bertanya kepada adiknya “Dek ada lihat klowie ga tadi?” tanyanya. Adiknya pun menjawab “Ga ada, Kak. Paling besok juga pulang,” Andini pun mengiyakan perkataan adiknya.

Tiga hari kemudian, kucing Andini tak kunjung menampakkan diri di rumah dan di sekitar rumah Andini. Andini pun merasa khawatir terhadap kucingnya, “duhh… Klowie perginya kemana ya…dia sudah makan apa belum..” kata Andini menandakan rasa khawatirnya.

Karena itu adalah kucing pertama dan satu-satunya yang Andini miliki. Andini juga rela menyisihkan sebagian uang sakunya untuk membeli perlengkapan kucingnya. Dengan perasaan yang khawatir dan panik Andini menanyakan saran kepada ibunya bagaimana cara mencari kucing kesayangannya tersebut.

Ibu Andini memberikan saran kepadanya “coba tanya ke tetangga samping mana tahu klowie pergi ke situ” kata ibu Andini.

Kemudian, Andini pun melaksanakan saran ibunya. Andini pun pergi ke rumah tetangganya dan mengatakan “permisi, Bu. Ibu pernah liat kucing aku ga datang ke rumah ibu?” ibu tetangga Andini menjawab “gada deh, ibu ga pernah liat kucing datang ke rumah ibu”.

Perasaan Andini pun semakin sedih dan khawatir bagaikan langit yang kelabu, seakan tidak ada matahari yang menerangi.

Hari-hari pun harus tetap berlanjut, Andini menjalani hari-harinya di sekolah dengan perasaan yang cemas dan rindu terhadap kucing yang sangat Andini sayangi. Suasana saling mengobrol dan berbincang terdengar dari segala penjuru kelas ketika jam istirahat di mulai. Andini pun menceritakan kepada teman akrabnya yaitu Acel, Shinta, dan Clara, bahwa kucingnya sudah lumayan lama hilang. Andini pun mengatakan kepada temannya “Aku sudah hampir dua minggu tidak bertemu dengan klowie, aku sangat khawatir dan rindu kepadanya. Jika kalian bertemu dengan kucing yang mirip klowie beritahu aku ya”.

Keesokan harinya Andini pun mengingat bahwa ada salah seorang teman sekelasnya bernama Rangga yang tinggal di belakang rumahnya, tetapi harus menempuh jalan yang sedikit jauh dari rumah Andini.

Kemudian Andini mengatakan kepada Rangga “Rangga, kamu pernah ngeliat kucingku ga di sekitar rumah mu? Kucingku memiliki tiga warna, warna abu, putih, dan orange. Dia masih sekitaran berumur 7 bulan” kata Andini kepada rangga.

Rangga menjawab “tapi, kalo ga salah kemarin aku sekilas melihat kucing yang seperti kamu katakan tadi” kata Rangga. Andini pun merasa penarasan, apakah itu kucingnya atau bukan.

Lalu Andini berkata “Nanti kalo kamu ketemu sama kucing itu lagi, boleh minta tolong fotoin ga?“. Rangga menjawab “okee”.

Tak lama setelah itu, sekitar dua hari kemudian ketika Andini pulang sekolah. Andini melihat pesan yang dikirimkan Rangga kepadanya, yaitu sebuah foto kucing yang ada di halaman rumah Rangga. Dengan perasaan yang sangat amat senang bagaikan kembang api yang membakar langit, penuh kebahagiaan yang tidak terlukiskan. Andini sontak berteriak, “ AAAA…..KLOWIEEEE….” teriaknya. Karena itu adalah kucing yang selama ini dia cari-cari. Andini pun menjawab pesan Rangga untuk menyuruh Rangga menjaga kucingnya selama berada di halaman rumahnya.

Dengan bergegas Andini pun berangkat ke rumah Rangga.
Ketika sampai di rumah Rangga, Andini pun meminta izin untuk masuk dan mengambil kucingnya “izin masuk ya, Rangga, mau ngambil klowie” katanya kepada Rangga.

“Ya, masuk aja” kata Rangga.

Namun, ketika Andini mengambil kucing kesayangannya, perasaannya sedikit sedih karna melihat  ada sedikit luka di tubuh kucing tersebut. Tetapi, tak apa, yang penting sekarang kucingnya telah bersamanya.

Dia pun berpamitan dengan Rangga dan tidak lupa juga mengucapkan terima kasih. “Terima kasih banyak Rangga, ternyata selama ini dia berada di sekitar rumahmu” kata Andini.

Rangga menjawab “hahaha…. sama-sama, lain kali dijaga tuh kucingnya”. Andini pun hanya membalas dengan senyuman dan bergegas kembali pulang ke rumahnya.

Sesampainya di rumah, Andini pun langsung memperlihatkan kucingnya kepada keluarganya, “Ibu..Adik..Ayah… liat ini aku bawa siapa” ujar Andini memasuki rumahnya. Dan keluarganya pun turut bahagia karena keluarganya tahu bahwa selama ini Andini sangat merasa kehilangan karna tidak ada kucing kesayangannya.

Tak lupa juga Andini pun langsung membersihkan luka yang ada pada kucingnya, dan juga memberi kucingnya makan.

Beberapa hari berlalu, sekarang hari-hari Andini dilalui dengan sangat bahagia dan kucingnya pun tumbuh menjadi kucing yang sangat menggemaskan. Sehingga adik Andini memanggilnya dengan sebutan “Si Imut”. Itu adalah panggilan yang sangat lucu terhadap kucing Andini.

Bagi Andini kucing bukan hanya sekedar hewan, tetapi juga teman dan penghibur Andini di saat Andini sedang sedih.***

Malika Arrasyidah Nasution adalah Siswi MTs Negeri 2 Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina Pastikan Kedatangan Jokowi

    Pemkab Madina Pastikan Kedatangan Jokowi

    • calendar_month Kamis, 16 Mar 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jika tak aral melintang, Presiden Jokowi dipastikan tiba di Mandailing Natal (Madina) pada tanggal 24 Maret 2017. Dan dijadwal menginap 1 malam di pondok Pesantren Musthofawiyah Purba Baru. Demikian rilis Bagian Humas Pemkab Madina, Rabu yang dilansir di laman facebook Humas Setdakab Mandailing Natal. Kepastian kunjungan presiden itu berdasar hasil pertemuan […]

  • Jadi Bupati Madina Harun Mustafa Nasution Seriusi Pengembangan Ekonomi Kreatif

    Jadi Bupati Madina Harun Mustafa Nasution Seriusi Pengembangan Ekonomi Kreatif

    • calendar_month Sabtu, 19 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): dukungan terhadap ekonomi kreatif terus dilakukan oleh Calon Bupati Madina nomor urut 1 Harun Mustafa Nasition. Kali ini ia makan longtong bersama warga banjar sehat, kelurahan panyabungan II.Kecamatan Panyabungan Kota. Harun sendiri datang bersama H.Syafaruddin Haji ( Akong ) yang juga pernah menjadi Calon Bupati Madina 2015 lalu. Harun Mustafa […]

  • Warga MBG Dukung SAHATA Untuk Lanjutkan Pembangunan Infrastruktur

    Warga MBG Dukung SAHATA Untuk Lanjutkan Pembangunan Infrastruktur

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Dukungan untuk pasangan calon bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2 Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) di Pilkada Madina 2024 terus mengalir. Kali ini dukungan datang dari sejumlah warga Desa Manuncang dan Desa Tagilang Julu, Kecamatan Muara Batang Gadis. Mereka menyampaikan dukungan ke Paslon SAHATA […]

  • Kejar Capaian Vaksinasi Kedua, Ketua Gerindra Madina Ajak 200-an Sopir Betor ke Mako Polres

    Kejar Capaian Vaksinasi Kedua, Ketua Gerindra Madina Ajak 200-an Sopir Betor ke Mako Polres

    • calendar_month Kamis, 10 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    GUNUNGTUA (Mandailing Online) – Dalam rangka mengejar capaian vaksinasi tahap kedua, Ketua DPC Gerindra Mandailing Natal (Madina) Erwin Efendi Lubis mengajak 200-an sopir becak bermotor (betor) ke Mako Polres di Mompang, Panyabungan Utara. Para sopir becak ini diajak ke Mako Polres untuk mendapatkan vaksin tahap kedua, Kamis (10/2). Seperti yang diketahui dari data sementara, persentase […]

  • Peradaban Sungai Batang Gadis dan Batang Angkola (Bagian II)

    Peradaban Sungai Batang Gadis dan Batang Angkola (Bagian II)

    • calendar_month Senin, 22 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Falah Nasution Guru Sejarah SMAN 2 Plus Panyabungan/Alumni Pend. Sejarah FIS UNIMED Menurut Drs. Askolani, selaku budayawan Mandailing, mengatakan bahwa sungai Batang Angkola menjadi rute transportasi air dalam pengangkutan kapur barus dan kemenyan dari dataran tinggi Tapanuli Bagian Selatan menuju Barus melewati laut barat Sumatera pada perdagangan kapur barus di Barus saat itu. […]

  • Antara Pemenuhan Gizi, Kemiskinan dan Solusinya

    Antara Pemenuhan Gizi, Kemiskinan dan Solusinya

    • calendar_month Selasa, 25 Okt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Radayu Irawan, S.Pt Penulis, tinggal di Padangsidempuan Seruan pengampu kebijakan agar masyarakat memenuhi kebutuhan gizi keluarga terus disuarakan. Melalui kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menekankan pentingnya pemenuhan gizi keluarga guna mengoptimalkan tumbuh kembang anak. Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Kemenko PMK Agus Suprapto mengatakan, perilaku hidup […]

expand_less