Madina Anggarkan Rp 2,8 Miliar untuk Tes TBC. Madina Urutan ke 7 Disumut Penderita TBC
- account_circle Muhammad Hanapi
- calendar_month 1 menit yang lalu
- print Cetak

Ilustrasi
PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pantas saja Dinas Kesehatan Madina mengalokasikan anggaran jumbo Rp2.873.222.750 hanya untuk satu barang Cartridge TCM untuk tes TBC. Ternyata, Kabupaten Mandailing Natal sedang darurat TBC.
Data laman resmi facebook Pemkab Madina. tahun 2025 mencatat Madina menempati urutan ke-7 penyumbang TBC tertinggi di Sumatera Utara dengan total 1.772 orang terdiagnosis positif.
Rincian anggaran jumbo tersebut tercatat di LKPP dengan Paket Belanja Bahan-Bahan Lainnya – Catridge TCM dan Spesifikasi Untuk Pemeriksaan dan Diagnostik TB yang sumber dananya dari APBD 2026
Melihat jebolnya target 2025, tahun 2026 Dinkes Madina digadang gadang meluncurkan program agresif Cek Kesehatan Gratis (CKG) di 136 lokasi hingga November 2026.Program jemput bola ini digadang-gadang untuk memburu kasus TBC yang selama ini bersembunyi di kampung-kampung.
Ironisnya, dari data yang dihimpun, angka total keseluruhan notifikasi kasus final untuk tahun 2026 masih gelap. Dinkes sendiri dari status data masih dalam proses rekapitulasi data sektoral. Padahal program CKG sudah berjalan berbulan-bulan.
Kepala Dinas Kesehatan Madina, Drg. Firdaus Batubara, kamis 22/10/2026 yang dikonfirmasi lewat aplikasi WhatsApp miliknya terkait penggunaan anggaran jumbo dan realisasi program CKG, tak kunjung merespon meski pesan centang dua.
Mandailing Online mendatangi langsung kantornya di areal perkantoran Bupati Bukit Payaloting, Desa Parbangunan. Jawaban staf “Kadis sedang di luar kota.”
Pertanyaannya sekarang, apakah dengan uang sebanyak itu kasus TBC berkurang di Madina dan sejauh mana sasaran tes tersebut sebab kalau hanya mengandalkan tes tapi gagap mengobati dan merangkul pasien yang putus obat, maka Rp2,8 Miliar itu hanya akan jadi proyek pengadaan tahunan, bukan solusi kesehatan.(fikri )
- Penulis: Muhammad Hanapi




