Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Kementan Antisipasi Ancaman Banjir

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 11 Jan 2012
  • print Cetak

Jakarta. Kementerian Pertanian (Kementan) telah menyiapkan berbagai hal untuk mengantisipasi ancaman banjir yang diperkirakan akan menimpa berbagai wilayah Indonesia pada musim penghujan tahun 2012 kali ini.
“Saya telah meminta Dirjen PSP (Prasarana dan Sarana Pertanian) untuk segera meminta laporan dari berbagai daerah,” kata Menteri Pertanian Suswono, di Jakarta, Selasa (10/1).

Menurut Suswono, laporan tersebut akan diberikan secara terperinci tetapi hingga kini masih belum ada atau lingkup skala lahan yang terdampak masih kecil.

Mentan juga menuturkan, dalam hal perbenihan juga telah disebarkan berbagai benih seperti Inpari 13 yang akan lebih rentan dalam kondisi seperti musim penghujan. Benih tersebut, bisa tumbuh dengan baik dalam genangan air dan memiliki potensi produktivitas tinggi yang dapat mencapai 5 – 6 ton per hektare.

Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono mengatakan, bencana banjir dan tanah longsor masih akan menjadi ancaman bagi hampir seluruh wilayah di Indonesia hingga Februari 2012. “Banjir masih akan mengancam hingga Februari 2012 karena curah hujan yang tinggi,” kata Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono di Solo, Minggu (8/1).

Agung menjelaskan, berdasarkan prediksi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) diketahui bahwa curah hujan di hampir seluruh wilayah di Indonesia akan tinggi hingga bulan Februari.

Sementara Kementerian Pekerjaan Umum juga telah menyatakan kesiapannya untuk mengantisipasi datangnya banjir di sejumlah wilayah di Indonesia, menyusul prakiraan cuaca ekstrim musim hujan Januari-Februari tahun ini. “Kami telah menyiapkan diri untuk bergerak cepat menanggulangi bencana banjir yang akan terjadi dalam beberapa waktu ke depan,” kata Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto kepada pers seusai membuka Raker Kementerian Pekerjaan Umum Tahun 2012, di Jakarta, Jumat (6/1).

Menurut Djoko, pihaknya telah menginstruksikan seluruh Kepala Balai, Kepala Satuan Kerja dan Pejabat Pembuat Komitmen di lapangan untuk segera mengecek kondisi infrastruktur PU yang mungkin terkena dampak banjir. (ant)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Visi Misi Dahlan Hasan Nasution-Jakfar Sukhairi Nasution (1)

    Visi Misi Dahlan Hasan Nasution-Jakfar Sukhairi Nasution (1)

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Mandailing Natal Yang Berkedaulatan Pangan Mandiri Ekonomi Sehat, Cerdas Didukung Sarana Prasarana Infrastruktur Yang Kuat Masyarakat Religius Dan Berbudaya Misi Memenuhi Kebutuhan Pangan Secara Swasembada. Mewujudkan Kemandirian Ekonomi. Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat. Meningkatkan Kualitas Pendidikan Dan Sumber Daya Manusia. Memenuhi Kebutuhan Sarana, Prasarana, Infrastruktur, Permukiman Dan Membuka Akses Ke Daerah-daerah Terisolir Dan Tertinggal. Meningkatkan […]

  • PLURALISME DI SUMATERA UTARA

    PLURALISME DI SUMATERA UTARA

    • calendar_month Selasa, 19 Jan 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Ahmad Husein Mahasiswa Pasca Sarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Keberagaman agama dan Budaya, etnis, suku dan marga yang ada di Sumatera Utara sangat banyak, setiap agama, budaya etnis, suku, agama dan marga bisa hidup rukun antara satu dengan yang lainnya, saling menghargai dan menghormati dalam kehidupan sosial, politik dan kerukunan beragama yang tidak […]

  • Menunggu Lemang

    Menunggu Lemang

    • calendar_month Minggu, 1 Mei 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan kecil: Askolani Nasution   Selasa, 12 Agustus 1980. Pagi-pagi pancuran sudah ramai. Anak-anak berebut delapan bilah pancuran di sebelah mesjid. Semua membawa bambu untuk memasak lemang. Sudah dipotong-potong setiap ruasnya, lalu diikat dengan tali dari kulit batang pisang. Kami menyebutnya “sarisir”, dan tentu cukup kuat untuk mengikat 6-10 ruas bambu. Anak-anak riuh. Ada yang […]

  • 9 Keluarga di Huta Tua Diyakini Miliki Senjata Rakitan

    9 Keluarga di Huta Tua Diyakini Miliki Senjata Rakitan

    • calendar_month Selasa, 20 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Saat ini yang bisa dipastikan yang memilik senjata rakitan jenis senapan angin di Desa Pardomuan (Huta Tua), Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), hanya sebanyak 9 keluarga. Ini diketahui setelah dilakukan musyawarah dengan seluruh masyarakat paska kejadian pembacokan dan penembakan di Desa Gunung baringin sepekan lalu. Hal ini dikatakan Kepala Desa Pardomuan Mahlil […]

  • Dari Mana Asal Kerudung Michelle Obama?

    Dari Mana Asal Kerudung Michelle Obama?

    • calendar_month Kamis, 11 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, — Tak hanya Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama yang mampu menyedot perhatian publik dalam kunjungan singkatnya di Indonesia. Istrinya, Michelle Obama, pun dengan cerdas melalui penampilannya berhasil mencuri perhatian besar warga Indonesia. Michelle yang saat tiba di Indonesia mengenakan long dress warna coklat tua pada kunjungan ke Masjid Istiqlal membuat kejutan. Penampilannya dengan […]

  • Tak Punya Alat, Bawaslu Madina Belum Tertipkan Peraga Kampanye Dipasang di Billboard

    Tak Punya Alat, Bawaslu Madina Belum Tertipkan Peraga Kampanye Dipasang di Billboard

    • calendar_month Jumat, 17 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN,( Mandailing Online )- Serentak dilaksanakan di Mandailing Natal, Baliho berbau kampanye mulai ditertipkan Bawaslu Mandailing Natal ( Madina ), namun ada sejumlah alat peraga kampanye yang tak disentuh seperti Billboard dengan alasan kurangnya fasilitas sehingga tidak bisa di tertipkan. “Beberapa Billboard tadi belum bisa kita turunkan, karena keterbatasan alat. Untuk itu kami akan berkoordinasi […]

expand_less