Minggu, 6 Sep 2026
light_mode

KASUS NAGA JUANG KE KOMNAS HAM

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 25 Mar 2013
  • print Cetak

 

Kapolres: Bukan Penangkapan

ditangkap dan diikat 220313ababPANYABUNGAN (Mandailing Online) – Perlakuan pasukan polisi terhadap para penambang di bukit Sihayo, Kecamatan Naga Juang, Mandailing Natal (Madina) akhirnya diadukan ke Komnas HAM, Senin (25/3).

Naskah pengaduan resmi diterima salah seorang Komisioner Komnas HAM, Natalis Pigai, di kantor Komnas HAM, Jakarta.

Rombongan yang membawa pengaduan meliputi Ketua Lingkar Madani, Ray Rangkuty yang juga tokoh Madina di Jakarta; Kemal Idris dari Jatram (Jaringan Advokasi Tambang Rakyat Madina) serta pemuda Madina Irwansyah Nasution dan Irwan Daulay.

Pasukan polisi pada Jum’at (22/3) melakukan penangkapan terhadap lebih dari seratus penambang di bukit Sihayo, lokasi nyang bersentuhan dengan wilayah kontrak karya PT.Sorikmas Mining.

Foto-foto memperlihatkan polisi mengikat tangan penambang dengan kondisi kemeja dilepaskan dan dikumpulkan dalam satu hamparan lokasi sebelum akhirnya dibebaskan pada sore harinya.

“Pertemuan (dengan Komnas HAM) itu sendiri berlangsung cukup alot dan Komnas HAM sangat mengutuk pemberlakukan dari oknum Brimob kepada masyarakat setelah melihat foto-foto,” ungkap Irwan Daulay

Malah, Ray Rangkuty pada kesempatan itu menyebutkan bahwa Belanda saja tidak pernah memberlakukan warga Madina sekeji itu.

Dikatakan Irwan Daulay, pihaknya sangat berterima kasih kepada Ray Rangkuty yang begitu peduli dan bersedia memfasilitasi pertemuan dengan Komnas HAM.

Pihak Komnas HAM menyatakan akan segera turun ke Madina untuk menindaklanjutinya. Hanya saja sejauh ini belum ada jadwal pastinya.

 

Kapolres: Bukan Penangkapan

Sementara itu, Kapolres Madina AKBP.Fauzi Dalimunthe Sik menyatakan bahwa aksi polisi di lokasi tambang perbukitan Sihayo tersebut bukan aksi penangkapan, melainkan kegiatan menginventarisir dan mendata jumlah penambang yang aktif.

Karena bukan penangkapan, makanya tidak ada penahanan. “Bukan penangkapan, tetapi kegiatan menginventarisir atau mendata jumlah penambang,” sebutnya menjawab wartawan, Minggu (24/3) via telefon seluler.

Terkait aksi polisi yang mengikat tangan para penambang dan buka baju sebagaimana yang tergambar dalam foto-foto yang beredar, menurut kapolres, itu terkait situasi di lokasi yang sangat memberikan peluang kerawan bentrok antara penambang dengan polisi yang melakukan pendataan.

Sebab, para penambang dalam melakukan aktivitas tentu memiliki senjata tajam seperti linggis, parang, cangkul, pahat dan alat lainnya. Jika terjadi bentrok, pasti menimbulkan korban di pihak penambang dan pihak polisi. (mar)

 

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 150 Ha Lahan Pertanian Tebenam di Kecamatan Siabu

    150 Ha Lahan Pertanian Tebenam di Kecamatan Siabu

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIABU (Mandailing Online) – Seluas kurang lebih 150 hektar lahan pertanian di Kecamatan Siabu, Mandailing Natal terbenam oleh banjir. Rinciannya, 120 hektar di Desa Huta Godang Muda, dan 30 hektar di Desa Muara Batang Angkola. Camat Siabu, Ali Himsar menjawab Mandailing Online, Rabu (22/12/2021) menyatakan tanaman pertanian itu berpotensi rusak, terutama padi dan palawija. […]

  • Nurjani, 15 Tahun Jadi Guru Honor Berharap Jadi PNS

    Nurjani, 15 Tahun Jadi Guru Honor Berharap Jadi PNS

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN : Nurjani, Guru Agama di Sekolah Dasar (SD) 146281 di Desa Sayur Manincat, Kecamatan Hutabargot, Kabupaten Mandailing Natal telah Lima belas tahun mengabdi jadi Guru Honor, berharap bisa diangkat jadi PNS. Saat ditemui berita di tempat mengajarnya, Nurjani menceritakan awal dia jadi Guru Honor di SD 14682 ini. sejak menammatkan sekolahnya di Madrasah Aliyah […]

  • Skandal Nazaruddin OC Kaligis Pertanyakan Penggeledahan Tas Nazaruddin

    Skandal Nazaruddin OC Kaligis Pertanyakan Penggeledahan Tas Nazaruddin

    • calendar_month Minggu, 14 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    DEPOK – Pengacara M Nazaruddin, OC Kaligis mempertanyakan tas hitam kliennya yang digeledah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), tanpa sepengatahuan suami Neneng Sri Wahyuni. “Nazar tidak dilibatkan. Padahal dalan pasal 129 KUHAP berisi penyidik memperlihatkan benda yg akan disita, kepada keluarganya. Karena akan dimintai keterangan benda itu,” kata OC Kaligis di depan Rutan Mako Brimob […]

  • DCS Dapil 1 PKS Madina

    DCS Dapil 1 PKS Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 1 PKS

  • Ketua DPRD Madina : Kehadiran Taman Raja Batu Mesti Disyukuri

    Ketua DPRD Madina : Kehadiran Taman Raja Batu Mesti Disyukuri

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis menyatakan keberadaan Taman Raja Batu patut disyukuri masyarakat Madina. Itu dikatakannya menjawab wartawan saat meninjau Taman Raja Batu, Jum’at (6/3/2020). Menurutnya, kehadiran Taman Raja Batu secara otomatis telah mengurangi biaya apabila pemerintah daerah menyelenggarakan even atau acara kedaerahan yang selama ini selalu menyewa lapangan. […]

  • Masuk Kategori Desa Rawan Pendidikan dan Ekonomi, Ketua TP PKK Kunjungi Desa Bange Nauli

    Masuk Kategori Desa Rawan Pendidikan dan Ekonomi, Ketua TP PKK Kunjungi Desa Bange Nauli

    • calendar_month Rabu, 26 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    BANGE NAULI (Mandailing Online) – Berdasarkan penilaian tahun 2021 Desa Bange Nauli masuk kategori desa rawan pendidikan, ekonomi, dan kesehatan. Desa ini pun menjadi desa pertama yang dikunjungi Ketua TP PKK Ny. Eli Mahrani Ja’far Sukhairi Nasution beserta rombongan. Kunjungan yang berlangsung pada Rabu (26/1) turut serta Kadis Kesehatan dr. Syafruddin, Kadis Pora Rahmat Hidayat, […]

expand_less