Minggu, 15 Mar 2026
light_mode

Nurjani, 15 Tahun Jadi Guru Honor Berharap Jadi PNS

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
  • print Cetak


PANYABUNGAN : Nurjani, Guru Agama di Sekolah Dasar (SD) 146281 di Desa Sayur Manincat, Kecamatan Hutabargot, Kabupaten Mandailing Natal telah Lima belas tahun mengabdi jadi Guru Honor, berharap bisa diangkat jadi PNS.

Saat ditemui berita di tempat mengajarnya, Nurjani menceritakan awal dia jadi Guru Honor di SD 14682 ini. sejak menammatkan sekolahnya di Madrasah Aliyah Negeri satu Padang Sidimpuan Tahun 1993 lalu, Nurjanah saya langusng mengajar di Sekolah ini saya menjadi Guru Honor di sekolah ini sudah lama kurang lebih 15 tahun. Pertama menjadi guru honor memang sangat sulit karena gaji yang di terimanya pertama menjadi guru sebesara Rp 30.000, tahun demi tahun gaji aku juga naik, sekarang gaji saya sebesar Rp 300.000 perbulannya.

Lanjut Nurjani, memang gaji yang saya terima belum cukup untuk menghidupi keluaraga saya, untuk menambah penghasilan saya mengajar sore di sekolah mengaji yang berada di Desanya. Nurjanah juga mengatakan sudah sering mengajukan supaya bisa menjadi PNS, namun tak kunjung tembus.

Nurjani yang di karunia dua orang anak ini hidup memprihatinkan terpaksa dijalaninya, karena gaji yang di terimanya sangatlah minim untuk menghidupi keluarganya. Untuk meringankan bebanya Nurjannah ia harus rela tinggal dirumah Dinas Sekolah yang sudah usang dan bocor

Namun kondisi ini tidak membuat guru honor spesialis kelas satu ini patah semangat dengan serba kekurangannya itu. Pekerjaan mulia dan mengabdi bagi negara yang membuatnya terus bertahan untuk bertahan walapun tak kunjung jadi PNS.

Nurjannah menambahkan, memang mungkin nasip seperti ini tidak hanya saya saja yang seperti ini yang telah menjadi Honor tetapi tidak kunjung PNS, dan pendapatnya tidak mencukupi untuk keluarga. Jadi Harapan Nurjannah kepada pemerintah Kabupaten, Provinsi, Pusat supaya memperhatikan dan mengakat Guru-guru Honor yang telah mengabdi kepada Negara berpuluh-puluh tahun menjadi PNS.

Gambaran kehidupan Nurjani hampir mirip dengan kehidupan sekitar 500 guru honor di Kabupaten Mandailing Natal, rata rata guru honor didaerah ini hanya berpenghasilan dibawah rp 500 ribu per bulan meski sudah mengabdi selama belasan tahun.

Sementara Kadis Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal Musaddad Daulay yang dikonfirmasi Wartawan, Jum’at (19/11) di ruang kerjanya mengatakan setiap tahunnya tetap berusaha membantu para guru honornya agar diterima menjadi pegawai negeri sipil.

Musaddan mengaku hanya mengajukan data para pegawai honor ke badan Inspektorat agar dilakukan perivikasi data untuk keperluan pengankatan PNS. Karena prosedur pengangkatan guru honor menjadi PNS merupak wewenang inspektorat dan badan kepegawaian dan kepala daerah kemudian diajukan ke Menpan di pusat.

Lanjut Musaddad, saat ini sedang memproses lebih dari 300 guru honor 72 orang diantaranya sudah lolos dari inspektorat 211 orang sedang diproses di inspektorat dan 70 orang lainnya sedang diperivikasi di Dinas Pendidikan. (tin)
Sumber : Berita Sore

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rencana Kunker Komisi 1 DPRD Madina ke Tapsel-PSP Peluang Pariwisata dan KEK

    Rencana Kunker Komisi 1 DPRD Madina ke Tapsel-PSP Peluang Pariwisata dan KEK

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Progres pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Batahan, Mandailing Natal (Madina) terus bergulir. Selain telah menjadi agenda pemerintah pusat dan sudah disokong penuh oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin Sumut) progres KEK ini memperoleh perhatian dari DPRD Madina. Komisi 1 DPRD Madina direncanakan melakukan kunjungan kerja ke Tapanuli Selatan dan Padangsidempuan 2 Maret mendatang. Informasi […]

  • Di Madina Prabowo-Hatta 76,1 %, Jokowi-JK 23,8 %

    Di Madina Prabowo-Hatta 76,1 %, Jokowi-JK 23,8 %

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pasangan Prabowo-Hatta memperoleh suara 147.000 atau 76,1 %, sedangkan pasangan Jokowi-JK memperoleh 45.876 suara atau 23,8 %. Demikian dirilis tim Merah Putih yang ditandatangani Ketua Koalesi Merah Putih, As Imran Khaitamy Daulay, SH dan Sekretaris Dahler Nasution tertanggal 9 Juli 2014. Sejauh ini belum ada konfirmasi […]

  • Ekspor Sumut Tumbuh 44,99%

    Ekspor Sumut Tumbuh 44,99%

    • calendar_month Kamis, 2 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        MEDAN (Mandailing Online) – Kinerja ekspor Sumatra Utara (Sumut) periode Januari-Juli 2021 masih ditopang oleh sektor industri yang terus bangkit di tengah pandemi. Dilansir Medanbisnisdaily.com, sektor industri tercatat berkontribusi 94,55% terhadap total ekspor Sumut. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, nilai ekspor Sumut mencapai US$ 6,377 miliar atau tumbuh 44,99% dibandingkan periode yang […]

  • Menteri Agama Lantik Torkis Lubis Ketua STAIN Madina

    Menteri Agama Lantik Torkis Lubis Ketua STAIN Madina

    • calendar_month Kamis, 22 Mar 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin resmi melantik Dr. H. Torkis Lubis, Lc., D.E.S.S sebagai Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mandailing Natal. Torkis Lubis dilantik di kantor Kementerian Agama RI, Jl. Lapangan Banteng Barat 3-4 Jakarta, Selasa (20/03/2018) bersama 5 ketua dan rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) lainnya. […]

  • Pemkab Madina Belum Sepenuhnya Hapus Tenaga Honor. Disdikbud Masih Alokasikan 1 M lebih untuk Gaji

    Pemkab Madina Belum Sepenuhnya Hapus Tenaga Honor. Disdikbud Masih Alokasikan 1 M lebih untuk Gaji

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA-(Mandailing Online) : Aturan pemerintah indonesia terkait penghapusan tenaga honorer seperti tenaga kerja sukarela ( TKS ) mulai tahun 2025 sesuai undang undang nomor 20 tahun 2023 tentang aparatur sipil negara ( ASN ) ternyata belum sepenuhnya dijalankan di pemerintah Kabupaten Mandalling Natal ( Madina ). Di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan contohnya masih mengalokasikan anggaran […]

  • BOLANG – Ornamen Tradisional Mandailing (bagian 2)

    BOLANG – Ornamen Tradisional Mandailing (bagian 2)

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Edi Nasution Berikut ini diterakan ornamen-ornamen yang terdapat pada tutup ari dari Sopo Godang dan Bagas Godang. 1. Bona Bulu (bambu-red) melambangkan sistem pemerintahan Huta Makna: Suatu wilayah pemukiman telah dapat dikategorikan sebagai huta atau bona bulu apabila sarana dan prasarananya telah lengkap antara lain: unsur-unsur Dalian Na Tolu (Mora, Kahanggi dan Anak Boru), […]

expand_less