Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Soal Jalan ke Batu Tunggal, Tokoh Simangambat Angkat Bicara

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 19 Agt 2019
  • print Cetak

Mangaraja Martua Hasibuan dan Hidayat Hasibuan usai wawancara dengan Mandailing Online di cafe Hotel Rindang, Panyabungan, Senin (19/8/2019)

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tokoh masyarakat Kelurahan Simangambat Kecamatan Siabu, Mandailing Natal angkat bicara soal pembukaan jalan dari jembatan Muara Sada menuju bendungan Batu Tunggal.

“Bupati tidak pernah menyentuh tanah masyarakat, tetapi hanya merapikan pinggiran Daerah Aliran Sungai (DAS) sungai Muara Sada,” ungkap Hidayat Hasibuan didampingi Ketua Dewan Kelurahan Simangambat, Mangaraja Martua Hasibuan kepada Mandailing Online di Panyabungan, Senin (19/8/2019).

Itu diungkapkan Hidayat Hasibuan meresfon adanya gugatan 3 warga Kelurahan Simangambat sebesar sekitar 811 juta rupiah kepada bupati Madina sebagai ganti rugi atas penumbangan pohon-pohon karet milik petani di sepanjang jalan yang dibangun.

Artikel terkait baca : Pohon Karet Ditebang, Warga Simangambat Gugat Oknum Bupati Madina

Menurut Hidayat Hasibuan, garis sempadan sungai merupakan jalur hijau yang ditetapkan negara. “Sekitar 150 meter dari garis tengah sungai,” katanya.

Hidayat mengungkapkan, dari 8 warga yang mengaku pemilik lahan di jalur pembukaan jalan, 4 orang sudah menerima bibit tanaman yang dibutuhkan. Sedangkan 1 orang masih dalam proses bantuan bibit.

“Dan 3 orang ngotot seakan-akan DAS itu milik mereka. Dan menempuh jalur gugatan ke pengadilan,” kata Hidayat Hasibuan.

Jalan yang dibuka itu, lanjut Hidayat, jalan di sepanjang tepian sungai itu selain sebagai akses jalan menuju bendungan, juga bermanfaat bagi petani sebagai upaya mempermudah menuju kebun.

Hidayat menyatakan, Departemen Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat juga telah merencanakan akan membangun dek di sepanjang pinggiran sungai ini, dimana saat ini sedang dilakukan pengukuran oleh pihak Pengairan Sumut.

Pembangunan bendungan Batu Tunggal di Sungai Muara Sada, menurut Hidayat bertujuan meningkatkan debit air bagi persawahan di Kelurahan Simangambat.

Ketika pembangunan bendungan itu selesai tahun lalu telah mampu mengairi sekitar 960 hektar hamparan sawah. Juga meningkatkan aliran air bersih ke tiga masjid di kelurahan itu, yakni Masjid Al Abror, masjid Taqwa dan masjid Al Ikhsan. Termasuk juga aliran air berish ke sejumlah musolla kaum ibu.

 

Peliput : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pilkada ulang Bupati Madina 2011

    Pilkada ulang Bupati Madina 2011

    • calendar_month Selasa, 21 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pemilihan kepala daerah ulang bupati dan wakil bupati kabupaten Mandailing Natal direncanakan akan digelar 2011 mendatang mengingat biaya pilkada ulang akan ditamoung dalam APBD 2010. Pj bupati Mandailing Natal, Aspan Sofyan Batubara, mengatakan, sesuai dengan keputusan muspida plus serta dengan Komisi Pemilihan Umum direncanakan Pemilu kada ulang akan digelar 2011 hal tersebut disebabkan akibat keterbatasan […]

  • Kantor KPU Madina Dijaga Ketat Polisi

    Kantor KPU Madina Dijaga Ketat Polisi

    • calendar_month Sabtu, 14 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online )- Sejak pagi tadi Sabtu 14/10/2023 Kantor KPU Mandailing Natal ( Madina ) di dijaga ketat Kepolisian dari Polres Mandailing Natal. Jalan lintas sumatera yang berada di depan kantor KPU itu pun di tutup polisi. Ratusan polisi, mobil watercanon serta pasukan dalmas berkumpul di depan kantor tersebut dan kuasai jalan lintas sumatera. […]

  • Ketua DPRD Madina : Pemda Harus Tegas Ke PLN Terkait Pembayaran LPJU

    Ketua DPRD Madina : Pemda Harus Tegas Ke PLN Terkait Pembayaran LPJU

    • calendar_month Senin, 14 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina) Erwin Efendi Lubis menegaskan Pemerimtah Daerah harus tegas ke pihak PLN apabila PLN tidak mau rekonsoliasi MoU terkait pembayaran listrik LPJU ( Lampu Penerangam Jalan Umum ). Hal ini dikatakannya pada wartawan senin 14/8/2023. ” harus ada penghitungan yang akurat sehingga pembayaran yang dilakukan pemerintah […]

  • Berendam Air Panas di Purba Julu

    Berendam Air Panas di Purba Julu

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Bagi anda pecinta wisata pemandian air panas, mungkin perlu mengunjungi lokasi wisata yang satu ini. Jika di beberapa tempat pemandian air panas berbentuk kolam, namun air panas yang terletak di Desa Purba Julu Kecamatan Puncak Sorik Merapi ini adalah sungai berair jernih. Sepintas, sungai ini memang terlihat seperti sungai biasa. Tidak ada tanda-tanda kalau […]

  • Ketua DPRD Madina Belum Terima Surat Baleg

    Ketua DPRD Madina Belum Terima Surat Baleg

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina), As Imran Khaitamy Daulay SH menyatakan sejauh ini belum menerima surat dari Badan Legslasi (Baleg) DPRD Madina terkait penundaan pembahasan 11 Ranperda. Penundaan 11 Ranperda itu terkait kengototan pihak Baleg melakukan kunjungan kerja ke luar provinsi memperdalam peraturan daerah ditengah telah habisnya dana perjalanan dinas DPRD […]

  • Tujuh Janin Menunggu Lamaran Kekasih, Potret Kian Suramnya Liberalisme Mencengkram Negeri

    Tujuh Janin Menunggu Lamaran Kekasih, Potret Kian Suramnya Liberalisme Mencengkram Negeri

    • calendar_month Rabu, 22 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Mariani Siregar, S.Pd.I, M.Pd.I Dosen Pendidikan Islam Ambyar! Seram! Seorang wanita yang kini jadi perbincangan berita karena telah menjadi tersangka atas kasus ditemukannya janin sebanyak tujuh di kontrakannya. Janin yang ternyata digugurkan oleh satu wanita yang sama dan sepuluh tahun lamanya. Konon, janin-janin itu selalu dibawa kemanapun si wanita pergi pindah kontrakan. Kejadian mengerikan […]

expand_less