Senin, 16 Mar 2026
light_mode

Bangunan Talut PNPM Tak Dapat Difungsikan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 21 Agt 2011
  • print Cetak


Singkil,
Bangunan talut Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri di kawasan Trans Nelayan Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil dinilai mubazir karena tidak dapat difungsikan untuk apa pun juga.
Bangunan talut permanen yang berada di luar kampung di pinggir ruas jalan provinsi itu dinilai syarat dengan kepentingan. Padahal diharapkan fungsinya sebagai saluran pembuangan menanggulangi banjir di Desa Sukadamai pada musim hujan.

“Bangunan talut yang didanai PNPM itu tidak mempunyai fungsi bagi masyarakat apalagi untuk menanggulangi banjir, tidak mungkin. Bangunan hanya sebagai bangunan mubazir yang syarat dengan kepentingan pihak tertentu”, ungkap Abi, ketua pemuda setempat kepada Analisa di Singkil, Kamis (18/8).

Selain itu, pembangunan talut di atas lahan gambut itu kondisinya sudah patah. Proyek tahun 2011 yang didanai Bank Dunia senilai Rp350 juta itu juga semakin tidak jelas, karena hampir sebulan lebih tidak dikerjakan lagi.

Abi yang ditemani rekannya menjelaskan, sejak awal program PNPM Mandiri itu dinilai sudah ada masalah. Di mana usulan masyarakat yang masuk di kabupaten berdasarkan perangkingan, Kampung Sukadamai mendapat urutan dua dengan program pembekoan (pengorekan) saluran pembuangan banjir sepanjang 4 km di perkampungan itu.

Namun ternyata pelaksanaan usulan dari masyarakat dipending oleh PPK kecamatan, dengan alasan PNPM 2011 harus pekerjaan mutu (harus talut beton). Padahal, tekstur tanah di sukadamai adalah gambut yang tidak memungkinkan dibeton. “Sedangkan tim konsultan PPK kecamatamn tidak pernah melihat apakah layak atau tidak talut yang dibuat, ujar Abi.

Dipending

Setelah pekerjaan dipaksakan juga, sehingga menimbulkan kendala dalam pelaksanaan dan memaksa tim turun ke lapangan. Seperti mereka perkirakan sebelumnya, saat ini pelaksanaan pekerjaan dipending.

Dikatakan, berbagai ketimpangan menjadi perhatian masyarakat, namun masyarakat seakan tidak mampu berbuat apa pun mengatasi ketimpangan itu. Ketimpangan di antaranya tidak ada papan informasi, sehingga tidak ada rab yang terpantau masyarakat.

Abi dan kawan-kawan berharap aparat terkait memeriksa pelaksanaan program PNPM Mandiri di kampung itu sehingga masyarakat tidak dirugikan.

Sementara Faskab yang baru, Irfan yang dihubungi Analisa mengatakan masih berada di Banda Aceh. Dia baru bertugas di Aceh Singkil belum mengetahui permasalahan itu.(sjp)
Sumber : analisadaily.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi OTT Oknum Ketua LSM di Madina

    Polisi OTT Oknum Ketua LSM di Madina

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Polres Madina melakukan Operasi Tangkap Tangan( OTT ) terhadap seorang Ketua LSM Komunitas Pemburu Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) pada kamis 24/7/2025 di kelurahan pasar kotanopan, kecamatan kota nopan. Ketua LSM KPK RI yang diamankan Satuan Reserse Kriminal Polres Mandailing Natal (Madina) berinisial FS. Ia ditangkap karena  memeras Kepala Sekolah SMPN […]

  • Wabup Atika: Pemkab Madina Bercita-cita Jadi Pionir Inovasi di Sumut

    Wabup Atika: Pemkab Madina Bercita-cita Jadi Pionir Inovasi di Sumut

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution menyampaikan bahwa Pemkab Madina bercita-cita menjadi pionir inovasi di Sumatera Utara (Sumut). Hal itu disampaikan Atika usai berkunjung ke Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada Selasa (22/2) kemarin. “Kami bercita-cita agar Mandailing Natal bisa jadi pionir inovasi di […]

  • Harga Karet Tembus Rp19 Ribu per Kg

    Harga Karet Tembus Rp19 Ribu per Kg

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA-Para petani karet di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) saat ini sepertinya dapat tersenyum. Pasalnya, harga karet di Pasar Simangambat, Kecamatan Siabu, Jumat (4/2), menembus Rp19 ribu per kilogram (kg). Muhammad Ikhwan Nasution (40), warga Kelurahan Simangambat saat ditemui METRO usai menjual karetnya menuturkan, sejak beberapa pekan terakhir ini, harga karet yang dijualnya di Simangambat terus […]

  • BKMT Madina Marsahata Memilih Saipullah-Atika di Pilkada 2024

    BKMT Madina Marsahata Memilih Saipullah-Atika di Pilkada 2024

    • calendar_month Rabu, 2 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) marsahata alias bersepakat mendukung dan memenangkan pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) pada Pilkada Madina 2024. “Kami siap mendukung dan memenangkan Paslon SAHATA pada Pilkada Madina tahun 2024,” kata Ketua BKMT Madina Hj. Rukiah Lubis […]

  • 2011, Sumut Target Dirikan SMK Internasional

    2011, Sumut Target Dirikan SMK Internasional

    • calendar_month Selasa, 16 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN- Dinas Pendidikan Sumatera Utara memasang target untuk mendirikan SMK bertaraf internasional, pada 2011 mendatang. Kalau hal ini diamini, maka Sumut merupakan daerah pertama yang akan memiliki SMK bertaraf internasional di Indonesia. Untuk realisasi hal itu, Kabid Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi Disdik Sumut Ilyas S Sitorus, mengatakan, hingga kini pihaknya masih menunggu SK Gubernur. […]

  • Gubernur Sumut Buka Pameran HUT 17 Madina

    Gubernur Sumut Buka Pameran HUT 17 Madina

    • calendar_month Selasa, 8 Mar 2016
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Tengku Erry Nuradi  buka pameran pembangunan di Tapian Siri-siri Minggu sore (6/3). Pembukaan pameran tersebut juga dihadiri oleh Bupati Madina drs Dahlan Hasan Nasution, Ketua PKK, Unsur Muspika, Tokoh Masyarakat, Alim ulama, Tokoh adat dan di saksikan masyarakat Madina. Pameran ini dilaksanakan dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten […]

expand_less