Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Parkir di Panyabungan Semrawut

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 20 Sep 2011
  • print Cetak

MADINA-Lokasi parkir kendaraan di sekitar Parkir di Panyabungan Semrawut semrawut terutama di Pasar Lama dan Pasar Baru Panyabungan. Kenderaan baik roda 2, 3 dan roda empat parkir di sembarang tempat dan sejauh ini pemerintah belum mampu menertibkannya.
Amatan METRO, Senin (19/9) banyak warga khususnya warga Panyabungan mengeluhkan kondisi lokasi parkir yang tak jelas di Panyabungan. Misalnya di Pasar Lama, di sepanjang jalan protokol dijadikan sebagai lokasi parkir.

Bahkan satu-satunya bangunan megah yakni Madina Square tertutup akibat kendaraan yang parkir di badan jalan nasional. Bukan itu saja, kurangnya ketegasan dari pemerintah, para pedagang juga terlihat bebas berjualan di sepanjang jalan protokol sehingga merusak keindahan kota.
Sudirman, warga Kayu Jati, Kecamatan Panyabungan kepada METRO mengesalkan tidak adanya lokasi parkir yang jelas di Panyabungan. Setiap kendaraan bebas parkir dimana saja. Ironisnya, ada juga tukang parkir yang memunguti pengendara yang parkir di jalan protokol.
”Kita tak tahu dimana sebenarnya parkir yang jelas, dan tak adanya parkir ini sangat mengganggu tatanan dan keindahan Panyabungan karena di sepanjang pinggir badan jalan nasional ini setiap kendaraan bebas parkir bahkan menjadi foel bagi angkutan umum. Akibatnya sering terjadi kemacetan lalu lintas,” sebut Dirman, Senin (19/9).
Kondisi serupa juga terlihat di Pasar Baru Panyabungan, pinggir jalan keliling pasar yang hanya memiliki lebar sekitar 3 meter itu dipadati semua jenis kendaraan. Bukan itu saja, para pedagang kaki lima di sepanjang parkir itu hingga kini masih tetap beroperasi. Akibatnya badan jalan yang hanya dipakai melintas tak sampai lagi 2 meter tersebut menimbulkan macet setiap waktu dan terjadi desak-desakan, melewati jalan keliling yang hanya sekitar 100 meter butuh waktu setengah jam.
Harapan masyarakat, Pemkab Madina segera mengatasi kondisi ini dengan mengalokasikan anggaran pembangunan lokasi parkir di Panyabungan baik parkir angkutan maupun parkir di lokasi pasar terutama di pasar baru Panyabungan. Karena, sejak pasar baru Panyabungan dibangun pada tahun 2004 lalu hingga kini belum tertata dan masih semrawut.
Kepala Dinas Perhubungan Madina, Harlan Batubara SH saat dikonfirmasi menjelaskan pihaknya telah berulang kali mengupayakan mengatasi hal ini namun pihaknya sangat kesulitan, mengingat belum adanya lokasi parkir yang dimiliki Pemkab Madina. Alasan yang lain disebutkan Harlan mengenai parkir di pasar baru Panyabungan karena para pedagang kaki lima tidak mau pindah ke lokasi berjualan yang telah disediakan.
”Bukan kita biarkan kondisi ini, tetapi telah sering kita upayakan untuk ketertiban kota Panyabungan, namun pemerintah kita belum memiliki lahan untuk dijadikan lokasi parkir. Dan kalaupun membeli lahan kita harapkan untuk anggaran 2012 akan bisa tertampung, dan mengenai pasar baru Panyabungan itu sudah kita lakukan upaya penertiban dan sampai saat ini tak akan bisa ditertibkan. Hanya satu caranya yaitu dengan memindahkan pedagang yang jualan di pinggir jalan agar pindah ke pasar belakang,” pungkas kadis. (wan/mer)

Sumber : metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • MARSIDAO-DAO (episode 43)

    MARSIDAO-DAO (episode 43)

    • calendar_month Sabtu, 3 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara Marayak pukul 5.20 potang ni ari tolap ma motor i i huta Bilah i. Ipaso parmotor i ma motor i. Idokonsa tu Si Isrot na madung tolap alai tu huta i.  Mambege na madung tolap tu huta Bilah i, naniligi si Pikek dot Si Poso ma tu ruar, manaili […]

  • Rahudman-Abdillah tersangka aset KAI, harus dibuka lebar

    Rahudman-Abdillah tersangka aset KAI, harus dibuka lebar

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Dengan ditetapkan Wali Kota Medan non aktif Rahudman Harahap dan mantan Wali Kota Medan Abdillah serta Handoko Lie sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung ( Kejagung)  dalam pengalihan tanah PT Kerat Api Indonesia (KAI) di Kota Medan mendapat apresiasi dari para kalangan di Sumatera Utara. Menurut  Ketua LSM Gerakan Transparansi Anggaran Rakyat ( GeTAR) […]

  • Pasangan Yusuf-Imron Kunjungi PKS

    Pasangan Yusuf-Imron Kunjungi PKS

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN  (Mandailing Online) – Issu yang berkembang selama ini bahwa PKS akan mendukung pasangan calon bupati/wakil bupati Yusuf Nasution-Imron Lubis dalam Pilkada Mandailing Natal (Madina) mulai mendekati kenyataan. Pasalnya, pasangan Yusuf Nasution-Imron Lubis bersama tim pemenangan melakukan kunjungan ke secretariat DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Madina di Pidoli, Panyabungan, Rabu (5/8). Kunjungan ini merupakan silaturrahmi […]

  • DCS Dapil1 PKS Madina

    DCS Dapil1 PKS Madina

    • calendar_month Sabtu, 6 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    DAFTAR CALON SEMENTARA ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT PEMILIHAN UMUM TAHUN 2014 Partai Keadilan Sejahtera ( PKS ) Dapil 1 Madina.

  • Ketua KPU Madina : Gaji KPPS Tidak Dibebani Pajak

    Ketua KPU Madina : Gaji KPPS Tidak Dibebani Pajak

    • calendar_month Selasa, 20 Feb 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Adanya Oknum Ketua KPPS di Kabupaten Mandailing Natal menyunat gaji KPPS dengan dalih pajak, Ketua Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) dengan tegas mengatakan, anggota KPPS yang menerima gaji tidak dibebani pajak. Kalaupun ada Ketua KPPS yang memotong gaji anggota KPPS, itu diluar perintah KPU. […]

  • Ulasan Konfercab PDIP Madina, Visi Pengembangan Hantar Iskandar Jadi Ketua

    Ulasan Konfercab PDIP Madina, Visi Pengembangan Hantar Iskandar Jadi Ketua

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Catatan: Muhammad Ludfan Nasution Konferensi Cabang Dewan Pengurus Cabang Partai Demokrasi Iindonesia Perjuangan Kabupaten Mandailing Natal (Konfercab PDI-Perjuangan Madina) yang dilaksanakan secara serentak di Kota Ranto Prapat pada Selasa, 10 Maret kemarin memang sudah usai. Ketua baru untuk periode 2015-2020 pun sudah terpilih. PAC yang menjadi peserta Konfercab pun boleh merasa lega karena sudah […]

expand_less