Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Warga Desa Jambur Padang Matinggi Datangi Gedung DPRD

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 30 Sep 2011
  • print Cetak

PANYABUNGAN:  Karena tuntutan warga Desa Jambur Padang Matinggi Kecamatan Panyabungan Utara Kabupaten Mandailing Natal kurang di tanggapi oleh Pemerintah yang dalam hal itu Bupati dan juga DPRD terkait dengan tuntutan warga untuk memekarkan diri dari Jambur Padang Matinggi menjadi Desa Jambur Manunggal , Senin ( 26-9) lima ( 5 ) warga sebagai perwakilan dari 450 KK mendatangi Gedung DPRD untuk Memohon kepada Praksi Perjuangan Reformasi dan Komisi 1 agar Tuntutan warga terkait pemekaran yang sudah di mohonkan sejak 2001 dapat terwujud.

“ Permohonan kami sudah lama kepada Bupati dan DPRD dan juga kami telah melakukan aksi demo ke Bupati dan DPRD agar kami di jadikan desa defenitif demi untuk perbaikan pembangunan dan menjaga kerukunan warga yang akhir-akhir kurang harmonis akibat ulah aparat desa,” ujar Juari Siregar sebagai tokoh masayarakat kepada Sekretaris Komisi 1 DPRD Madina Iskandar Hasibuan, Senin ( 26-9) di Ruangan Fraksi Perjuangan Reformasi.

Kata Juari sebagai juru bicara warga, masalah pemekaran desa Jambur Padang Matinggi sebenarnya kelihatannya pemerintah menurut yang kami amati ragu-ragu untuk memekarkannya karena di duga ada pihak yang kurang senang desa Jambur Padang Matinggi di mekarkan, padahal melihat potensi desa dan jumlah penduduk serta luas wilayah desa sudah sangat layak desa itu dijadikan dua desa untuk percepatan pembangunan dan untuk semakin mudahnya pelayanan kepada masyarakat desa yang selama ini kurang ada pelayanan kepada masyarakat.

Kata dia, kenapa Pemerintah baik itu Camat, Kabag Tapem, Asisten I dan Bupati/Wakil Bupati serta DPRD Madina ngak mau memekarkan desa itu, padahal kalau dilihat dari desa-desa yang lain yang telah di mekarkan seperti desa di wilayah Pantai Barat, Siabu yang dalam hal itu Tanggabosi, di Kecamatan Naga Juang di Bukit Malintang yang sampai sekarang menjadi masalah yaitu Desa Darul Ehsan dapat dengan mudah di mekarkan oleh Bupati dan DPRD.

Dugaan kami, keterlambatan pemekaran desa Jambur Padang Matinggi tidak terkecuali ada dugaan oknum anggota DPRD yang Dapil 4 memainkannya, padahal persoalan pemekaran sebenarnya sangat mudah kalau melihat dari desa-desa yang mekar di wilayah Mandailing Natal selama ini dapat di mekarkan oleh pemerintah dan hendaknya pemerintah dan DPRD jangan pilih kasih dalam pemekaran tersebut.

“ Kami ingin baik-baik dan santun menyampaikannya, apa persoalan yang terjadi selama ini sehingga desa kami tidak bisa di mekarkan dan apakah kami harus ramai-ramai datang ke Kantor DPRD dan Kantor Bupati, apakah sudah tidak ada lagi niat yang baik dari pemerintah, katanya penyampaian asfirasi ke DPRD, kami sudah sampaikan, apakah pemekaran ini pernah di bahas atau tuntutan kami dibuang ke tong sampah,” ujar Jauhari Siregar  dengan tegas kepada Sekretaris Komisi 1 DPRD Madina yang menerima kedatangan warga.

Sekretaris Komisi 1 DPRD Madina Iskandar Hasibuan kepada Warga yang datang mengutarakan tuntutan warga sangat wajar dan perlu menjadi perhatian pemerintah, sebab niat warga itu baik untuk membantu percepatan pembangunan, apalagi warga sudah wanti-wanti jika desa mereka di mekarkan maka segala kebutuhan untukperkantoran desa dan lainnya warga siap menyiapkannya tanpa bantuan pemerintah.

“ Warga desa mau membantu pembangunan desa kenapa kita tidak tanggapi, kita jangan melihat sisi kepentingan dari oknum-oknum aparat desa yang ingin daerahnya tidak berkembang, kita lihat Desa Tanggabosi yang tadinya satu desa menjadi empat desa, apa ngak salah kita menghambat pemekaran desa,  akupun heran kalu Bupati tidak menanggapi tuntutan warga,” ujar Iskandar Hasibuan yang Politisi PDI Perjuangan Madina yang suka ceplas ceplos kalau bicara. (Rin )

Sumber : beritasore

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kodam Buka Kesempatan Menjadi Calon Bintara Prajurit Karier

    Kodam Buka Kesempatan Menjadi Calon Bintara Prajurit Karier

    • calendar_month Selasa, 31 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat memberikan kesempatan kepada Pemuda/Pemudi Indonesia di wilayah Kodam I/BB untuk menjadi calon Bintara Prajurit Karier TNI AD Tahun 2011. Bagi yang berminat menjadi Prajurit TNI AD dapat mendaftarkan diri dengan persyaratan : Warga Negara Indonesia, pria/wanita dan bukan prajurit TNI, Polri dan PNS. Beragama, Bertaqwa kepada Tuhan Yang […]

  • 468 Knalpot blong Digilas situmalas

    468 Knalpot blong Digilas situmalas

    • calendar_month Sabtu, 18 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN- Sebanyak 468 knalpot blong bernilai Rp163 juta digilas alat berat perata jalan atau yang biasa disebut situmalas, di Alaman Bolak Padang Nadimpu, Kota Padangsidimpuan, Jumat (17/2). Penghancuran knalpot blong tersebut langsung dipimpin Kapolres Psp AKBP Andi Syahriful Taufik bersama Wali Kota Drs H Zulkarnain Nasution, dan disaksikan unsur muspida plus, praktisi hukum, tokoh masyarakat, […]

  • Dana Pekerjaan Relokasi Pasar Baru Panyabungan Masih Misteri

    Dana Pekerjaan Relokasi Pasar Baru Panyabungan Masih Misteri

    • calendar_month Selasa, 24 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengerjaan pematangan lahan untuk relokasi Pasar Baru Panyabungan sudah berjalan sekitar sebulan. Namun, sember dananya hingga kini masih misteri. Kepala Dinas Keuangan Kabupaten Mandailing Natal, Kamal Rangkuti mengaku belum ada pencairan dana untuk biaya relokasi sementara Pasar Baru Panyabungan itu. Estimasi biaya untuk relokasi ini juga belum diumumkan Pemkab Madina. Namun, […]

  • Presentasi Kawasan Ekonomi Khusus di HUT Madina

    Presentasi Kawasan Ekonomi Khusus di HUT Madina

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Presentasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batahan dilangsungkan di Taman Raja Batu, Panyabungan, Mandailing Natal, Senin (9/3/2020). Kegiatan presentasi ini bagian dari berbagai agenda peringatan HUT ke21 Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Peserta presentasi antara lain : matan Gubernur Sumut, Tengku Eri Nuradi; Ketua Kadin Sumut, Ivan Iskandar Batubara; Komjen Pol Saud Usman; […]

  • BAHASA DAN AKSARA MANDAILING (bagian 1)

    BAHASA DAN AKSARA MANDAILING (bagian 1)

    • calendar_month Senin, 2 Apr 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : ASKOLANI NASUTION Budayawan    Pengantar Bahasa Mandailing adalah bahasa yang digunakan sebagai bahasa adat dan budaya di wilayah bekas Asisten Residen Angkola Mandailing atau di wilayah Tapanuli Bagian Selatan. Penyebutan Tapanuli Bagian Selatan dalam konteks ini, hanya untuk menjelaskan satu kawasan yang berbeda dengan Tapanuli lainnya, baik dari sisi bahasa maupun budaya. […]

  • UKT Ditengah Pandemi

    UKT Ditengah Pandemi

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Elsa Novia Wita Siregar, S.Si   Seperti kita ketahui, semenjak wabah melanda dunia termasuk Indonesia banyak kegiatan yang dilakukan dirumah termasuk kegiatan belajar mengajar dimulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi. Proses belajar mengajar dilakukan secara online dirumah masing-masing. Kegiatan ini otomatis mengharuskan setiap peserta didik menyiapkan kuota setiap kelas online diadakan. Tentu […]

expand_less