Senin, 21 Sep 2026
light_mode

KNKT: Aek Latong tak layak dilintasi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 1 Jul 2011
  • print Cetak


SIPIROK –
Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) tadi malam merekomendasikan bahwa Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) bagian tengah di Aek Latong, Tapanuli Selatan, tidak layak dilintasi kendaraan roda empat karena kondisi jalan tersebut sudah sangat tak mungkin untuk digunakan sehingga perlu jalan alternatif.

Sebuah kecelakan terjadi di Jalinsum bagian tengah Aek Latong Tapsel, pekan lalu, yang menewaskan 19 penumpang bus Antar Lintas Sumatera (ALS) yang tidak mampun menanjak di Aek Latong hingga mobil mundur dan masuk kubangan.

Kesimpulan tersebut didapat oleh tim KNKT bersama pegawai Dinas Perhubungan Pemprov Sumatera Utara setelah melakukan pemeriksaan lokasi untuk mengetahui penyebab kecelakaan bus tersebut. Mereka mengumpulkan data mulai dari tempat jatuhnya bus, badan jalan, dan bangkai bus. Semua dilakukan dengan seteliti mungkin.

“Sudah seharusnya dibangun jalur pengganti atau alternatif, karena jalan ini kondisinya cukup parah apalagi tanahnya yang lembek dan mengalami penurunan permukaan setiap hari. Sebagai jalur transportasi Lintas Tengah Sumatera, jalan ini sangat tidak layak pakai,” salah seorang anggota KNKT, R Sri Sadono di Aek Latong.

Dikatakan, KNKT ke Aek Latong untuk mengumpulkan bahan dan identifikasi sehingga diketahui penyebab kecelakaan. “Kedatangan kita untuk mengidentifikasi lokasi dan mengumpul data-data yang mengarah pada penyebab kecelakan bus ALS BK 7088 DL kemarin,” katanya, .

Namun, KNKT belum bisa menyimpulkan penyebab kecelakaan tersebut. “Kita tidak bisa menyimpulkan penyebab kecelakaan dari data ini saja. Karena bisa jadi disebabkan oleh berbagai faktor, seperti alam, manusia, dan teknis. Semua data akan kita serahkan untuk disimpulkan oleh tim ahli,” ujarnya.

Selain hasil identifikasi dan keterangan yang diperoleh di lokasi kecelakaan, KNKT juga membutuhkan data lain. Seperti KIUR dan STNK kendaraan serta SIM si sopir. Ditambahkan Sadono, jika penyebab kecelakaan sudah bisa dipastikan, maka KNKT akan membuat rekomendasi untuk perbaikan atau pengambilan tindakan sesuai aturan hukum yang berlaku.

Sementara itu, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut, Hidayatullah meminta agar seluruh kepala daerah dan gubernur kompak mengurus jalan di Sumut. “Kepala Daerah di Sumut harus kompak. Paling tidak untuk menyelesaikan persoalan jalan ini,” kata Ketua Fraksi PKS ini, tadi malam, kepada Waspada Online.

Dia menambahkan, terjadinya kecelakaan di Aek Latong, Tapanuli Selatan, yang memakan belasan korban jiwa, harus menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk membenahi persoalan jalan di Sumut. “Perbaikan jalan nasional di Sumut, jangan hanya momentum Aek Latong, namun harus dengan konsep komprehensif. Kalau minta Aek Latong saja, bisa. Tetapi kepala daerah harus kompak,” ungkapnya.

Dikatakannya, perbaikan jalan di Sumut juga sebaiknya harus fokus. Sebab, jika semua diperbaiki dengan anggaran yang terbatas, tidak akan mungkin sanggup memperbaiki jalan yang rusak tersebut. “Fokus pada satu jalan. Kalau semua, tidak akan sanggup. Harus ada kesepakatan. Misalnya dengan membangun jalan dengan jarak y ang lebih jauh tapi kualitasnya lebih bagus,” bebernya.

Selain itu, lanjutnya, persoalan lain yang menyebabkan kondisi jalan di Sumut kualitasnya tidak sebagus di daerah lainnya seperti Sumatera Barat, karena korupsi yang sudah membudaya. “Jangan proyek pembangunan jalan jadi ajang korupsi berjamaah,” ujarnya.

Menurut Hidayatullah, hal itu sejatinya dapat direalisasikan jika Sumut berkomitmen. “Sumut harus malu, kenapa Sumbar lebih bagus dibanding kita,” tuturnya seraya menegaskan kualitas proyek di Sumut sangat rendah.

Seperti diketahui, kondisi jalan di Sumut masih banyak yang kupak kapik. Dari 2.250 kilometer panjang jalan nasional di Sumut, sepanjang 750 kilometer lebih diantaranya dalam kondisi rusak atau sekitar 33 persen.
Sumber : Waspadaonline

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dajjal dalam Suatu Sistem

    Dajjal dalam Suatu Sistem

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    “Fitnah terbesar itu justru ketika manusia kehilangan orientasi kebenaran. Saat wahyu tak lagi dijadikan standar. Yang dijadikan ukuran hanyalah opini (sekulerisme) dan mayoritas (demokrasi)” Bayangkan sebuah sistem siluman menjalar di setiap sendi kehidupan: ekonomi, media, pendidikan, bahkan teknologi. Semuanya bergerak tanpa disadari, kecuali oleh mereka yang jiwanya peka dan imannya hidup. Banyak orang menunggu kemunculan […]

  • Atika : Varietas Siganteng Harus Dimuliakan Untuk Mendongkrak Penghasilan Petani

    Atika : Varietas Siganteng Harus Dimuliakan Untuk Mendongkrak Penghasilan Petani

    • calendar_month Sabtu, 5 Des 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pasangan Sukhairi-Atika akan melakukan pemuliaan bibit padi varietas Siganteng sebagai salah satu upaya nyata meningkatkan intensifikasi persawahan di Mandailing Natal (Madina). Varietas Siganteng adalah varietas yang ditemukan petani bernama Imran (almarhum) di Desa Huraba, Siabu, Madina beberapa tahun lalu. Varietas ini mampu memproduksi 9 hingga 11 ton per Ha. Nyaris menyamai […]

  • Jalan Medan-Berastagi longsor

    Jalan Medan-Berastagi longsor

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Jalan Medan-Berastagi di Dusun Listrik Desa Lau Mulgap, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara longsor sejak Minggu (29/12) kemarin pukul 20.30 WIB. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara Asren Nasution di Medan, hari ini, mengatakan longsor terjadi setelah menerima curah hujan yang tinggi pada Minggu malam. Tanah longsor tersebut mengikis […]

  • Banjir Aek Rantopuran Gunungtua

    Banjir Aek Rantopuran Gunungtua

    • calendar_month Senin, 18 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kondisi Daerah Aliran Sungai Aek Rantopuran Mandailing Online, Panyabungan. Kondisi di Daerah Aliran Sungai Aek Rantopuran di desa Gunungtua Jae Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal. Photo :EF/Emily Fynn.

  • Longat berduka, Jenazah Safrida Ditemukan Tersangkut di Akar Pohon

    Longat berduka, Jenazah Safrida Ditemukan Tersangkut di Akar Pohon

    • calendar_month Selasa, 6 Des 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN BARAT (Mandailing Online) – Jenazah Safrida (19) berhasil ditemukan Selasa pagi (6/12) setelah hanyut Senin petang (5/12) di Sungai Aek Sarir, Kelurahan Longat, Kecamatan Panyabungan Barat, Mandailing Natal. Tubuh almarhumah ditemukan tersangkut di akar pohon oleh tim pencari sekira pukul 10.00 WIB. Safrida warga Kelurahan Longat hanyut bersama suaminya Rahmat (22) ketika menyeberangi sungai […]

  • Rawan Longsor, Kementerian PUPR Bangun Tembok Penahan di Jalinsum Morsip

    Rawan Longsor, Kementerian PUPR Bangun Tembok Penahan di Jalinsum Morsip

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA SIPONGI (Mandailing Online) – Jalan Nasional di titik Desa Tanjung Alai, Dusun Pintu Angin, Kecamatan Muara Sipongi (Morsip) Kabupaten Mandailing Natal sedang berlangsung pembangunan tembok penahan longsor tebing. Pembiayaan proyek ini berasal dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Titik ini termasuk rawan longsor,  dan beberapa ruas […]

expand_less