Jumat, 6 Nov 2026
light_mode

KNKT: Aek Latong tak layak dilintasi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 1 Jul 2011
  • print Cetak


SIPIROK –
Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) tadi malam merekomendasikan bahwa Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) bagian tengah di Aek Latong, Tapanuli Selatan, tidak layak dilintasi kendaraan roda empat karena kondisi jalan tersebut sudah sangat tak mungkin untuk digunakan sehingga perlu jalan alternatif.

Sebuah kecelakan terjadi di Jalinsum bagian tengah Aek Latong Tapsel, pekan lalu, yang menewaskan 19 penumpang bus Antar Lintas Sumatera (ALS) yang tidak mampun menanjak di Aek Latong hingga mobil mundur dan masuk kubangan.

Kesimpulan tersebut didapat oleh tim KNKT bersama pegawai Dinas Perhubungan Pemprov Sumatera Utara setelah melakukan pemeriksaan lokasi untuk mengetahui penyebab kecelakaan bus tersebut. Mereka mengumpulkan data mulai dari tempat jatuhnya bus, badan jalan, dan bangkai bus. Semua dilakukan dengan seteliti mungkin.

“Sudah seharusnya dibangun jalur pengganti atau alternatif, karena jalan ini kondisinya cukup parah apalagi tanahnya yang lembek dan mengalami penurunan permukaan setiap hari. Sebagai jalur transportasi Lintas Tengah Sumatera, jalan ini sangat tidak layak pakai,” salah seorang anggota KNKT, R Sri Sadono di Aek Latong.

Dikatakan, KNKT ke Aek Latong untuk mengumpulkan bahan dan identifikasi sehingga diketahui penyebab kecelakaan. “Kedatangan kita untuk mengidentifikasi lokasi dan mengumpul data-data yang mengarah pada penyebab kecelakan bus ALS BK 7088 DL kemarin,” katanya, .

Namun, KNKT belum bisa menyimpulkan penyebab kecelakaan tersebut. “Kita tidak bisa menyimpulkan penyebab kecelakaan dari data ini saja. Karena bisa jadi disebabkan oleh berbagai faktor, seperti alam, manusia, dan teknis. Semua data akan kita serahkan untuk disimpulkan oleh tim ahli,” ujarnya.

Selain hasil identifikasi dan keterangan yang diperoleh di lokasi kecelakaan, KNKT juga membutuhkan data lain. Seperti KIUR dan STNK kendaraan serta SIM si sopir. Ditambahkan Sadono, jika penyebab kecelakaan sudah bisa dipastikan, maka KNKT akan membuat rekomendasi untuk perbaikan atau pengambilan tindakan sesuai aturan hukum yang berlaku.

Sementara itu, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut, Hidayatullah meminta agar seluruh kepala daerah dan gubernur kompak mengurus jalan di Sumut. “Kepala Daerah di Sumut harus kompak. Paling tidak untuk menyelesaikan persoalan jalan ini,” kata Ketua Fraksi PKS ini, tadi malam, kepada Waspada Online.

Dia menambahkan, terjadinya kecelakaan di Aek Latong, Tapanuli Selatan, yang memakan belasan korban jiwa, harus menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk membenahi persoalan jalan di Sumut. “Perbaikan jalan nasional di Sumut, jangan hanya momentum Aek Latong, namun harus dengan konsep komprehensif. Kalau minta Aek Latong saja, bisa. Tetapi kepala daerah harus kompak,” ungkapnya.

Dikatakannya, perbaikan jalan di Sumut juga sebaiknya harus fokus. Sebab, jika semua diperbaiki dengan anggaran yang terbatas, tidak akan mungkin sanggup memperbaiki jalan yang rusak tersebut. “Fokus pada satu jalan. Kalau semua, tidak akan sanggup. Harus ada kesepakatan. Misalnya dengan membangun jalan dengan jarak y ang lebih jauh tapi kualitasnya lebih bagus,” bebernya.

Selain itu, lanjutnya, persoalan lain yang menyebabkan kondisi jalan di Sumut kualitasnya tidak sebagus di daerah lainnya seperti Sumatera Barat, karena korupsi yang sudah membudaya. “Jangan proyek pembangunan jalan jadi ajang korupsi berjamaah,” ujarnya.

Menurut Hidayatullah, hal itu sejatinya dapat direalisasikan jika Sumut berkomitmen. “Sumut harus malu, kenapa Sumbar lebih bagus dibanding kita,” tuturnya seraya menegaskan kualitas proyek di Sumut sangat rendah.

Seperti diketahui, kondisi jalan di Sumut masih banyak yang kupak kapik. Dari 2.250 kilometer panjang jalan nasional di Sumut, sepanjang 750 kilometer lebih diantaranya dalam kondisi rusak atau sekitar 33 persen.
Sumber : Waspadaonline

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Karang Taruna Madina Konsisten Jaga Nilai Kearifan Lokal

    Karang Taruna Madina Konsisten Jaga Nilai Kearifan Lokal

    • calendar_month Kamis, 28 Jan 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Forum Pengurus Karang Taruna Kabupaten Mandailing Natal sebagai organisasi sosial kepemudaan akan tetap konsisten mewarisi nilai-nilai tradisi leluhur dan tetap menjaga nilai kearifan lokal Mandailing. “Ciri khas yang digali dari unsur-unsur tradisionil Mandailing yang turun temurun dari leluhur kita harus tetap kita jaga dan pertahankan. Kearifan lokal (local genius) Mandailing harus […]

  • KPK teliti perencanaan yang dibuat daerah

    KPK teliti perencanaan yang dibuat daerah

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    LANGKAT – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan meneliti setiap perencanaan yang dibuat daerah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang harus terdapat APBD Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Hal itu disampaikan Perwakilan Badan Perencanaan Daerah Provinsi Sumatera Utara Abdul Wahid MSi di Stabat, kemarin. Abdul Wahid menjelaskan bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan meneliti perencanaan […]

  • Pemuda Harus Tingkatkan SDM dan Berperan dalam Pembangunan

    Pemuda Harus Tingkatkan SDM dan Berperan dalam Pembangunan

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sebagai Pemuda jangan menjadi penonton di daerah sendiri dan harus berperan mengawal perkembangan dan pembangunan sekaligus meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang masih minoritas, sehingga investor berdatangan dengan leluasa mengambil hasil bumi keluar daerah tanpa meninggalkan kesejahteraan terhadap masyarakatnya. Demikian disampaikan Sekretaris Umum DPP IPK H Arpan Maksum, Sabtu (4/12) di Gedung Serba Guna Panyabungan, […]

  • PN Panyabungan Harus Hati-hati

    PN Panyabungan Harus Hati-hati

    • calendar_month Senin, 13 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pengadilan Negeri Panyabungan tampaknya harus ekstra hati-hati dalam mengambil keputusan terkait kasus ganja yang melibatkan dua oknum PNS, Heriansyah Hanzali Dalimunthe dan Dedek Ispansyah Siregar yang saat ini masih dalam proses persidangan. Sebab dari beberapa kali persidangan yang dilaksanakan atas kedua oknum PNS dan dua orang temannya, Samsuddin Batubara alias Manambin dan Edi Syahputra, […]

  • Semua Pihak Harus Proaktif Tuntaskan Bandara Madina

    Semua Pihak Harus Proaktif Tuntaskan Bandara Madina

    • calendar_month Selasa, 25 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) Hidayat Batubara menekankan kepada semua pihak agar tahapan pembangunan bandara Madina tidak melorot lagi dari yang dijadwalkan. Apabila ada lagi kendala harus dituntaskan dengan segera dan baik, dan jika tak ada kendala agar proses pelaksanaan pembangunan bandara segera dilaksanakan. Itu ditegaskan Hidayat Batubara ketika meninjau areal lahan […]

  • Dua Profesor Tinjau Gordang Sambilan Raksasa

    Dua Profesor Tinjau Gordang Sambilan Raksasa

    • calendar_month Sabtu, 15 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dosen di Universitas Utrecht, Blanda, Dr.Hayyan Ul Hag SH, LL.M dan Prof. Bismar dari USU meneliti ujung salah satu tabuh Gordang Sambilan yang belum rampung di markas Kampoeng Kaos Madina, Panyabungan, Mandailing Natal, Jum’at (14/6/2013). Pihak Kampoeng Koas Madina menyatakan, pembuatan gordang sambilan ukuran raksasa ini merupakan salah satu upaya mempopulerkan […]

expand_less