Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

KNKT: Aek Latong tak layak dilintasi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 1 Jul 2011
  • print Cetak


SIPIROK –
Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) tadi malam merekomendasikan bahwa Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) bagian tengah di Aek Latong, Tapanuli Selatan, tidak layak dilintasi kendaraan roda empat karena kondisi jalan tersebut sudah sangat tak mungkin untuk digunakan sehingga perlu jalan alternatif.

Sebuah kecelakan terjadi di Jalinsum bagian tengah Aek Latong Tapsel, pekan lalu, yang menewaskan 19 penumpang bus Antar Lintas Sumatera (ALS) yang tidak mampun menanjak di Aek Latong hingga mobil mundur dan masuk kubangan.

Kesimpulan tersebut didapat oleh tim KNKT bersama pegawai Dinas Perhubungan Pemprov Sumatera Utara setelah melakukan pemeriksaan lokasi untuk mengetahui penyebab kecelakaan bus tersebut. Mereka mengumpulkan data mulai dari tempat jatuhnya bus, badan jalan, dan bangkai bus. Semua dilakukan dengan seteliti mungkin.

“Sudah seharusnya dibangun jalur pengganti atau alternatif, karena jalan ini kondisinya cukup parah apalagi tanahnya yang lembek dan mengalami penurunan permukaan setiap hari. Sebagai jalur transportasi Lintas Tengah Sumatera, jalan ini sangat tidak layak pakai,” salah seorang anggota KNKT, R Sri Sadono di Aek Latong.

Dikatakan, KNKT ke Aek Latong untuk mengumpulkan bahan dan identifikasi sehingga diketahui penyebab kecelakaan. “Kedatangan kita untuk mengidentifikasi lokasi dan mengumpul data-data yang mengarah pada penyebab kecelakan bus ALS BK 7088 DL kemarin,” katanya, .

Namun, KNKT belum bisa menyimpulkan penyebab kecelakaan tersebut. “Kita tidak bisa menyimpulkan penyebab kecelakaan dari data ini saja. Karena bisa jadi disebabkan oleh berbagai faktor, seperti alam, manusia, dan teknis. Semua data akan kita serahkan untuk disimpulkan oleh tim ahli,” ujarnya.

Selain hasil identifikasi dan keterangan yang diperoleh di lokasi kecelakaan, KNKT juga membutuhkan data lain. Seperti KIUR dan STNK kendaraan serta SIM si sopir. Ditambahkan Sadono, jika penyebab kecelakaan sudah bisa dipastikan, maka KNKT akan membuat rekomendasi untuk perbaikan atau pengambilan tindakan sesuai aturan hukum yang berlaku.

Sementara itu, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut, Hidayatullah meminta agar seluruh kepala daerah dan gubernur kompak mengurus jalan di Sumut. “Kepala Daerah di Sumut harus kompak. Paling tidak untuk menyelesaikan persoalan jalan ini,” kata Ketua Fraksi PKS ini, tadi malam, kepada Waspada Online.

Dia menambahkan, terjadinya kecelakaan di Aek Latong, Tapanuli Selatan, yang memakan belasan korban jiwa, harus menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk membenahi persoalan jalan di Sumut. “Perbaikan jalan nasional di Sumut, jangan hanya momentum Aek Latong, namun harus dengan konsep komprehensif. Kalau minta Aek Latong saja, bisa. Tetapi kepala daerah harus kompak,” ungkapnya.

Dikatakannya, perbaikan jalan di Sumut juga sebaiknya harus fokus. Sebab, jika semua diperbaiki dengan anggaran yang terbatas, tidak akan mungkin sanggup memperbaiki jalan yang rusak tersebut. “Fokus pada satu jalan. Kalau semua, tidak akan sanggup. Harus ada kesepakatan. Misalnya dengan membangun jalan dengan jarak y ang lebih jauh tapi kualitasnya lebih bagus,” bebernya.

Selain itu, lanjutnya, persoalan lain yang menyebabkan kondisi jalan di Sumut kualitasnya tidak sebagus di daerah lainnya seperti Sumatera Barat, karena korupsi yang sudah membudaya. “Jangan proyek pembangunan jalan jadi ajang korupsi berjamaah,” ujarnya.

Menurut Hidayatullah, hal itu sejatinya dapat direalisasikan jika Sumut berkomitmen. “Sumut harus malu, kenapa Sumbar lebih bagus dibanding kita,” tuturnya seraya menegaskan kualitas proyek di Sumut sangat rendah.

Seperti diketahui, kondisi jalan di Sumut masih banyak yang kupak kapik. Dari 2.250 kilometer panjang jalan nasional di Sumut, sepanjang 750 kilometer lebih diantaranya dalam kondisi rusak atau sekitar 33 persen.
Sumber : Waspadaonline

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sebaran Pengaruh Kerajaan Pagaruyung di Asia Tenggara

    Sebaran Pengaruh Kerajaan Pagaruyung di Asia Tenggara

    • calendar_month Kamis, 30 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kerajaan-kerajaan kecil yang mempunyai hubungan darah dan kekerabatan dengan Daulat Yang Dipertuan Raja Alam Pagaruyung disebut sebagai “sapiah-balahan, kuduang-karatan, kapak-radai, dan timbang-pacahan” dari Daulat Yang Dipertuan Raja Alam Pagaruyung. Dari sejarah yang sudah diteliti dan ditulis oleh para ahli mengemukakan bahwa selama tiga setengah abad kerajaan Pagaruyung mengirimkan anak-anaknya untuk menjadi raja atau anak perempuannya […]

  • Warga Bantahan Panyabungan Tanya Dana Bencana

    Warga Bantahan Panyabungan Tanya Dana Bencana

    • calendar_month Jumat, 19 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Warga kawasan Batahan Kabupaten Madina pertanyakan dana bantuan pasca angin puting beliung yang menimpa 99 kk Masarakat Batahan, sedang inpormasi soal dana bantuan dari Pemda Madina sebesar Rp120 juta lebih dipertanyakan. Kamis (11/11) Dana sebesar Rp 120 juta tersebut menjadi bahan pertanyaan warga Batahan setelah ada mendapat inpormasi bahwa dana bantuan yang terulis pada […]

  • Masyarakat Madina Mayoritas Ahlussunnah Waljamaah

    Masyarakat Madina Mayoritas Ahlussunnah Waljamaah

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PUNCAK SORIK MARAPI (Mandailing Online) –  Secara kultural mayoritas masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mayoritas berfaham Ahlussunnah Waljamaah. Hal ini dibuktikan dengan mayoritas masyarakat ketika beramal ibadah mengamalkan ajaran Ahlussunnah Waljamaah. “Fakta ini sudah terjadi sejak dahulu,” demikian dikatakan Ketua Tandfidz Nahdlatul Ulama Madina, Drs.H.Zainal Arifin Nasution,MM di Hutatinggi, Puncak Sorik Marapi, Selasa, (7/7) […]

  • Kata Kapolda Sumut, Jadikan Pengamanan Pilkada Sebagai Ibadah

    Kata Kapolda Sumut, Jadikan Pengamanan Pilkada Sebagai Ibadah

    • calendar_month Jumat, 27 Nov 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Kapolda Sumut, Irjen (Pol) Ngadino minta anggotanya jadikan pengamanan pilkada sebagai ibadah. Hal itu ia sampaikan dalam upacara Apel pengecekan pergeseran pasukan pengamanan pilkada di halaman apel Mapolda Sumut, Jumat (27/11/2015). “Kepada para anggota agar menjalankan tugas pengamanan tersebut dengan tulus dan iklas serta menjadi ibadah untuk setiap anggota,” ungkapnya. Diakhir arahannya, Kapolda […]

  • Juara Cerdas Cermat Itu Ternyata Jalan Kaki 3 Km ke Sekolah

    Juara Cerdas Cermat Itu Ternyata Jalan Kaki 3 Km ke Sekolah

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      BATANG NATAL (Mandailing Online) – Juara I cerdas-cermat tingkat Kecamatan Batang Natal dan Juara Harapan III tingkat Kabupaten Madina ternyata pergi-pulang ke sekolah dengan berjalan kaki sepanjang tiga kilometer setiap hari. Murid SDN 277 bernama lengkap Saifullah tidak punya pilihan lain. Dia bersama 30-an murid lain dari Desa Lubuk Bondar harus menempuh jalan berlumpur […]

  • HWK dan Golkar Madina Dorong Pemberdayaan Perempuan

    HWK dan Golkar Madina Dorong Pemberdayaan Perempuan

    • calendar_month Sabtu, 25 Jun 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PIDOLI (Mandailing Online) – Himpunan Wanita Karya (HWK) dan DPD Partai Golkar Mandailing Natal (Madina) menggelar pelatihan pembuatan deterjen cair dan pembersih lantai di Kantor DPD Golkar Madina, Desa Pidoli Lombang, Panyabungan, Sabtu (25/6). Pelatihan dengan tema “Bersih Cemerlang” ini merupakan bagian dari pemberdayaan perempuan di wilayah Madina. Sekretaris Golkar Madina Erwin Efendi Nasution menyampaikan […]

expand_less