Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

360 Ribu Tanah Transmigrasi Tanpa Surat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 15 Nov 2013
  • print Cetak

Sulit buat Usaha karena Belum Bersertifikat

JAKARTA – Keamanan hukum tanah-tanah yang ditempati transmigran terancam. Sebab, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) mencatat, sekitar 360 ribu bidang tanah transmigran belum bersertifikat alias bodong.

Direktur Jenderal Pembinaan Pembangunan Kawasan Transmigrasi (P2K-Trans) Kemenakertrans Jamaluddien Malik mengatakan, pihaknya terus mempercepat pembuatan sertifikat tanah hak milik bagi para transmigran. Caranya, Kemenakertrans terus berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN), Kementerian Kehutanan (Kemenhut), dan DPR. “Seluruh tanah yang belum bersertifikat itu statusnya tidak jelas,” katanya di Jakarta, Kamis (14/11).

Menurutnya, Menakertrans Muhaimin Iskandar sudah menginstruksikan supaya mempercepat sertifikasi tanah para transmigran tersebut. Jamaluddien menambahkan, seorang kepala keluarga transmigran umumnya mendapatkan tiga bidang tanah minimal seluas 2 hektare. Tiga bidang tanah itu terdiri atas lahan pekarangan rumah dan dua lahan usaha. Berdasar data jumlah status bidang tanah yang belum bersertifikat itu, Jamaluddien mengatakan, seluruhnya dimiliki sekitar 130 KK transmigran.

Menurut dia, persoalan sertifikasi tanah itu sangat serius. Sebab, rata-rata para transmigran sudah menempati tanah tersebut selama 10 sampai 15 tahun. Kendala yang sering dihadapi pada proses sertifikasi tanah itu adalah banyak bidang tanah yang masih masuk kawasan hutan lindung. “Kemenakertrans meminta putusan agar lokasi-lokasi bidang tanah itu dikeluarkan dari kawasan hutan. Supaya bisa dibuatkan sertifikat,” paparnya.

Rencananya pengurusan sertifikat tanah para transmigran itu dibahas dalam rapat kabinet lintas kementerian pada Maret-April 2014. Menurut Jamaluddien, pemberian sertifikat itu otomatis menjamin kepastian hukum kepemilikan aset tanah secara sah dan diakui negara. Dengan kepastian hukum itu, para transmigran diharapkan bisa bekerja dengan lebih tenang dan aman di lahan-lahan mereka.

Perasaan tenang dan nyaman dalam mengolah lahan tersebut, bagi Jamaluddien, bisa memengaruhi produktivitas pengolahan lahan. Umumnya lahan para transmigran dipakai sebagai area pertanian dan perkebunan. “Produktivitas naik, otomatis mendongrak perekonomian mereka,” kata dia.

Sebelum sertifikat hak milik atas tanah transmigrasi dikeluarkan, Jamaluddien mengatakan, sudah dilakukan verifikasi secara cermat. Upaya itu dilakukan untuk mencegah terjadinya sengketa. Upaya verifikasi, antara lain, lahan transmigrasi harus clear dan clean (2C). Juga, harus 4L (layak huni, layak berkembang, layak usaha, dan layak lingkungan).

Rekapitulasi saat ini, selama 63 tahun perjalanan transmigrasi, 2,2 juta keluarga sudah ditempatkan di berbagai wilayah Indonesia. Sementara itu, 1.183 unit di antara 3.053 unit permukinan transmigrasi yang dibangun berkembang menjadi desa definitif.

Di sisi lain, 382 unit permukiman transmigrasi berkembang menjadi ibu kota kecamatan, 103 unit permukinan menjadi ibu kota kabupaten/kota, dan 1 unit permukiman transmigrasi menjadi ibu kota provinsi, yaitu Kota Mamuju (Sulawesi Barat). (jpnn)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kenangan Huraba Desa Penghasil Bebek

    • calendar_month Minggu, 26 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Desa Huraba Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal sudah sejak zaman dahulu terkenal sebagai penghasil bebek petelur, namun sekarang ini akibat perkembangan zaman hal tersebut hanya tinggal kenangan saja. Dalam rentang 5 tahun terakhir, jumlah peternak bebek petelur di desa ini sudah turun tajam. Itu kontras sekali dengan 5 tahun lalu, dimana […]

  • Kinerja Kabupaten/Kota di Sumut, Psp Peringkat 66, Tapsel 205

    Kinerja Kabupaten/Kota di Sumut, Psp Peringkat 66, Tapsel 205

    • calendar_month Selasa, 26 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA- Kinerja kabupaten/kota di wilayah Sumut mengecewakan. Untuk tingkat kabupaten misalnya, dari 344 kabupaten se-Indonesia, tidak satu pun kabupaten di Sumut yang masuk 10 besar. Terbaik di Sumut adalah Kabupaten Tapanuli Utara yang menduduki peringkat 48 dengan skor 2,5876. Menyusul kemudian Serdang Bedagai 63 (2,5639), Langkat 103 (2,4669), Samosir peringkat 107 (skor 2,4592), Deli Serdang […]

  • Breaking News: Puluhan Warga di WKP PT SMGP Dilarikan ke Rumah Sakit

    Breaking News: Puluhan Warga di WKP PT SMGP Dilarikan ke Rumah Sakit

    • calendar_month Selasa, 27 Sep 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Puluhan warga diduga korban kebocoran gas beracun kembali terjadi di wilayah kerja PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP), Selasa (27/9) petang. Dari informasi yang diterima redaksi Mandailing Online, setidaknya 21 warga telah  dilarikan ke rumah sakit umum dan Permata Madina. Dari penuturan salah satu warga yang dihubungi melalui seluler membenarkan kejadian […]

  • Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014. Ruang I. (Sesi I) Hari :  Minggu, Pukul : 08.00 s/d 10.00 wib Tanggal : 14 Desember 2014   NO.   RUANG UJIAN   NO. PESERTA   NAMA PESERTA 1 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB 1 52132000614 RAHMAT RIZKI NST 2 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB […]

  • Upaya Sobir Lubis di DPRD Madina

    Upaya Sobir Lubis di DPRD Madina

    • calendar_month Rabu, 4 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pasca dilantik menjadi anggota DPRD Madina, Sobir Lubis melihat banyak upaya yang harus dilakukan di legislatif untuk sinergitas pembanguan daerah dan menyahuti aspirasi konstituen. “Sebelumnya saya mengucapkan terimakasih kepada konstituen yang telah memberikan kepercayaan kepada kita,” kata Sobir Lubis menjawab wartawan di ruang Fraksi Golkar DPRD Madina, Rabu (4/9/2019). Terobosan yang […]

  • Camat Siabu Diterpa Tuduhan Korupsi dan Pungli

    Camat Siabu Diterpa Tuduhan Korupsi dan Pungli

    • calendar_month Selasa, 20 Des 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ta m SIABU (Mandiling Online) – Kredibilitas Camat Siabu Kabupaten Mandailing Natal, Edi Sahlan goyah. Pasalnya sang camat diterpa tuduhan dugaan korupsi dan pungli. Dugaan korupsi itu dicuatkan puluhan  anggota Serikat Mahasiswa dan Masyarakat Anti Korupsi (SIMMAK) yang melakukan unjukrasa ke kantor Kecamatan Siabu, Senin (19/12). Unjukrasa serupa juga dilakukan di DPRD Madina, Selasa (20/12). […]

expand_less