Sabtu, 2 Mei 2026
light_mode

Pesawat RI-1 beda dengan Air Force One

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 10 Feb 2012
  • print Cetak

JAKARTA – Sekretaris Menteri Sekretaris Negara Lambock V Nahattands menegaskan interior kabin yang terdapat pada pesawat kepresidenan tidak akan menjadi semewah yang banyak diperkirakan.

“Pesawat ini memang tidak dirancang untuk menjadi sebagaimana sebuah pesawat pribadi khusus,” katanya tadi malam.
Menurut Lambock, pesawat kepresidenan memang dipastikan akan dirancang untuk menempatkan ruangan khusus untuk presiden ataupun wakil presiden. “Juga ada ruangan untuk para ajudan, dan penumpang lainnya. Tetapi sebenarnya itu tidak seperti yang banyak dipikirkan selama ini,” kata dia.

Rencananya pesawat ini akan memiliki kapasitas sesuai untuk rombongan kepresidenan. “Jumlahnya kurang lebih 70 orang,” kata Lambock. Selain itu, pesawat produksi Boeing Company itu diharapkan bisa terbang jauh dengan estimasi perjalanan 10-12 jam. Pesawat juga didesain untuk bisa mendarat di bandara kecil.

Lebih lanjut Lambock menyatakan dalam pesawat memang akan ada perlengkapan peralatan navigasi, sistem komunikasi, cabin insulation, dan perangkat hiburan dalam pesawat. “Tapi jangan menyamakan pesawat ini dengan Air Force One (pesawat kepresidenan AS), jauh beda sekali,” ujarnya.

Boeing Company memang dikenal menjadi produsen pesawat kepresidenan di banyak negara di dunia. Beberapa di antaranya sepertiArgentina,Australia, Belarusia,Kolombia,Malaysia,Nigeria, danIndia.

Lambock juga menyatakan pesawat carter tidak optimal dalam hal kenyamanan dan kesiapan pesawat. “Rekonfigurasi pesawat carter komersial menjadi khusus untuk VVIP membutuhkan waktu yang cukup lama dan tidak nyaman layaknya pesawat khusus kepresidenan,” katanya.

Menurutnya, kehadiran pesawat khusus kepresidenan menjadikan dukungan kegiatan VVIP lebih mudah dan juga akan menekan biaya sewa yang selama ini dianggarkan. “Menggunakan pesawat sewa biayanya lebih tinggi karena penerbangan khusus untuk VVIP memerlukan konfigurasi khusus,” tuturnya.
(dat03/tempo)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Miliki Sabu, Istri Mantan PLH Kadis PU Siantar Diringkus

    Miliki Sabu, Istri Mantan PLH Kadis PU Siantar Diringkus

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PEMATANGSIANTAR : Sarina br Sianipar alias Omek (47), istri mantan Pelaksana Harian (PLH) Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Kadis PU) Kota Pematangsiantar, almarhum Dohar Sidabutar, ditangkap Sat Narkoba Polres setempat, Selasa malam 10 Mei 201, saat menggelar pesta sabu-sabu di rumahnya Jalan Narumonda bawah, Kelurahan Kebun Sayur Kecamatan Siantar Timur. Selain itu, juga diamankan lima orang […]

  • SBY: Tak Rp1 Pun Baju Saya Pakai Uang Negara

    SBY: Tak Rp1 Pun Baju Saya Pakai Uang Negara

    • calendar_month Jumat, 8 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Presiden menegaskan pentingnya penghematan anggaran negara di semua lembaga negara. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akhirnya merespons berbagai kritik belakangan ini tentang pemborosan anggaran negara, khususnya yang menyangkut perjalanan dinas. Dia menegaskan pentingnya penghematan, tak cuma di kalangan pemerintah tapi juga di lembaga-lembaga negara lainnya. “Saya mendengar kritik dan juga usulan dari beberapa kalangan masyarakat agar […]

  • Masih Layakkah Bacaleg Bekas Napi Koruptor Dipilih?

    Masih Layakkah Bacaleg Bekas Napi Koruptor Dipilih?

    • calendar_month Rabu, 6 Sep 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Hj. Nuryati Apsari, S.Hut, MM Aktivis Muslimah dan Pemerhati Generasi Pesta Demokrasi tidak akan lama akan digelar. Di seluruh penjuru kota, ramai baliho sosok bacaleg (bakal calon legislatif) sebagai bentuk promosi diri. Bermunculan wajah baru namun masih banyak juga wajah lama yang meramaikan pesta rakyat lima tahunan ini. Bahkan banyak juga bacaleg bekas napi […]

  • Anggota DPRD Madina Tinjau Pelaksanaan Pilkades, Temukan Kertas Suara Rusak

    Anggota DPRD Madina Tinjau Pelaksanaan Pilkades, Temukan Kertas Suara Rusak

    • calendar_month Rabu, 30 Nov 2016
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

      Panyabungan   Komisi I dan IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) memantau pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang di laksanakan serentak, hari ini, Rabu (30/11).   Setelah memantau Pilkades di beberapa TPS, kita melihat antusias Masyarakat untuk memilih Kepala Sangat tinggi,"Sebut Dodi Martua dan Suwandi Komisi I dan Syafri Siregar […]

  • Atika Beri Batas Waktu, Insentif Tenaga Kesehatan Wajib Bayar Minggu Depan

    Atika Beri Batas Waktu, Insentif Tenaga Kesehatan Wajib Bayar Minggu Depan

    • calendar_month Jumat, 20 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution memberikan batas waktu pencairan insentif tenaga kesehatan. “Warning” itu ditegaskan Atika dalam satu rapat dengan kepala Dinas Kesehatan, Direktur RSUD Panyabungan dan RSUD Husni Thamrin Natal, kemarin. Dan pernyataan ini diposting di akun pribadinya pada laman facebook, Jum’at (20/8/2021). Atika menyatakan, banyak hal yang […]

  • Satpol PP Tendangi Massa PP

    Satpol PP Tendangi Massa PP

    • calendar_month Jumat, 6 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Terjadi Saat Unjuk Rasa di Dinkes dan Kantor Bupati Unjuk rasa massa Pemuda Pancasila di Dinas Kesehatan Madina dan kantor bupati, Kamis (5/1) pagi, berlangsung ricuh. Massa dan Satpol PP terlibat bentrok. Mereka saling dorong. Seorang pendemo dipukul dengan pentungan. Pendemo lainnya, ditendangi. Ratusan pengunjuk rasa tiba di kantor Dinkes sekitar pukul 11.15 WIB dengan […]

expand_less