Minggu, 11 Okt 2026
light_mode

Ridwan Rangkuti: Bupati Tidak Dapat Membubarkan Badan Pemangku Adat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 14 Nov 2014
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) tidak dapat membubarkan atau membekukan kepengurusan Badan Pemangku Adat (BPA) karena BPA adalah organisasi yang tumbuh dari unsur raja-raja adat dari berbagai marga-marga di seluruh wilayah Mandailing.

Itu dikatakan Ketua DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Tabagsel, H.Ridwan Rangkuti SH.MH, Jum’at (14/11/2014), berpijak pada ketentuan Permendagri Nomor 39 Tahun 2007 Tentang Pedoman Fasilitasi Organisasi Kemasyarakatan Bidang Kebudayaan, Keraton Dan Lembaga Adat Dalam Pelestarian Dan Pengembangan Budaya Daerah.

Berdasar Permendagri itu, Badan Pemangku Adat Kabupaten Mandailing Natal adalah sah sebagai lembaga adat yang bertugas untuk mengembangkan adat budaya Mandailing. “BPA bukan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) yang dapat diangkat dan diberhentikan bupati, akan tetapi BPA Madina merupakan mitra kerja Pemkab Madina dalam mengembangkan dan melestarikan adat dan budaya Madina yang masih hidup dan dihormati masyarakat Madina,” katanya. Bahkan BPA bersama bupati harus menggali nilai-nilai aset budaya yang telah hilang. Menurut Permendagri tersebut BPA tidak berada di bawah kepala daerah, sehingga bupati tidak berwenang memberhentikan atau membekukan BPA, justru sebaliknya bupati berkewajiban melaksanakan pembinaan terhadap BPA dengan memberikan fasilitas dan pendanaan sehingga kegiatan pelestarian dan pengembangan adat budaya daerah dapat dilaksanakan oleh BPA Madina dengan baik sesuai dengan rencana kegiatan.

Di dalam pasal 2 Permendagri tersebut dengan tegas disebutkan bahwa kepala Daerah bertugas melaksanakan kegiatan pelestarian dan pengembangan budaya daerah.

Selanjutnya dalam pasal 9 ayat (3) disebutkan bupati/walikota melaksanakan pembinaan terhadap SKPD dalam pemberian fasilitas terhadap ormas kebudayaan, keraton, dan lembaga adat dalam pelesatarian dan pengembangan budaya daerah.

Dalam pasal 13 disebutkan ormas kebudayaan, keraton, dan lembaga adat yang melaksanakan kegiatan pelestarian dan pengembangan budaya daerah dengan dukungan dari APBD melaporkan hasil pelaksanaan kegiatannya kepada kepala daerah untuk dievaluasi.

Selanjutnya dalam pasal 14 disebutkan (1) Evaluasi dilakukan secara bersama-sama oleh kepala daerah dan pimpinan ormas kebudayaan, keraton dan lembaga adat berdasarkan pemantauan sebagaimana dimaksud dalam pasal 12.
 (2) Hasil evaluasi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilaporkan kepada Mendagri untuk bahan perumusan kebijakan pembinaan ormas kebudayaan, keraton dan lembaga adat.
(3) Kepala daerah dan pimpinan kemasyarakatan bidang kebuadayaan, keraton, dan lembaga adat bersama-sama menindaklanjuti kebijakan pembinaan sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) dengan melakukan penyesuaian rencana dan kegiatan.

 

Peliput/Editor: Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cabup Madina Harun Mustafa Nasution Ternyata Punya Perhatian Serius pada Petani di Madina. Ini buktinya

    Cabup Madina Harun Mustafa Nasution Ternyata Punya Perhatian Serius pada Petani di Madina. Ini buktinya

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online) : Ternyata tahun anggaran 2024 ini ada 11 yunit hand traktor yang diserahkan ke kelompok tani buah dari perjuangan Calon Bupati Madina nonor urut 1 Harun Mustafa Nasution. 11 yunit itu diperjuangkan nya pada saat masih menjabat sebagai pimpinan DPRD Sumatera Utara. Dari data yang diperoleh ke 11 yunit alat mesin […]

  • MENUJU TAPSEL YANG LEBIH TANGGUH (Bagian 1 dari 3 Tulisan)

    MENUJU TAPSEL YANG LEBIH TANGGUH (Bagian 1 dari 3 Tulisan)

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Ludfan Nasution
    • 0Komentar

    Membaca Gagasan Gus Irawan: Dari Recovery Menuju Resilience   Oleh: Ludfan Nasution Koordinator Mandailing Epicentrum Ada perbedaan antara daerah yang sekadar pulih dari bencana dengan daerah yang belajar dari bencana. Yang pertama berusaha mengembalikan keadaan seperti semula. Yang kedua menggunakan bencana sebagai kesempatan untuk membangun sistem yang lebih kuat. Tapanuli Selatan kini berada pada persimpangan […]

  • 2011, cukai rokok naik 10 persen

    2011, cukai rokok naik 10 persen

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA Pemerintah akan menaikkan tarif cukai rokok mulai 1 Januari 2011 dengan besaran bervariasi tergantung dari golongan rokok yaitu antara empat hingga 10 persen. “Kenaikan riilnya empat hingga 10 persen tapi rata-ratanya lima hingga enam persen disesuaikan dengan perkiraan laju inflasi 2011,” kata Dirjen Bea dan Cukai Kemenkeu, Thomas Sugijata di Jakarta, siang ini. Ia […]

  • Agar Guru Semakin Maju

    Agar Guru Semakin Maju

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Peringatan Hari Guru tahun ini merupakan momen penting dimana para guru mendapatkan tiga kado ulang tahun, yaitu pertama, dileburnya Dirjen PMPTK menjadi Badan Pengembangan Profesi Pendidik dan Tenaga Kependidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. Kedua, dikeluarkannya Permendiknas No.28 tahun 2010 tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah dan madrasah akan diangkat oleh pusat tidak lagi diangkat oleh […]

  • Tunjukkan Empati, PAC PP Kotanopan Galang Donasi untuk Korban Kebakaran

    Tunjukkan Empati, PAC PP Kotanopan Galang Donasi untuk Korban Kebakaran

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Kebakaran yang terjadi di Kelurahan Pasar Kotanopan, Kecamatan Kotanopan, Selasa (29/3) dini hari turut menjadi perhatian MPC Pemuda Pancasila (PP) Mandailing Natal (Madina). Sebagai bentuk empati, PAC Kotanopan menggalang donasi untuk para korban. Kegiatan bertajuk #PrayForKotanopan ini melibatkan puluhan kader Pemuda Pancasila, dengan titik lokasi penggalangan dnaa di dekat Jembatan Singengu. […]

  • Kinerja Buruk, Kadishutbun Madina Dicopot

    Kinerja Buruk, Kadishutbun Madina Dicopot

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Plt. Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution mencopot Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan, Mara Ondak Harahap dari jabatannya, Selasa (15/4/2014). Pemberherntian itu tertuang dalam surat keputusan Plt. Bupati Madina Nomor 821.3/999/BKD/2014 tanggal 14 April 2014 sekaligus mengangkat Asisten III, Musaddad Daulay sebagai Plt Kadishutbun Madina. Selain itu, jabatan Kepala Dinas […]

expand_less