Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Data Terbit, Honorer Yang Belum Terdata Bisa Ajukan Hingga 22 Oktober

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 12 Okt 2022
  • print Cetak

Miswaruddin Daulay

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, telah menerbitkan pengumuman daftar pendataan tenaga honorer sebanyak 5.955 orang untuk tahun ini.

Terdiri dari Tenaga Honorer Kategori II sebanyak 32 orang. Non ASN sebanyak 5.923 orang.

Pengumuman itu tertuang dalam surat pengumuman Bupati Mandailing Natal Nomor 800/2887/BKD/2022 tanggal 05 Oktober 2022 ditandatangani Wakil Bupati Mandailing Natal Atika Azmi Utammi Nasution tentang Pendataan Tenaga Non ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal Tahun Anggaran 2022.

Pegawai honorer yang belum masuk pada daftar pendataan itu, bisa segera menghubungi unit kerja masing-masing untuk segera memasukkan nama.

Rentang waktu memasukkan nama bertenggaat waktu hingga tanggal 22 Oktober 2022.

Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal Miswaruddin Daulay, S.Pd mengapresiasi pengumuman itu.

“Dengan adanya surat pengumuman tersebut dapat menjadi angin segar bagi guru-guru honorer, honorer Tenaga Kerja Sukarela (TKS), Honor Komite. Yang belum masuk daftar pada lampiran surat pengumuman tersebut masih diberikan kesempatan untuk melapor ke unit kerja masing-masing agar didata oleh pejabat yang berwenang dari tanggal 09 sampai dengan 22 Oktober 2022,” kata Miswar kepada wartawan di Panyabungan, Rabu (12/10/2022).

Selain itu, jika tenaga honorer ingin melakukan sanggah terhadap pengumuman tersebut dapat membuat sanggahan tertulis kepada Bupati Mandailing Natal c/q Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Mandailing Natal sejak pengumuman tersebut diterbitkan selama 5( lima ) hari masa sanggah.

“Tentunya dengan adanya Pengumuman tersebut, membuka peluang untuk memasukkan data-data baru. Dewan Pendidikan Mandailing Natal siap membantu  guru-guru yang belum terdata apabila memenuhi syarat. Serta mengontrol data-data tersebut sehingga dapat sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku,” ujar Miswar.

Dewan Pendidikan Mandailing Natal juga menghimbau kepada pejabat di unit kerja masing-masing agar membantu tenaga honorer secara ikhlas tanpa ada unsur-unsur yang berbaur pungutan liar (pungli) kepada honorer yang ingin didata ulang.

“Dewan Pendidikan Mandailing Natal meminta dengan tegas kepada pihak berwenang, baik Satgas Saberpungli maupun aparat penegak hukum agar bersungguh-sungguh dan tegas dalam menciptakan kondisi yang tentram, jauh dari penindasan kepada honorer Pemkab Mandailing Natal,” tegasnya.

Dia menyatakan, pendataan harus dilakukan dengan validasi yang baik, sehingga tata kelola tenaga honorer di Kabupaten Mandailing Natal dapat dilakukan dengan baik. Dan harus menjadi pemikiran bersama untuk memberdayakan honorer yang ada dengan efektif dan efisien.

Editor: Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menpora Meminta Kasus Nurdin Halid Diproses

    Menpora Meminta Kasus Nurdin Halid Diproses

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng meminta aparat terkait untuk memproses fakta persidangan yang menyebutkan Ketua Umum PSSI Nurdin Halid disebut turut menikmati uang hasil korupsi dari terpidana 1 tahun mantan GM Persisam Putra Samarinda, Aidil Fitri. “Kalau ada fakta persidangan yah harus diproses,” kata Andi kepada pers di kantor Presiden Jakarta, […]

  • Tokoh Bergelar Sutan (Willem) Iskander Itu Layak Jadi Pahlawan Nasional (bagian 5-selesai)

    Tokoh Bergelar Sutan (Willem) Iskander Itu Layak Jadi Pahlawan Nasional (bagian 5-selesai)

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Mandailing Epicentrum   Willem Iskander: Pelopor Pendidikan atau Produk Politik Etis Kolonial? Nah, di sinilah sisi paling kontroversial dari rekam jejak Willem Iskander mulai muncul. Ada pertanyaan yang kadang muncul diam-diam: Apakah Willem Iskander murni pejuang pendidikan rakyat, atau justru bagian dari proyek kolonial Belanda? Pertanyaan ini tidak lahir tanpa dasar. Faktanya: […]

  • Sekda Biang Kerok Konflik Internal Pemkab Madina

    Sekda Biang Kerok Konflik Internal Pemkab Madina

    • calendar_month Rabu, 16 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dua gelombang unjuk rasa mendatangi kantor Bupati mandailing Natal (Madina), Rabu (16/1). Gelombang pertama sebanyak 12 elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Perjuangan Masyarakat Mandailing Natal berjumlah ratusan orang. Aliansi ini meminta bupati agar memberhentikan Daud Batubara sebagai Sekda, karena Daud Batubara dinilai sebagai biang kerok ketidakharmonisan bupati dan wakil bupati, […]

  • Hukum Membangun Makam, Bolehkah?

    Hukum Membangun Makam, Bolehkah?

    • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Oleh: Mashih Nashrullah Perbedaan terletak pada penyikapan hadis. Permasalahan ini memang terbilang klasik. Deretan kitab fikih generasi salaf pun telah banyak mengupas tema ini sesuai dengan corak mazhab masing-masing. Namun, membahas topik ini selalu memantik perhatian. Selain karena fenomena ini terus berulang di masyarakat, isu ini tak jarang terhembus ke permukaan dan menjadi bahan saling […]

  • Madina Kembali Lakukan Gerakan Pangan Murah

    Madina Kembali Lakukan Gerakan Pangan Murah

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut kembali melakukan Gerakan Pangan Murah (GPM) menyalurkan tujuh ton beras premium, Rabu (23/9/2025), di pasar Eks Bioskop Tapanuli, Panyabungan. Ini merupakan gerakan ketujuh kalinya sejak 31 Agustus 2025 dengan tujuan menjaga stabilitas harga beras. Sama seperti sebelumnya, Pemkab Madina mematok harga Rp60 ribu untuk setiap […]

  • Dua Sungai Di Madina Bisa Hasilkan 30 MW Listrik

    Dua Sungai Di Madina Bisa Hasilkan 30 MW Listrik

    • calendar_month Sabtu, 13 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sungai Batang Gadis dan Sungai Batang Natal di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dapat menghasilkan arus listrik 20 hingga 30 mega watt (MW) dengan pola Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hitro (PLTMH). Tiga perusahaan swasta sudah melirik Madina dalam rencana investasi. Ketiganya adalah PT.Demarco Energi Sejati, PT.Terrasys Energi Madina dan PT. Hesa Laras […]

expand_less