Sabtu, 11 Apr 2026
light_mode

Oknum Guru PPPK yang Jadi Anggota BPD di Madina Akhirnya Mundur

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Jumat, 6 Des 2024
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setelah diberi pilihan menjadi guru PPPK atau Anggota BPD Desa Hutarimbaru, Gempar Alama guru PPPK yang ditugaskan di SDN 378 Sikara Kara, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal( Madina ) akhirnya mengambil sikap untuk tetap menjadi guru PPPK dan mundur sebagai anggota BPD Desa Hutarimbaru, Panyabungan Timur.

Lewat surat yang ditandatangani Gempar Alam tertanggal 5 Desember 2024.Gempar alam telah memberi bukti pengunduran dirinya jadi anggota BPD Desa Hutarimbaru ke Dinas Pendidikan Madina.

Plt Kadis Pendidikan Madina Rahmat Hidayat yang dikonfirmasi membenarkan pengubduran diri tersebut.

“Gempar alam di dampingi Korwil Natal mendatangi Kantor Dinas Pendidikan Madina di Komplek Perkantoran Payaloting. Maksud Gempar Alam mengantarkan surat pengunduran dirinya dari BPD Hutarimbaru, Panyabungan Timur. Dan memilih jadi tenaga pengajar PPPK di SDN 378, Sikara Kara, Kecamatan Natal,” kata Rahmad Hidayat Jum’at 6/12/2024.

Dalam surat itu kata Rahmad, menegaskan mundur dari jabatannya sebagai anggota BPD, dan memilih lanjut menjadi guru PPPK di tempat Ia di tempatkan.

Rahmat mengapresiasi sikap tegas Gempar Alam, karena menurut nya telah mengambil langkah yang tepat. Memang, kata Rahmat tak ada hal yang menyalahi jika seorang ASN terlibat jadi BPD.

“Menurut regulasi itu kan sah sah saja, namun yang tidak boleh itu menerima gaji dari negara secara ganda atau doubel job. Kalau kata yang bersangkutan selama jadi BPD dirinya tak mengambil honor BPD. Dan untuk kepastian nya mungkin bisa saja langsung menghubungi kadesnya,” Sambung Plt Kadisdik.

Selain itu, berkaca dari hal yang sama. Rahmat menghimbau jika ingin menjadi seorang BPD lebih ideal secara teoritial dekat dengan lokasi kerja. “Kalo pun misal ada ASN yang ingin terlibat jadi BPD, harus berdekatan dengan lokasi ia bekerja. Tapi kalo seperti contoh desa Hutarimbaru, itu kan sudah terlalu jauh, dari Kecamatan Natal dan Panyabungan Timur,” Jelasnya.( Fikri )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KESUSASTRAAN MANDAILING (3-habis)

    KESUSASTRAAN MANDAILING (3-habis)

    • calendar_month Senin, 24 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Oleh: Askolani Nasution SASTRA ENTERTAINMENT Sastra dalam lirik lagu patut ditandai sebagai bentuk sastra. Tentu karena kita meyakini bahwa lirik lagu merupakan musikalisasi puisi. Hal ini menjadi penting karena pada saat sastra literer Mandailing meredup, musikalisasi puisi tersebut menguat perannya. Lirik lagu Mandailing bukan hanya ungkapan perasaan, tetapi beberapa penulis lagu ternyata mampu menyelipkan berbagai […]

  • Sudah Tak Gajian 3 Bulan Diminta Uang Pula

    Sudah Tak Gajian 3 Bulan Diminta Uang Pula

    • calendar_month Kamis, 21 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Malang nian nasib guru honor TKS di Mandailing Natal (Madina). Sudah tak gajian 3 (tiga) bulan, April sanpai Juni, ada pula permintaan uang untuk penerimaan SK tahun 2022. Mendapat informasi adanya permintaan uang dari Korwil Dinas Pendidikan sebesar Rp 50 ribu kepada guru TKS yang hendak menerima SK, tim redaksi Mandailing […]

  • Intimidasi wartawan, Kajati Sumut layak dicopot

    Intimidasi wartawan, Kajati Sumut layak dicopot

    • calendar_month Jumat, 8 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu), AK Basuni Masyarif pantas dicopot dari jabatannya karena telah melakukan upaya intimidasi terhadap wartawan 2 orang Waspada Online saat melakukan konfirmasi atas penyidikan kasus korupsi yang ditangani Kejati Sumut. Intimidasi dan ancaman yang dilakukan Kajati Sumut, AK Basuni dan juga Asisten Intel (Asintel) Kejati Sumut, Andar Perdana […]

  • Aparatur Desa: Budiman Sudjatmiko Palsukan Sejarah UU Desa

    Aparatur Desa: Budiman Sudjatmiko Palsukan Sejarah UU Desa

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Prabowo Subianto tidak pernah memalsukan sejarah Undang-Undang Desa. Justru, capres nomor urut 1 itu telah terlebih dahulu menandatangi komitmen dengan para aparatur desa yang tergabung dalam Parade (Persatuan Rakyat Desa) Nusantara. Demikian disampaikan Ketua Parade Nusantara Sudir Santoso  kepada wartawan di Jakarta, Rabu (7/6). "Prabowo Subianto adalah satu-satunya capres yang memiliki andil dan kontribusi dalam […]

  • Pasca Meninggalnya Satu Orang, Warga Pagur Divaksinasi

    Pasca Meninggalnya Satu Orang, Warga Pagur Divaksinasi

    • calendar_month Selasa, 22 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Puskesmas Gunung Baringin bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Madina melakukan vaksinasi terhadap warga Desa Pagur, Panyabungan Timur. Vaksinasi ini sebagai uapaya memutus sebaran bakteri Corynebacterium diphtheriae penyebab penyakit difteri yang menyerang salah satu warga dan telah meninggal dunia pekan lalu. Kepala Tata Usaha Puskesmas Gunung Baringin, Subari Ikhsan menjawab wartawan, Selasa […]

  • Kontrol Harga Karet, Pasar Khusus Dibangun

    Kontrol Harga Karet, Pasar Khusus Dibangun

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Untuk menstabilkan harga jual karet di Kabupaten Mandailing Natal, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Pasar Madina tahun ini akan membuka pasar khusus untuk penampungan karet. Ini mengingat kondisi harga karet yang selalu ditentukan oleh para toke, sehingga petani kesulitan dalam menawar harga yang lebih menguntungkannya. Kadis Perindustrian Perdagangan Koperasi (Perindagkop) dan Pasar Madina Drs […]

expand_less