Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Salut Buat Kejatisu Tidak Petieskan Kasus Melibatkan Sekda Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 14 Jan 2012
  • print Cetak

PANYABUNGAN : Dengan adanya pemeriksaan Sekda Madina M Daud Batubara S sos M.Si terkait dugaan penyelewengan terhadap uang Negara pada waktu beliau menjabat sebagai Kabag tapem di Pemko Padangsidimpuan dengan kerugian Negara sebesar Rp.4,9 miliar di Pemko Padangsidimpuan.Pemanggilan Sekdakab Madina ini menjadi pembicaraan dikalangan PNS yang ada dilingkungan Pemkab Madina serta tokoh-tokoh masyarakat Madina, termasuk diantaranya jaringan aktivis mahasiswa yang ada di Madina. Pantauan Portibi DNP, dikantor Bupati Madina Jum’at (13/1) terlihat memang Sekdakab Madina M.Daud Batubara tidak masuk kantor, dari beberapa keterangan yang dihimpun menyebutkan Sekdakab Madina tersebut sedang berada diluar kota.
Dari Informasi yang dihimpun mengatakan bahwa Sekdakab Madina tersebut telah menerima pemanggilan dari pihak Tim Adpidsus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara pada Kamis (12/1) yang diantar langsung oleh pihak Kejaksaan Tinggi. namun tidak diketahui pemanggilan tersebut sudah berapa kali.
Menaggapi isu pemanggilan Sekda tersebut, Ketua Jaringan Aktivis Mahasiswa Sumatera Utara (Jamsu) Iswadi Batubara, kepada Portibi DNP mengatakan sangat mengapresiasi keseriusan dari Tim Adpidsus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara yang terus melanjutkan kasus korupsi Pemko Padangsidimpuan yang diduga melibatkan Sekda Madina M.Daud Batubara tersebut.
“ Kita sangat mendukung kinerja Tim Adpidsus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan kita sangat berharap agar kasus ini jangan lagi dipetieskan, dukungan terhadap Kejaksaan ini bukan hanya dari masyarakat Mandailing Natal saja melainkan masyarakat Kota Padangsidimpuan pun saya nilai akan mendukung juga,” ungkap Iswadi.
Dikatakan Iswadi ,kasus yang diduga melibatkan Sekdakab Madina yakni kasus tanah kuburan,terminal dan anggaran bantuan kepada Desa/kelurahan sehingga berjumlah Rp.4,9 miliar yang dialokasikan pada APBD Pemko Padangsidimpuan pada tahun 2007 lalu.
Diungkapkan Iswadi, dari sekian kalinya Sekdakab Madina dan sejumlah pejabat dipemko Padangsidimpuan dipanggil untuk diperiksa oleh pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara sudah sewajarnya lah untuk ditetapkan siapa tersangka dalam dugaan kasus korupsi ini. “Dari sekian lamanya kasus ini ditangani oleh pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera kita berharap agar segera ditetapkan tersangka serta untuk selanjutnya diproses hokum,” pinta Iswadi.
Bupati Madina HM. Hidayat Batubara ketika dihubungi melalui telpon selulernya mengatakan silahkan saja diperiksa Kejatisu dan kita serahkan sepenuhnya kepada Kajatisu. “Kita tidak tahu menahu soal itu silahkan saja Kejatisu memperosesnya secara hokum, betul atau tidaknya tuduhan itu kita tunggu saja proses hukumnya,” katanya singkat.
Sementara itu Kabag Humasy dan Protokol Pemkab Madina, Muhammad Haposan,S.sos yang dihubungi wartawan lewat telepon selulernya mengungkapkan pihaknya belum mengetahui kebenaran pemanggilan Sekdakab Madina oleh pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. “Saya belum lihat dan baca surat panggilannya, saya sendiri saat ini sedang rapat diluar kota tapi tunggulah akan saya kontak Pak Sekda nanti saya hubungi kembali,” kata Haposan. namun sampai dikirimkan berita ini kepada pihak redaksi belum mendapat jawaban.(nPD04.portibi)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saipullah Ternyata Lihai Menabuh Udong-Kudong

    Saipullah Ternyata Lihai Menabuh Udong-Kudong

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – H. Saipullah Nasution, calon bupati Mandailing Natal (Madina) ternyata masih lihai menabuh Gordang Sambilan. Tabuhan ini berlangsung di rumah kelahirannya, Bagas Godang Gunung Baringin, di Kelurahan Gunung Baringin, Kecamatan Panyabungan Timur, Madina, Jumat (17/9/2024). Saipullah menabuh irama udong-kudong, salah satu ketukan tersulit di ansambel Gordang Sambilan. Kegiatan tabuhan Gordang Sambilan ini […]

  • Kejatisu belum layak terbaik

    Kejatisu belum layak terbaik

    • calendar_month Selasa, 20 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (MO)– Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) dinilai tidak layak menerima peringkat terbaik ke-3 prestasi kerja Kejati se-Indonesia Tahun 2012 dari Kejaksaan Agung. Sementara segudang kasus besar khususnya kasus korupsi yang yang sedang ditangani Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara belum mampu diselesaikan. “Pemberian penghargaan ini hanya seremonial dan tidak layak Kejati Sumut untuk mendapatkan gelar […]

  • Kinerja Buruk, Kadishutbun Madina Dicopot

    Kinerja Buruk, Kadishutbun Madina Dicopot

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Plt. Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution mencopot Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan, Mara Ondak Harahap dari jabatannya, Selasa (15/4/2014). Pemberherntian itu tertuang dalam surat keputusan Plt. Bupati Madina Nomor 821.3/999/BKD/2014 tanggal 14 April 2014 sekaligus mengangkat Asisten III, Musaddad Daulay sebagai Plt Kadishutbun Madina. Selain itu, jabatan Kepala Dinas […]

  • Napi Wanita Disetrum Petugas LP

    Napi Wanita Disetrum Petugas LP

    • calendar_month Minggu, 17 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BINJAI- Nora Br Damanik, narapidana (napi) yang tersangkut kasus penipuan yang ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Klas II A Binjai, Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Binjai Barat, distrum petugas LP, hanya gara-gara dituduh meracuni Sri Wardani, penjaga LP di Blok C. Nora yang ditemui wartawan Sumut Pos, Jumat (15/7) mengaku, petugas LP membabi buta menyetrumnya. “Kejadian […]

  • Silangitkoi Pengejawantahan Green Economy

    Silangitkoi Pengejawantahan Green Economy

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Silangitkoi merupakan pengejawantahan dari green economy seperti yang disampaikan Presiden Joko Widodo pada pertemuan Group of Twenty (G20) beberapa waktu lalu. Hal itu disampaikan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Utara (Sumut) H. Ivan Iskandar saat berkunjung ke Silangitkoi Hutasiantar, Panyabungan, Jumat (4/2). “Saya melihat apa yang dilakukan oleh owner […]

  • Memaknai Pemangku Adat Dalam Kontekstualitas Mandailing (1)

    Memaknai Pemangku Adat Dalam Kontekstualitas Mandailing (1)

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Askolani Nasution Budayawan/Sutradara   Rencana untuk menyelenggarakan Musyawarah Pelestarian Adat dan Budaya Mandailing ternyata disikapi secara berbeda. Berbagai diskursus berkembang menyangkut otoritas penyelenggara. Tapi lebih parah lagi, adanya sikap sebagian pihak pemangku adat yang mengklaim diri sebagai pemilik legalitas segala yang berbau adat dan budaya Mandailing Natal. Berbagai persoalan itu idealnya dipatronkan kepada […]

expand_less