Minggu, 31 Mei 2026
light_mode

Aek Botung Desa Terisolir, 5 Tahun Menunggu Janji Bupati Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 7 Des 2020
  • print Cetak

MUARASIPONGI (Mandailing Online) – Jalan ke desa itu bagai jalan menuju hutan. Listrik tak ada. Anak-anak belajar pakai lampu teplok.

Itulah Desa Aek Botung, Kecamatan Muarasipongi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) salah satu desa tertinggal.

Mandailing Online melakukan liputan ke desa itu Jum’at lalu (4/12/2020) untuk mengetahui perkembangan infrastrukturnya.

Desa Aek Botung oleh terletak diseberang Desa Muara Botung, Kecamatan Kotanopan dari sebelah barat.  Sebelah timur berbatas dengan Bandar Panjang Tuo, Muarasipongi. Sebelah selatan berbatas dengan Kecamatan Ulu Pungkut. Sebelah utara berbatas dengan kecamatan Kotanopan.

Aek Botung memiliki sekitar 210 kepala keluarga. Mata pencaharian penduduknya 50% para petani, dan sebagian lainnya beraktivitas sebagai penambang.

Akses menuju Aek Botung bisa ditempuh melalui Desa Muara Botung berjarak tempuh lebih kurang 5 kilo meter dengan kondisi jalan sangat memprihatinkan.

Lebar badan jalan menuju desa ini hanya sekitar 2 meter jenis tanah. Hanya dapat dilalui kenderaan roda dua.

Selama di perjalanan, kanan kiri hanya hutan dan kebun. Parahnya, banyak titik jurang di kiri maupun di kanan di sepanjang jalan yang sangat berbahaya.

Rohana, salah satu warga Aek Botung kepada Mandailing Online mengungkapkan bahwa pada tanggal 20 Oktober 2015 bupati Madina Dahlan Hasan Nasution beserta rombongan pejabat Pemkab Madina mendatangi desa itu yang disambut rasa haru oleh warga.

“Kunjungan bupati tersebut memberikan janji kepada kami warga Desa Aek Botung, jalan ke Desa Aek Botung akan dibangun sampai tuntas, dan termasuk juga Poskesdes untuk pelayanan kesehatan masyarakat, dan terkait dengan mutu pendidikan,” ujarnya.

Foto-foto kunjungan Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution di Desa Aek Botung 20 Oktober 2015.

“Kami selaku warga Desa Aek Botung sangatlah kekecewaan yang kami dapat, janji tinggal janji,” imbuhnya.

Dia menyatakan anak-anak kesusahan belajar, harga minyak tanah mahal dan sulit dapat,” lanjutnya.

Rustam, salah satu warga Desa Aek Botung kepada Mandailing Online mengeluarkan rasa kekecewaannya.

“Kami disini butuh bukti nyata, bertahun-tahun kami dalam kegelapan, kami butuh aliran listrik, anak dan cucu kami perlu penerangan pada malam hari untuk belajar,” katanya nada kesal.

Dia menyimpulkan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Madina hanya meninggalkan janji-janji dan harapan kepada warga Desa Aek Botung.

Peliput : Panusunan Nasution
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Korban Pelecehan Seks di Timur Tengah, Puluhan Anak TKW Dibuang

    Korban Pelecehan Seks di Timur Tengah, Puluhan Anak TKW Dibuang

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, Banyak tenaga kerja wanita (TKW) yang bekerja di Arab Saudi menjadi korban pelecehan atau kekerasan seksual, juga melakukan hubungan gelap dengan majikan. Mereka harus menanggung aib, mengandung anak hasil perbuatan haram. Saat mereka pulang ke Indonesia, TKW yang bermasalah itu menjadi kebingungan dengan anak yang dibawanya. Apalagi, ada dari mereka yang telah mempunyai suami […]

  • Senjata di Aceh bekas konflik dulu

    Senjata di Aceh bekas konflik dulu

    • calendar_month Kamis, 19 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Markas Besar TNI menyatakan serangkaian tindak kekerasan bersenjata api di Provinsi Aceh tidak menggunakan senjata selundupan dari luar Aceh. Jurubicara TNI Laksamana Muda TNI Iskandar Sitompul di Jakarta, Senin mengatakan senjata-senjata yang marak di Aceh, merupakan sisa konflik di wilayah tersebut beberapa tahun silam. Meski begitu, Iskandar mengatakan tidak menutup kemungkinan ada pula […]

  • Lewat Video, Warga Simpang Sordang Sampaikan Aspirasi ke Cabup Harun Mustafa Nasution

    Lewat Video, Warga Simpang Sordang Sampaikan Aspirasi ke Cabup Harun Mustafa Nasution

    • calendar_month Minggu, 3 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan (Mandailing Online ) Sejumlah kaum ibu warga Simpang Sordang, Kecamatan Lingga Bayu mengeluhkan kondisi jalan ke calon Bupati dan wakil Madina nomor urut 1, Harun-Ihcwan lewat postingan rekaman video, Sabtu (2/11/2024). Salah satu warga Siti Salamah mengatakan, kami bermohon kepada Harun Mustafa Nasution untuk membangun jalan menuju RT 4, Desa Simpang Sordang, Kecamatan Lingga […]

  • Tokoh Bergelar Sutan (Willem) Iskander Itu Layak Jadi Pahlawan Nasional (bagian 3)

    Tokoh Bergelar Sutan (Willem) Iskander Itu Layak Jadi Pahlawan Nasional (bagian 3)

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Mandailing Epicentrum   Willem Iskander dan Ironi Tokoh Besar yang Dilupakan Negara   Ada ironi besar dalam sejarah Indonesia: > Tidak semua tokoh besar otomatis masuk ingatan nasional. Sebagian tenggelam. Sebagian terlupakan. Sebagian kalah populer. Dan Willem Iskander mungkin salah satu contohnya. Padahal banyak penelitian menyebut keturunan Sutan Diaru ini termasuk pelopor […]

  • MoU Pembangunan Bandara Malintang Diteken

    MoU Pembangunan Bandara Malintang Diteken

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Kementerian Perhubungan dan Pemkab Mandailing Natal menandatangani MoU pembangunan bandara Bukit Malintang, hari ini di Jakarta. Penandatanganan Memorandum of Understanding itu berlangsug di kantor Kementerian Perhubungan, Rabu (15/1/2020) oleh Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan RI, Polana Banguningsih Pramesti dengan Bupati Mandailing Natal (Madina), Dahlan Hasan Nasution. Sejauh ini belum diketahui […]

  • Target Bebas Pemadaman Listrik, PLN Sumut Sewa Kapal PLTGU dari Turki

    Target Bebas Pemadaman Listrik, PLN Sumut Sewa Kapal PLTGU dari Turki

    • calendar_month Selasa, 23 Mei 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        MEDAN – PT PLN (Persero) menyewa Kapal Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) atau Marine Vessel Power Plant (MVPP) dari Karadeniz Powership Onur Sultan, Turki selama lima tahun. Ini dilakukan untuk mengatasi krisis listrik di Sumatera Bagian Utara (Sumbagut). Kapal super besar ini luasnya tiga kali lapangan bola kaki memiliki kapasitas 240 […]

expand_less