Sabtu, 13 Jun 2026
light_mode

Aek Botung Desa Terisolir, 5 Tahun Menunggu Janji Bupati Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 7 Des 2020
  • print Cetak

MUARASIPONGI (Mandailing Online) – Jalan ke desa itu bagai jalan menuju hutan. Listrik tak ada. Anak-anak belajar pakai lampu teplok.

Itulah Desa Aek Botung, Kecamatan Muarasipongi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) salah satu desa tertinggal.

Mandailing Online melakukan liputan ke desa itu Jum’at lalu (4/12/2020) untuk mengetahui perkembangan infrastrukturnya.

Desa Aek Botung oleh terletak diseberang Desa Muara Botung, Kecamatan Kotanopan dari sebelah barat.  Sebelah timur berbatas dengan Bandar Panjang Tuo, Muarasipongi. Sebelah selatan berbatas dengan Kecamatan Ulu Pungkut. Sebelah utara berbatas dengan kecamatan Kotanopan.

Aek Botung memiliki sekitar 210 kepala keluarga. Mata pencaharian penduduknya 50% para petani, dan sebagian lainnya beraktivitas sebagai penambang.

Akses menuju Aek Botung bisa ditempuh melalui Desa Muara Botung berjarak tempuh lebih kurang 5 kilo meter dengan kondisi jalan sangat memprihatinkan.

Lebar badan jalan menuju desa ini hanya sekitar 2 meter jenis tanah. Hanya dapat dilalui kenderaan roda dua.

Selama di perjalanan, kanan kiri hanya hutan dan kebun. Parahnya, banyak titik jurang di kiri maupun di kanan di sepanjang jalan yang sangat berbahaya.

Rohana, salah satu warga Aek Botung kepada Mandailing Online mengungkapkan bahwa pada tanggal 20 Oktober 2015 bupati Madina Dahlan Hasan Nasution beserta rombongan pejabat Pemkab Madina mendatangi desa itu yang disambut rasa haru oleh warga.

“Kunjungan bupati tersebut memberikan janji kepada kami warga Desa Aek Botung, jalan ke Desa Aek Botung akan dibangun sampai tuntas, dan termasuk juga Poskesdes untuk pelayanan kesehatan masyarakat, dan terkait dengan mutu pendidikan,” ujarnya.

Foto-foto kunjungan Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution di Desa Aek Botung 20 Oktober 2015.

“Kami selaku warga Desa Aek Botung sangatlah kekecewaan yang kami dapat, janji tinggal janji,” imbuhnya.

Dia menyatakan anak-anak kesusahan belajar, harga minyak tanah mahal dan sulit dapat,” lanjutnya.

Rustam, salah satu warga Desa Aek Botung kepada Mandailing Online mengeluarkan rasa kekecewaannya.

“Kami disini butuh bukti nyata, bertahun-tahun kami dalam kegelapan, kami butuh aliran listrik, anak dan cucu kami perlu penerangan pada malam hari untuk belajar,” katanya nada kesal.

Dia menyimpulkan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Madina hanya meninggalkan janji-janji dan harapan kepada warga Desa Aek Botung.

Peliput : Panusunan Nasution
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banyak Soal Menjebak, Honorer Diminta tak Remehkan Tes CPNS

    Banyak Soal Menjebak, Honorer Diminta tak Remehkan Tes CPNS

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Pelaksanaan ujian tulis atau tes kompetensi dasar (TKD) rekrutmen CPNS baru semakin dekat. Jadwal resmi yang dikeluarkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) menyebutkan TKD dilaksanakan pada 3 November mendatang. Menteri PAN-RB Azwar Abubakar menuturkan, seluruh peserta ujian CPNS tidak boleh meremehkan soal yang akan diujikan. “Khusus bagi […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 35)

    MARSIDAO-DAO (episode 35)

    • calendar_month Jumat, 12 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara Sidung tingon bagas ni Ompung Rosma, na tu bagas ni Muklan parkahanggion ni alai ma Si Siti mangalao, ompa daganakna nanipaiut Si Pikek. Ngada tolap Ompung Rosma be parorot Si Rahim, angke arunna na laing milas situtu dope. I bagas ni Muklan i, iobarkon Si Siti tu dadaboru Si […]

  • Bensin Ditiadakan, Subsidi BBM Dihapus?

    Bensin Ditiadakan, Subsidi BBM Dihapus?

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Direktur Esekutif Energi Watch, Ferdinand Hutahaean menyambut baik rekomendasi Tim Reformasi Tata Kelola Migas (RKTM) untuk menghentikan impor bahan bakar minyak (BBM) RON 88 atau yang biasa disebut premium. Sebagai gantinya, yakni RON 92 atau pertamax.   "Rekomendasi ini sudah tepat, kandungan sulfur Pertamax lebih rendah 0,25 persen dari Premium. Kami mengapresiasi rekomendasi […]

  • Jelang Puasa Harga Daging Di Madina Rp.140.000

    Jelang Puasa Harga Daging Di Madina Rp.140.000

    • calendar_month Minggu, 5 Jun 2016
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online)-  Menjelang 1 hari  bulan puasa Ramadhan harga daging sapi di beberapa pusat pasar tradisional  di Mandailing Natal  mengalami kenaikan. Dimana pada beberapa hari sebelumnya harga daging sapi sebesar Rp.120.000. namun pada saat ini harganya mencapai antara Rp.130.000 hingga Rp.140.000.-/ Kilo gramnya. Seperti di Pasar Kayu Laut Kecamatan Panyabungan Selatan per kilo […]

  • Polres Madina Musnahkan Barang Bukti Narkotika

    Polres Madina Musnahkan Barang Bukti Narkotika

    • calendar_month Sabtu, 21 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUSNAHKAN Kabag Sumda Kompol Abdul Hakim, Kajari Panyabungan Satimin, Kakan Kesbang Linmas Budiman Nasution, tokoh masyarakat Madina H Ismail Lubis melakukan pemusnahan barang bukti narkotika secara serentak di halaman Polres Madina, Jumat (20/1). (medanbisnis/henri)

  • Dianggap Berjasa, Warga Banjar Malayu Janji Menangkan Harun – Ichwan di Pilkada Madina

    Dianggap Berjasa, Warga Banjar Malayu Janji Menangkan Harun – Ichwan di Pilkada Madina

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Banjar Malayu ( Mandailing Online) : Tim Harun – Ichwan kali ini menelusuri  daerah Desa Banjar Malayu di Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina). Dengan mengendarai kendaraan khusus Of Road, tim ini akhirnya bisa sampai ke lokasi dan disambut hangat masyarakat sekitar. ” Terimakasih atas kedatangan Mudir Ponpes Mustafawiyah beserta tim On Ma […]

expand_less