Jumat, 9 Okt 2026
light_mode

ASN Madina Gugat Sanksi Bupati ke Ombudsman dan BKN, Nilai Prosedur Cacat Hukum

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
  • print Cetak

Rahmad Daulay

MADINA||Mandailing Online  – Tak terima didemosi jadi staf pelaksana, Rahmad Daulay, ST, seorang ASN Pemkab Mandailing Natal / mantan Kepala Inspektorat melawan. Ia resmi mengadukan Bupati Madina ke Ombudsman Sumut dan BKN. Alasannya sanksi dinilai cacat prosedur dan salah aturan.

Rahmad Daulay pada Mandailing Online Senin 27/4/2026 mengirimkan kronologis kejadian.  Kasus sendiri bermula 29 Oktober 2025. Bupati Madina menerbitkan SK No. 800/0961/K/2025 Rahmad dibebaskan dari jabatan dan diturunkan jadi pelaksana selama 12 bulan. Seminggu kemudian, 6 November 2025, terbit SK No. 820/1019/K/2025 yang membebastugaskan sementara dirinya.

Rahmad tak diam. 17 November 2025 ia layangkan surat keberatan. Tapi 11 Desember 2025, Bupati menolak lewat SK No. 800/1109/K/2025. Jalan terakhir ditempuh lapor ke Ombudsman Sumut pada 17 Januari 2026, lalu ke BKN pada 2 Maret 2026.

Dalam aduannya, Ada 4 Alasan Rahmad Gugat Sanksi Bupati

1. Tim Pemeriksa Tidak Lengkap. Aturan PP 94/2021 mewajibkan tim berisi atasan langsung, unsur pengawasan, dan kepegawaian. Faktanya, tim yang dipimpin Sekda tak libatkan unsur pengawasan. Tim juga hanya pakai LHP Inspektorat Sumut, tanpa minta pendapat ahli BPK dan BKN. Parahnya, Rahmad tak pernah diberi salinan Berita Acara Pemeriksaan.

2. Faktor Meringankan Diabaikan. Sanksi dijatuhkan tanpa menimbang latar belakang. Padahal, “Biaya Operasional Pengawasan” yang jadi masalah sudah ada sejak 2020, diatur Perbup No. 45/2020. Itu untuk rapat MCP KPK 2019 dan Rakornas BPKP 2020. Seluruh temuan BPK yang dibebankan ke Rahmad juga sudah dikembalikan lunas.

3.Salah Pakai Aturan. Menurut Rahmad, temuan BPK harusnya diselesaikan lewat mekanisme ganti rugi, bukan sanksi disiplin. Aturannya jelas: Per BPK 3/2024 dan Permendagri 133/2018. Sedangkan PP 94/2021 tentang Disiplin PNS pada kategori hukuman disiplin tingkat berat harus berdampak nasional/berdampak pada bangsa dan negara, seperti bocorkan rahasia negara atau rusak aplikasi pemerintah.

4.Tak Ada Restu BKN. Demosi dan mutasi ASN wajib lewat aplikasi I-Mut SIASN dan dapat Pertimbangan Teknis Kepala BKN. Ini diatur SE BKN 7/2024. Tapi SK Bupati sama sekali tak menyebut Pertimbangan Teknis BKN.

Rahmad menuntut 2 hal ke Ombudsman dan BKN yakni

1. Batalkan SK Bupati No. 800/0961/K/2025 dan No. 820/1019/K/2025.

2. Selesaikan sisa temuan BPK soal jasa audit pakai aturan ganti rugi, bukan sanksi disiplin.

Dasar hukum yang dipakai Rahmad cukup lengkap, mulai PP 94/2021, Per BPK 3/2024, Permendagri 133/2018, hingga SE BKN 7/2024.

Rahmad sendiri mengaku belum mendapat panggilan dari Ombudsman Sumut terkait laporannya.

Kini bola panas ada di Ombudsman Sumut dan BKN. Jika aduan Rahmad terbukti, SK demosi Bupati Madina terancam batal demi hukum. (*)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saipullah Ingin Ada Tim Kaji Penguatan Produk Lokal

    Saipullah Ingin Ada Tim Kaji Penguatan Produk Lokal

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina), Saipullah Nasution mengungkapkan, banyaknya bahan dagangan yang dikirim dari luar Madina menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah. Dia mengaku ke depan harus ada upaya optimalisasi produk lokal agar bisa menguasai pasar. Itu diungkap Saipullah usai meninjau pasar Kotanopan, Sabtu (29/3/2025). Untuk itu, Saipullah menyebutkan Pemkab Madina […]

  • Sakit dan Dirawat di RSUD Panyabungan. Cabup Madina Harun Mustafa Nasution Jenguk Journalis Senior Iskandar Hasibuan

    Sakit dan Dirawat di RSUD Panyabungan. Cabup Madina Harun Mustafa Nasution Jenguk Journalis Senior Iskandar Hasibuan

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungann ( Mandailing Online) : Peduli terhadap journalis, Calon Bupati Madina nomor urut 1 Harun Mustafa Nasution jenguk Wartawan senior Iskandar Hasibuan yang sedang sakit di rawat di Rumah Sakit Umum Daerah Panyabungan. Harun sendiri tiba di RSUD Panyabungan malam malam usai kegiatan kunjungan selesai. Ia didampingi tim dan sejumlah wartawan. ” Bang Iskandar Hasibuan […]

  • Pers Diminta Kawal Penerimaan CPNS

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, – Pelaksanaan tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2013 saat ini masuk tahapan pendaftaran di instansi-instansi, pusat dan daerah. Pemerintah berharap kalangan pers ikut mengawal semua tahapan, agar tidak terjadi kecurangan. Asisten Deputi Inovasi dan Sistem Informasi Pelayanan Publik KemenPAN-RB Muhammad Imanuddin menjelaskan, untuk penerimaan CPNS tahun ini Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan […]

  • KEK, realistis dan ilutif

    KEK, realistis dan ilutif

    • calendar_month Kamis, 19 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Siapapun pasti ingin ada KEK di wilayahnya. Daerah manapun pasti ingin ada KEK di daerahnya. Kapitalis macammanapun pasti ingin ada KEK di basis usahanya. Rakyat manapun pasti setuju ada KEK di kabupaten mereka. Harapan itu wajar. Keingingan itu alamiah. Karena KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) akan menguntungkan dari sisi pengembangan ekonomi. Tetapi, berkhayal dan berilusi […]

  • Kebijakan Sertifikasi Guru Tak Meningkatkan Mutu, Uang Negara Triliyunan Terbuang

    Kebijakan Sertifikasi Guru Tak Meningkatkan Mutu, Uang Negara Triliyunan Terbuang

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        BATANG NATAL (Mandailing Onlne) – Program pendanaan terhadap guru bersertifikasi dinilai tak memiliki output fositif, bahkan negara dirugikan triliyunan rupiah, sebab antara guru yang bersertifikasi dengan guru non sertifikasi tak ada bedanya, masa jam mengajar tetap sama. Uang triliyunan yang dikucurkan kepada para guru sertifikasi ini pun menjadi semacam uang berfoya-foya ditengah tidak […]

  • Media Arab Saudi Soroti Penzoliman Kepada Habib Rizieq

    Media Arab Saudi Soroti Penzoliman Kepada Habib Rizieq

    • calendar_month Jumat, 2 Jun 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        Media Tawaashul yang berbasis di Arab Saudi menyoroti rekayasa pembunuhan karakter Habib Rizieq di Indonesia. Dalam pemberitaannya edisi 1 Juni 2017, media yang berkantor di Riyadh itu menurunkan headline berjudul “Rencana Membidik Pimpinan FPI Setelah Perannya Jatuhkan Gubernur Kristen Jakarta” Media itu menulis bahwa ormas-ormas Islam di Indonesia mencapai kemenangan dalam menjatuhkan Gubernur […]

expand_less