Minggu, 10 Mei 2026
light_mode

Madina Siapkan 9 Kecamatan Budidaya Serai Wangi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
  • print Cetak

 

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sembilan dari 23 kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) disiapkan melakukan budidaya serai wangi.

Rencana budidaya itu diproyeksikan di 27 desa, melibatkan petani.

Di sisi lain, Pemkab Madina menyatakan tengah menyiapkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai pihak yang akan membeli serai wangi dari petani.

Hal itu terungkap dalam acara sosialisasi program budidaya serai wangi diikuti petani dari 27 desa, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Madina, Panyabungan, Sabtu (25/4/ 2026). Giat ini diikuti oleh masyarakat dari 27 desa yang tersebar di sembilan kecamatan.

“Langkah ini merupakan titik awal untuk mengoptimalkan potensi pertanian daerah. Meski sebagian petani di Madina sudah menanam serai wangi, pengelolaannya selama ini dinilai belum maksimal karena terkendala proses penyulingan,” kata Bupati Madina Saipullah Nasution.

Dia mengungkapkan, melalui program ini nantinya petani tidak perlu menyuling sendiri. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang akan mengolah hasil panen agar nilai ekonominya lebih tinggi.

Program ini, lanjut bupati, tidak akan mengandalkan anggaran daerah atau APBD. Para pengusaha dengan modal besar nanti yang bertindak sebagai bapak angkat.

“Pengembangan ini tidak menggunakan anggaran pemerintah, melainkan murni dukungan dari pengusaha yang bertindak sebagai bapak angkat,” ungkap Bupati Saipullah.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Saipullah menginstruksikan Dinas Pertanian agar memetakan kondisi lahan guna menentukan jenis serai wangi yang paling cocok dengan karakteristik tanah. Dia berharap program ini berkesinambungan.

“Pastikan jenis serai wanginya sesuai dengan kondisi tanah. Saya minta camat dan kepala desa segera mendata lokasi lahan dan petaninya. Pemerintah melalui BUMD akan bertindak sebagai pembeli,” sebut dia.

Plt. Kadis Pertanian Taufik Zulhandra Ritonga menjelaskan, untuk tahap awal akan melibatkan sembilan kecamatan dengan masing-masing menyertakan tiga desa.

Langkah berikutnya usai sosialisasi ini adalah pelaksanaan musyawarah tingkat desa dan kecamatan untuk menentukan luas hamparan serta kesepakatan budidaya.

“Target awal untuk sembilan kecamatan ini adalah lahan seluas 500 hektare. Namun, tidak menutup kemungkinan program ini akan dikembangkan ke kecamatan lainnya di masa mendatang,” pungkas Taufik. (rel/dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 340 CPNS USU lulus tahap I

    340 CPNS USU lulus tahap I

    • calendar_month Kamis, 11 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Dari 1.295 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang mengikuti tes di lingkungan Universitas Sumatera Utara (USU), hanya 340 peserta yang dinyatakan lulus tes tahap pertama. Untuk tahun 2010 ini, USU akan menerima 91 orang CPNS, 38 orang untuk formasi tenaga pengajar, dan 53 orang untuk tenaga fungsional umum, hal ini dikatakan Humas USU, […]

  • Guru Sejahtera Dalam Sistem Islam Kaffah

    Guru Sejahtera Dalam Sistem Islam Kaffah

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Sri Handayani   Para guru melalui Forum Komunikasi Guru SPK (Satuan Pendidikan Kerja Sama) mengeluhkan penghentian tunjangan profesi. (Kompas Tv) Tunjangan profesi yang dihentikan ini tercantum dalam Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Nomor 6 Tahun 2020. Dalam aturan tersebut, di Pasal 6 tercantum bahwa tunjangan profesi ini dikecualikan bagi guru bukan […]

  • Terkait Banjir Bandang di Ranto Baek

    Terkait Banjir Bandang di Ranto Baek

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Warga Duga Akibat Perambahan Hutan MADINA- Warga korban banjir bandang di lima desa di Kecamatan Ranto Baek, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang terjadi Senin (29/11) lalu, menduga penyebab banjir karena adanya perambahan hutan di sekitar hulu Sungai Simpang Talap. M Idris Nasution, warga Desa Manisak yang menjadi salah satu desa yang diterjang banjir banding, Kamis […]

  • Inilah Rumus Kelulusan antara Nilai UN dan Nilai Sekolah

    Inilah Rumus Kelulusan antara Nilai UN dan Nilai Sekolah

    • calendar_month Senin, 20 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA — Pemerintah dan Badan Standar Pendidikan Nasional telah siap dengan formula baru penilaian kelulusan siswa dari satuan pendidikan. Untuk itu, pelaksanaan ujian nasional tahun ajaran 2010/2011 hanya dilaksanakan satu kali pada bulan Mei 2011. Ujian nasional (UN) utama untuk SMA/SMK digelar pada minggu pertama Mei 2011, sedangkan untuk SMP pada minggu kedua Mei 2011. […]

  • Keberagaman Bahasa Melayu di Balik Keseragaman Bahasa Indonesia

    Keberagaman Bahasa Melayu di Balik Keseragaman Bahasa Indonesia

    • calendar_month Kamis, 24 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    James T. Collins adalah ahli linguistik kelahiran Chicago, Amerika Serikat. Dia dikenal sebagai seorang linguis yang memfokuskan diri pada bidang linguistik komparatif, leksikografi, dan sosiolinguistik. Secara lebih khusus, Collins adalah tokoh yang begitu intens meneliti dalam bidang kajian bahasa Melayu. Karenanya, dia adalah nama yang melekat pada kajian sejarah bahasa Melayu. Dalam mengurut tali bahasa […]

  • Ketum Forum Pemred Kecam Keras Perusakan Kantor PWI Babel

    Ketum Forum Pemred Kecam Keras Perusakan Kantor PWI Babel

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

      Jakarta ||Mandailing Online – Ketua Umum Forum Pemred Media Siber Indonesia, Dar Edi Yoga, melontarkan pernyataan keras atas perusakan kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepulauan Bangka Belitung oleh orang tak dikenal. Dar Edi Yoga menilai aksi tersebut bukan sekadar tindak kriminal biasa, melainkan bentuk intimidasi serius terhadap kebebasan pers di Indonesia. “Ini tidak bisa […]

expand_less