Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Mantan Wagubsu: KPK dan Polri Harus Periksa Bupati Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 10 Sep 2015
  • print Cetak

 

MEDAN (Mandailing Online) – Mantan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Lundu Panjaitan meminta KPK dan Mabes Polri segera turun menelusuri keputusan Bupati Mandailing Natal (Madina) yang dinilai mengangkangi putusan inkracht (berkekuatan hukum tetap) yang dikeluarkan Mahkamah Agung (MA).

Ia juga mendorong pengurus KP USU untuk mengambil langkah hukum dengan melaporkan Bupati Dahlan Hasan Nasution ke KPK dan Mabes Polri.

Menurut Lundu, sikap Dahlan selaku Bupati Madina tak taat hukum dan patut dipertanyakan. Di mana dengan ‘power’-nya sebagai Bupati Madina tidak menjalankan putusan inkracht (berkekuatan hukum tetap) yang dikeluarkan Mahkamah Agung (MA) terkait Izin Usaha Perkebunan (IUP) Koperasi Pengembangan Universitas Sumatera Utara (KP USU) bernomor 525.25/484/DISBUN/Tahun 2004 tentang Izin Usaha Perkebunan.

“Bisa saja ada indikasi permainan kala Bupati Madina ini tidak melaksanakan putusan inkracht dari Mahkamah Agung terkait IUP KP USU,” kata Alumni Universitas Sumatera Utara (USU) tahun 1965 ini, Selasa (8/9) yang dilansir Waspada Online.

Menurut Lundu, yang juga memiliki pengalaman sebagai Kepala Biro Hukum Pemprovsu, sikap Dahlan ini dapat dikatakan di luar kewajaran. Oleh karena itu, atas persoalan IUP KP USU ini, sudah sepantasnya menjadi perhatian serius dari aparat penegak hukum.

“KPK dan Mabes Polri diminta segera turun menelusuri putusan Bupati Madina yang dinilai berindikasi permainan. Apalagi kita ketahui Dahlan Hasan Nasution kembali maju sebagai calon incumbent Bupati Madina. Jadi patut dipertanyakan kebijakannya. Jangan-jangan ada skandal dibalik surat-surat keputusan tersebut,” cetus Lundu Panjaitan.

Ia mendorong pengurus KP USU untuk mengambil langkah hukum dengan melaporkan Bupati Dahlan Hasan Nasution ke KPK dan Mabes Polri terkait putusannya dengan mengeluarkan tiga putusan yang dinilai mengangkangi putusan MA itu.

Untuk diketahui, Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution, pada 7 Agustus 2015, mengeluarkan tiga Surat Keputusan. Pertama SK No 525/498/K/2015 tentang pencabutan atas SK Bupati Madina Nomor 525.25/417/K/2012. Selanjutnya pada hari yang sama juga ia meneken SK 525/499/K/2015 tertanggal 7 Agustus 2015 tentang Pencabutan Keputusan Bupati Mandailing Natal Nomor 525.25/484/Disbun/Tahun 2004, serta SK Nomor 141/500/K/2015 tanggal 7 Agustus 2015 tentang Pencabutan Keputusan Mandailing Natal Nomor 525/575/K/2012.

Sebelumnya, LBH Medan juga telah menilai bahwa kebijakan bupati Madina itu telah mengangkangi putusan yang berkekuatan hukum tetap Mahkamah Agung.

Kabag Humas Pemkab Madina, Adnan,SH.MM yang dikonfirmasi Mandailing Online via telefon seluler, Senin (7/9) menyatakan bahwa belum mengetahui penilaian pihak LBH Medan itu.

Di hari yang sama via telefon seluler, Kabag Hukum Pemkab Madina, Alamulhaq menyatakan bahwa persoalan izin KPU USU itu merupakan wilayah kewenangan Dinas Kehutanan Perkebunan Madina.

 

 

Sumber: Waspada Online

Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Madina Terima Penghargaan UHC

    Madina Terima Penghargaan UHC

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LUBUK PAKAM (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) menerima Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) dari Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan David Bangun. Penyerahan dilakukan pada acara Launching UHC Prioritas Program Berobat Gratis (Probis) Sumut Berkah di Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Senin (29/9/2025). Penghargaan tersebut diterima oleh Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution. […]

  • Kentang Hutanagodang Sangat Digemari

    • calendar_month Jumat, 31 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ULUPUNGKUT (Mandailing Online) – Jika ada produk lokal Mandailing Natal (Madina) yang pasarnya tidak bisa dipengaruhi produk dari luar daerah, pastinya kentang Hutanagodang produknya. Meskipun harga kentang di seluruh pelosok negeri ini merosot, namun harga kentang kebanggaan orang Mandailing ini tetap stabil di atas Rp.10.000 per kilo gram. Kentang Hutanagodang masih menjadi primadona bagi masyarakat […]

  • Lahan PTPN IV Masih Rancu

    Lahan PTPN IV Masih Rancu

    • calendar_month Kamis, 21 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak Badan Pertanahan Nasinoal (BPN) Kabupaten Mandailing Natal menyatakan bahwa lahan-lahan yang dikuasai PTPN IV di Kecamatan Batahan masih banyak yang rancu. Kerancuan itu menyebabkan perpanjangan izin lokasi PTPN IV belum diterbitkan Pemkab Mandailing Natal (Madina) setelah berakhir masa berlakunya sejak tahun 2010 lalu. Itu diungkap Kepala Seksi Hak Tanah […]

  • Banjir di Ranto Baek Semakin Meluas dan Memprihatinkan, Sekolah Sementara Diliburkan

    Banjir di Ranto Baek Semakin Meluas dan Memprihatinkan, Sekolah Sementara Diliburkan

    • calendar_month Kamis, 2 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kondisi rumah warga di Desa Simpang Talap Kecamatan Ranto Baek yang hancur diterjang banjir, Senin (29/11). Pj Bupati Madina Ir Aspan Sofyan Batubara Tinjau Lokasi Banjir dan Serahkan Bantuan Panyabungan, Banjir yang terjadi di Kecamatan Ranto Baek, Kabupaten Madina, Senin (29/11) lalu semakin meluas dan memprihatinkan. Data terakhir yang dikeluarkan dari Polres Madina, desa yang […]

  • Ke Eropa, Fatin Dibekali CD Materi Pelajaran

    Ke Eropa, Fatin Dibekali CD Materi Pelajaran

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    MINGGU depan, Fatin Shidqia Lubis akan terbang ke Eropa untuk syuting film garapan sutradara Hanung Bramantyo. Selama 10 hari, gadis berusia 17 tahun ini akan berada di Eropa. Itu berarti selama seminggu lebih, Fatin akan meninggalkan bangku sekolah. Sebagai orangtua, Bahari Lubis mengaku punya tips jitu agar anak pertamanya ini tak ketinggalan pelajaran di sekolah. […]

  • Harga Kopi Beras Masih Tinggi

    Harga Kopi Beras Masih Tinggi

    • calendar_month Senin, 16 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 6Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tidak semua jenis biji kopi yang harganya anjlok. Biji kopi beras justru masih bertahan dengan harga di kisaran 50.000 rupiah per kilo gram. Kasi Perkebunan Dinas Kehutanan Perkebunan Madina, Yasir Nasution SP, Senin (16/9/2013) mengatakan memang terjadi penurunan harga biji kopi dari Rp.18.000 menjadi Rp.8.000/ Kg. Hal ini juga terjadi pada […]

expand_less