Kamis, 23 Jul 2026
light_mode

KPK Dalami Pengaduan Dugaan Korupsi Bupati Dairi

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Selasa, 4 Feb 2014
  • print Cetak

JAKARTA – Divisi Pengaduan Masyarakat (Dumas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga kini masih terus menelaah laporan pengaduan dugaan korupsi Bupati Dairi, Jhonny Sitohang Adinegoro yang disampaikan “Masyarakat Peduli Dairi” pertengahan Januari lalu.

Menurut Juru Bicara KPK, Johan Budi, penelaahan sangat diperlukan sebagai pintu masuk bagi upaya penanganan dugaan korupsi.

Karena itu prosesnya juga tidak dapat dipastikan akan memakan waktu berapa lama untuk segera ditindaklanjuti. Sebab sepenuhnya tergantung dari kelengkapan alat bukti yang dibutuhkan dari pengaduan yang ada.

“Kalau ditanya berapa lama prosesnya, itu tergantung kelengkapan alat buktinya. Jadi kita tidak bisa memastikan. Intinya setiap ada laporan pengaduan, KPK tetap akan menelaah terlebih dahulu. Dan untuk itu ada tim yang menangani,” kata Johan di Jakarta, Senin (3/2).

Menurut Johan, KPK setidaknya membutuhkan dua alat bukti permulaan terkait dugaan korupsi yang diduga dilakukan Bupati Dairi, Jhonny Sitohang Adinegoro.

Hal tersebut sebagaimana mekanisme yang selama ini telah berjalan di KPK. “Kalau ditemukan dua alat bukti permulaan yang cukup, siapa pun bisa dijadikan tersangka,” ujarnya.

Menurut Johan, KPK dapat memproses pengaduan ke tahap penyelidikan, jika dari pengaduan ditemukan dugaan adanya dugaan korupsi penyelewengan pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Dairi, yang melibatkan penyelenggara negara.

“Lalu ada atau tidak penyalahgunaan uang negara dalam pengelolaannya. Jadi setiap pengaduan akan ditelaah secara menyeluruh. Tidak mengkaji hal yang diadukan saja. Selain itu KPK juga lebih melihat kepada kelengkapan bahan pengaduan, jadi tidak hanya kontak person dari si pengadu semata,” katanya.

Sebagaimana diketahui, sekelompok orang yang mengatasnamakan “Masyarakat Peduli Dairi” melaporkan Bupati dan sejumlah pejabat pengelola DAK bidang pendidikan ke KPK, Senin (11/1) lalu. Sebagai bukti permulaan, dalam pengaduannya MPD turut menyertakan bukti awal dugaan korupsi dalam bentuk compact disk (CD), foto dan sejumlah file lain. (jpnn)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menang di Pilkada Madina, Desa Mandiri jadi Prioritas Harun Mustafa Nasution

    Menang di Pilkada Madina, Desa Mandiri jadi Prioritas Harun Mustafa Nasution

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online) : Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) tahun 2024 sudah semakin dekat. Ada dua Pasangan calon yang akan bertarung memperebutkan suara pemilih. pasangan nomor urut 1 adalah Harun Mustafa Nasution dan Ichwan Husein Nasution dan Pasangan nomor urut 2 Saifullah Nasution dan Atika Azmi Utammi Nasution. Menyinggung kebijakan […]

  • Kepala BKPSDM Ingatkan Pelamar PPPK Madina Jangan Percaya Calo

    Kepala BKPSDM Ingatkan Pelamar PPPK Madina Jangan Percaya Calo

    • calendar_month Senin, 25 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Kepala BKPSDM Mandailing Natal ( Madina ) Abdul Hamid mengingatkan, Pelamar PPPK (Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja) tahun 2023 untuk tidak mempercayai calo atau oknum-oknum tertentu yang mengiming-imingi bisa melobi untuk meluluskan seleksi PPPK di lingkungan Pemkab Madina. Senin 25/9/2023. “Kepada para pelamar seleksi PPPK diingatkan untuk tidak mempercayai calo […]

  • Harga Bawang Merah Membuat Gerah

    Harga Bawang Merah Membuat Gerah

    • calendar_month Minggu, 22 Mei 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Ross A.R Aktivis Dakwah Medan Johor Para ibu kembali dibuat gerah dengan kenaikan harga bahan pokok, terutama bawang, cabai, gula dan telur ayam mengalami tren kenaikan. Namun, dalam sistem ekonomi kapitalis sekuler saat ini tidak heran jika harga bahan pokok dipermainkan di pasar, sebab para pengusaha dan penguasa oligarki pun mencari kesempatan untuk mencari […]

  • Ini Data Proyek Binamarga PUPR Madina Tahun 2025

    Ini Data Proyek Binamarga PUPR Madina Tahun 2025

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): Dari data yang di dapat dari Bidang Binamarga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mandailing Natal. Ada 11 proyek pekerjaan jalan dan jembatan yang dikerjakan ditahun 2025 ini. 1 diantaranya tertunda. ” ia benar ada 11 paket proyek pekerjaan jalan dan jembatan, 1 diantaranya Pemeliharaan jalan Maga – […]

  • Polisi Kawal Kegiatan Ibadah Peringatan HUT OPM

    Polisi Kawal Kegiatan Ibadah Peringatan HUT OPM

    • calendar_month Sabtu, 1 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAYAPURA, (MO)- Kepolisian Jayapura tetap mengawal kegiatan ibadah yang dilakukan sekelompok kecil masyarakat untuk memperingati lahirnya Organisasi Papua Merdeka (OPM), Sabtu (1/12/2012). Pengawalan itu dilakukan karena polisi tidak menggeluarkan izin namun mereka tetap ingin melaksanakan ibadah dan berjanji tidak akan ada pengibaran bintang kejora. Hal itu dikatakan Wakapolda Papua Brigjen Paulus Waterpauw, Sabtu (1/12/2012) pagi. […]

  • JANGAN HANYA WAKAF, AMBIL SEMUA HUKUM SYARIAH

    JANGAN HANYA WAKAF, AMBIL SEMUA HUKUM SYARIAH

    • calendar_month Jumat, 5 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pemerintah Indonesia baru-baru ini meluncurkan Gerakan Nasional Wakaf Uang (GNWU). Gerakan ini diklaim merupakan salah satu program pengembangan ekonomi syariah untuk mendukung percepatan pembangunan nasional. Presiden Jokowi menyebut potensi wakaf uang bisa mencapai Rp 188 triliun (Kumparan.com, 28/1/2021). Seperti dikutip dari laman Badan Wakaf Indonesia (BWI) pada Kamis (28/1), BWI telah menunjuk sejumlah lembaga keuangan […]

expand_less