Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

SMGP Mau Buka Sumur Lagi, Sibanggor Minta Tunda

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 19 Jul 2022
  • print Cetak

Kilang PLTA milik PT SMGP di Sibanggor

SIBANGGOR (Mandailing Online) – PT SMGP hendak membuka sumur lagi. Rencananya hari ini.

Tetapi warga Desa Sibanggor Julu justru minta tunda.

Warga masih trauma pada peristiwa demi peristiwa keracunan yang menimpa warga dalam beberapa tahun terakhir.

Keracunan sangat fatal. Bukan saja pingsan, banyak warga yang tewas kala sumur panas bumi dibuka.

Konflik kepentingan yang saling berlawanan terus berlangsung.

PT. Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) memiliki kepentingan perluasan area produksi.

Di sisi lain, warga berkepentingan menjaga keselamatan nyawa.

Pemkab Mandailing Natal dimana posisinya? Pro rakyat atau pro investor? Anda dipersilahkan menilai.

PT. SMGP berinvestasi di pembangkit listrik tenaga panas bumi. Berlokasi di kawasan Sibanggor, Kecamatan Puncak Sorik Marapi dan Panyabungan Selatan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Dilansir Wartamandailing.com, PT. SMGP mengirim surat pemberitahuan bernomor SM3140/ 220714/CDCR tanggal 14 Juli 2022 kepada kepala Desa Sibanggor Julu tentang rencana kegiatan pembukaan sumur AAE-02.

Rencana kegiatan pembukaan sumur tersebut dilaksanakan pada Selasa atau hari ini (19/7/2022) pukul 14.00 WIB. Taksasi waktu terbuka sekira 1 jam.

Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini yakni Air Capping Methode yang mengandung minimum gas (low NCG/H2S).

Perusahaan juga memberitahu poin-poin persiapan, antara lain: melakukan pendataan untuk petani/pekebun radius 100 meter dari titik pembukan sumur. Berkoordinasi dengan kepala desa/aparat desa terkait dengan jam pelaksanaan. Menyerahkan nama-nama pemilik sawah/kebun radius 100 meter dari titik sumur.

Persiapan lain yang dilakukan perusahaan: menyebarkan pemberitahuan di desa-desa secara tertulis berisi informasi tanggal pelaksanaan dan bahaya serta himbauan protokol kesehatan. Mengumumkan kembali ke area pemukiman masyarakat menggunakan pengeras suara (TOA) sebelum pembukaan sumur dimulai.

Kemudian perusahaan juga menugaskan tim security HSE, CDCR dan welltest untuk memastikan tidak ada masyarakat yang memasuki area radius 100 meter dari lokasi pembukaan sumur.

Pihak pemerintah Desa Sibanggor membalas surat PT. SMGP itu. Sikapnya jelas: agar pembukaan sumur ditunda. Alasannya: warga masih trauma.

Surat pemerintah desa itu bernomor 142/ /sbj/2022, tertanggal 18 Juli 2022 sebagaimana dilansir Wartamandailing.com.

Selain faktor trauma, alasan permintaan penundaan itu adalah bahwa PT. SMGP belum mengabulkan tuntutan masyarakat Sibanggor Julu.

Tuntutan masyarakat itu berupa konpensasi atas peristiwa keracunan warga tahun 2021.

Tuntutan itu disampaikan pada pertemuan masyarakat dengan pihak PT SMGP di gedung serbaguna Desa Sibanggor Julu tanggal 5 Agustus 2021.

Ada 7 poin tuntutan itu antara lain:

Warga meminta penjelasan pihak PT SMGP terkait kejadian yang sempat membuat warga panik di areal tambang. Mereka trauma dan berhenti kerja di ladang garapannya.

Agar lahan warga yang berada di sekitar wellpad milik PT SMGP dibebaskan dalam area 300 meter dari titik aktivitas perusahaan.

Harus ada pertanggungjawaban pihak perusahaan terhadap masyarakat yang jadi korban dan dirawat di rumah sakit akibat insiden yang terjadi pada tanggal 9 Juli 2021 di wellpad T dan insiden kebakaran di wellpad AA pada tanggal 11 Juli 2021.

Warga menuntut pembuatan jalan atau akses ke lahan mereka yang terhalang pipa dari wellpad T menuju wellpad A.

Warga meminta pertanggungjawaban PT SMGP terhadap korban susulan insiden H2S pada tanggal 25 Januari 2021.

Warga meminta jaminan keselamatan masyarakat kepada PT SMGP maupun pemerintah atas berbagai risiko atau dampak yang ditimbulkan oleh perusahaan pembangkit listrik panas bumi itu.

Dari poin-poin tuntutan itu, apakah sudah ada satu atau beberapa yang dikabulkan perusahaan? (Dahlan Batubara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sofwat Pelopor Perubahan Menguat, Atika Lokomotif Ekonomi Tenggelam

    Sofwat Pelopor Perubahan Menguat, Atika Lokomotif Ekonomi Tenggelam

    • calendar_month Rabu, 4 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Hari pencoblosan Pilkada Madina tinggal sebulan lagi. Hingga posisi ini pasangan Sofwat-Beir masih unggul di kancah penggiringan opini publik oleh tim media yang solid. Tim publikasi pasangan nomor urut 3 ini sangat teguh dan konsisten menyuarakan idiom-idiom “pelopor perubahan”; “pemimpin tegas dan bersih”; “harapan baru telah lahir”. Idiom-idiom itu begitu kuat mempengaruhi publik, terutama kalangan […]

  • PUPR Madina Optimis Awal 2024 Gedung Pasar Baru Bisa Difungsikan

    PUPR Madina Optimis Awal 2024 Gedung Pasar Baru Bisa Difungsikan

    • calendar_month Kamis, 8 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online) : adanya kesalahpahaman antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah terkait lanjutan pembangunan pasar baru panyabungan diakui Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR ) Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) Elpi Yanti Harahap. ” Kesalahpahaman itu sudah selesai. Selasa Minggu lalu, kami sudah sepakat dengan Kementerian PUPR mana yang menjadi […]

  • Indonesia dikepung ancaman longsor

    Indonesia dikepung ancaman longsor

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Sebanyak 274 kabupaten/kota di Indonesia berada di wilayah rawan bencana longsor tersebar dari Sumatera, Jawa bagian tengah dan selatan, Bali, Nusa Tenggara, Maluku hingga Papua . Selain berdampak bagi keselamatan penduduk juga manjadi ancaman bagi 40,9 juta jiwa  penduduk yang bermukim di kawasan rawan tersebut dari total penduduk Indonesia yang tersebar di wilayah […]

  • Elpiji Mulai Langka

    Elpiji Mulai Langka

    • calendar_month Selasa, 31 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    12 Kg Dijual Rp130 Ribu PALUTA- Dua pekan terakhir, warga Gunung Tua, Padang Bolak, Paluta mengeluhkan stok gas elpiji ukuran 12 kilogram (kg) yang mengalami kelangkaan. Jikapun ada, harganya mencapai Rp130.00 per kg. Biasanya gas elpiji tabung 12 kg dijual dengan harga Rp85.000, tapi karna keberadaannya langka, harganya mencapai Rp100.000 hingga Rp130.000 per tabung. Warga […]

  • Helmi Nasution belum diserahkan ke Jaksa

    Helmi Nasution belum diserahkan ke Jaksa

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Penyidik Kepolisian Daerah Sumut gagal, atau belum dapat menyerahkan Ketua Yayasan Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) Helmi Nasution dan Rektor Chairul Mursin ke Kejaksaan, karena keduanya berada di luar kota. Helmi dan Chairul diperiksa sebagai tersangka karena menjalankan akademik tanpa izin pemerintah. “Semestinya keduanya diserahkan ke Jaksa kemarin. Tetapi karena alasan mengikuti kegiatan […]

  • Penempatan di Madina Guru Pincang

    Penempatan di Madina Guru Pincang

    • calendar_month Selasa, 17 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN BARAT (Mandailing Online) – PDI Perjuangan Panyabungan Barat mendesak Dinas Pendidikan untuk segera melakukan pemeratan dalam penempatan guru untuk SD di Kecamatan Panyabungan Barat. Saat ini, rata-rata SD hanya memiliki tiga orang guru kelas atau guru tetap. Sedangkan sisanya, termasuk guru honor. Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Panyabungan Barat Hosman Hasibuan mengatakan kepada wartawan […]

expand_less