Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

SMGP Mau Buka Sumur Lagi, Sibanggor Minta Tunda

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 19 Jul 2022
  • print Cetak

Kilang PLTA milik PT SMGP di Sibanggor

SIBANGGOR (Mandailing Online) – PT SMGP hendak membuka sumur lagi. Rencananya hari ini.

Tetapi warga Desa Sibanggor Julu justru minta tunda.

Warga masih trauma pada peristiwa demi peristiwa keracunan yang menimpa warga dalam beberapa tahun terakhir.

Keracunan sangat fatal. Bukan saja pingsan, banyak warga yang tewas kala sumur panas bumi dibuka.

Konflik kepentingan yang saling berlawanan terus berlangsung.

PT. Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) memiliki kepentingan perluasan area produksi.

Di sisi lain, warga berkepentingan menjaga keselamatan nyawa.

Pemkab Mandailing Natal dimana posisinya? Pro rakyat atau pro investor? Anda dipersilahkan menilai.

PT. SMGP berinvestasi di pembangkit listrik tenaga panas bumi. Berlokasi di kawasan Sibanggor, Kecamatan Puncak Sorik Marapi dan Panyabungan Selatan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Dilansir Wartamandailing.com, PT. SMGP mengirim surat pemberitahuan bernomor SM3140/ 220714/CDCR tanggal 14 Juli 2022 kepada kepala Desa Sibanggor Julu tentang rencana kegiatan pembukaan sumur AAE-02.

Rencana kegiatan pembukaan sumur tersebut dilaksanakan pada Selasa atau hari ini (19/7/2022) pukul 14.00 WIB. Taksasi waktu terbuka sekira 1 jam.

Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini yakni Air Capping Methode yang mengandung minimum gas (low NCG/H2S).

Perusahaan juga memberitahu poin-poin persiapan, antara lain: melakukan pendataan untuk petani/pekebun radius 100 meter dari titik pembukan sumur. Berkoordinasi dengan kepala desa/aparat desa terkait dengan jam pelaksanaan. Menyerahkan nama-nama pemilik sawah/kebun radius 100 meter dari titik sumur.

Persiapan lain yang dilakukan perusahaan: menyebarkan pemberitahuan di desa-desa secara tertulis berisi informasi tanggal pelaksanaan dan bahaya serta himbauan protokol kesehatan. Mengumumkan kembali ke area pemukiman masyarakat menggunakan pengeras suara (TOA) sebelum pembukaan sumur dimulai.

Kemudian perusahaan juga menugaskan tim security HSE, CDCR dan welltest untuk memastikan tidak ada masyarakat yang memasuki area radius 100 meter dari lokasi pembukaan sumur.

Pihak pemerintah Desa Sibanggor membalas surat PT. SMGP itu. Sikapnya jelas: agar pembukaan sumur ditunda. Alasannya: warga masih trauma.

Surat pemerintah desa itu bernomor 142/ /sbj/2022, tertanggal 18 Juli 2022 sebagaimana dilansir Wartamandailing.com.

Selain faktor trauma, alasan permintaan penundaan itu adalah bahwa PT. SMGP belum mengabulkan tuntutan masyarakat Sibanggor Julu.

Tuntutan masyarakat itu berupa konpensasi atas peristiwa keracunan warga tahun 2021.

Tuntutan itu disampaikan pada pertemuan masyarakat dengan pihak PT SMGP di gedung serbaguna Desa Sibanggor Julu tanggal 5 Agustus 2021.

Ada 7 poin tuntutan itu antara lain:

Warga meminta penjelasan pihak PT SMGP terkait kejadian yang sempat membuat warga panik di areal tambang. Mereka trauma dan berhenti kerja di ladang garapannya.

Agar lahan warga yang berada di sekitar wellpad milik PT SMGP dibebaskan dalam area 300 meter dari titik aktivitas perusahaan.

Harus ada pertanggungjawaban pihak perusahaan terhadap masyarakat yang jadi korban dan dirawat di rumah sakit akibat insiden yang terjadi pada tanggal 9 Juli 2021 di wellpad T dan insiden kebakaran di wellpad AA pada tanggal 11 Juli 2021.

Warga menuntut pembuatan jalan atau akses ke lahan mereka yang terhalang pipa dari wellpad T menuju wellpad A.

Warga meminta pertanggungjawaban PT SMGP terhadap korban susulan insiden H2S pada tanggal 25 Januari 2021.

Warga meminta jaminan keselamatan masyarakat kepada PT SMGP maupun pemerintah atas berbagai risiko atau dampak yang ditimbulkan oleh perusahaan pembangkit listrik panas bumi itu.

Dari poin-poin tuntutan itu, apakah sudah ada satu atau beberapa yang dikabulkan perusahaan? (Dahlan Batubara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • PKB Madina Laksanakan Pendidikan Kader Loyalis

    PKB Madina Laksanakan Pendidikan Kader Loyalis

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Mandailing Natal melaksanakan pendidikan bagi kader, Senin (15/9/2025) di Hotel Rindang, Panyabungan. Sebanyak 80-an kader mengikuti program Pendidikan Kader Pertama (PKP) Kader Loyalis itu. PKP ini merupakan pelaksanaan peraturan partai yang menyebutkan DPC PKB yang memiliki fraksi penuh di DPRD wajib menggelar PKP Kader Loyalis […]

  • 2 Rumah Di Kotanopan Tertimpa Longsor

    2 Rumah Di Kotanopan Tertimpa Longsor

    • calendar_month Jumat, 27 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Dua rumah tertimpa longsor di desa Muara Siambak Kecamatan Kotanopan, Kamis malam (26/11). Tidak ada korban jiwa di peristiwa itu. Bagian belakang kedua rumah tersebut hancur ditimpa material tanah menyebabkan peralatan elektronik dan rumah tangga lainya rusak. Informasi yang dihimpun, Jum’at (27/11), kedua rumah nahas ini milik Kotan Nauli Daulay (65), dan […]

  • Ratusan Pengunjung di Lubuk Larangan Aek Pohon

    Ratusan Pengunjung di Lubuk Larangan Aek Pohon

    • calendar_month Minggu, 28 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Manndailing Online) – Lubuk larangan di Sungai Aek Pohon, Pidoli, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) dibuka untuk halayak umum, Minggu (28/4/2013). Daya tarik lubuk larangan benar-benar selalu memikat sejak dahulu. Ratusan penduduk Madina dari berbagai penjuru kecamatan tumpah ruah di sepanjang aliran sungai dan bergerombol dalam titik-titik lubuk. Mereka membawa jala. Tetapi ada juga yang […]

  • MUI Madina Godok Fatwa Soal Laki Berparas Wanita

    MUI Madina Godok Fatwa Soal Laki Berparas Wanita

    • calendar_month Selasa, 13 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online) –  banyaknya kaum laki laki yang berlagak layaknya sebagai wanita membuat ke khawatiran masyarakat sehingga Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berinisiatif menggodok Fatwa tentang  hukum laki laki berlagak wanita. Ketua MUI Madina H.Muhammad Natsir pada wartawan mengatakan,  majelis Fatwa MUI Madina tengah menggodok melalui muzakaroh bagaimana hukumnya terkait banyaknya […]

  • Rusia Sebut Negara Barat Bak “Monyet Bergranat”

    Rusia Sebut Negara Barat Bak “Monyet Bergranat”

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    KOMENTAR pedas dilontarkan Wakil Perdana Menteri Rusia Dmitry Rogozin terkait kebijakan negara-negara Barat terhadap dunia Islam. Ia menyebut Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya itu telah bertingkah layaknya “monyet bergranat”. “Sikap Barat terhadap dunia Islam seperti seekor monyet yang membawa granat” tulis Rogozin di akun Twitter miliknya, Selasa (27/8). Pernyataan keras ini dilontarkan seiring menguatnya ancaman intevensi […]

  • Penduduk Miskin di Madina Naik Dalam 2 Tahun Tarakhir, IPM Terrendah Kedua

    Penduduk Miskin di Madina Naik Dalam 2 Tahun Tarakhir, IPM Terrendah Kedua

    • calendar_month Rabu, 19 Jul 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – Jumlah penduduk miskin di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengalami kenaikan dalam 2 tahun terakhir. Badan Pusat Statistik Sumatera Utara dalam website resminya melaporkan, jumlah penduduk miskin di Madina tahun 2016 sebesar 10.98 %. Jumlah itu merangkak naik sejak tahun 2015. Sebab, pada tahun 2013 jumlah penduduk miskin di Madina masih […]

expand_less