Jumat, 23 Okt 2026
light_mode

Banyak hakim masuk neraka

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 7 Nov 2013
  • print Cetak

JAKARTA (Mandailing Online)- Dua dari tiga hakim masuk neraka karena perilaku yang tidak adil dalam setiap putusannya. Hal tersebut disampaikan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Hamdan Zoelva, usai pengambilan sumpah jabatannya.

“Hanya hakim yang memegang teguh kejujuran masuk surga. Sedangkan dua hakim yang tidak adil itu masuk neraka,” kata Hamdan di lantai dua, Gedung MK, hari ini.Hamdan mengaku selalu memanjatkan doa pada Tuhan, agar dirinya termasuk golongan hakim yang masuk surga. “Saya berdoa penuh supaya saya termasuk hakim yang adil,” ucapnya.

Hamdan tak memungkiri tingkat kepercayaan masyarakat kepada MK, saat ini mencapai titik terendah. “Saya memahami itu, tetapi kami tidak akan lari dan menghindar, kami akan beri pertanggungjawaban. “Kami akan kembalikan citra MK sebagai peradilan yang bersih. Meskipun ini tidak mudah, kami akan memulai,” imbuh Hamdan.

Keterpurukan MK, disebabkan ulah mantan Ketua MK Akil Mochtar yang diduga menerima suap terkait sengketa Pilkada Lebak, Banten dan Gunung Mas, Kalimantan Tengah. Akil pun diberhentikan dengan tidak hormat oleh Majelis Kehormatan Hakim Konstitusi (MKH) pada 1 November 2013.

Sebagaimana dikabarkan, KPK menangkap Akil pada Rabu (2/10) sekitar Pukul 22.00 WIB di kediamannya Kompleks Widya Chandra, Jakarta. Juru Bicara KPK Johan Budi menyebut di tempat itu petugas juga mengamankan anggota DPR berinisial CHN dan satu orang lainnya berinisial CH yang diduga pengusaha.

Selain itu, petugas KPK juga mengamankan dua orang lainnya di salah satu hotel di Jakarta Pusat. Mereka adalah kepala daerah berinisial HB dan satu orang lainnya, DH.

Dalam penangkapan ini, KPK mengamankan barang bukti uang dolar Singapura dari kediaman di Widya Chandra. Berdasarkan informasi sementara, jumlahnya sekitar Rp 2-3 miliar.

Diduga uang itu diberikan oleh CHN dan CN kepada AM. Pemberian uang ini diduga terkait dengan sengketa Pilkada Kabupaten Gunung Mas. KPK terus melakukan pemeriksaan terhadap kelimanya. Selepas penangkapan, KPK juga melakukan penyegelan ruang kerja Akil.(/okz/republika)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tortor Naposo Bulung Raih Rekor Muri

    Tortor Naposo Bulung Raih Rekor Muri

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN :Sebanyak 1.134 pelajar dari tiga Sekolah Menengah Atas (SMA) di Medan menggelar Tortor Naposo Bulung secara serentak di Lapangan Merdeka Medan, Sumatera Utara (Sumut), Minggu 5 Desember 2010. Tarian khas asal Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) ini akhirnya memecahkan rekor penari terbanyak yang pernah digelar secara serentak dari Museum Rekor Indonesia (Muri). Pagelaran tarian massal […]

  • PKB Madina Target 7 Kursi

    PKB Madina Target 7 Kursi

    • calendar_month Rabu, 25 Jan 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Mandailing Natal menarget perolehan 7 kursi di Pemilu 2019. Target itu mencuat di Rapat Kordinasi Cabang DPC PKB Mandailing Natal (Madina) sekaligus pengukuhan badan otonom partai, Rabu, (25/1/2016) di Aula Hotel Rindang, Panyabungan. Rakoorcab yang dihadiri Ketua DPW Sumatera Utara, Ance Silean itu juga mematangkan bangunan optimalisasi […]

  • ASN Madina Gugat Sanksi Bupati ke Ombudsman dan BKN, Nilai Prosedur Cacat Hukum

    ASN Madina Gugat Sanksi Bupati ke Ombudsman dan BKN, Nilai Prosedur Cacat Hukum

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online  – Tak terima didemosi jadi staf pelaksana, Rahmad Daulay, ST, seorang ASN Pemkab Mandailing Natal / mantan Kepala Inspektorat melawan. Ia resmi mengadukan Bupati Madina ke Ombudsman Sumut dan BKN. Alasannya sanksi dinilai cacat prosedur dan salah aturan. Rahmad Daulay pada Mandailing Online Senin 27/4/2026 mengirimkan kronologis kejadian.  Kasus sendiri bermula 29 Oktober […]

  • Alumni Musthofawiyah Dukung Musthafa Bakri Calon Bupati Madina

    Alumni Musthofawiyah Dukung Musthafa Bakri Calon Bupati Madina

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Alumni Pesantren Mustofhawiyah Purba Baru mendukung penuh Mudir Almukarrom, H Musthafa Bakri Nasution sebagai Calon Bupati Mandailing Natal. Itu dikatakan, Ketua Himpunan Alumni Musthofawiyah (HAM) Madina, Muhammad Ali Nasution kepada wartawan di Panyabungan, Kamis (1/8/2019) Dikatakannya menjalang perhelatan Pilkada Madina 2020 yang akan masuk tahapan September 2019, bahwa dalam memilih pemimpin […]

  • Putusan MK: PSU di 3 TPS Pilkada Madina

    Putusan MK: PSU di 3 TPS Pilkada Madina

    • calendar_month Senin, 22 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Mahkamah Konstitusi memerintahkan pemungutan suara ulang (PSU) pada 3 TPS di Mandailing Natal. TPS itu yakni TPS 1 Desa Bondar Panjang Tuo Kecamatan Muarasipongi. Kemudian TPS 1 dan 2 di Desa Kampung Baru Kecamatan Panyabungan Utara. Putusan itu dibacakan Ketua MK, Anwar Usman, Senin (22/3/2021) pada sidang pembacaan putusan sengketa Pilkada. […]

  • Kadis Pendidikan Madina Sambangi SDN 126 Gunung Baringin yang Viral. Kepsek Usahakan Pengadaan Buku Baru

    Kadis Pendidikan Madina Sambangi SDN 126 Gunung Baringin yang Viral. Kepsek Usahakan Pengadaan Buku Baru

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): pasca adanya orang tua siswa yang mengeluh di media sosial terkait buku pelajaran di SDN 126 Gunung Baringin, Kecamatan Panyabungan Timur, Madina. Plt Kepala Dinas Pendidikan Madina Daud Batubara mendatangi sekolah tersebut jumat 18/7/2025. Ia ingin memastikan informasi keluhan orang tua siswa itu benar atau tidak. Pertemuan yang berlangsung di […]

expand_less