Senin, 14 Sep 2026
light_mode

Banyak hakim masuk neraka

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 7 Nov 2013
  • print Cetak

JAKARTA (Mandailing Online)- Dua dari tiga hakim masuk neraka karena perilaku yang tidak adil dalam setiap putusannya. Hal tersebut disampaikan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Hamdan Zoelva, usai pengambilan sumpah jabatannya.

“Hanya hakim yang memegang teguh kejujuran masuk surga. Sedangkan dua hakim yang tidak adil itu masuk neraka,” kata Hamdan di lantai dua, Gedung MK, hari ini.Hamdan mengaku selalu memanjatkan doa pada Tuhan, agar dirinya termasuk golongan hakim yang masuk surga. “Saya berdoa penuh supaya saya termasuk hakim yang adil,” ucapnya.

Hamdan tak memungkiri tingkat kepercayaan masyarakat kepada MK, saat ini mencapai titik terendah. “Saya memahami itu, tetapi kami tidak akan lari dan menghindar, kami akan beri pertanggungjawaban. “Kami akan kembalikan citra MK sebagai peradilan yang bersih. Meskipun ini tidak mudah, kami akan memulai,” imbuh Hamdan.

Keterpurukan MK, disebabkan ulah mantan Ketua MK Akil Mochtar yang diduga menerima suap terkait sengketa Pilkada Lebak, Banten dan Gunung Mas, Kalimantan Tengah. Akil pun diberhentikan dengan tidak hormat oleh Majelis Kehormatan Hakim Konstitusi (MKH) pada 1 November 2013.

Sebagaimana dikabarkan, KPK menangkap Akil pada Rabu (2/10) sekitar Pukul 22.00 WIB di kediamannya Kompleks Widya Chandra, Jakarta. Juru Bicara KPK Johan Budi menyebut di tempat itu petugas juga mengamankan anggota DPR berinisial CHN dan satu orang lainnya berinisial CH yang diduga pengusaha.

Selain itu, petugas KPK juga mengamankan dua orang lainnya di salah satu hotel di Jakarta Pusat. Mereka adalah kepala daerah berinisial HB dan satu orang lainnya, DH.

Dalam penangkapan ini, KPK mengamankan barang bukti uang dolar Singapura dari kediaman di Widya Chandra. Berdasarkan informasi sementara, jumlahnya sekitar Rp 2-3 miliar.

Diduga uang itu diberikan oleh CHN dan CN kepada AM. Pemberian uang ini diduga terkait dengan sengketa Pilkada Kabupaten Gunung Mas. KPK terus melakukan pemeriksaan terhadap kelimanya. Selepas penangkapan, KPK juga melakukan penyegelan ruang kerja Akil.(/okz/republika)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kajatisu Terperangah Sidang Berhenti, Terdakwa Illegal Logging Bebas   Banyak Kasus Korupsi di Sumut Hilang

    Kajatisu Terperangah Sidang Berhenti, Terdakwa Illegal Logging Bebas Banyak Kasus Korupsi di Sumut Hilang

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN- Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu), Sution Usman Aji, mengaku terkejut mengetahui banyak kasus-kasus dugaan korupsi yang pernah ditangani anak buahnya hilang begitu saja. Diantaranya, kasus pembalakan liar yang melibatkan Adelin Lis dan dugaan korupsi di kebun Limau Mungkur milik PTPN II. Sejumlah pihak seperti Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan dan Komisi A DPRD […]

  • Kisah Orang Mandailing Yang Lolos Dari Kekejaman Hitler

    Kisah Orang Mandailing Yang Lolos Dari Kekejaman Hitler

    • calendar_month Jumat, 5 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Di DALAM tubuh Parlindungan Lubis, tidak setetes pun mengalir darah Yahudi. Dia Batak tulen dari Mandailing. Namun kenyataannya, dia harus mendekam selama lima tahun di kamp konsentrasi NAZI , dan masih beruntung bisa keluar dari tempat penyiksaan dan pembantaian yang sadis tiada tandingannya itu. Lubis mengisahkan pengalamannya yang luar biasa itu dalam sebuah otobiografi. Sudah […]

  • Terdakwa Kasus Taman Raja Batu Bebas Dari Seluruh Dakwaan

    Terdakwa Kasus Taman Raja Batu Bebas Dari Seluruh Dakwaan

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        MEDAN (Mandailing Online) – Tiga terdakwa kasus dugaan korupsi pembangunan Taman Raja Batu (TRB) di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, dibebaskan dari seluruh dakwaan. Hakim memerintahkan agar para terdakwa segera dikeluarkan dari tahanan. Pasalnya dua dari tiga orang tim majelis hakim yang menangani perkara ini di Pengadilan Negeri Medan, Senin (27/1/2020) menyatakan tuntutan […]

  • DPRD kecam pembangunan ABB

    DPRD kecam pembangunan ABB

    • calendar_month Selasa, 12 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Pembangunan proyek peningkatan Jalan Angin Barat Baru (ABB), Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal karena pembangunannya tidak sesuai dengan bestek yang ada, dikecam Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Demikian kata anggota DPRD Madina, Jafar Rangkuti dan Zubeir Lubis, pagi ini. Menurut Jafar, pihaknya sudah banyak mendapat pengaduan dari masyarakat tentang pembangunan jalan ini. Informasi […]

  • MENANAMKAN DISIPLIN SEJAK DINI

    MENANAMKAN DISIPLIN SEJAK DINI

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Emmi Safridah Caniago, S.Pd Kepala TK, tinggal di Panyabungan   Disiplin sering menjadi masalah bagi anak-anak, terutama apabila pengertian disiplin hanya dikaitkan dan sekedar menurut perintah orang tua dan guru. Anak yang tidak menurut orang tua dan guru dikatakan tidak disiplin. Melihat kondisi seperti ini penulis yang sehari-harinya berprofesi sebagai guru TK ingin […]

  • Harga Bahan Pokok Melonjak

    Harga Bahan Pokok Melonjak

    • calendar_month Senin, 3 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pasca Natal dan menjelang Tahun Baru 2011, sebagian harga bahan pokok di sejumlah pasar di Kabupaten Mandailing Natal, melonjak. Antara lain cabai yang saat sekarang ini harganya mencapai Rp 40-50 ribu perkilogramnya. Pantauan wartawan di Pasar Baru Panyabungan, Selasa (28/12/2010), salah seorang pedagang bernama Ucok Nasution (35) menjual cabai merah Rp 50 ribu per […]

expand_less