Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Bukit Muhasabah Panyabungan Penyejuk Qolbu

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 22 Mei 2018
  • print Cetak

Pemimpin Redaksi Mandailing Online, Dahlan Batubara (duduk) dan Pemimpin Umum Madinapos Online, Ali Mutiara Rangkuti (berdiri) di puncak Muhasabah. (foto : Syahren Hasibuan)

 

Bukit Muhasabah di Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) sungguh menawan. Mengasah jiwa dan penyejuk qolbu, ketenangan, empati dan nilai-nilai estetika.

Betapa tidak, di siang hari pengunjung dengan lugas disuguhi panorama hamparan kota Panyabungan yang memajang di arah barat, lalu lamat-lamat terlihat mozaik kawasan Panyabungan Utara hingga Panyabungan Barat dan Nagajuang.

Di arah tenggara, Gunung Sorik Marapi terlihat menjulang seolah memiliki sayap melandai ke arah kawasan Roburan, Panyabungan Selatan  di sisi barat, lalu sayap kiri melandai ke arah kawasan Tambangan di sisi timur.

Liukan-liukan Sungai Batang Gadis terlihat jelas berkelok-kelok membujur dari timur ke barat menuju celah bentangan gugus Bukit Barisan, suatu liukan-liukan putih karena diterpa sinar matahari.

Lalu lintas Jalan Lintas Sumatera yang membelah kota Panyabungan juga menyajikan panorama mobilitas hilir mudik kenderaan.

Semua itu hanya dapat dinikmati dari ketinggian puncak bukit Muhasabah. Keberadaan Muhasabah ini pun akhirnya menjelma menjadi taman yang penuh nilai estetika dan menyiram jiwa para pengunjung.

Puncak Muhasabah juga menawarkan pengalaman lain di saat senja dan malam hari. Ketika matahari mulai menyembunyikan diri ke balik betangan Bukit Barisan (semacam sun set), maka cakrawala di ufuk barat akan terlihat menguning oleh cahaya senja menerpa angkasa Panyabungan.

Di malam hari, cahaya-cahaya lampu kota membubung ke angkasa Panyabungan manjadikan pemandangan malam dari puncak Muhasabah penuh dengan nuansa ketenangan jiwa, karena paduan cahaya kota dengan gemerlap tebaran bintang di langit sungguh mempengaruhi jiwa terhadap kesadaran betapa maha besar tuhan pencipta alam semesta.

Jika dicari bukit serupa, maka Bukit Muhasabah ini mirip dengan Victoria Peak, puncak tertinggi di Hongkong, yakni sekitar 525 meter di atas permukaan laut di Hongkong Island.

Di siang hari, pengunjung bisa melihat indahnya pelabuhan Victoria yang berlatarkan hijaunya New Territories. Sedangkan jika mengunjungi Victoria Peak di malam hari, akan tampak panorama gemerlap lampu kota yang mengagumkan.

Perbedaan Victoria Peak dengan bukit Muhasabah adalah batuan-batuan yang tersusun dengan nilai-nilai estetika yang tinggi. Hampir di seluruh puncak Muhasabah adalah batu-batuaan membantuk berbagai ragam letak dan mozaik menjadikan Muhasabah sangat elok.

Sususnan bebatuan membentuk gundukan segitiga di satu titik puncak Muhasabah. (foto : Dahlan Batubara)

Warga Madina menikmati pemandangan dari puncak Muhasabah. (foto : Dahlan Batubara)

Ketika kita berada di puncak Muhasabah, kita akan menyadari betapa pembangunan suatu daerah tidaklah melulu di sektor-sektor yang berhubungan dengan dunia materi, tetapi juga kesadaran terhadap urgennya pembangunan qolbu, jiwa yang damai, ketenangan, empati dan nilai-nilai estetika di dalam masyarakat.

Alhasil, Muhasabah menjadi tempat tujuan wisata qolbu, wisata rihani, wisata estetika bagi penduduk Mandailing Natal dan tentunya juga bagi penduduk di luar Madina.

Pantauan Mandailing Online, Selasa (22/5/2018), puncak Muhasabah masih dalam tahap pengerjaan. Belum rampung seluruhnya. Terlihat masih banyak titik-titik yang belum selesai dikerjakan oleh alat-alat berat.

Walau demikian, sebagian titik terlihat sudah rampung, dan pengunjung menikmatinya dengan duduk menatatap hamparan kota Panyabungan dan berselfie ria pakau heand phone.

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hasil Rekapitulasi C1 KPU Madina Hampir Final

    Hasil Rekapitulasi C1 KPU Madina Hampir Final

    • calendar_month Jumat, 11 Des 2015
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    Bisa dipastikan dari update data rekapitulasi penghitungan C1 KPU telah mendekati hasil final dengan asumsi Data Masuk yang sudah masuk sebesar 97,03% dengan hasil sebagai berikut: Drs. M. Yusuf, M.Si dan Imron Lubis memperoleh  : 48984 Suara (27,81%) H. Dahlan Hasan Nasution dan H. Muhammad Jafar Sukhairi Nst  memperoleh: 99983 Suara (56,76%) Saparuddin Haji dan […]

  • Kopi Luwak Mandailing Dipromosikan ke Jepang

    Kopi Luwak Mandailing Dipromosikan ke Jepang

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    TAPSEL, – Organisasi perdagangan dan industri Jepang (The Japan Chamber of Commerce and Industry International Division) melalui Mr Hiroyuki Amaya, bermitra dengan Forum Pengelolaan DAS Lintas Kabupaten dan Lembaga Sipirok Lestari, membuka peluang promosi kopi luwak Sipirok dan Pakantan ke Provinsi Sizuoka dan Fukuoka di Jepang. Seperti yang dikatakan ketua Forum Pengelolaan DAS (Daerah Aliran […]

  • Nasib Guru Honorer Yang Semakin Horor

    Nasib Guru Honorer Yang Semakin Horor

    • calendar_month Kamis, 2 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Leni Irna Chintya Batubara, S.Pd Aktivis dakwah, guru Semakin lama nasib honorer semakin memprihatinkan. Bagaimana tidak, banyak permasalahan yang dihadapi oleh seorang guru yang masih berstatus honorer. Dengan gaji yang tidak wajar atau tidak sesuai dengan pengabdian yang mereka telah lakukan hingga kesejahteraan para guru honorer tidak jelas. Kisah mendapatkan gaji 250 ribu perbulan […]

  • Mahfud: Hampir Semua Calon “Incumbent” Curang

    Mahfud: Hampir Semua Calon “Incumbent” Curang

    • calendar_month Jumat, 10 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD bersama Ketua Tim Investigasi atas dugaan kasus suap di MK, Refly Harun (tengah) dan Anggota Tim Investigasi Adnan Buyung Nasution menggelar konferensi pers. Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menyatakan, sidang sengketa pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang melibatkan pasangan dari “incumbent” terbukti curang. “Dari 190 kasus lebih yang ditangani […]

  • Dudung Abdurachman : Teknologi Dalam Industri Pertahanan Sebuah Keniscayaan

    Dudung Abdurachman : Teknologi Dalam Industri Pertahanan Sebuah Keniscayaan

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Jakarta ( Mandailing Online): Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman belum lama ini berkesempatan meninjau langsung pameran alutsista Indo Defence. Disela-sela kunjungan, Dudung yang juga menjabat Penasihat Khusus Presiden urusan Pertahanan Nasional menyebut, Indonesia tidak boleh kalah untuk memajukan teknologi, dalam industri pertahanannya dari negara-negara sahabat. “Saya selaku penasihat khusus presiden bidang pertahanan nasional dan saya sebagai […]

  • Banyak Desakan Produksi Film “Biola Namabugang 2”

    Banyak Desakan Produksi Film “Biola Namabugang 2”

    • calendar_month Sabtu, 18 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 5Komentar

    Film “Senandung Willeam” Butuh Setting Asli Tahun 1800-an Panyabungan (MO) – Sutradara film “Biola Na Mabugang”, Askolani Nasution, Jum’at (17/2) mengakui bahwa saat ini banyak desakan untuk lebih dulu meluncurkan film “Biola Namabugang II” dan membelakangkan produksi film film “Senandung Willeam”. Desakan itu berdasar banyaknya publik yang menunggu lanjutan kisah hidup Maliki dan Hanapi. Selain […]

expand_less