Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Presiden Serukan Penghentian Perusakan Hutan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
  • print Cetak


Purwakarta – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyerukan kepada semua pihak agar segera menghentikan perusakan hutan karena pengelolaan tambang yang tidak benar.

“Di mimbar ini, saya ingin menyampaikan pada mereka yang tidak bertanggung jawab yang kegemarannya membabat pohon, merusak alam karena tambang tidak dikelola, saya minta berhenti. Miliki hati,” kata Presiden pada peringatan hari menanam pohon Indonesia di kawasan Jatiluhur, Purwakarta, Minggu siang.

Kepala Negara mengatakan, bila pengelolaan hutan tidak mulai dibenahi sejak saat ini maka Indonesia akan mengalami kerugian secara jangka panjang.

“Kalau kita terus tanam satu miliar pohon, dan menjadi gerakan nasional bukan dari pemerintah semata dengan ridho Allah maka negara kita 30 tahun dari sekarang berubah total akan menjadi negara dengan lingkungan yang baik,” kata Presiden.

Menurut dia, upaya penanaman pohon tidak akan bermanfaat bila tidak diikuti dengan upaya merawatnya sehingga tumbuh hingga menjadi besar dan membawa manfaat secara jangka panjang.

“Bangun budaya menanam berangkat dari hati dan pikiran kita, semua berangkat dari kecintaan pada alam. Saya sering katakan tanam sekarang panen esok,” kata Presiden.

Adipura

Dalam kesempatan itu, Kepala Negara juga menegaskan kepada Kementerian Negara Lingkungan Hidup untuk memperketat penilaian penerima Piala Adipura.

“Kota yang dapat Adipura masa lalu bila tidak bisa menjaga kebersihan bisa dicabut, jangan pada saat penilaian datang dibikin semuanya, seminggu bagus, minggu kedua goyah dan bulan kedua kacau, tidak tepat Adipura diberikan kepada pejabat, kota atau daerah seperti itu. Saya ingin itu dijaga terus menerus,” kata Kepala Negara.

Acara peringatan progran penanaman pohon Indonesia berlangsung di Desa Cibinong, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta.

Selain dihadiri Presiden Yudhoyono, juga hadir Wapres Boediono, Ibu Negara Ani Yudhoyono, para menteri kabinet, sejumlah pimpinan parpol, Panglima TNI dan Kapolri.
(T.P008/R007/P003)
Sumber : Antara News

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalan ke Sawah Hancur, Warga Hutapuli Tuntut CV Reza Ratu Contraktor

    Jalan ke Sawah Hancur, Warga Hutapuli Tuntut CV Reza Ratu Contraktor

    • calendar_month Rabu, 25 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Masyarakat Desa Huta Puli Kecamatan Siabu merasa kesal kepada manajemen CV Reza Ratu Contraktor yang mengerjakan pekerjaan Rehabilitasi Normalisasi Saluran di Desa Huta Puli Kecamatan Siabu Madina, pasalnya pihak Kontraktor melewati jalan sentra Produksi mereka dan lahan pertanian mereka sehingga menyebabkan hancurnya jalan dan lahan persawahan masyarakat di Desa tersebut. Kekecewaan […]

  • BAHASA DAN AKSARA MANDAILING (bagian 2 selesai)

    BAHASA DAN AKSARA MANDAILING (bagian 2 selesai)

    • calendar_month Senin, 2 Apr 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : ASKOLANI NASUTION Budayawan   TATA BAHASA MANDAILING Pada tahun 1861, HN Van Der Tuuk, ahli tata bahasa Belanda, menulis buku “Stukken in het Mandailingsch”, tulisan ilmiah pertama tentang bahasa Mandailing yang terbit di Amsterdam. Melalui buku itu, bahasa Mandailing  dikenal secara luas. Bahasa Mandailing memiliki banyak perbedaan dengan bahasa daerah lainnya di […]

  • Pelajaran “Markobar” Wajib Dimasukkan ke Dalam Muatan Lokal

    Pelajaran “Markobar” Wajib Dimasukkan ke Dalam Muatan Lokal

    • calendar_month Kamis, 24 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Markobar atau marhata-hata wajib dimasukkan ke dalam muatan lokal pendidikan formal untuk tingkat SLTP dan SLTA di Mandailing Natal. Sebab, belakangan ini warga Mandailing yang pandai markobar hanya tinggal sedikit, sedangkan di sisi lain markobar merupakan satu item penting dalam sistem sosial di Mandailing. Markobar adalah kegiatan menyampaikan ucapan-ucapan di forum […]

  • Wacana Kudeta di Masa Wabah ?

    Wacana Kudeta di Masa Wabah ?

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Fitnah Menyesatkan Demi Menyembunyikan Kegagalan Rezim Oleh : Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Direktur Eksekutif Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Boni Hargens mengaku sudah mengantongi nama para tokoh oposisi, yang ingin merancang kudeta terhadap pemerintahan yang sah di tengah pandemi Covid-19. Kelompok ini, katanya, ingin memakai sejumlah isu sebagai materi provokasi dan propaganda politik. […]

  • Demo di Polres, Mahasiswa Anggap Polisi Lemah Ke Penambang Emas Ilegal di Madina

    Demo di Polres, Mahasiswa Anggap Polisi Lemah Ke Penambang Emas Ilegal di Madina

    • calendar_month Rabu, 11 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Berdemo di depan mako Polres Madina Puluhan Mahasiswa dari berbagai organisasi mahasiswa meminta polisi mengamankan pelaku ilegal mining di Madina, pasalnya akan merugikan masyarakat sekitar. “Kami mendesak agar pihak Polres Madina segera menertipkan segala aktivitas pertambangan emas ilegal yang dilakukan oleh oknum oknum yang tak bertanggung jawab di Muara Batang […]

  • Kapolda Sumut Digoyang?

    Kapolda Sumut Digoyang?

    • calendar_month Senin, 13 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Isu penculikan anak menggila. Isu ini diduga sebagai upaya menggoyang kepemimpinan Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Oegroseno. Analisis tersebut disampaikan Pengamat Politik dari UMSU Arifin Saleh Siregar melalui telepon kepada wartawan di Medan, Senin (13/12/2010). Dijelaskannya, Oegro dikenal dikenal sebagai sosok yang tegas dan cerdas. Sehingga orang tertentu diduga menjadi terganggu. Lantas dibuatlah perlawanan […]

expand_less