Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

UKT Ditengah Pandemi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 5 Jun 2020
  • print Cetak

Oleh : Elsa Novia Wita Siregar, S.Si

 

Seperti kita ketahui, semenjak wabah melanda dunia termasuk Indonesia banyak kegiatan yang dilakukan dirumah termasuk kegiatan belajar mengajar dimulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi.

Proses belajar mengajar dilakukan secara online dirumah masing-masing. Kegiatan ini otomatis mengharuskan setiap peserta didik menyiapkan kuota setiap kelas online diadakan.

Tentu ini menjadi masalah tersendiri bagi mereka yang memiliki tingkat ekonomi yang rendah. Apalagi ditengah pandemi banyak orangtua yang mengalami penurunan pendapatan bahkan sampai kehilangan pekerjaan.

Ternyata dalam kondisi seperti ini para peserta didik juga harus mempersiapkan pembayaran uang sekolah meskipun kegiatan belajarnya dilakukan dirumah, tak terkecuali mahasiswa.

Kondisi ini membuat mereka gusar dan menuai protes. Mereka meminta keringanan agar pembayaran dikurangi atau bahkan digratiskan. Sebab mereka merasa tidak menggunakan fasilitas apapun dikampus selama pandemi ini. Ditambah lagi kegiatan belajar online selama ini juga tidak optimal sehingga ini semakin menunjukkan ketidakjelasan target dan capaian yang ingin diraih dari pemerintah dengan kegiatan kuliah online. Kemendikbud diharapkan mempertimbangkan hal tersebut. Protes ini mereka sampaikan melalui sosial media hingga tagar #Nadiemmanamahasiswamerana bertengger diposisi nomor satu trending topik twitter.

Kondisi ini memang sangat mengkhawatirkan sekaligus menyedihkan. Rakyat dipaksa memikirkan nasib dirinya sendiri jika ingin mendapatkan kehidupan normal dan fasilitas yang layak, termasuk pendidikan.

Inilah wajah asli negara dengan sistem pendidikan ala kapitalisme yang selalu cenderung memikirkan keuntungan meski kualitas tak bisa dibanggakan. Pendidikan hanya dijadikan sebagai wasilah untuk meraup peluang bisnis saja.

Pendidikan tidak lagi dianggap sebagai kebutuhan dasar setiap warga negara yang wajib mereka tekuni dan sekaligus menjadi hak mereka sendiri. Disistem yang serba kapitalistik seperti sekarang kesempatan mengecap pendidikan yang layak hanya bagi mereka yang memiliki uang banyak saja.

Tentu ini sangat berbeda dengan sistem pendidikan didalam negara islam. Pendidikan bahkan dianggap sesuatu hal yang sangat penting dan semua memiliki hak yang sama mendapatkannya, baik yang kaya atau yang miskin.

Sebab dalam sistem pendidikan islam, rakyat tidak akan dipungut biaya apapun. Dengan sekolah gratis mereka justru disediakan fasilitas terbaik guna mencetak generasi gemilang dan berkualitas. Negara juga akan senantiasa melakukan pengontrolan dan evaluasi terhadap jalannya proses belajar mengajar guna menakar ketercapaian target-target kurikulum yang sudah dirancang oleh negara.

Begitulah hebatnya pendidikan islam, selalu memudahkan dan melahirkan generasi cemerlang, tidak seperti sistem sakarang yang justru menekan rakyat dengan segudang syarat dan biaya yang memberatkan, namun belum tentu juga melahirkan generasi berkualitas.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketika Cinta Ditolak, Iman Ditabrak?

    Ketika Cinta Ditolak, Iman Ditabrak?

    • calendar_month Selasa, 11 Mei 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Cinta ditolak, dukun bertindak! Begitulah kalimat yang dulu sempat popular bagi pejuang cinta yang menabrak akal sehatnya demi mengejar atau juga melampiaskan sakit hati pada lawan jenisnya. Namun saat ini, dukun tidak lagi diminati. Karena mungkin, kerjanya terlalu bertele-tele apalagi jika sampai merogok kocek yang hingga kendor. […]

  • PKB Madina Partai Pertama Serahkan Perbaikan Berkas Bacaleg ke KPU

    PKB Madina Partai Pertama Serahkan Perbaikan Berkas Bacaleg ke KPU

    • calendar_month Jumat, 7 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online)- Ketua KPU Madina Fadilah Syarif mengatakan PKB Madina merupakan parpol yang pertama menyerahkan perbaikan dokumen Bacaleg ke KPU Madina. Hal dikatakan usai menerima berkas perbaikan Bacaleg dari DPC PKB Madina Jum’at 7/7/2023 di Kantor KPU Madina. Dia mengimbau kepada partai politik peserta Pemilu agar segera menyerahkan perbaikan dokumen Bacaleg masing-masing mengingat masa […]

  • Arsitektur Rumah di Mandailing: Satu Kajian Sejarah

    Arsitektur Rumah di Mandailing: Satu Kajian Sejarah

    • calendar_month Rabu, 29 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Falah Nasution Guru Sejarah SMAN 2 Plus Panyabungan Kawasan Mandailing pada abad ke-14 sudah disebut dalam kitab Negarakertagama, ditulis Mpu Prapanca, sejarawan dari Majapahit. Mandailing menjadi salah satu daerah eksvansinya di luar pulau Jawa. Masuknya Majapahit di kawasan Mandailing menunjukkan bahwa pada masa itu Mandailing sudah memiliki peradaban, bahkan jauh sebelum Majapahit datang. […]

  • Kades Jambur Baru Berupaya Perbaiki Kesalahan. Warganya Diwajibkan Sumbang Batu Untuk Perbaiki Jalan yang Dirusaknya

    Kades Jambur Baru Berupaya Perbaiki Kesalahan. Warganya Diwajibkan Sumbang Batu Untuk Perbaiki Jalan yang Dirusaknya

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal ||Mandailing Online- Kepala Desa Jambur Baru di Kecamatan Batangnatal, Kabupaten Mandailing Natal Riswan Haedy, berusaha memperbaiki kesalahan dengan membangun kembali jalan lingkungan yang dirusak. Musyawarah desa dilakukan untuk mencari solusi, namun hasilnya menuai kritik dari warga. Warga desa mengungkapkan bahwa setiap kepala keluarga dipaksa menyetor 2 buah batu untuk material perbaikan jalan lingkungan yang […]

  • Kapolresta Medan Minta Maaf Atas Penembakan Office Boy BRI

    Kapolresta Medan Minta Maaf Atas Penembakan Office Boy BRI

    • calendar_month Rabu, 1 Jun 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN: Kapolresta Medan Kombes Pol Tagam Sinaga menyampaikan turut berdukacita dan meminta maaf kepada seluruh masyarakat khususnya keluarga almarhum Darmawan (23) warga Tembung, Kabupaten Deli Serdang yang tertembak Selasa kemarin. Dalam pernyataan yang disampaikannya melalui pesan singkat SMS di Medan, Rabu, 1 Juni 2011, Kapolresta mengatakan, penegakan hukum terhadap oknum petugas kepolisian itu akan tetap […]

  • Pengacara Minta Direktur PT. Palmaris Hadir di Pengadilan

    Pengacara Minta Direktur PT. Palmaris Hadir di Pengadilan

    • calendar_month Kamis, 14 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Persidangan 12 warga Batahan I, Kecamatan Batahan yang dituduh mencuri buah sawit milik PT. Palmaris Raya, memanas, Rabu (13/7/2017) di Pengadilan Negeri Mandailing Natal. Pasalnya,  Kuasa Hukum warga Batahan I, Subur Siregar,SH ngotot agar Direktur PT. Palmaris dihadirkan di persidangan, tetapi majelis hakim yang diketuai Eri Iriawan, SH menolak dengan alasan […]

expand_less