Kamis, 22 Okt 2026
light_mode

Dahlan Hasan Siap Mundur Jika Gagal Soal Sorikmas Mining

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 3 Mar 2014
  • print Cetak

NAGA JUANG (Mandailing Online) – Plt Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution menyatakan dengan tegas bahwa dia sudah bertekad akan mengundurkan diri dari jabatannya jika dia gagal menyelesaikan permasalahan antara rakyat dengan PT.Sorikas Mining.

Hal ini diungkapkan Plt Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution pada pertemuan antara muspida dengan tokoh-tokoh masyarakat Kecamatan Naga Juang di balai Kantor Camat Naga Juang, Senin (3/3/2014).

Sejauh ini beberapa item telah diperjuangkannya kepada pemerintah Indonesia terkait harkat dan martabat rakyat Madina di mata PT. Sorikmas Mining.

Item-item itu meliputi penciutan luas wilayah kontrak karya. Porsi saham daerah sebesar 10 persen, dimana 5 persen diberikan kepada masyarakat di desa-desa ring tambang.

Kemudian CSR (Corporat Social Resfonsibility) harus berdasarkan program-program yang ditentukan masyarakat. Penanganan perbukitan Sambung.

Selain beberapa poin tersebut, negosiasi antara Pemkab Madina dengan pemerintah Indonesia juga menyangkut amdal dan legalisasi tambang rakyat di wilayah yang akan dilepaskan Sorikmas Mining.

“Dulunya saya bersedia mencalonkan diri sebagai wakil bupati karena alasan 3 hal. Pertama ingin menyelesaikan persolan daerah dengan Sorikmas Mining ini. Kedua masalah hutan lindung. Ketiga soal lahan warga yang dirampas pengusaha,” katanya tegas.

Dahlan Hasan menyatakan bahwa dia telah banyak mengorbankan waktu dan dana dalam perjuangan meningkakan harkat rakyat dan daerah ini dihadapan pemerintah pusat dan PT.Sorikmas Mining.

Oleh karena itu, Dahlan Hasan menyatakan dengan tegas bahwa dia sudah bertekad mengundurkan diri dari jabatannya jika dia gagal menyelesaikan permasalahan antara daerah, rakyat dengan PT.Sorikas Mining.

Dia juga mengajak warga bersyukur karena semua unsur muspida selama proses perjuangan itu telah bersatu dan satu sikap dihadapan pemerintah pusat.

Dia meminta masyarakat agar bersatu dengan pemkab dan muspida dalam menghadapi dinamika terkait kehadiran kontrak karya tambang tersebut.

Dahlan Hasan menyatakan, kelak jika dia telah pensiun, apa-apa yang diperjuangkannya saat ini jangan sampai kembali berubah kelak. Makanya dia menekankan kepada semua pejabat terkait di Pemkab Madina agar tidak main-main mengaplikasikan semua hasil yang dicapai.

Dahlan Hasan meminta pejabat di Dinas Pertambangan serta pejabat terkait lainya harus benar-benar menjalankan tugas dan tangungjawab sebagai pelayan rakyat. Ledakan polemik di tengah-tengah masyarakat atas kehadiran PT.Sorikmas Mining selama ini akibat akumulasi penderitaan rakyat selama belasan tahun tanpa ada kepastian penyelesaiannya.

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim Pemenangan SAHATA Jenguk dan Bantu Korban Kebakaran di Desa Darussalam

    Tim Pemenangan SAHATA Jenguk dan Bantu Korban Kebakaran di Desa Darussalam

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) peduli korban kebakaran di Jalan Lintas Timur, Desa Darussalam, Kecamatan Panyabungan, Madina, Rabu (6/11/2024). Paslon SAHATA melalui Ketua Tim Pemenangan Khoiruddin Faslah Siregar dan rombongan menjenguk sekaligus menyerahkan bantuan untuk korban kebakaran […]

  • DD dan ADD 2024 Desa Hutaraja Takbersilpa. Gaji dan Insentif BPD, Bilal Mayit, guru MDA Diduga Digelapkan Kades

    DD dan ADD 2024 Desa Hutaraja Takbersilpa. Gaji dan Insentif BPD, Bilal Mayit, guru MDA Diduga Digelapkan Kades

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA – (Mandailing Online) – Dari laporan keuangan Desa Hutaraja di Kecamatan Panyabungan Selatan, Madina.  Anggaran Dana Desa ( ADD ) Dan Dana Desa tahun 2024 senilai Rp. 681.183.000 ternyata tidak ditemukan silpa. Artinya gaji dan insentif perangkat desa, BPD, bilal mayit, guru MDA dan guru mengaji sudah dicairkan Kepala Desa dan dugaan kuat telah […]

  • Konten Pornografi di Buku Pelajaran, Pendidikan Gagal Beri Harapan?

    Konten Pornografi di Buku Pelajaran, Pendidikan Gagal Beri Harapan?

    • calendar_month Senin, 15 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nelly, M.Pd Akademisi dan Pemerhati Masalah Generasi Sungguh miris dengan berita yang baru-baru ini viral dan kembali mengejutkan publik, tentang adanya konten pornografi di buku pelajaran sekolah. Seperti diberitakan bahwa perhimpunan untuk Pendidikan dan Guru (P2G) menerima laporan dari guru di daerah Jawa Barat mengenai adanya tautan situs porno di dalam Buku Pelajaran […]

  • Lestarikan Permainan Tradisional, Tambangan Jadi Kecamatan Layak Anak

    Lestarikan Permainan Tradisional, Tambangan Jadi Kecamatan Layak Anak

    • calendar_month Kamis, 6 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Madina ( Mandailing Online): Menghindari permainan game dan smarfhone, Kecamatana Tambangan di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina), mulai lestarikan permainan tradisional. Pelestarian permainan tradiaional itu digelar Melalui Festival Permainan Leluhur. Lewat acara itu, Masyarakat Tambangan pun mengukuhkan diri sebagai Kecamatan Layak Anak dengan mengkampanyekan kembali agar anak – anak lebih menyukai permainan tradisional sehingga menghindari […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 12)

    MARSIDAO-DAO (episode 12)

    • calendar_month Senin, 28 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara “Imada, les adong ma dungkap-dungkap ni balanjo. Dungi, 35.000 utiop dope ambaen tambang tu Huraba. Harana adong angan-angan ni ami nangkan kehe marsidao-dao tu Huraba ancogot,” ning Si Imran. “Bo, maua ma langa saba i sadun,” ning Si Siti. “Dompak manyabi rupana maso on. Pala ngada dapot ancogot pangomoan […]

  • MENGGAGAS WAJIB BELAJAR 15 TAHUN

    MENGGAGAS WAJIB BELAJAR 15 TAHUN

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Rahmad Daulay* Wajib Belajar 15 Tahun? Kenapa tidak. Utopis? Ya memang utopis. Tapi menurut saya realistis dengan syarat harus dilakukan dengan beberapa langkah progresif terukur dan sistematis. Dalam era digitalisasi sekarang ini yang dulunya tidak mungkin sekarang ini sudah menjadi mungkin terjadi. Semua pergerakan kebangsaan Indonesia harus merujuk kepada UUD 1945. Dalam bidang […]

expand_less