Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Pemkab Madina Dihimbau Sediakan Bibit Tanaman Tumpang sari Menyelamatkan Petani Karet

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 22 Sep 2016
  • print Cetak
Kakao varietas Jatirenggo ditanam di antara phon karet di kawasan Simaninggir, Siabu

Kakao varietas Jatirenggo ditanam di antara phon karet di kawasan Simaninggir, Siabu

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Madina dihimbau menyediakan bibit tanaman tumpang sari diantara tanaman karet, agar petani karet keluar dari kemiskinan.

“Tanaman tumpang sari diantara tanaman karet menjadi solusi agar rakyat Madina yang mayoritas penyadap karet keluar dari kemiskinan akibat harga karet yang senantiasa anjlok,” kata pamerhati perkebunan, Anwar Sadat di Panyabungan, Kamis (22/9).

Dikatakannya, kondisi keluarga petani karet di desa-desa saat ini sudah diambang bahaya akibat kemiskinan. Aksi pencurian di kalangan pemuda sudah tinggi akibat orang tua mereka tak mampu lagi memenuhi uang saku akibat pendapatan dari komoditas karet sudah tak cukup lagi memenuhi kebutuhan keluarga.

“Solusi mengatasi keterpurukan itu adalah melakukan penanaman kakao, gambir atau lada di antara pohon karet agar petani memperoleh tambahan pendapatan selain dari karet,” katanya.

Hanya saja, petani saat ini tak lagi mampu menyediakan bibit tanaman tumpang sari akibat kesusahan keuangan keluarga. Makanya Pemkab Madina diminta menyediakan anggaran dana bagi pembelian bibit kakao, gambir atau lada untuk disalurkan ke desa-desa.

“Jika tak ada tanaman lain di anatar phon karet ini, maka petani akan terus terpuruk yang bermuara pada keresahan sosial. Pemkab Madina harus berbuat secepatnya dengan penyediaan bibit,” ujarnya.

Berdasar perkembangan produksi karet alam di berbagai negara, persaingan pasar karet dunia dinilai akan sulit mendongkrak harga karet. Kondisi itu akan terus memposisikan petani karet di Indonesia dan Madina khususnya dalam kondisi miskin.

“Di antara tanaman karet itu bisa ditanami komoditas lain, semisal kakao atau gambir atau lada. Jangan menebang pohon karet karena walau harga rendah masih bisa menghasilkan meski tak seberapa. Makanya menanam tanaman lain atau tumpang sari yang menghasilkan menjadi solusi,” katanya.

Jika ada solusi lain mengatasi harga karet yang rendah itu, silahkan pemerintah mengaplikasikannya. Tetapi, pola tumpang sari ini juga merupakan solusi handal. Sebab, lada dan kakao atau gambir merupakan tanaman yang cepat berproduksi dan mudah dikelola oleh tingkat etos kerja penduduk desa di Madina (Mandailing Natal).

Peliput  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Madina Serahkan BLT: “Tabusi Ambeng Sanga Itik Da, Uda, So Martungko”

    Bupati Madina Serahkan BLT: “Tabusi Ambeng Sanga Itik Da, Uda, So Martungko”

    • calendar_month Selasa, 17 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – “Tabusi ambeng sanga itik da, Uda, so martungko. Anggo tu lopo dot panganon abis don copat, Uda”. Terjemahannya: “Belilah kambing atau itik ya, Paman. Agar bertunas. Kalau ke warung dan makanan saja akan cepat habis, Paman”. Itu dikatakan Bupati Madina, Jakfar Sukhairi Nasution saat menyerahkan BLT-DD kepada seorang penerima di Desa […]

  • Buku Santri Terbakar Akan Diganti Pesantren

    Buku Santri Terbakar Akan Diganti Pesantren

    • calendar_month Rabu, 5 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Panyabungan (MO) – Pihak Pesantren Mustofawiyah Purba Baru menyatakan akan mengganti seluruh peralatan sekolah santri putri yang terbakar. Sebanyak 6 ruang asrama santri putri Pesantren terbesar dan tertua di Kabupaten Mandailing Natal ini terbakar Selasa (4/9) menyebabkan pakaian dan perlengkapan sekolah santri putri ludes. Kepala Keamanan Musthafawiyah, Ustadz M Ridwan Nasution menyatakan, berdasar pembicaraannya dengan […]

  • KKN 09 STAIN Madina Sosialisasikan Konsep Moderasi Beragama Pada Siswa SD di Tambiski

    KKN 09 STAIN Madina Sosialisasikan Konsep Moderasi Beragama Pada Siswa SD di Tambiski

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Uapaya menciptakan kerukunan beragama Kelompok Kerja Kuliah Nyata (KKN) 09 STAIN Madina sosialisasikan konsep moderasi beragama kepada peserta didik di SD Negeri 056 Aek Nauli, Desa Tambiski Nauli, Kecamatan Naga Juang. Abdur Rahman Humasi KKN 09 mengatakan, kegiatan itu salah satu kegiatan Program Kerja KKN serta pengabdian masyarakat dalam rangka menjalankan […]

  • Diduga Akibat Limbah Merkuri, Patani Cabai Gagal Panen

    Diduga Akibat Limbah Merkuri, Patani Cabai Gagal Panen

    • calendar_month Senin, 9 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Ratusan hektar kebun cabai di Desa Adian Jior, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengalami gagal panen diduga akibat limbah merkuri mesin galundung (pemisah batu dengan emas) yang sedang marak-maraknya di Kecamatan Hutabargot dan Kecamatan Panyabungan. Pantuan wartawan, kebun cabai milik warga yang mengalami gagal panen berada di pinggiran Kota Panyabungan tepatnya di Desa […]

  • Ada inisial M dan F Diduga Pelaku Tambang Emas Ilegal di Desa Rantobi Madina

    Ada inisial M dan F Diduga Pelaku Tambang Emas Ilegal di Desa Rantobi Madina

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Suara alat berat itu meraung raung setiap malam di dusun batu marsaong, desa Rantobi, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal. Alat berat yang beroperasi mengeruk sedimen sekitar aliran sungai batang natal itu untuk mangambil material pasiran mengandung emas. ” itu milik inisial L dan F. Mereka sudah beroperasi lama tanpa […]

  • Model asal Sumbar jadi Putri Indonesia 2013

    Model asal Sumbar jadi Putri Indonesia 2013

    • calendar_month Minggu, 3 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, (MO)- Putri Indonesia Sumatera Barat, Whulandary Herman, secara resmi menyandang gelar Putri Indonesia 2013. “Ini adalah pemilihan terbesar dan mimpi saya sejak kecil. Namun saya rasa ini adalah impian banyak perempuan Indonesia, dan saya bangga bisa mewakili mimpi seluruh perempuan Indonesia,” ujar Whulandary usai final pemilihan Putri Indonesia 2013 di Jakarta, Jumat. Whulandary adalah […]

expand_less