Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Tradisi Marsialapari di Mandailing

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 6 Agt 2021
  • print Cetak

Panen padi di kawasan Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal. (foto : Kotanopan Madina)

Tradisisatu ini merupakan salah satu tradisi masyarakat Mandailing di Sumatera Utara. Namanya adalah Marsialapari.

Marsialapari adalah suatu tradisi saling membantu dalam budaya masyarakat Mandailing. Tradisi ini biasanya dilakukan pada saat menggarap persawahan, mereka saling membantu satu sama lain dan menggarap sawah mereka secara bergantian. Selain untuk memudahkan dalam menggarap sawah, tradisi ini juga sangat berkaitan dengan nilai-nilai serta filosofi masyarakat Mandailing. Dimana rasa persatuan dan tolong menolong mereka junjung tinggi dan mereka curahkan dalam tradisi Marsialapari.

Sejarah Marsialapari

Tradisi ini merupakan salah satu tradisi lama masyarakat Mandailing yang masih diterapkan hingga sekarang, khususnya dalam bidang pertanian. Biasanya dilaksanakan pada saat proses manajak (membabat sawah), marsuan eme (menanam padi) dan manyabi (memanen padi).

Pada prosesi tersebut mereka saling membantu secara bergantian, baik antara saudara, teman, maupun tetangga untuk menggarap sawah mereka. Tradisi ini kemudian diwariskan secara turun-temurun dan masih terus dilakukan hingga sekarang.

Fungsi dan Makna Tradisi Marsialapari

Tradisi Marsialapari ini difungsikan untuk saling tolong-menolong antar masyarakat, khususnya dalam bidang pertanian. Dimana mereka saling membantu satu sama lain secarabergantian dalam menggarap sawah mereka. Tradisi Marsialapari ini mencerminkan jiwa sosial masyarakat Mandailing, dimana rasa persatuan serta saling membantu mereka junjung tinggi dan menjadi bagian dari kehidupan mereka.

Walaupun secara sukarela, bukan berarti mereka yang membantu tidak akan mendapatkanapa-apa. Dalam tradisi Marsialapari ini penggarapan sawah dilakukan secara bergantian. Contohnya apabila penggarapan sawah di tempat si A sudah selesai, maka si A akan ikut membantu ke tempat si B yang sudah membantu tadi, dan begitu seterusnya. Sehingga apabila ada 4 keluarga yang berpartisipasi, maka keempat keluarga tersebut harus saling membantu secara bergantian.

Manfaat Tradisi Marsialapari

Dengan siklus timbal balik dan saling menguntungkan tersebut tentunya akan lebih meringankan pekerjaan mereka. Karena semua pekerjaan dilakukan secara bersama-sama sehingga akan terasa lebih mudah dan lebih cepat selesai. Selain itu juga akan membuat biaya penggarapan sawah tersebut lebih murah, sehingga mereka tidak perlu membayar pekerja untuk mengerjakan sawah mereka.

Nilai-Nilai Dalam Tradisi Marsialapari

Dalam tradisi Marsialapari ini tentu memiliki nilai-nilai penting yang terdapat di dalamnya, terutama adalah nilai-nilai sosial dan budaya.

Nilai Sosial

Dalam tradisi Marsialapari ini segala pekerjaan di dalamnya mereka lakukan secara bersama-sama dan gotong royong. Dari sinilah semangat kebersamaan dan persatuan mereka akan terus tumbuh dan menciptakan suatu tatanan masyarakat yang harmonis.

Nilai Budaya

Rasa persatuan dan kebersamaan merupakan salah satu unsur penting dalam budaya masyarakat Mandailing. Hal tersebut mereka terapkan di setiap kehidupan mereka, salah satunya dalam tradisi Marsialapari ini.

Perkembangan Tradisi Marsialapari

Dalam perkembangannya, tradisi Marsialapari ini masih terus dijaga dan dilestarikan hingga sekarang. Bagi masyarakat di sana, selain sebagai salah satu warisan budaya, nilai-nilai dan manfaat dalam tradisi Marsialapari ini tentu dirasa sangat penting bagi kehidupan mereka.Tidak hanya pada bidang pertanian saja, esensi dalam tradisi Marsialapari ini juga bisa diterapkan dalam hal apapun. Kesadaran seperti itulah tentunya yang sangat diperlukan, sehingga tradisi ini tetap hidup seiring dengan perkembangan zaman.

Sekian pengenalan tentang Tradisi Marsialapari di Mandailing, Sumatera Utara. Semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan anda tentang tradisi dan budaya masyarakat di Indonesia.

Sumber : kebudayaan.kemdikbud.go.id

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • HAJI, MENSIASATI PELUANGNYA

    HAJI, MENSIASATI PELUANGNYA

    • calendar_month Jumat, 24 Mei 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: M. Daud Batubara Seperti biasanya, pemberangkatan Jemaah Haji Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara terasa penuh haru dengan ribuan keluarga dan pengunjung yang sangaja hadir ke lokasi Masjid Agung Nur Alanur di Panyabungan. Sama halnya dengan penjemputan jemaah, di Madina proses pemberangkatan jemaah membutuhkan penataan yang khas. Proses ini oleh pemerintah daerah tidak hanya sekedar […]

  • Bawaslu Harus Revisi Panwaslu

    Bawaslu Harus Revisi Panwaslu

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan,Ketua DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) As Imran Khaitami menyatakan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) harus merevisi seluruh anggota Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kepala Daerah (Panwaslukada) Madina, sebelum pemungutan suara ulang dilaksanakan. “Saya khawatir, apabila Bawaslu tidak merevisi anggota panwaslu dalam menghadapi pemiluka ulang nanti, kemungkinan besar hasilnya kembali tidak baik dan lagi-lagi merugikan masyarakat […]

  • Dinas Sosial Madina Lanjutkan Beasiswa Untuk Mahasiswa

    Dinas Sosial Madina Lanjutkan Beasiswa Untuk Mahasiswa

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Sosial dan Perlindungan Perempuan dan Anak (Dinsos PPA) Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut tahun ini tetap melanjutkan program beasiswa yang ditujukan untuk pelajar tingkat sekolah hingga mahasiswa. Program ini didanai dari APBD Madina. Dengan program ini, Dinsos PPA Kabupaten Madina berharap dapat meringankan beban keluarga kurang mampu sekaligus mendorong generasi […]

  • Gaji Tenaga Ahli DPRD Madina Diduga Jadi Temuan BPK.Segini Besaran Anggaran nya

    Gaji Tenaga Ahli DPRD Madina Diduga Jadi Temuan BPK.Segini Besaran Anggaran nya

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ): rasa was was menyelimuti tenaga ahli di DPRD Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ). Pasalnya gaji tenaga ahli DPRD tahun anggaran 2024 dikabarkan jadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi ( BPK-P ). Para staf ahli itu kabarnya diwajibkan melakukan pengembalian ke kas daerah. Isyu temuan BPK-P itu juga jadi bahan perbincangan […]

  • Kritik Point Untuk Program Kerja Calon Pemimpin Daerah Yang Mengusung Ide Sekuler-Kapitalis

    Kritik Point Untuk Program Kerja Calon Pemimpin Daerah Yang Mengusung Ide Sekuler-Kapitalis

    • calendar_month Senin, 30 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Pilkada tinggal menghitung hari. Para calon kandidat yang sudah memiliki nomour urut pilih kemungkinan besar tengah menyiapkan segala hal yang diperlukan untuk menghadapi kompitisi bergengsi daerah ini. Tentu saja menang adalah target dan tujuan utama bagi setiap calon. Namanya kompetisi, menang-kalah adalah sunnatullah. Meskipun tidak selalu […]

  • Ekonomi Syariah Tanpa Islam Kaffah, Bukti Pengaruh Kapitalisme Masih Kuat

    Ekonomi Syariah Tanpa Islam Kaffah, Bukti Pengaruh Kapitalisme Masih Kuat

    • calendar_month Jumat, 9 Jun 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Vita Sari Ibu Peduli Negeri “Pemerintah ingin memposisikan Indonesia sebagai pelaku utama, sekaligus hak ekonomi syariah serta produsen pusat halal dunia,” ungkap Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam acara Anugerah Adinata Syariah 2023 yang diselenggarakan oleh Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), di Jakarta, pada Jumat (26/05). Selanjutnya, Bu Ani selaku Menteri […]

expand_less