Sabtu, 31 Okt 2026
light_mode

Indonesia dikepung ancaman longsor

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Selasa, 16 Des 2014
  • print Cetak

JAKARTA – Sebanyak 274 kabupaten/kota di Indonesia berada di wilayah rawan bencana longsor tersebar dari Sumatera, Jawa bagian tengah dan selatan, Bali, Nusa Tenggara, Maluku hingga Papua .

Selain berdampak bagi keselamatan penduduk juga manjadi ancaman bagi 40,9 juta jiwa  penduduk yang bermukim di kawasan rawan tersebut dari total penduduk Indonesia yang tersebar di wilayah tersebut.

"Terdapat 40,9 juta jiwa atau 17,2 persen dari penduduk Indonesia terpapar oleh bahaya longsor sedang-tinggi berada di wilayah itu," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di Kantor BNPB , Jakarta, hari ini.

BNPB memetakan, daerah daerah rawan longsor tersebut  seperti sepanjang Bukit Barisan di Sumatera, Jawa bagian tengah dan selatan, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku dan Papua.

"Semua terpapar dari longsor pada saat musim penghujan," tambahnya

Sementara kemampuan warga untuk menghindar dari bahaya longsor sangat minim. Pasalnya, mereka tinggal di daerah dengan infrastruktur terbatas. "Sehingga saat terjadi longsor, evakuasi terkendala medan," sambung Sutopo

Untuk diketahui, bencana longsor selama sepuluh tahun terakhir banyak terjadi pada bulan Januari, Februari dan Maret di wilayah di wilayah Wonogori, Bogor dan Wonosobo. Di Banjarnegara sendiri terjadi sebanyak 22 kali artinya rata-rata setahun terjadi 2-3 kali longsor. Bahkan bencana longsor Banjarnegara Jawa Tengah yang terjadi pekan lalu telah menelan ratusan korban tewas dan hilang.

Peningkatan kejadian mulai tampak pada Oktober lantaran dipengaruhi musim penghujan. Longsor di Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara harusnya makin menyadarkan kita untuk lebih menaruh perhatian lebih serius terhadap ancaman longsor.

Data sementara kejadian bencana di Indonesia tahun 2014 ada 248 jiwa orang tewas akibat longsor. Jumlah ini hampir dua per tiga dari korban tewas akibat bencana di Indonesia selama 2014.

Bencana tanah longsor selalu berulang setiap tahun. Di Indonesia ada sekitar 40,9 juta jiwa penduduk yang terpapar bahaya longsor sedang hingga tinggi.

Masyarakat terpapar adalah masyarakat beserta perumahan, sistem atau elemen lain yang berada pada zona bahaya dan berujung pada potensi kerugian.  Bertambahnya jumlah penduduk, meningkatnya degradasi lingkungan, dan curah hujan yang makin ekstrem menyebabkan risiko longsor makin tinggi.

Pola longsor setiap tahun sesungguhnya sudah dikenali. Data kejadian longsor memiliki korelasi positif dengan pola hujan, dimana sebagian besar bulan  Januari adalah puncak kejadian longsor.

Wilayah di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur adalah provinsi yang paling banyak bencana longsor. Daerah yang berulang mengalami longsor adalah Kabupaten Bogor, Sukabumi, Cianjur, Garut, Bandung Barat, Tasikmalaya, Purbalingga, Banjarnegara, Karanganyar, Wonosobo, Temanggung, Cilacap, Grobogan, Pemalang, Brebes, Pekalongan, Pacitan, Ponorogo, Malang, Jember dan lainnya sering terjadi longsor.

Masyarakat yang terpapar longsor umumnya tidak memiiki kemampuan memproteksi diri dan lingkungan dari longsor. Sistem pertanian subsisten diolah di lereng-lereng perbukitan tanpa diikuti konservasi tanah yang baik.

Untuk itu sosialisasi kepada masyarakat perlu terus ditingkatkan. Tata ruang benar-benar ditegakkan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat dilakukan dengan berbagai pendekatan yang intinya meningkatkan ekonomi masyarakat sekaligus lingkungan setempat.(wasp)
 

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Goa Pastab Beraura Gaib

    Goa Pastab Beraura Gaib

    • calendar_month Minggu, 16 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kabupaten Mandailing Natal memiliki banyak pesona wisata memukau. Banyak potensi-potensi wisata yang sebenarnya mempunyai nilai jual untuk dikembangkan. Mulai dari wisata bahari, pantai, pemandangan alam, tempat pemandian, wisata sejarah, hingga goa-goa unik dan bersejarah. Goa Pastab merupakan salah satunya. Goa ini terletak di desa Pastab, Kecamatan Tambangan. Desa Pastab hanya berkisar 3 km dari jalan […]

  • Capaian Vaksinasi untuk Maksimalkan Pembangunan

    Capaian Vaksinasi untuk Maksimalkan Pembangunan

    • calendar_month Rabu, 15 Des 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Capaian vaksinasi ternyata berpengaruh terhadap maksimalisasi anggaran untuk pembangunan, baik fisik maupun SDM. Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution dalam acara launching Digitalisasi Transaksi Penerimaan Daerah Kabupaten Mandailing Natal di gedung serbaguna Parbangunan, Rabu (15/12). Wabup Atika menyampaikan, capaian vaksinasi di Madina masih kurang 14 […]

  • Camar Laut Biru

    Camar Laut Biru

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Karya: Leli Marito Mata indah gadis itu tak henti menghitung burung camar yang ada di angkasa. Kakinya yang  mungil menari-nari di atas ombak samudra. Kapal yang bertuliskan "Jack Sparrow" terlihat melaju kencang ke arah selatan menuju pulau Wakatobi yang indah. "Ibu…nyampenya berapa lama lagi?," ucap gadis itu tak sabar ingin segera menjejakkan kaki di […]

  • Perjuangan Panjang Rakyat Batahan, Entahlah

    Perjuangan Panjang Rakyat Batahan, Entahlah

    • calendar_month Senin, 10 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Catatan: Dahlan Batubara Sudah lama masyarakat Batahan menuntut pengembalian tanah yang diserobot oleh PT. Palmaris, sudah lama masyarakat Batahan berjuang, sudah lama masyarakat merasa dizolimi, sudah lama masyarakat Batahan menuntut keadilan, ternyata sudah lama pula pemerintah daerah lemah tak bertindak, bahkan sejak pemerintahan bupati Amru Daulay. Hingga pemerintahan daerah dipimpin Pl. Bupati Aspan Sopyan Batubara […]

  • Capaian PAD Rendah, Pansus DPRD Madina Minta Kinerja OPD Dievaluasi

    Capaian PAD Rendah, Pansus DPRD Madina Minta Kinerja OPD Dievaluasi

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) tergolong rendah, Panitia Khusus DPRD Madina berharap dilakukan pembenahan dan evaluasi terhadap kinerja OPD. Hal itu dicuatkan dalam Laporan Pembahsan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Mandailing Natal (Madina) tentang Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2024. Laporan Pansus itu dibacakan Ketua Pansus, Dodi Martua (dari Partai Demokrat) di […]

  • Kita Belum Merdeka

    Kita Belum Merdeka

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sudah 71 tahun Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya. Namun, sesungguhnya bangsa ini belum benar-benar merdeka. Indonesia sejatinya masih terjajah. Lihat, misalnya, tingkat kesejahteraan rakyat yang masih jauh dari apa yang dicita-citakan dalam konstitusi. Pendapatan perkapita Indonesia pada tahun 2015 hanya menempati urutan ke-115 dari 185 negara yang ada di dunia, dengan jumlah US$ 3,362 pertahun. Angka itu […]

expand_less