Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Panitia Pilkades Tabuyung Diperintahkan Kirim Gugatan Cakades ke Kabupaten

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 3 Jan 2023
  • print Cetak

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Mandailing Natal Mukhsin Nasution. Foto: dok

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Panitia Pemilihan Kepala Desa Tabuyung, Muara Batang Gadis, Mandailing Natal (Madina), Sumut agar segera melimpahkan dokumen gugatan ke tingkat kabupaten untuk diproses.

Itu dikatakan Kepala Dinas PMD Madina, Mukhsin Nasution menjawab Mandailing Online di Panyabungan, Selasa (3/1/2023) terkait dua surat gugatan dari dua calon kepala desa (cakades) Tabuyung yang sejauh ini belum sampai kepada Dinas PMD Madina secara resmi.

Dia menyatakan telah mengetahui persoalan Pemilihan Kepala Desa (pilkades) Tabuyung.

Mukhsin menjelaskan, berdasar prosedural, Panitia Pemilihan Kepala Desa Tabuyung (panitia desa) menyelesaikan permasalahan di tingkat desa.

Namun, apabila panitia desa tidak dapat menuntaskannya maka panitia desa melaporkannya kepada Badan Perwakilan Desa (BPD). Kemudian BPD meneruskan dokumen gugatan itu kepada bupati Madina melalui pemerintah kecamatan.

Itu adalah jalur dan tahap-tahap langkah penyelasian.

Berhubung hingga saat ini tak selesai di tingkat panitia desa, Mukhsin Nasution menyatakan pihaknya telah memerintahkan panitia desa segera menempuh prosedur agar surat gugatan tiba di tingkat kabupaten.

Meski panitia desa telah memperlihatkan dua surat gugatan itu kepada Mukhsin via aplikasi WhatsAap, namun, secara prosedur haruslah dokumen fisiknya yang diterima.

Pemungutan suara pilkades di Tabuyung berlangsung tanggal 19 Desember 2022. Terdiri 6 TPS (Tempat Pemungutan Suara), diikuti 5 calon kepala desa (calon kades) atau kontestan.

Sejumlah kejanggalan melahirkan gugatan dari dua calon kades, masing-masing atas nama Asmaul Mikdar Daulay dan Siti Berlian Sari.

Siti melayangkan gugatan pada tanggal 21 Desember 2022 atau dua hari pasca hari H.

Surat gugatan itu telah diterima Paniatia Pemilihan Desa Tabuyung, tetapi hingga kini belum ada penyelesaian.

Sejumlah poin kejanggalan dicuatkan pada surat gugatan. Antara lain: sejumlah oknum anggota panitia pemilihan dinilai tidak netral; surat undangan pemilih diduga tak sampai kepada sejumlah warga; sejumlah calon pemilih tak dapat menggunakan hak pilih; polemik keabsahan surat suara memiliki 2 lobang coblosan; banyak surat suara diduga tidak ada torehan tandatangan panitia.

Dari semua kejanggalan itu, penggugat meminta agar dilakukan penghitungan suara ulang.

Peliput: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • LBH Madina Yustisia Minta Kepolisian Waspadai Tindakan Persekusi Terhadap Jurnalis

    LBH Madina Yustisia Minta Kepolisian Waspadai Tindakan Persekusi Terhadap Jurnalis

    • calendar_month Sabtu, 10 Agt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – LBH Madina Yustisia mendesak kepolisian mencegah teror terhadap wartawan TVRI di Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. “Kami mendesak agar pihak Kepolisian bertindak cepat untuk mewaspadai adanya kemungkinan tindakan main hakim sendiri dari kelompok-kelompok tertentu,” kata Ketua LBH Madina Yustisia Ali Isnandar, SH,MH dalam siaran pers, Sabtu (10/8/2024). Desakan LBH Madina Yustisia […]

  • Catatan Anggaran Dana Desa Di Kecamatan Siabu Beredar

    Catatan Anggaran Dana Desa Di Kecamatan Siabu Beredar

    • calendar_month Kamis, 7 Des 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Secartik kertas bertulisan program Desa beredar luas dikalangan masyarakat. diduga program itu berlaku bagi 26 desa di Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ). Dalam catatan itu, ada 12 Item kegiatan beserta angka yang diduga biaya program yang sumbernya dari Dana Desa tahun 2023. Dicatatan itu tertulis untuk program […]

  • Tipikal Bupati Madina ke Depan Harusnya Sosok Berpikiran Generalis

    Tipikal Bupati Madina ke Depan Harusnya Sosok Berpikiran Generalis

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tipikal figur bupati yang akan memimpin Madina ke depan idealnya sosok berwawasan generalis, berkarakter seperti kepala “kahanggi”. Itu dicuatkan budayawan Mandailing, Askolani Nasution dalam acara “Diskusi Publik Pilkada Madina 2015” dengan topik “Mencari  Figur Ideal Calon Bupati Madina”, Kamis (2/4) di café Hotel Rindang, Panyabungan yang diselenggarakan The Rindang Magnitude […]

  • DCS Dapil1 PKS Madina

    DCS Dapil1 PKS Madina

    • calendar_month Sabtu, 6 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    DAFTAR CALON SEMENTARA ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT PEMILIHAN UMUM TAHUN 2014 Partai Keadilan Sejahtera ( PKS ) Dapil 1 Madina.

  • DPRD Sumut Panggil Poldasu, Pertanyakan Progres Pidana di PT SMGP

    DPRD Sumut Panggil Poldasu, Pertanyakan Progres Pidana di PT SMGP

    • calendar_month Kamis, 11 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – DPRD Sumatera Utara memanggil Polda Sumut, Rabu, salah satu bahasan terkait kelambanan penetapan tersangka kasus kematian 5 warga Desa Sibanggor, Mandailing Natal di wilayah kerja PT. SMGP. Kelambanan Polda Sumut bisa menimbulkan dugaan bahwa kepolisian menganggap enteng penegakan hukum di Mandailing Natal. “Hari ini beberapa elemen unjuk rasa di Mandailing Natal, […]

  • 300-an Mahasiswa Desak Kejatisu Panggil Paksa Bupati Madina

    300-an Mahasiswa Desak Kejatisu Panggil Paksa Bupati Madina

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – Ratusan mahasiswa tergabung dalam IMA-Tabagsel berunjukrasa di Kejatisu, Medan, Kamis siang (3/10/2019) menuntut agar bupati Madina diperiksan dalam kasus Taman Raja Batu. Massa yang berkisar 300 mahasiswa itu naik angkutan kota menuju depan gedung Kejasaaan Tinggi Sumut (Kejatisu). Aksi mahasiswa di Kejatisu ini bersamaan waktu dengan sidang kasus Taman Raja […]

expand_less