Minggu, 11 Okt 2026
light_mode

Derita Palestina, Derita Kita

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
  • print Cetak

Oleh: Suci Hati, S.M
Aktivis Dakwah Kota Medan

Berita tentang seorang jurnalis yang mengalami tindak kejahatan yang dialami jurnalis Fatima tewas beserta tujuh anggota keluarganya telah menjadi target sasaran serangan brutal tentara Israel karena foto-foto yang menjadi hasil karya dokumentasi beliau terhadap warga Gaza (19/04).

Mengingat tentang kondisi saudara kita yang ada di Palestina penderitaan dan kepedihan tidak akan ada habis-habisnya selama jihad tidak dilaksanakan secara mendunia. Seruannya sudah, namun baru terealisasi secara individu dari kaum muslimin di dunia.

Sebenarnya jika seluruh tentara dikirimkan oleh pemimpin negeri Islam ke Palestina, ini menjadi kekuatan yang amat besar. Namun kondisi perpolitikan negeri Islam itu terjebak pada cengkeraman negara besar yang mendikte mereka. Karena kondisi inilah, keberpihakan negeri Islam untuk mengirimkan tentara itu tidak ada. Sekat nasionalisme dan tidak independennya negeri islam menjadi halangan utama untuk kebijakan itu.

Kita melihat pemimpin-pemimpin kaum muslimin hanya sekedar mengecam semata tanpa mampu memberikan solusi yang tepat. Bahkan diamnya negeri-negeri Arab yang sangat dekat dengan perbatasan Palestina itupun semakin menunjukan pemimpin Arab tidak berpihak pada Palestina.

Padahal itu bukan hal yang sulit. Mengirimkan tentara-tentara muslim ke sana itu tidak sulit. Dari sini menunjukkan bahwa ikatan nasionalisme yang membelenggu para-para pemimpin negeri muslim yang menganggap Palestina bukan bagian dari wilayahnya itu menjadi penghalang utama. Disisi lain kebengisan serta kejahatan brutal yang dilakukan oleh Zionis Israel itu kuat dan pongah karena banyak yang memberi sokongan dan dukungan pada mereka. Bagaimanapun bantuan itu dari segi dana serta persenjataan. Sangat menguatkan zionis.

Kontras memang. Hal lain yang bisa kita lihat dari negeri-negeri Muslim hari ini adalah kondisi negeri yang  mayoritas kaya akan sumberdaya alamnya. Sementara negeri-negeri yang yang dianggap kuat itu justru hanya mampu menjajah negeri-negeri yang makmur itu. Seperti halnya Amerika dan sekutunya yang menjadi pendukung utama menyokong Israel.

Dari sini kita bisa menyatakan bahwa seharusnya pemimpin negeri ini harus berani memutuskan seluruh kerjasama terhadap negeri-negeri penjajah itu. Karena mereka sudah berani menumpahkan darah saudaranya. Tanpa harus memandang kaum muslimin pun, seharusnya genosida ini bisa dihentikan.

Pengiriman tentara dari negeri kaum muslimin memang hanya bisa jika dikomandoi institusi besar bernama Khilafah. Jika tidak ada Khilafah itu bersatunya tentara di negeri-negeri Muslim adalah sesuatu yang utopis.

Singkatnya seruan jihad pada seluruh kaum muslimin dan pengiriman tentara dari negeri Islam  mengusir Zionis akan terlaksana jika ada Khilafah itu. Bagaimanapun derita Palestina, adalah derita kita seluruh kaum muslimin di dunia. Hanya Khilafah yang bisa menghilangkannya.
Wallahu a’lam bisshowab.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gordang Sambilan dan Sopo Godang, Sebuah Kontekstualitas Kekinian

    Gordang Sambilan dan Sopo Godang, Sebuah Kontekstualitas Kekinian

    • calendar_month Selasa, 24 Jan 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: ASKOLANI NASUTION Budayawan Mandailing Arsitektur Mandailing, baik Bagas Godang, Sopo Godang, Gordang Sambilan, dan lain-lain, harus disikapi dari dua dimensi, yakni dimensi adat dan dimensi budaya. Dua-duanya terletak pada tataran yang berbeda, seperti dua sisi mata uang logam. Dari segi dimensi adat, Bagas Gordang Sambilan dan Sopo Godang merupakan bagian dari istana tradisional raja-raja […]

  • MQK Madina Diikuti 367 Santri

    MQK Madina Diikuti 367 Santri

    • calendar_month Selasa, 18 Okt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    LEMBAH SORIK MARAPI (Mandailing Online) Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) antar pesantren tingkat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) resmi dimulai di Pondok Pesantren Roihanul Jannah, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Selasa (18/10/2022). Musabaqah ini berlangsung selama tiga hari, 18 Oktober hingga 20 Oktober 2022, dan diikuti seluruh pondok pesantren yang ada di Kabupaten Madina. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat […]

  • THR Bukan Andalan Kesejahteraan

    THR Bukan Andalan Kesejahteraan

    • calendar_month Senin, 11 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Novida Sari, S.Kom Ketua Majelis Taklim Islam Kaffah Mandailing Natal   Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) tengah menggodok aturan detail mengenai pembayaran tunjangan hari raya atau THR pada tahun ini. Bahkan seiring dengan tren pemulihan industri domestik sebagai dampak pandemi dua tahun terakhir, pembayaran THR harus dilakukan secara penuh. Tidak diperbolehkan bagi para pengusaha […]

  • Siphon Irigasi Batang Gadis yang Rusak Mulai Diperbaiki

    Siphon Irigasi Batang Gadis yang Rusak Mulai Diperbaiki

    • calendar_month Senin, 7 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Siphon Irigasi Batang Gadis di Lintas Timur Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) yang patah mulai diperbaiki. Siphon irigasi yang patah tersebut telah hampir dua tahun tidak bisa mengairi ratusan hektar sawah di sejumlah desa di Kecamatan Panyabungan. Bupati Mandailing Natal H.M.Ja’far Sukhairi Nasution saat melihat pekerjaan perbaikan irigasi yang […]

  • Wacana Amandemen UUD 1945 dan Urgensinya

    Wacana Amandemen UUD 1945 dan Urgensinya

    • calendar_month Rabu, 1 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Halvionata Auzora Siregar Putra Batang Natal. Saat ini kuliah di Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh / Kader HMI Cabang Lhokseumawe   Seminggu yang lalu ketua MPR RI, Bambang Soesatyo mewacanakan tentang amandemen UUD 1945 dengan menambah Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) dan menambah kewenangan MPR untuk menyetujui rancangan dari PPHN tersebut dengan payung hukum yaitu Tap […]

  • Banyak Masalah, Warga Batu Sondat Batahan Demo PTPN IV

    Banyak Masalah, Warga Batu Sondat Batahan Demo PTPN IV

    • calendar_month Senin, 8 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    BATAHAN – Mandailing Online : Ratusan warga Desa Batu Sondat yang tergabung dalam KUD Setia Abadi di Kecamatan Batahan, Madina melakukan unjuk rasa ke kantor PTPN IV Batahan. Mereka melakukan aksi akibat banyaknya masalah yang ditimbulkan perusahaan pelat merah tersebut khususnya menyangkut hak warga selalu peserta plasma. Najamuddin selaku kordinator aksi mengatakan, PTPN IV dianggap […]

expand_less