Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

Derita Palestina, Derita Kita

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
  • print Cetak

Oleh: Suci Hati, S.M
Aktivis Dakwah Kota Medan

Berita tentang seorang jurnalis yang mengalami tindak kejahatan yang dialami jurnalis Fatima tewas beserta tujuh anggota keluarganya telah menjadi target sasaran serangan brutal tentara Israel karena foto-foto yang menjadi hasil karya dokumentasi beliau terhadap warga Gaza (19/04).

Mengingat tentang kondisi saudara kita yang ada di Palestina penderitaan dan kepedihan tidak akan ada habis-habisnya selama jihad tidak dilaksanakan secara mendunia. Seruannya sudah, namun baru terealisasi secara individu dari kaum muslimin di dunia.

Sebenarnya jika seluruh tentara dikirimkan oleh pemimpin negeri Islam ke Palestina, ini menjadi kekuatan yang amat besar. Namun kondisi perpolitikan negeri Islam itu terjebak pada cengkeraman negara besar yang mendikte mereka. Karena kondisi inilah, keberpihakan negeri Islam untuk mengirimkan tentara itu tidak ada. Sekat nasionalisme dan tidak independennya negeri islam menjadi halangan utama untuk kebijakan itu.

Kita melihat pemimpin-pemimpin kaum muslimin hanya sekedar mengecam semata tanpa mampu memberikan solusi yang tepat. Bahkan diamnya negeri-negeri Arab yang sangat dekat dengan perbatasan Palestina itupun semakin menunjukan pemimpin Arab tidak berpihak pada Palestina.

Padahal itu bukan hal yang sulit. Mengirimkan tentara-tentara muslim ke sana itu tidak sulit. Dari sini menunjukkan bahwa ikatan nasionalisme yang membelenggu para-para pemimpin negeri muslim yang menganggap Palestina bukan bagian dari wilayahnya itu menjadi penghalang utama. Disisi lain kebengisan serta kejahatan brutal yang dilakukan oleh Zionis Israel itu kuat dan pongah karena banyak yang memberi sokongan dan dukungan pada mereka. Bagaimanapun bantuan itu dari segi dana serta persenjataan. Sangat menguatkan zionis.

Kontras memang. Hal lain yang bisa kita lihat dari negeri-negeri Muslim hari ini adalah kondisi negeri yang  mayoritas kaya akan sumberdaya alamnya. Sementara negeri-negeri yang yang dianggap kuat itu justru hanya mampu menjajah negeri-negeri yang makmur itu. Seperti halnya Amerika dan sekutunya yang menjadi pendukung utama menyokong Israel.

Dari sini kita bisa menyatakan bahwa seharusnya pemimpin negeri ini harus berani memutuskan seluruh kerjasama terhadap negeri-negeri penjajah itu. Karena mereka sudah berani menumpahkan darah saudaranya. Tanpa harus memandang kaum muslimin pun, seharusnya genosida ini bisa dihentikan.

Pengiriman tentara dari negeri kaum muslimin memang hanya bisa jika dikomandoi institusi besar bernama Khilafah. Jika tidak ada Khilafah itu bersatunya tentara di negeri-negeri Muslim adalah sesuatu yang utopis.

Singkatnya seruan jihad pada seluruh kaum muslimin dan pengiriman tentara dari negeri Islam  mengusir Zionis akan terlaksana jika ada Khilafah itu. Bagaimanapun derita Palestina, adalah derita kita seluruh kaum muslimin di dunia. Hanya Khilafah yang bisa menghilangkannya.
Wallahu a’lam bisshowab.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rebecca Pacari Anak Medan

    Rebecca Pacari Anak Medan

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Penyanyi Rebecca akhirnya mengakui sudah punya kekasih. Mengaku serius pacaran dan ingin menikah, penyanyi yang punya banyak tato ini masih merahasiakan identitas pujaan hatinya. “Sudah ada, bahkan kita sudah bertemu keluarga masing-masing,” kata Rebeccan Meski serius bukan berarti Rebecca ingin menikah cepat. Kekasih Rebecca yang kabarnya berdarah Kanada dan Medan itu juga belum mau mengajak […]

  • Ini Penjelasan DLH Terkait Proyek Penataan Taman Kota Panyabungan yang Dipersoalkan

    Ini Penjelasan DLH Terkait Proyek Penataan Taman Kota Panyabungan yang Dipersoalkan

    • calendar_month Minggu, 15 Sep 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –Proyek Pengelolaan Keanekaragaman Hayati dengan pekerjaan penataan taman panyabungan di Kabupaten Mandailing Natal ternyata banyak menuai protes. Rencana penebangan pohon pelindung taman kota panyabungan menjadi salah satu masalah yang di perdebatkan sebab taman kota menjadi ruang terbuka hijau ( RTH ) kota Panyabungan. Selain masalah penebangan pohon, pedagang yang mangkal di areal […]

  • Kejar Pelaku Jambret, Korban Tewas Ditabrak Mini Bus

    Kejar Pelaku Jambret, Korban Tewas Ditabrak Mini Bus

    • calendar_month Senin, 17 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PADANGSIDIMPUAN (Mandailing Online) – Seorang korban jambret di Padangsidimpuan tewas ditabrak mini bus ketika mengejar pelaku. Peristiwa penjambretan ini terjadi di Jalan Rajainal Siregar Batunadua Kota Padangsidimpuan, Minggu (16/1) siang. Berdasarkan informasi dari warga setempat, korban awalnya sedang mengendarai sepeda motor lalu tiba-tiba dipepet pelaku yang berboncengan dan menjambret tas milik korban. Korban kemudian mengejar […]

  • PT SMGP Bantu Korban Kebakaran di Longat

    PT SMGP Bantu Korban Kebakaran di Longat

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN BARAT (Mandailing Online) – PT Sorik Marapi Geothermal Power (PT.SMGP) memberikan bantuan kepada korban kebakaran di Kelurahan Longat OTP Geotermal, Jumat (10/4) lalu. Sebanyak 6 kepala keluarga memperoleh bantuan dalam bentuk renovasi rumah, diserahkan oleh Manager Sustainability PT. SMGP Apriadi Djamhurie Gani kepada Lurah Longat Abdul Kholid  didampingi Camat Panyabungan Barat Muhammad Amin. […]

  • Koperasi Mitra Manindo Kian Energik, Buka Kantor di Kotanopan dan Siabu

    Koperasi Mitra Manindo Kian Energik, Buka Kantor di Kotanopan dan Siabu

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Setelah enam tahun menapak dan menggeliat berjuang melawan bank rentenir yang mencekik pelaku usaha, Koperasi Mitra Manindo yang berbasis syariah makin energik dengan mengelola dana senilai Rp 5 milyar. Selain sudah membuka dua kantor kas di Panyabungan, jasa keuangan syariah ini juga sudah membuka kantor di Siabu dan Kotanopan. Dalam […]

  • Saparuddin-Miswaruddin Gabungan Ekonom Akademisi

    Saparuddin-Miswaruddin Gabungan Ekonom Akademisi

    • calendar_month Minggu, 6 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pasangan Saparuddin Haji Lubis-Miswaruddin Daulay merupakan pasangan ekonomo dam akademisi, sehingga dinilai cocok memimpin Madina ke depan. Saparuddin Haji telah lama malangmelintang di organisasi ekonomi, mulai dari Ketua HIMPI (Himpunan Penguasaha Muda Indonesia) Madina, dan kini ketua Kadin (Kamar Dagang Industri) Madina. Sedangkan Miswaruddin Daulay telah lama pula sebagai dosen. Gabungan […]

expand_less