Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Desakan PT SMGP Ditutup Datang Dari Mahasiswa

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Jumat, 23 Feb 2024
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Desakan agar PT Sorik Marapi Geotermal Power ( SMGP ) ditutup pasca kerap terjadi kelalaian yang mengakibatkan masyarakat yang bermukim di areal perusahaan menjadi korbam muncul dari kalangan Mahasiswa.

Farhan Donganta Jaya Mahasiswa asal STAIN Madina menilai PT SMGP telah membuat berkaki kali membuat kesalahan sehingga berakibat patal bagi masyarakat

” kejadian keracunan H2S dari perusahaan pembangkit listrik tenaga uap mikik PT.SMGP ini telah berulang terjadi dan ininjadi tamparan bagi pemerintah dan sudah sewajarnya di tutup,” kata Farhan Jum’at 23/2/2024.

Ia menilai, Pemerintah harus tegas pada perusahaan meski perusahaan panas bumi ini memiliki infestasi namun karena kerap merugikan masyarakat wajib aktipitas ini dihentikan.

Kejadian keracunan H2S di dua desa di Sibanggor Julu dan Sibanggor Tonga, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal Kamis malam 22/2/2024 kata  sebagai buti kelalaian perusahaan Farhan.

Farhan menilai,  Langkah yang paling penting diambil oleh pemerintah Mandailing Natal dan pemerintah pusat adalah sikap tegas untuk menutup dan menghentikan operasi dari PT Sorik Marapi Geotermal Power (SMGP).

Selain Farhan, Fiqri Mahasiswa UGN Tapanuli Selatan Madina mendesak Pemerintah daerah dan Pusat untuk merasionalisasi hukum bagi PT. SMPG lantaran PT SMGP diduga lalai sehingga kejadian yang sama terus berulang ulang.

“Berkaca dari tahun tahun sebelumnya hal ini sudah pernah dirasakan oleh masyarakat desa Sibanggor, sehingga pemerintah harus mengkaji kembali hukum yang tepat bagi PT. SMGP.

” Kami menilai ini adalah wujud impunitas hukum hingga kejadian yang sama terus terjadi,” Tambah Fiqri.

Kasus keracunan gas H2S dari pesusahaan panas bumi PT SMGP ini memang sudah kesekian kalinya. Untuk kasus keracunan yang terjadi kamis malam 22/2/2024 kemaren, ada 101 warga dua desa yakni Sibanggor Julu dan Sibanggor Tonga yang terpapar gas racun dan terpaksa dirawat di dua rumah sakit di kota panyabungan.

Sejauh ini, informasi yang diperoleh, tim Inafis Polda Sumatera Utara akan melakukan pengecekan lokasi guna memastikan apakah benar warga yang di rawat terpapar akibat H2S. ( fikri )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Berkategori

    Kuasa Hukum Bupati Madina Tak Tahu Kasus Yang Dibidik KPK

    • calendar_month Rabu, 15 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, (Mandailing Online) — Kuasa hukum Hidayat Batubara, Bupati Madina, Marasamin Ritonga mengaku tak tahu terkait kasus apa rumah kliennya akhirnya digeledah KPK, Selasa (14/5). Marasamin mengaku, dirinya juga berada dirumah saat KPK melakukan penggeledahan dirumah Bupati Madina yang berada di Jalan Sei Asahan No 76, Medan itu. Namun, saat dirinya bertanya, Marasamin mengaku bahwa […]

  • Polsek Siabu Amankan 40 Ekor Landak

    Polsek Siabu Amankan 40 Ekor Landak

    • calendar_month Rabu, 2 Apr 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Polsek Siabu, Mandailing Natal (Madina) berhasil mengamankan 40 ekor landak, satwa yang dilindungi. Landak tersebut diduga berasal dari Bukit Tinggi, Sumatera Barat hendak dibawa ke Aceh. Penyitaan 40 ekor landak tersebut bermula saat polisi melakukan razia di Jalinsum depan kantor Polsek Siabu, Sabtu (29/3/2014) lalu, demikian dilansir surat kabar Mandailing Pos […]

  • Sistem Pemerintahan Kerajaan-Kerajaan Mandailing Sangat Egaliter

    Sistem Pemerintahan Kerajaan-Kerajaan Mandailing Sangat Egaliter

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Manailing Online) – System pemerintahan kerajaan-kerajaan di Mandailing terbukti sangat egalitar, bukan kerajaan absolut. Fungus Namora, Natoras dan Sopo Godang menjadi salah satu tolok ukur keterbukaan pemerintahan kerajaan-kerajaan di Mandailing, baik Mandailing Julu maupun Mandailing Godang. “Raja tak boleh sembarangan menerbitkan peraturan tanpa persetujuan oleh pihak Namora dan Natoras,” kata Budayawan Mandailing, Pandapotan Nasution […]

  • Warga Rantonatas Masih Takut ke Kebun

    Warga Rantonatas Masih Takut ke Kebun

    • calendar_month Kamis, 18 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN  TIMUR (Mandailing Online) –  Penduduk Rantonatas Kecamatan Panyabungan Timur masih takut ke kebun pasca bentrokan dengan warga Pardomuan. Meski Polres Mandailing Natal sudah menempatkan personilnya siang malam di Desa Rantonatas, tetapi hingga Kamis (18/2) ketakutan berada di kebun masih mendominasi penduduk. Warga Desa Rantonatas bentrok dengan warga Desa Pardomuan pada Jum’at (12/2) lalu menyebabkan […]

  • Dikelurahan Simpang Gambir, Bupati Madina Sumbangkan Gaji Pada Anak Yatim dan Jompo

    Dikelurahan Simpang Gambir, Bupati Madina Sumbangkan Gaji Pada Anak Yatim dan Jompo

    • calendar_month Selasa, 12 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    SIMPANG GAMBIR( Mandailing Online ) Bupati Mandailing Natal H.M.Ja’far Sukhairi Nasution dalam kunjungannya ke Kecamatan Lingga Bayu menyempatkan diri berbagi pada anak yatim dan jompo. Ia memberikan jatah uang gaji nya pada anak yatim dan jompok di Kelurahan Simpang Gambir. selasa 12/9/2023. ” sesuai komitmen kami saat kampanye, kami akan sumbangkan gajinkami selama jadi Bupati […]

  • Ratusan Pengunjung di Lubuk Larangan Aek Pohon

    Ratusan Pengunjung di Lubuk Larangan Aek Pohon

    • calendar_month Minggu, 28 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Manndailing Online) – Lubuk larangan di Sungai Aek Pohon, Pidoli, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) dibuka untuk halayak umum, Minggu (28/4/2013). Daya tarik lubuk larangan benar-benar selalu memikat sejak dahulu. Ratusan penduduk Madina dari berbagai penjuru kecamatan tumpah ruah di sepanjang aliran sungai dan bergerombol dalam titik-titik lubuk. Mereka membawa jala. Tetapi ada juga yang […]

expand_less