Minggu, 6 Sep 2026
light_mode

Kolang Kaling, Buah Laris Di Bulan Ramadan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 24 Jul 2012
  • print Cetak

PANYABUNGAN (MO) – Permintaan terhadap buah kolang-kaling terus meningkat di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sejak memasuki bulan Ramadan. Peningkatan permintaan ini menjadi momen tersendiri bagi pemetik buah aren ini untuk menambah inkam keluarga.

Bagaimana pengolahan buah ini dari kondisi bergetah gatal kepada layak konsumsi? Mawar (16) seorang pengolah kolang kaling dari Desa Sipapaga Kecamatan Panyabungan menceritakan porosesnya, Senin (23/7).

Dijelaskannya, kolang-kaling bersifat kenyal berbentuk lonjong dan berwarna putih transparan ini mempunyai rasa yang menyegarkan. Kolang kaling yang dalam bahasa Belanda biasa disebut glibbertje ini adalah biji pohon aren yang dagingnya bergetah.

Untuk membuat kolang-kaling, para pengrajin kolang kaling biasanya merebus buah aren muda sampai matang, kemudian dikelupas mengeluarkan bijinya untuk direbus kembai selama beberapa jam. Biji yang sudah direbus tersebut kemudian terfermentasikan dengan cara direndam dengan larutan air kapur selama beberapa hari.

“Kolang-kaling memiliki kadar air sangat tinggi, hingga mencapai 93,8% dalam setiap 100 gram-nya. Kolang kaling juga mengandung 0,69 gram protein, empat gram karbohidrat, serta kadar abu sekitar satu gram dan serat kasar 0,95 gram. Selain memiliki rasa yang menyegarkan, mengonsumsi kolang kaling juga membantu memperlancar kerja saluran cerna manusia,” katanya.

Kandungan karbohidrat yang dimiliki kolang kaling bisa memberikan rasa kenyang bagi orang yang mengonsumsinya, selain itu juga menghentikan nafsu makan dan mengakibatkan konsumsi makanan jadi menurun, sehingga cocok dikonsumsi sebagai makanan diet.

“Hari-hari biasa kami membuat gula aren dari air nira. Di Bulan Ramadan pengrajin gula aren mengubah haluan ke kolang-kaling karena banyak permintaan,” ujaranya.

Dijelaskannya, dalam pengolahan dia bersama keluarganya bisa memperoleh 30 hingga 40 Kg kolang kaling per harinya dengan harga dijual di tingkat penampung sekitar Rp.3.000 per Kg.

“ Biasanya kita hanya melakukan pengolahan saja, setelah menjadi kolang-kaling langsung dijemput oleh pedagang pengumpul, dan kita tidak lagi menjualnya ke pasar-pasar, tetepi ini hanya setiap bulan puasa saja,” imbuhnya.

Sementara itu, Muksin seorang pedagang kolang kaling menyatakan bahwa memasuki bulan puasa permintaan konsumen meningkat.
“Permintaan kolang-kaling itu selalu meningkat padabulan Ramadhan seperti ini. Jadi ini sudah menjadi bahan makanan ringan untuk berbuka puasa yang sangat disukai oleh masyarakat,” katanya. (mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim Offroad Harun-Ichwan Dicurhati Warga Desa Ranto Panjang. Warga Sepakati Coblos nomor 1 di Pilkada Madina

    Tim Offroad Harun-Ichwan Dicurhati Warga Desa Ranto Panjang. Warga Sepakati Coblos nomor 1 di Pilkada Madina

    • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Rantobaek ( Mandailing Online ): Pagi pagi tim relawan Ofroad paslon 1 Harun-Ichwan mendatangi warung kopi di desa Ranto Panjang, Kecamatan Ranto Baek, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ). Bertemu dengan tokoh masyarakat dan warga, tim Harun-Ichwan itu curhati. ” kami didesa ini sudah berkali kali usulkan ke Pemkab Madina agar jalan tembus Madinanke Sumbar […]

  • Syahrul Kembali Rombak Kabinet

    Syahrul Kembali Rombak Kabinet

    • calendar_month Sabtu, 12 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Lantik 12 Pejabat Eselon II & 8 Eselon III SIDIMPUAN; Bupati Tapanuli Selatan H Syahrul M Pasaribu kembali merombak ‘kabinetnya’ dengan melantik dan mengambil sumpah serta janji jabatan 12 pejabat eselon II dan delapan pejabat eselon III, Jumat (11/2). Beberapa pekan lalu, Syahrul juga telah mengganti sejumlah pejabat eselon tiga di lingkungan Pemkab Tapsel. Pejabat […]

  • Penerimaan CPNS, 9 KDh siap ‘fair play’

    Penerimaan CPNS, 9 KDh siap ‘fair play’

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    .MEDAN – Sembilan kepala daerah (KDh) di Sumatera Utara menyatakan sikap untuk fair play dalam penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun anggaran 2010 pada Desember mendatang. Kesembilan KDh itu yakni Wakil Bupati Deli Serdang Zainuddin Mars, Bupati Serdang Bedagai T Erry Nuradi, Pj Walikota Tebing Tinggi Eddy Syofian, dan Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang […]

  • Selayang Pandang Pertautan Bahasa Melayu, Bahasa Inggris, dan Lainnya

    Selayang Pandang Pertautan Bahasa Melayu, Bahasa Inggris, dan Lainnya

    • calendar_month Rabu, 5 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : TM. Dhani Iqbal Tiada bahasa yang dapat berdiri sendiri lepas dari pengaruh bahasa lain. Selagi masih digunakan dan manusia masih berlalu lalang di muka bumi, tindakan pengaruh mempengaruhi pada bahasa adalah sesuatu yang niscaya. Di Amerika Serikat, gairah keingintahuan terhadap bahasa, dan juga kesusastraan, menjadi alas berdirinya suatu lembaga yang bernama Modern Languange […]

  • Badan Jalan Tertimbun Material Longsor, Desa Pastap Julu Terisolir

    Badan Jalan Tertimbun Material Longsor, Desa Pastap Julu Terisolir

    • calendar_month Jumat, 8 Des 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Desa Pastap Julu di Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) terisolir akibat jalan menuju desa tertimbun material longsor pada Kamis malam 7/12/2023. Hingga pagi ini Jum’at 8/12/2023, material longsor masih menutupi badan jalan menunggu alat berat milik Pemda melakukan pembersihan material. Warga desa yang hendak bepergian pun terpaksa […]

  • Saham Daerah di Sorikmas Mining Diusulkan 10 Persen

    Saham Daerah di Sorikmas Mining Diusulkan 10 Persen

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    NAGA JUANG (Mandailing Online) – Polemik antara Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dengan pemerintah Indonesia terkait kehadiran kontrak karya PT.Sorikmas Mining mulai menampakkan penyelesaian. Proses penciutan luas wilayah kontrak karya pada progres renegosiasi di Jakarta hanya menungu finalisasi dari menteri. Dan pihak PT.Sorikmas Mining sejauh ini telah menyetujui pengurangan luas wilayah kontrak karya mereka dari yang […]

expand_less