Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Kolang Kaling, Buah Laris Di Bulan Ramadan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 24 Jul 2012
  • print Cetak

PANYABUNGAN (MO) – Permintaan terhadap buah kolang-kaling terus meningkat di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sejak memasuki bulan Ramadan. Peningkatan permintaan ini menjadi momen tersendiri bagi pemetik buah aren ini untuk menambah inkam keluarga.

Bagaimana pengolahan buah ini dari kondisi bergetah gatal kepada layak konsumsi? Mawar (16) seorang pengolah kolang kaling dari Desa Sipapaga Kecamatan Panyabungan menceritakan porosesnya, Senin (23/7).

Dijelaskannya, kolang-kaling bersifat kenyal berbentuk lonjong dan berwarna putih transparan ini mempunyai rasa yang menyegarkan. Kolang kaling yang dalam bahasa Belanda biasa disebut glibbertje ini adalah biji pohon aren yang dagingnya bergetah.

Untuk membuat kolang-kaling, para pengrajin kolang kaling biasanya merebus buah aren muda sampai matang, kemudian dikelupas mengeluarkan bijinya untuk direbus kembai selama beberapa jam. Biji yang sudah direbus tersebut kemudian terfermentasikan dengan cara direndam dengan larutan air kapur selama beberapa hari.

“Kolang-kaling memiliki kadar air sangat tinggi, hingga mencapai 93,8% dalam setiap 100 gram-nya. Kolang kaling juga mengandung 0,69 gram protein, empat gram karbohidrat, serta kadar abu sekitar satu gram dan serat kasar 0,95 gram. Selain memiliki rasa yang menyegarkan, mengonsumsi kolang kaling juga membantu memperlancar kerja saluran cerna manusia,” katanya.

Kandungan karbohidrat yang dimiliki kolang kaling bisa memberikan rasa kenyang bagi orang yang mengonsumsinya, selain itu juga menghentikan nafsu makan dan mengakibatkan konsumsi makanan jadi menurun, sehingga cocok dikonsumsi sebagai makanan diet.

“Hari-hari biasa kami membuat gula aren dari air nira. Di Bulan Ramadan pengrajin gula aren mengubah haluan ke kolang-kaling karena banyak permintaan,” ujaranya.

Dijelaskannya, dalam pengolahan dia bersama keluarganya bisa memperoleh 30 hingga 40 Kg kolang kaling per harinya dengan harga dijual di tingkat penampung sekitar Rp.3.000 per Kg.

“ Biasanya kita hanya melakukan pengolahan saja, setelah menjadi kolang-kaling langsung dijemput oleh pedagang pengumpul, dan kita tidak lagi menjualnya ke pasar-pasar, tetepi ini hanya setiap bulan puasa saja,” imbuhnya.

Sementara itu, Muksin seorang pedagang kolang kaling menyatakan bahwa memasuki bulan puasa permintaan konsumen meningkat.
“Permintaan kolang-kaling itu selalu meningkat padabulan Ramadhan seperti ini. Jadi ini sudah menjadi bahan makanan ringan untuk berbuka puasa yang sangat disukai oleh masyarakat,” katanya. (mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Pembunuhan di Runding, Korban Diduga Diculik Dari Tempat Usaha Galundung

    Kasus Pembunuhan di Runding, Korban Diduga Diculik Dari Tempat Usaha Galundung

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online – Fardiansyah Sitompul (36), warga Panyabungan Tonga, Kabupaten Mandailing Natal, menjadi korban pembunuhan sadis oleh sekelompok orang pada Rabu dinihari (8/4/2026) di Desa Runding, Kecamatan Panyabungan Barat. Korban diduga diculik dari tempat usaha galundungnya di samping rumahnya, meninggalkan sepeda motor dan sandal. Kerabat korban, Yakub, mengungkapkan bahwa korban tidak memiliki musuh dan tidak […]

  • Dispen Akan Bina Pelajar Konsumsi Narkoba

    Dispen Akan Bina Pelajar Konsumsi Narkoba

    • calendar_month Senin, 19 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Dinas Pendidikan Mandailing Natal (Madina) Imron Lubis, S.Pd, MM menyatakan pihaknya akan melakukan pembinaan terhadap pelajar yang terdeteksi mengkonsumsi narkoba. Itu diungkapkan Imron menjawab wartawan, Senin (19/11) terkait sekitar 3-4 dari 20 siswa mengkonsumsi narkoba berdasar hasil test urin oleh BNNK Madina baru-baru ini di sejumlah sekolah di Madina. “Untuk […]

  • Isu Mutasi Merebak di Pemkab Madina

    Isu Mutasi Merebak di Pemkab Madina

    • calendar_month Selasa, 12 Jan 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam beberapa hari terakhir issu mutasi besar-besaran menjadi pembicaraan hangat dikalangan PNS Pemkab Mandailing Natal. Bahkan beberapa nama sudah diproyeksikan jatah menduduki jabatan eselon II, III dan IV. Perbincangan hangat di kalangan PNS itu menyebutkan bahwa nama-nama yang akan menduduki jabatan itu merupakan mereka aktif ikut dalam kunjungan kerja bupati di […]

  • Salut Buat Kejatisu Tidak Petieskan Kasus Melibatkan Sekda Madina

    Salut Buat Kejatisu Tidak Petieskan Kasus Melibatkan Sekda Madina

    • calendar_month Sabtu, 14 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN : Dengan adanya pemeriksaan Sekda Madina M Daud Batubara S sos M.Si terkait dugaan penyelewengan terhadap uang Negara pada waktu beliau menjabat sebagai Kabag tapem di Pemko Padangsidimpuan dengan kerugian Negara sebesar Rp.4,9 miliar di Pemko Padangsidimpuan.Pemanggilan Sekdakab Madina ini menjadi pembicaraan dikalangan PNS yang ada dilingkungan Pemkab Madina serta tokoh-tokoh masyarakat Madina, termasuk […]

  • Pengguna jalan harapkan Pemda cepat atasi longsor di Simarrobu.

    Pengguna jalan harapkan Pemda cepat atasi longsor di Simarrobu.

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Kenderaan terjebak dalam longsor jalan di Desa Simarrobu Kec. Batang Natal. Pengguna  jalan mengharapkan Pemda agar cepat membersihkan material longsor yang tertimbun kejalan.(hol)  

  • Polemik Pipa Tambang Emas Martabe

    Polemik Pipa Tambang Emas Martabe

    • calendar_month Jumat, 21 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Terkait persoalan pemasangan pipa limbah sisa proses ke Sungai Batangtoru, Tim Advance sepakat dibentuk untuk menuntaskan permasalahan antara warga dan PT Agincourt Resources, pengelola tambang emas Martabe di Desa Aek Pining, Batangtoru, Tapanuli Selatan (Tapsel). Demikian salah satu hasil rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Propinsi Sumut yang dipimpin Plt Gubsu […]

expand_less