Minggu, 31 Mei 2026
light_mode

Serial HUT Madina ke-16: Tiga SKPD Lalai Laporkan Nilai Aset 3 Milyar, Indikasi Korupsi?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 10 Mar 2015
  • print Cetak

 

Kabupaten Mandailing Natal memasuki Hari Ulang Tahun ke-16 pada 9 Maret 2015, dan sejauh itu pula banyak ditemukan indikasi cacat atau penyimpangan di banyak SKPD.

Tetapi, pengajuan, persetujuan dan pelaksanan tahapan kegiatan berlanjut seakan tanpa kejutan. Bahkan RPJM Kabupaten, RPJM kecamatan dan RPJM Desa/Kelurahan sudah mencerminkan proyeksi pekerjaan hingga 2016.

Catatan dan data evaluatif boleh membuat banyak pihak tercengang. Database Mandailing Online menyimpan sejumlah indikasi cacat atau penyimpangan di banyak SKPD. Ada fenomena tindak pidana korupsi, salah satunya dalam hal pengelolan aset.

Sesuai data yang ada, terdapat sebanyak 3 SKPD yang lalai melaporkan nilai aset berjumlah masing-masing lebih dari Rp 1 milyar. Sehingga ketiga SKPD bongsor ini dan 15 SKPD lainnya belum melaporkan aset tetapnya sebesar Rp 3,83 milyar dari total nilai Rp 64,11 milyar.

Salah satu SKPD yang diduga adalah Dinas Perhubungan dan Informatika yang sebenarnya sudah mendapat Anggaran sebesar Rp 5,5 milyar tetapi baru melaporkan nilai asetnya sebesar Rp 4,32 milyar hingga 23 Mei 2014.

Karena hal-hal seperti itu, Bupati Madina mendapat teguran dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia untuk melakukan inventarisasi dan penilaian secara menyeluruh, menatausahakan dan mengamankan aset daerah sesuai ketentuan.

Oleh karen itu, atas rekomendasi dari pihak berwenang, Bupati Madina memerintahkan Pengguna atau Kuasa Pengguna Anggaran Barang di masing-masing SKPD untuk melakukan pencatatan dan inventarisasi barang milik daaerah dan rekonsiliasi dengan Bidang Aset dan Kepala Bidang Akuntansi di Dinas pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah.

Sebagaimana terungkap dari sumber yang sama, rekomendasi itu sudah berlanjut jadi instruksi Bupati Madina untuk, salah satunya, agar seluruh SKPD menyelesaikan daftar pengadaan barang, buku inventaris dan usul penetapan status aset tetap.

Ternyata, masih terdapat sebanyak 18 dari 48 SKPD yang belum menuntaskannya hingga 12 April 2013. Karena itu, total nilai aset tetapnya hanya Rp 1,862 trilyun. Jumlah ini memiliki perbedaan secara absolut dengan saldo neraca senilai Rp 2,005 trilyun.

Tentu saja, pengelolan aset yang sangat mengkhawatirkan karena memungkinkan raibnya aset tetap Madina senilai Rp 142,81 milyar itu terkoreksi pada awal 2013 lalu. Teramat menarik menindaklanjutinya dan meminta gambaran progresnya di Maret 2015 ini kepada Kepala DPKAD, H. Somad Lubis, SE.

Peliput : Ludfan Nasution

Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus korupsi Poltekes rampung

    Kasus korupsi Poltekes rampung

    • calendar_month Kamis, 11 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Penanganan kasus dugaan korupsi pembangunan gedung Poltekes senilai Rp9,3 miliar, kepada Jermias Sinaga sudah tuntas, kata Kasi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Medan, pagi ini. “Sudah selesai tinggal dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Medan, ” tambah Dharmabella Tymbasz. Begitu tersangka pulih dari sakitnya, lanjut Dharmabella, langsung dilimpahkan. Dharmabelle menegaskan, timnya telah sudah menuntaskan penyelidikan […]

  • Pembunuh Hj Sakinah & Anaknya Berkeliaran

    Pembunuh Hj Sakinah & Anaknya Berkeliaran

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA-Sudah hampir lima bulan peristiwa pembunuhan ibu dan anaknya, yakni Hj Sakinah Rangkuti (81) dan Halimahannum Lubis (55). Namun, hingga Kamis (3/2), Polres Madina masih belum menangkap pembunuh sadis tersebut. Peristiwa pembunuhan itu terjadi di Kelurahan Dalan Lidang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Madina, Minggu (19/9) lalu. Polisi mengaku, ada sedikit kesulitan untuk mengungkap pelaku pembunuhan, yakni […]

  • Benarkah Negara Nyasar di Arse Tapsel?

    Benarkah Negara Nyasar di Arse Tapsel?

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Mandailing Epcentrum   Ada bincang-bincang di Grup WA “Kami Sumut Bersatu dan Bersaudara”. Tajam, hiperbolis dan emosional. Muncul Pertanyaan tentang negara yang terlalu lama tersesat di jalan negara, jalan miliknya sendiri. Sekaligus mohon izin, kami angkat topik seru ini ke media. Teorinya, agenda media bisa jadi sama dengan agenda negara. Kadang-kadang, kegelisahan […]

  • Pemkab Palas Siap Jadi Tuan Rumah UKW

    Pemkab Palas Siap Jadi Tuan Rumah UKW

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Sibuhuan  – Pemerintah Kabupaten Padang Lawas (Palas) siap menjadi tuan rumah pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) tahun 2015 yang akan digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di ibukota Kabupaten Palas, Sibuhuan. Hal itu disampaikan Bupati Palas H Ali Sutan Harahap pada acara syukuran sekaligus sosialisasi jurnalistik yang digelar PWI Kabupaten Palas di Gedung Nasional Sibuhuan, Minggu […]

  • Spanduk Cemooh Ariel Terpampang di Bandung

    Spanduk Cemooh Ariel Terpampang di Bandung

    • calendar_month Kamis, 4 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    “Pesan moral: Hukum seberat-beratnya Ariel yang telah mencoreng Bandung kota agamis” Setelah dipindahkan ke Rumah Tahanan Kebonwaru, Bandung, kurang lebih dua minggu lalu, bukan berarti Ariel terbebas dari sanksi sosial. Belum lama ini, sebuah spanduk hijau berukuran 1 x 6 meter berisi kata-kata cemoohan terpampang di depan pendopo Kota Bandung dan Kantor Majelis Ulama Indonesia […]

  • Longsor di Jalur Tambangan, Tiga Desa Sempat Terisolasi

    Longsor di Jalur Tambangan, Tiga Desa Sempat Terisolasi

    • calendar_month Rabu, 15 Mei 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAMBANGAN (Mandailing Online) – Longsor terjadi di jalur jalan raya Tambangan, Kecamatan Tambangan, Mandailing Natal, Sumut, Senin dini hari (13/5/2024) akibat curah hujan yang tinggi. Tiga desa sempat terisolasi sejak Senin pagi hingga Selasa siang. Yakni Desa Panjaringan, Rao-rao Dolok dan Rao-rao Lombang berpopulasi total sekitar 120 rumah tangga. Secara umum, penduduk ketiga desa ini […]

expand_less