Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Serial HUT Madina ke-16: Tiga SKPD Lalai Laporkan Nilai Aset 3 Milyar, Indikasi Korupsi?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 10 Mar 2015
  • print Cetak

 

Kabupaten Mandailing Natal memasuki Hari Ulang Tahun ke-16 pada 9 Maret 2015, dan sejauh itu pula banyak ditemukan indikasi cacat atau penyimpangan di banyak SKPD.

Tetapi, pengajuan, persetujuan dan pelaksanan tahapan kegiatan berlanjut seakan tanpa kejutan. Bahkan RPJM Kabupaten, RPJM kecamatan dan RPJM Desa/Kelurahan sudah mencerminkan proyeksi pekerjaan hingga 2016.

Catatan dan data evaluatif boleh membuat banyak pihak tercengang. Database Mandailing Online menyimpan sejumlah indikasi cacat atau penyimpangan di banyak SKPD. Ada fenomena tindak pidana korupsi, salah satunya dalam hal pengelolan aset.

Sesuai data yang ada, terdapat sebanyak 3 SKPD yang lalai melaporkan nilai aset berjumlah masing-masing lebih dari Rp 1 milyar. Sehingga ketiga SKPD bongsor ini dan 15 SKPD lainnya belum melaporkan aset tetapnya sebesar Rp 3,83 milyar dari total nilai Rp 64,11 milyar.

Salah satu SKPD yang diduga adalah Dinas Perhubungan dan Informatika yang sebenarnya sudah mendapat Anggaran sebesar Rp 5,5 milyar tetapi baru melaporkan nilai asetnya sebesar Rp 4,32 milyar hingga 23 Mei 2014.

Karena hal-hal seperti itu, Bupati Madina mendapat teguran dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia untuk melakukan inventarisasi dan penilaian secara menyeluruh, menatausahakan dan mengamankan aset daerah sesuai ketentuan.

Oleh karen itu, atas rekomendasi dari pihak berwenang, Bupati Madina memerintahkan Pengguna atau Kuasa Pengguna Anggaran Barang di masing-masing SKPD untuk melakukan pencatatan dan inventarisasi barang milik daaerah dan rekonsiliasi dengan Bidang Aset dan Kepala Bidang Akuntansi di Dinas pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah.

Sebagaimana terungkap dari sumber yang sama, rekomendasi itu sudah berlanjut jadi instruksi Bupati Madina untuk, salah satunya, agar seluruh SKPD menyelesaikan daftar pengadaan barang, buku inventaris dan usul penetapan status aset tetap.

Ternyata, masih terdapat sebanyak 18 dari 48 SKPD yang belum menuntaskannya hingga 12 April 2013. Karena itu, total nilai aset tetapnya hanya Rp 1,862 trilyun. Jumlah ini memiliki perbedaan secara absolut dengan saldo neraca senilai Rp 2,005 trilyun.

Tentu saja, pengelolan aset yang sangat mengkhawatirkan karena memungkinkan raibnya aset tetap Madina senilai Rp 142,81 milyar itu terkoreksi pada awal 2013 lalu. Teramat menarik menindaklanjutinya dan meminta gambaran progresnya di Maret 2015 ini kepada Kepala DPKAD, H. Somad Lubis, SE.

Peliput : Ludfan Nasution

Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 4,7 Juta Rupiah Terkumpul Untuk Kurniawan Bocah Tanpa Anus

    4,7 Juta Rupiah Terkumpul Untuk Kurniawan Bocah Tanpa Anus

    • calendar_month Kamis, 26 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online)  – Bantuan kepada Karniawan, bocah usia 15 bulan yang mengalami penyakit Atresia (lahir tanpa lobang anus, red) terus mengalir. Beberapa pimpinan media masaa dan organisasi mahasiswa serta organisasi kepemudaan menyerahkan bantuan dana kepada kepada orangtua Karniawan, Kamis (26/5) di RSU Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) Karniawan yang berasal dari Muara Bangko, Kecamatan Ranto […]

  • Dinas Pertanian: 20 Hektar Gagal Panen di Huraba

    Dinas Pertanian: 20 Hektar Gagal Panen di Huraba

    • calendar_month Kamis, 25 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Dinas Pertanian Mandailing Natal (Madina) memastikan 15 hingga 20 hektar lahan persawahan di Desa Huraba Kecamatan Siabu gagal panen akibat terrendam banjir. “Untuk sementara ini kita dapat memperkirakan sekitar 15-20 hektar padi yang gagal panen dimana umur padi masyarakat tersebut sekitar 100-110 hari, sehingga untuk itu masyarakat sudah dipastikan mengalami kerugian,” […]

  • Pesantren Musthofawiyah Tak Akui Alumni Yang Deklarasi Jokowi

    Pesantren Musthofawiyah Tak Akui Alumni Yang Deklarasi Jokowi

    • calendar_month Rabu, 13 Feb 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Deklarasi mendukung Jokowi oleh sekitar 700 massa yang mengatasnamakan Alumni Musthofawiyah Nahdiyin di Panyabungan, berbuntut panjang. Deklarasi yang dihadiri menantu Jokowi, Bobby Nasution berlangsung di lapangan Aek Galoga, Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut, Rabu (13/2/2019) itu menuai protes dari Keluarga Abituren Musthafawiyah, organisasi resmi alumni Pesantren Musthofawiyah. Ketua Lembaga Bantuan Hukum DPP […]

  • Kasus Mutasi di PU Madina Masuk ke Poldasu, Sejumlah Pejabat Terseret

    Kasus Mutasi di PU Madina Masuk ke Poldasu, Sejumlah Pejabat Terseret

    • calendar_month Selasa, 2 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Kasus mutasi jabatan Kabid Pengairan Dinas PU Mandailing Natal, Sumatera Utara, Ahmad Rizal kian melebar. Surat Panggilan dari bupati Mandailing Natal kepada Ahmad Rizal terindikasi bertanggal mundur alias palsu. Dan saat ini telah diadukan ke Polda Sumatera Utara. Pengaduan dilakukan Wakil Bupati Mandailing Natal, Jakfar Sukhairi Nasution ke Polda Sumut pada […]

  • Apel Awal Tahun

    Apel Awal Tahun

    • calendar_month Selasa, 3 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Walikota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan memimpin Apel Perdana Awal Tahun 2012. Dia mengingatkan seluruh SKPD di Pemko Tebingtinggi mempercepat proses pelelangan proyek dimulai awal tahun.(nmedanbisnis/ali yustono)

  • Bupati Tidak Datang, Paripurna LKPJ Bupati Madina Ditunda

    Bupati Tidak Datang, Paripurna LKPJ Bupati Madina Ditunda

    • calendar_month Senin, 30 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Paripuran DPRD penyampaian LKPJ bupati Madina, Senin (30/5/2016) gagal dilaksanakan gara-gara Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution tak hadir. Hanya Sekretaris Daerah, Drs.Syafei Lubis pejabat tertingi dari pihak Pemkab Mandailing Natal (Madina) yang hadir, sehingga Paripurna DPRD tentang penyampaian nota Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban Bupati Tahun Anggaran 2015 dibatalkan Ketua DPRD Madina […]

expand_less