Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Ekonomi Syariah Itu Memanusiakan Manusia

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 29 Mar 2021
  • print Cetak

Oleh : Indah Mustika Tanjung, S.Kom
Karyawan swasta, tinggal di Sibolga

PT Bank Syariah Indonesia Tbk berencana melakukan kolaborasi dan sinergi dengan lembaga riset dan perguruan tinggi. Tujuannya untuk pengembangan ekonomi syariah.( https://finance.detik.com)

Melihat bagaimana hari ini ekonomi indonesia mulai melirik sistem ekonomi syariah yang membuat BSI menjadi Top 10 BANK syariah global berdasarkan kapitalis pasar.  Menuju kesana maka BSI aktif melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi terkait implementasi kurikulum keuangan syariah, penelitian, dan pengembangan produk serta layanan bank syariah. Selain itu BSI juga bekerjasama dengan asosiasi seperti MES dan Asbisindo melalui forum diskusi dan seminar untuk pengembangan bank syariah.

Satu hal yang perlu kita sadari bahwa ekonomi syariah berasal dari islam. Karena itu sistem yang berasal dari sang Pencipta pastilah baik untuk dikehidupan manusia. Dalam sistem ekonomi islam bagaimana ekonomi itu tumbuh dan merata sekaligus dan pertumbuhannya bukan sekedar tumbuh namun bagaimana tumbuh secara alami. Misal dengan SDM yang bertambah maka kebutuhan bertambah, dan kreativitas manusia itu berkembang maka secara otomatis ekonomi itu akan tumbuh dan mampu memberikan kesejahteraan bersama.

Kalau kita melihat dari segi sistem ekonomi kapitalis, memang kelihatan ekonomi kapitalisnya tumbuh besar tapi dalamnya kosong seperti halnya balon udara. Karena di dalamnya sektor non riil lebih banyak dibanding sektor riil. Akibatnya pertumbuhan semu yang akan menyebabkan krisis ekonomi. Dan wajar saat ini sudah banyak yang mengeluh bahkan mengkritisi bagaimana penerapan ekonomi kapitalis membuat para pihak menjadi krisis. Bisa jadi krisis yang terjadi akibat penerapan ekonomi kapitalis akan terjadi per 20 tahun sekali.

Dari sudut pandang praktisnya, jika sistem ekonomi Islam diterapkan maka tidak diperkenankan adanya riba. Karena riba ini menyerap darah pihak satu oleh pihak yang lainnya. bahkan asuransi juga dihapuskan dalam ekonomi islam. Dan yang perlu diperhatikan lagi bahwa pasar modal ini jadi persoalan yang sebenarnya terhimpunnya para pemilik modal yang menjadi besar dan menguasai peraturan. Akibatnya banyak para Penguasa yang mengatur jalannya ekonomi di suatu negara. Maka dalam islam akan diatur sesuai syariah islam. Oleh karena itu, di dalam Islam itu ada syariah tentang wakaf, zakat, waris, hibah, sedekah dan sebagainya yang menjadi mekanisme non pasar untuk menyejahterakan masyarakatnya.

Untuk melihat dari sudut pandang filosofis, maka sistem ekonomi Islam lebih mengedepankan memanusiakan manusia. Baik posisinya sebagai pekerja, pemilik modal atau perantara di antara keduanya, maka posisi-posisi itu ditempatkan pada posisi yang adil yaitu memanusiakan manusia. Karena dalam islam tidak ada eksploitasi tapi lebih penekanan terhadap syirkah.  Artinya ketika ekonomi islam diterapkan yang dimunculkan dari regulasi-regulasi tersebut lebih banyak ditekankan pada akad-akad kerja. Dan di situlah keadilan terhadap manusia dalam status apapun.

Jadi, menurutnya dalam sistem ekonomi Islam itu ada dua mekanisme dalam mewujudkan kemakmuran dan mencukupi kebutuhan masyarakat yaitu sektor pasar dan non pasar. “Di situlah peran negara bermain. Peran negara itu sangat penting untuk menerapkan syariah secara kaffah. Di sistem sekarang tidak bisa hanya menerapkan dari segi ekonomi syariah saja karena islam itu sempurna maka jadikanlah bagaimana setiap kehidupan itu secara menyeluruh. karena aturan Allah itu memang sesuai dengan manusia dan kehidupan kita sekarang. Allahu a’lam bisawab.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Beras di Madina Bertahap Naik

    Harga Beras di Madina Bertahap Naik

    • calendar_month Jumat, 16 Feb 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – 2 Pekan terakhir harga beras naik bertahap di kios pengecer di Kabuparen Mandailing Natal ( Madina ) . Indikasi kenaikan tersebut merupakan dampak dari Gabah yang mulai menyusut. Nisah salah seorang pengecer di kelurahan Pidoli, Kecanatan Panyabungan Jum’at 16/2/2024 mengatakan kenaikan beras mencapai Rp.5000/ karung ukuran 30kg, dan Rp.2000 untuk karung […]

  • Film Si Bisuk Naoto Beredar di Sumut, Sumbar dan Riau

    Film Si Bisuk Naoto Beredar di Sumut, Sumbar dan Riau

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIDEMPUAN (Mandailing Online) – Film berbahasa Mandailing “Si Bisuk Naoto” besutan sutradara Askolani Nasution sudah beredar di di berbagai kawasan di Sumtera Utara, Riau dan Sumatera Barat dalam bentuk DVD. Film yang diproduksi Tympanum Novem Multimedia kerjasama dengan Nila Sari Pro ini telah merambah kawasan Sidempuan, Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Palas, Paluta, Rantau Prapat, […]

  • Urus Surat Rekomendasi Berjualan Bensin Eceran

    Urus Surat Rekomendasi Berjualan Bensin Eceran

    • calendar_month Kamis, 11 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Pengecer Harus Setor Rp200 Ribu ke Camat MADINA- Sejumlah pedagang bensin eceran di Kecamatan Natal dan Muara Batang Gadis, Kabupaten Madina, mengaku memberikan uang sekitar Rp100 ribu hingga Rp200 ribu kepada camat. Uang itu untuk biaya pengurusan surat rekomendasi atau keterangan usaha. Hal ini disampaikan Irfan Nasution, kepada METRO, Rabu (10/8). Irfan merupakan pedagang eceran […]

  • Pemkab, Forkopimda, dan KPU Madina Rakor Pemilu Serentak

    Pemkab, Forkopimda, dan KPU Madina Rakor Pemilu Serentak

    • calendar_month Selasa, 18 Okt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menjelang tahapan Pemilu serentak tahun 2024 Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing Natal (Madina) perkuat kelembagaan dengan menggelar sosialisasi dan coffee morning dengan Forkopimda Madina di Dapur Nenek, Desa Pidoli, Kecamatan Panyabungan, Madina, Sumut, Selasa (18/10/2022). Bincang santai yang dipimpin Ketua KPU Madina Fadhillah Syarief membahas perpindahan secara administrasi Desa Hutadangka dari […]

  • Mencari Keluarga Ayah

    Mencari Keluarga Ayah

    • calendar_month Senin, 6 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Seorang keturunan Mandailing bernama Tapian Suri Sundari yang berdomisili di Jalan R Wolter Monginsidi No. 210, Yosomulyo 21D, Kodya Metro Lampung saat ini sedang berjuang mencari keberadaan ayah kandungnya bernama Aziz Nasution. Tapian Suri Sundari tidak pernah bertemu sang ayah, karena sang ayah sudah menghilang ketika Tapian Suri Sundari masih di dalam kandungan. Hingga kini […]

  • Aek Latong Rawan Longsor & Macet

    Aek Latong Rawan Longsor & Macet

    • calendar_month Jumat, 19 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Polres Tapanuli Selatan memprioritaskan pengamanan jalur Aek Latong saat arus mudik dan balik hari raya Idul Fitri 1432 H. Apalagi jalur tersebut rawan bencana alam seperti longsor khususnya saat musim penghujan dan macet. Kapolres Tapsel AKBP Subandrya melalui Kasat Lantas AKP SL Widodo kepada METRO, Kamis (18/8) menjelaskan, untuk jalur Aek Latong akan mendapatkan prioritas […]

expand_less