Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Fraksi Golkar : Bupati Harusnya Mencopot Tersangka Koruptor

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 10 Feb 2016
  • print Cetak
As Imran Khaitamy Daulay

As Imran Khaitamy Daulay

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Madina harusnya tak menjamin pejabat tersangka koruptor yang berakibat polisi tak bisa melakukan penahanan.

“Seharusnya bupati mencopot jabatan, bukan memberikan jaminan,” kata Ketua Fraksi Golkar DPRD Mandailing Natal (Madina) As. Imran Khaitamy Daulah SH kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Selasa (9/2).

Itu dikatakan Imran terkait kegagalan Polres Madina menahan Kepala Dinas Perhubungan Madina, Harlan Batubara menyusul adanya surat bupati Madina bernomor 180/98/P-1/2016 tanggal 2 Pebruari 2016 yang ditandatangani Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution, dan surat Plt Sekretaris Daerah Madina Syafe’i Lubis nomor 180/196/P-1/2016 tanggal 2 Pebruari 2016 kepada Polres Madina yang meminta penangguhan penahanan terhadap pria tersangka kasus korupsi sebesar sekitar 1,7 milyar rupiah itu, serta surat jaminan An. Bupati Mandailing Natal yang ditandatangani oleh Sekda Madina No 180/188/P-I/2016.

“Kita terkejut dengan adanya surat jaminan bupati itu,” ujar Imran.

Menurut Imran, sikap bupati itu bertolakbelakang dengan pernyataan-pernyataan yang kerap disampiakan bupati di forum kegiatan bupati yang mengatakan bahwa korupsi adalah musuh bersama, “hal tersebut juga disampaikan bupati pada waktu kunjungan kerja Kajatisu beberapa waktu yang lalu,” ungkap Imran.

“Bupati seharusnya memberikan efek jera kepada anggotanya di Pemkab Mandailing Natal ini, bukan malah memberikan jaminan, dan Bupati seharusnya mendukung kinerja Polres Madina dengan mendesak agar kasus ini diproses sampai ke akar-akarnya,” tegas Imran.

Alasan bupati bahwa Harlan masih diperlukan untuk pembangunan bandar udara Bukit Malintang dan pelabuhan di Kecamatan Batahan, masih banyak pejabat yang ada di lingkungan Pemkab Mandailing Natal ini yang bisa untuk melanjutkannya.

“Saya rasa itu adalah pertimbangan yang sangat keliru, bukan tidak mungkin masih ada PNS di lingkungan pemkab Madina yang mampu untuk melanjutkannya,” tegas Imran.

Peliput : Maradotang Pulungan

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPD KNPI Madina Hanya Akui Taufan EN Rotorasiko

    DPD KNPI Madina Hanya Akui Taufan EN Rotorasiko

    • calendar_month Senin, 4 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPD KNPI Kabupaten Mandailing Natal menegaskan hanya mengakui DPP KNPI dibawah kepemimpinan Taufan EN Rororasoki di tingkat nasional. Sementara untuk tingkat provinsi hanya diakui DPD KNPI Sumut yang dipimpin H.Ridho Luebis DPD KNPI Madina menolak DPP KNPI pimpinan Akbar Zulfakar yang dinilai tidak sah. Selain itu DPD KNPI Madina mengutuk dengan […]

  • Amrun Daulay Ditahan KPK

    Amrun Daulay Ditahan KPK

    • calendar_month Selasa, 5 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Satu lagi kader Partai Demokrat (PD) tersandung kasus hukum. Pada Selasa, (5/7), Amrun Daulay resmi ditahan KPK. Menanggapi hal ini, Wasekjen PD, Saan Mustopa mengatakan menghormati dan menghargai mekanisme di KPK. “Kita menghormati dan menghargai mekanisme yang ada di KPK. Itu merupakan bagian dari komitmen kita terhadap upaya pemberantasan korupsi, kita tidak menghalang-halangi […]

  • Warga Paluta Keluhkan Sampah

    Warga Paluta Keluhkan Sampah

    • calendar_month Kamis, 22 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Paluta, (MO)- Sejumlah warga yang bermukim di Kelurahan Pasar Gunung Tua dan sekitarnya, Kecamatan Padang Bolak mengeluhkan tumpukan sampah yang berada di pinggir Jalan. Soalnya, tumpukan sampah itu sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir karena belum diangkut instansi terkait. Warga khawatir tumpukan sampah di depan permukiman mereka itu akan menimbulkan berbagai macam penyakit. Terlebih sejak […]

  • Babiat Berkeliaran, Warga Pagur Takut Mangguris

    Babiat Berkeliaran, Warga Pagur Takut Mangguris

    • calendar_month Kamis, 14 Jul 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) – Saat ini babiat (harimau) berkeliaran di kawasan Desa Pagur Kecamatan Panyabungan Timur, Mandailing Natal, Sumatera Utara. Warga ketakutan, resah. Banyak yang takit mangguris (menyadap) karet di kebun. Dalam dua pekan terakhir ini tercatat sudah tiga kali babiat tersebut muncul di areal perkebunan warga. “Dalam dua pekan ini tercatat sudah tiga […]

  • 8 Fraksi DPRD Sumut Setuju hak Interpelasi

    8 Fraksi DPRD Sumut Setuju hak Interpelasi

    • calendar_month Senin, 22 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Delapan dari sepuluh fraksi di DPRD Provinsi Sumatera Utara menyetujui untuk mengajukan hak interpelasi terhadap sejumlah kebijakan Pelaksana Tugas Gubernur Gatot Pujo Nugroho. Dalam rapat di DPRD Sumut di Medan, Senin, 22 Agustus 2011 delapan fraksi yang menyetujui interpelasi itu adalah Fraksi Partai Golkar, PDI Perjuangan, Hanura, Gerindra Bintang Reformasi, PPP, PAN, PDS, dan PPRN. […]

  • Kriteria Bupati Madina : Yang Penting Ikhlas Majukan Madina

    Kriteria Bupati Madina : Yang Penting Ikhlas Majukan Madina

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Syahriwan Nasution menyatakan tidak muluk-muluk soal kriteria calon bupati Madina. “Yang penting orangnya mau dan punya niat untuk memajukan Madina,” katanya kepada wartawan, Senin (1/6). Menurutnya, bupati itu mau memajukan Madina. Membawa Madina ini malangkah meninggalkan keterpurukan. "Tentu saja, tidak satu orang pun […]

expand_less